Apa aku bisa menikah sekarang?

Tarikan rantai pada tubuh Pria yang tampak sudah lemah dipukuli itu lansung diseret masuk kedalam sebuah Kandang yang begitu pas ditubuh tak terlalu kekar itu. ceceran darah dari sayatan dan luka tembakan dipergelangan kakinya terus mengalir hingga menciptakan titik darah yang sangat pekat menghitam.

Dua Pria berpakaian gelap dengan Masker dan Senjata itu lansung mengunci Kandang berlapis baja ini lalu dilempar didalam Kolam Es yang hampir saja membekukan tulang siapa saja yang masuk, Kandang itu diikat keatas dengan setengah tubuh pria itu yang terendam.

"Apa kita bunuh sekarang?"

"Tidak! King yang akan melakukannya!"

Mereka mengangguki ucapan Leo, ia baru saja mendapatkan kaki tangan dari Rusell yang sudah diketahui keberada'annya, tentu mereka tak akan gegabah begutu saja sebelum rencana benar-benar matang.

Seperti malam ini, Denzo memajukan waktu pemasukan Amoera sebagai seorang Muslim, karna beberapa Poin penerbangan ke Amerika di Percepat sesuai Rencana pria itu.

"King akan ke Masjid Baitullah Ahrom! kalian jaga tempat itu dengan ketat, dan jangan sampai ada yang mencurigakan!"

"Baik!"

Leo lansung berlari menuju Mobilnya, ia harus bersiap sebelum acara berlansung meski ia sibuk akan urusan Perusaha'an dan Masalah ini, tetap saja ia tak mungkin membiarkan Denzo sendirian.

...........

Ezilla dan Rea termenung melihat Gadis yang tadi mereka dandani dan disulap sedemikian rupa dengan hijab kecoklatan sesuai dengan Gamisnya, terlihat sangat anggun dan juga Cantik bak Bidadari syurga yang keluar dari Peraduan.

Kulit putih Amoera begitu bersih tanpa perawatan serta tatapannya yang selalu membuat orang tak akan melupakan gadis ini, Meski Amoera masih belum bisa terlalu banyak bergerak tapi gadis ini tetap kekeh meyakinkan Denzo untuk melakukannya secepat mungkin.

"A..Apa ada yang salah?"

"Tidak! kau cantik, lain kali jangan terlalu kaku!"

Amoera hanya mengangguk menatap Rea yang juga memakai pakaian yang sama, namun Ezilla tidak karna mereka berbeda kepercaya'an namun masih tetap satu dalam Persaudara'an. bahkan Ezilla membantu Amoera untuk melakukan Wuduh walau hanya mengikuti arahan Rea.

"Aku akan berjaga dilingkungan tempat suci itu! kalian tenang saja!"

"Hm, Aku masuk ya?"

Ezilla mengangguk membukakan pintu mobil untuk Rea dan Amoera yang bergandengan dengan pengawalan ketat dari 10 Anggota Denzo yang berjaga dibelakang Amoera, disepanjang langkah pelan itu Amoera sungguh mengaggumi Tempat megah dengan Kubah besar emas dengan lingkungan yang bersih disertai ukiran Kaligrafi yang sangat indah, bertulisan Asma Allah dengan beberapa tempat yang menurut Amoera sangat tenang, disini ia menemukan rasa aman selayaknya bersama Denzo.

"Nona!"

"Asalaamu'alaikum!"

"Wa'alaikum salam!"

Jawab para Majelis ulama dan beberapa Sheikh yang hadir menjawab ucapan salam Rea yang berdiri didepan pintu Masjid dengan Amoera yang menatap mereka semua polos, namun tatapannya terkunci pada seorang Pria yang tampak menonjolkan aura dan kesempurna'an fisik yang dimiliki.

Bahkan, mereka berdua saling tatap dalam menembus relung hati masing-masing, Denzo yang tak bisa mengalihkan pandangan dari Sosok cantik ini hanya bisa diam dengan wajah yang stabil, ia tak begitu menunjukan kekagumannya selayaknya beberapa para Santri yang ikut menjadi perwakilan.

Rea juga tak tahu kenapa ada para Santri dari Pasantren dan juga ada beberapa tokoh Aggama dan Majelis di Eropa? sepertinya akan ada Prosesi yang lanjut.

"Duduklah, Nak!"

Rea mengangguk menggandeng Amoera untuk duduk disamping Ustazah Huamirah Azwi dan beberapa Jama'ah Sheikh Abdullah Bahar, semuanya tampak mengaggumi kecantikan Rea dan Amoera yang begitu khas dari masing-masing wajah.

"Baiklah, Bismillah atas nama Allah kita berkumpul di Masjid besar ini, dan Alhamdullilah kita masih diberi berkah dari yang kuasa untuk mensyukuri Nikmatnya!"

"Alhamdulillah ya Allah!"

Jawab Mereka hikmat dengan Amoera yang hanya diam merasa bingung, ia tak tahu harus apa selain membisu ditempat mendengar kata-kata penenang itu.

"Nak, Amoera tak punya Aggama atau Kepercaya'an Ilahi?"

"I..Iya!"

"Apa kau ingin masuk Kepercaya'an dan Aggama kami?"

Amoera menatap Denzo yang hanya diam, dari tatapannya ia tak memaksa Amoera untuk sama dengannya bahkan Denzo lebih tenang untuk mendengar ucapan gadis ini.

"Iya! A..Aku mau!"

"Tenanglah, Nak! tak usah gugup begitu, kami tak akan menakutimu!"

Amoera hanya mengangguk menunduk meremas jarinya, ia juga mencuri pandang pada Denzo yang berbicara dengan Majelis Ulama disampingnya begitu serius tanpa embel permainan.

"Baiklah! kalau begitu Prosesi ini bisa berjalan dengan lancar, Kau tak terpaksa atau dipaksa, kau melakukannya karna itu dari hatimu?"

"Iya!"

"Ikuti saya, Nak!"

Amoera mengangguk lalu mendengarkan dengan baik, ia juga dibantu Rea yang sedia disampingnya.

"Ashadu..!"

"A...Ashadu..!"

"Allahilaha.!"

"A..Allahilaha..!"

"Illallah..!"

"I..Ila..!"

Amoera sedikit gagap lalu menatap Denzo yang hanya diam namun melihat Amoera yang begitu sulit mengucapkannya Denzo akhirnya buka suara.

"Illahilallah Wa'ashaduanamu hammadarasullulah!"

Sambar Denzo lansung beriringan dengan Amoera yang mengucapkannya secara lancar dan pasif membuat mereka semua tersenyum haru memeluk Amoera yang juga tak kalah lepas setelah mengucapkan kata itu.

"Alhamdullilah!!"

Mereka berucap puji Syukur terhadap yang kuasa dengan Amoera yang tertegun sejenak, rasanya begitu lega dan plong tapi juga ada rasa nyaman yang tak terjabarkan berada diantara orang-orang yang seakan memberinya lingkungan hidup yang baik, sangat berbeda yang ia rasakan jika pergi keluar sana dikeramaian ia hanya akan menjadi debu, tapi disini ia seperti dianggap saudari bahkan sangat dihargai.

"Cobalah belajar memahami apa itu Islam dan ketenangan-ketenangan didalamnya, kau tak harus jadi alim ulama tapi setidaknya bekali dirimu aggar tak masuk kedalam racun Dunia, Nak!"

"Baik!"

Amoera mengangguki ucapan Ustazah Humaira Azwi yang seakan menganggapnya sebagai anak yang sesungguhnya.

Untuk sesaat perbincangan sedikit patuah untuk Amoera dan Denzo-pun dilakukan, tentang rumah tangga dan ada beberapa tentang kehidupan dunia, namun Rea tersentak melihat siapa yang baru datang dari pintu sana.

"Asalaamu'allaikum!"

"Wa'allikumsalam, Umi!!"

Pekik Rea kegirangan lalu berdiri merentangkan tangannya menyambut kedatangan wanita paruh baya yang begitu cantik dan istimewa begitu juga Pria tampan paruh baya yang ada disampingnya.

"Kalian kesini juga?"

"Hm! Kakakamu ingin cepat menikah!"

"Ha?"

Gumam Rea pada Abi Mark yang mendudukan Umi Shena disampingnya, pria ini masih saja terlihat Posesif pada sang istri meski sudah puluhan tahun menikah.

"Kau Amoera?"

Amoera terkejut saat Umi Shena memeggang bahunya lembut, ia dilanda kegugupan menunduk dengan tangan yang saling meremas membuat Umi Shena tersenyum lembut.

"Tak usah takut, Perkenalkan aku Uminya Denzo!"

"U..Umi?"

"Yah, kau bisa panggil Umi dengan sebutan yang sama! kau sangat cantik!"

Amoera hanya diam mengangguk menunduk karna tatapan Abi Mark seakan menyerap keberaniannya, Pria ini dan Denzo sangat mirip dalam segi aura dan getur tubuh bahkan wajah mereka jampir mirip.

"Angkat kepalamu!"

"Z..Zo!"

Lirih Amoera takut menatap Denzo yang mengangguki yakin, ia tahu Abinya pasti tak akan menerima begitu saja. Amoera mengangkat wajah cantik Cubbynya membuat Umi Shena gemas dengan wajah belia polos ini, ia suka dengan cara Amoera yang malu-malu, takut dan sangat sopan, apalagi wajah Amoera persis bak Boneka dengan kulit yang benar-benar putih.

"Namamu?"

"A..Amoera!"

"Apa bisa aku Menikahinya sekarang?"

Deggg...

.....

Vote and Like Sayang..

Terpopuler

Comments

Kinay naluw

Kinay naluw

hah...main langsung nikah aja.

2022-12-09

0

Nengah Oka

Nengah Oka

kurang suka terlalu banyak tetang agama,
alim, tp suka membunuh,,,
maaaff sampai di saja dy baca ya

2022-08-12

1

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

wah wah wah zo udah g sabar nih,takut senjata nya karatan
😆😆😆

2022-06-19

0

lihat semua
Episodes
1 Kelaparan!
2 Sifat buruk!
3 Ikut aku!!
4 Mandi?
5 Rencana?
6 Tingkah konyol!!
7 Pertandingan!!
8 Pulang!
9 Istri?
10 Ada apa denganku?
11 Laporan yang bagus untuk Umi!
12 To..Tolong!!
13 Membunuh atau Dibunuh!
14 Kabar mengejutkan!!
15 Menikahlah denganku!
16 Perdebatan
17 Sendiri!!
18 Kondisi tubuh Amoera!
19 Apa aku bisa menikah sekarang?
20 Ciuman!
21 Frustasi!!
22 Pembantu?
23 Penyiksa'an!
24 Ora mencintaimu, Zo!
25 Malam panas!
26 Kedatangan Petrica!
27 Kekecewa'an.
28 Ledakan di Galery!
29 Eorana adalah Rea!!
30 Istrimu pergi!
31 Merajuk!
32 Keperusaha'an!
33 Kecemburuan!
34 Aku tak Bodoh!!
35 Merasa tak pantas!
36 Awal sekolah!
37 Jangan Nakal?
38 Bara api!
39 Kemarahan berujung Kekesalan!
40 Merasa curiga!
41 Pil KB!
42 Pembalasan!
43 Ka..Kakak!!
44 Ti..Tidak!
45 Berjanjila!
46 Semuanya ada ditanganmu!
47 Kejutan!
48 Membunuh!
49 Kau bunuh aku!
50 Sulit dipisahkan!
51 Pemikiran panjang!
52 Sempel darah!
53 Gadis berbahaya!
54 Kecemburuan Denzo!
55 Pembantaian 1..
56 Tidaakkkk!!!
57 Berikan Istriku!!
58 Jangan Tinggalkan aku!
59 Saling menyelamatkan!
60 Keterkejutan!
61 Kebahagiaan tak terbendung!
62 Ingat aku sedetik saja!
63 Overprotektif!
64 Mulai Nakal?
65 Lomba Academy!
66 Perdebatan!
67 Kepergian!
68 Ora!!!
69 Kegagalan rencana!
70 Tahap Seleksi pertama!!
71 Samaran Hans!
72 Awal Pendekatan!
73 Amoera hilang!
74 Pembantaian di Kapal!
75 Pertarungan sengit!
76 Darahku saja!
77 Selamat dari ancaman!
78 Masih saja membingungkan!
79 Perjalanan panjang!
80 Tak percaya!
81 ungkapan Cinta Denzo!
82 Memukau Semua mata!
83 Estra Part : Melepas!
84 Exstra Part: Ezilla!!
85 Exstra Part: Ingin pergi!
86 Exstra Part: Amukan
87 Exstra Part: Penengah
88 Exstra Part: Semangat Juang dua Pemuda!
89 Exstra Part: Jika ini baik untukmu!
90 Exstra Paart: Aku Mencintaimu
91 Exstra Part: Dimana Rusell?
92 Exstra Part: Makanan Pedas
93 Exstra Part: restu yang terucap.
94 Exstra Part: Kemarahan Abi Mark!
95 Exstra Part: Kesakitan semua orang!
96 Exstra Part: Pemakaman?
97 Exstra Part: Pengorbanan!
98 Exstra Part:Tunggu aku, Sayang!
99 Exstra Part: Pernikahan.
100 Exstra Part: Perubahan Hormon!
101 Exstra Part: Ingin Merasakannya
102 Extra Part:Korban Kanfas!
103 Exstra Part:Kekhawatiran Leo
104 Ezstra Part:Tak bisa dibiarkan.
105 Exstra Part: Rica pergi bersama Aglibay!
106 Exstra Part: Menikah 2 hari lagi.
107 Exstra Part: Aku ingin menikah!!!!
108 Extra Part:Berjanjilah!
109 Exstra Part: Resep Calon Bapak!
110 Exstra Part: Sa..Sakit!!
111 Exstra Part: Pendonoran darah!
112 Exstra Part: Baby Arthur and Baby Elona
113 Pengumuman Novel baru!
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Kelaparan!
2
Sifat buruk!
3
Ikut aku!!
4
Mandi?
5
Rencana?
6
Tingkah konyol!!
7
Pertandingan!!
8
Pulang!
9
Istri?
10
Ada apa denganku?
11
Laporan yang bagus untuk Umi!
12
To..Tolong!!
13
Membunuh atau Dibunuh!
14
Kabar mengejutkan!!
15
Menikahlah denganku!
16
Perdebatan
17
Sendiri!!
18
Kondisi tubuh Amoera!
19
Apa aku bisa menikah sekarang?
20
Ciuman!
21
Frustasi!!
22
Pembantu?
23
Penyiksa'an!
24
Ora mencintaimu, Zo!
25
Malam panas!
26
Kedatangan Petrica!
27
Kekecewa'an.
28
Ledakan di Galery!
29
Eorana adalah Rea!!
30
Istrimu pergi!
31
Merajuk!
32
Keperusaha'an!
33
Kecemburuan!
34
Aku tak Bodoh!!
35
Merasa tak pantas!
36
Awal sekolah!
37
Jangan Nakal?
38
Bara api!
39
Kemarahan berujung Kekesalan!
40
Merasa curiga!
41
Pil KB!
42
Pembalasan!
43
Ka..Kakak!!
44
Ti..Tidak!
45
Berjanjila!
46
Semuanya ada ditanganmu!
47
Kejutan!
48
Membunuh!
49
Kau bunuh aku!
50
Sulit dipisahkan!
51
Pemikiran panjang!
52
Sempel darah!
53
Gadis berbahaya!
54
Kecemburuan Denzo!
55
Pembantaian 1..
56
Tidaakkkk!!!
57
Berikan Istriku!!
58
Jangan Tinggalkan aku!
59
Saling menyelamatkan!
60
Keterkejutan!
61
Kebahagiaan tak terbendung!
62
Ingat aku sedetik saja!
63
Overprotektif!
64
Mulai Nakal?
65
Lomba Academy!
66
Perdebatan!
67
Kepergian!
68
Ora!!!
69
Kegagalan rencana!
70
Tahap Seleksi pertama!!
71
Samaran Hans!
72
Awal Pendekatan!
73
Amoera hilang!
74
Pembantaian di Kapal!
75
Pertarungan sengit!
76
Darahku saja!
77
Selamat dari ancaman!
78
Masih saja membingungkan!
79
Perjalanan panjang!
80
Tak percaya!
81
ungkapan Cinta Denzo!
82
Memukau Semua mata!
83
Estra Part : Melepas!
84
Exstra Part: Ezilla!!
85
Exstra Part: Ingin pergi!
86
Exstra Part: Amukan
87
Exstra Part: Penengah
88
Exstra Part: Semangat Juang dua Pemuda!
89
Exstra Part: Jika ini baik untukmu!
90
Exstra Paart: Aku Mencintaimu
91
Exstra Part: Dimana Rusell?
92
Exstra Part: Makanan Pedas
93
Exstra Part: restu yang terucap.
94
Exstra Part: Kemarahan Abi Mark!
95
Exstra Part: Kesakitan semua orang!
96
Exstra Part: Pemakaman?
97
Exstra Part: Pengorbanan!
98
Exstra Part:Tunggu aku, Sayang!
99
Exstra Part: Pernikahan.
100
Exstra Part: Perubahan Hormon!
101
Exstra Part: Ingin Merasakannya
102
Extra Part:Korban Kanfas!
103
Exstra Part:Kekhawatiran Leo
104
Ezstra Part:Tak bisa dibiarkan.
105
Exstra Part: Rica pergi bersama Aglibay!
106
Exstra Part: Menikah 2 hari lagi.
107
Exstra Part: Aku ingin menikah!!!!
108
Extra Part:Berjanjilah!
109
Exstra Part: Resep Calon Bapak!
110
Exstra Part: Sa..Sakit!!
111
Exstra Part: Pendonoran darah!
112
Exstra Part: Baby Arthur and Baby Elona
113
Pengumuman Novel baru!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!