Ikut aku!!

Kemerlap malam ini sudah membayang, deru angin mulai mendesak kulit untuk segera ditutupi dengan Pakaian tebal itu, namun siapa sangka Si Gadis berpakaian kumu itu malah tahan berdiam dipojok kiri tempat sampah Restoran ini, mata polosnya menatap Puluhan orang yang berkumpul didepan Bangunan mewah ini entah untuk apa otak dungunya pun tak merespon.

Ia ingin sekali menyelip dikerumunan itu tapi ia takut Semua orang malah mengusirnya dan merasa tak nyaman dengan kehadirannya.

"Kiki! memangnya siapa yang datang hingga mereka sibuk begitu?"

Kiki hanya diam menatap wajah penasaran Amoera yang perlahan mendekat mengintip dari tirai-tirai yang sedikit tersingkap akibat hembusan angin yang tadinya menguat.

"Jangan sampai ada yang kurang! dan rapikan pakaian, kalian!"

"Baik!"

Para Kariawan dan Pelayan Restoran ini lansung melihat penampilan mereka di Cermin yang disediakan khusus untuk malam ini, Tampak sopan dengan rok span pertengahan lutut serta dada yang tertutup, jantung mereka sedari tadi tak mau diam karna takut jika Mister President AIC generagi pertama itu malah tak suka dengan hasil kerja mereka.

Brumm..

Deru mobil hitam mewah itu lansung melewati jalan tepat disamping Amoera yang mematung dengan mulut yang terbuka lebar melihat Kemewahan Mobil-Mobil yang hanya menunjukan rupa dihadapannya, ia semangkin dibuat Penasaran dengan siapa yang disambut oleh banyaknya orang ditempat ini.

Perlahan para Pria berbadan kekar berstelan Jas hitam formal itu lansung keluar dari mobil masing-masing lalu berderet menjaga Sang penguasa Benua disebelah Negara ini,perlahan kaki jenjang tegas itu keluar dari Mobil dengan sepatu yang klimis begitu bersih dan menunjukan kasta, tegukan ludah itu mengalir ditenggorokan mereka yang mulai gemetar akan keberadaan Pria ini.

Degg..

Amoera lansung bergetar saat melihat pahatan sempurna dari wajah Sexsi dan berwibawah Pria bertubuh kekar itu, mulutnya terbuka lebar tak menyangka ada Mahluk setampan itu di Muka bumi. maklum saja ia tak pernah tahu apapun tapi entah kenapa Pria berewokan tipis di rahang itu membuat ia melamun.

Bugh..

Tubuh Amoera di dorong oleh seorang Pemulung yang juga terlihat menatapnya benci dan jijik, wanita itu tampak sangat mengidolakan Pria sexsi itu.

"Minggir! kau hanya akan menjadi Nyamuk disini!"

"Ta..Tapi aku hanya ingin melihat Orang itu!"

Wanita berpakaian kumuh dengan rambut gimbal itu terkikik kecil, ia merampas Roti yang dipeggang Amoera dengan kasar.

"Berikan!"

"Jangan!! i..itu punya Kakaku!"

"Jangan sok polos! kau mencuri Roti disini kan, makanya kau mengintai sedari tadi!"

Amoera lansung menggeleng seraya ingin mengambil sebungkus roti yang tadi ia beli untuk Kakaknya Justin, tapi ia tak menyangka akan ada yang merampasnya.

"Kak, kembalikan hiks!"

"Tidak akan pernah, ini punyaku dan kau cari yang lain saja!"

"Tidak, itu..itu punya ku!"

Amoera menyentak kasar lengan wanita itu hingga barang-barang yang tadi dibawanya lansung terpental dan berantakan di jalan sana menimbulkan suara yang nyaring.

Prank..

Mereka lansung menatap ke sudut Restoran didekat bunga-bunga sana, dan seketika Meneger yang bertugas disitu lansung terkejut sekaligus geram melihat Amoera yang terdiam kaku diperhatikan banyak orang, ia menunduk meremas roti yang sudah ia dapatkan seraya tak berani menatap Pria Tampan yang tampak acuh tak perduli sama sekali.

"Hey, Pengemis!!!"

Bibir Amoera bergetar mendengar kata itu, ia ingin pergi tapi jalannya sudah dihadang para Penjaga Resto ini menatapnya jijik sekaligus geram.

"Apa-Apa'an kau kesini? ini bukan tempat untuk binatang!"

"Ta..Tapi dia yang mengambil Rotiku, Tuan!"

"Pergi kau dari sini!"

Amoera didorong ke jalan sana tanpa belas kasih, bahkan ia diteriaki banyak orang ditempat itu dengan tanpa malu dan kasihan sama sekali, ia tak tahu harus berbuat apa karna ia hanya ingin menatap Keramaian dari jauh saja.

"Pergi!!"

"I..Iya, hiks!"

Amoera berdiri dan menyeok kaki mungilnya melangkah kebelakang sana, tapi ia sangat takut karna teringat kejadian malam itu dimana Pemuda yang sering mabuk itu selalu melewati jalan ini.

Melihat Amoera yang tak kunjung pergi, para Pihak keamanan itu lansung bertindak mendekati Amoera yang gemetar takut.

"Apa yang kau tunggu, ha? Makanan sisa tidak ada!"

"Tu..Tuan, sa..saya takut untuk..!"

Plakkk..

Denzo lansung mengepalkan tangannya kuat saat mendengar suara nyaring itu berkumandang ditelinganya, aura Intimidasi yang kuat itu tersebar membuat seisi tempat itu mendingin dan kelam.

Maneger Cansune lansung tak berani menatap Denzo yang mengeraskan wajahnya kuat merasa sangat terpancing dengan perlakuan kasar Pihak kemanan itu.

"Cepat u..usir dia!"

"Ta..Tapi aku takut, hiks! disana..disana banyak orang jahat hiks, bi..biarkan saya lewat di Gerbang Depan, Tuan hiks!"

Namun tangisan Amoera tak diterima hingga tangannya diseret menuju tempat gelap sana dengan kasar.

"Tuan!! Tuan lepas hiks, saya..saya..!"

"Kau selalu menerbar kotoran disini! pergilah ketempat asalmu!"

Bugh..

Tubuh Amoera dilempar ke Truk pembuangan sampah didekat Restoran ini dengan Kiki yang sudah menggongong meraung mengigit ujung celana Petugas keamanan itu namun ia malah ditendang kuat membentur Ban Mobil.

"Kiki!!"

"Cihh! Sekali lagi kau menjejak tanah ini, kau tak akan bisa hidup!"

Amoera tak perduli, ia meloncat memeluk Kiki yang teelihat terjepit Ban Mobil membuat gadis mungil ini menangis meminta tolong pada semua orang yang malah tak mendengarnya.

"Tu..Tuan hiks! Tolong..Tolong, Kiki hiks!"

"Kau memang mencari mati!"

"Tunggu!!"

Glek..

Mereka semua menegguk kudahnya berat mendengar suara berat dingin Mister President AIC ini berkumandang menimbulkan dengungkan kuat.

"Mi..Mister President! abaikan saja, dia hanya pengemis jalanan!"

Denzo hanya diam seraya langkah tegas dengan aura keberadaan yang kuat itu menuju Amoera yang menangis mencoba mendorong Truk sampah ini tapi tenaganya tak cukup kuat untuk itu.

"To..Tolong hiks, Tolong Kiki, Tolong!!"

Petugas Keamanan itu menunduk saat Mister President berkuasa ini malah berdiri tepat disampingnya, namun ia tak kuasa bertahan hingga mundur satu langkah kebelakang tubuh gagah ini.

"Kiki hiks, Tolong Kiki!"

"Mi..Mister! dia..dia hanya pengemis disini, anda tak perlu khawatir untuk..!"

"Tutup Resto ini!"

Duarr...

Mereka semua terkejut mendengar suara dingin itu, Maneger Cansune lansung mendekati Denzo yang hanya diam menatap tajam Amoera yang tak perduli, gadis itu masih menangisi Kiki yang menggeram sakit.

"Ki..Kiki, hiks! To..Tolong, Tuan!"

Asisten Leon lansung menatap para Anggota mereka yang beegegas memerintahkan Supir Truk untuk memajukan Mobil ini kedepan hingga perlahan kaki Kiki lansung terlepas dari himpitan Ban Mobil dan lansung berhambur kepelukan Amoera.

"Ki..Kiki hiks, Kiki!"

Namun Amoera lansung terigap saat tak ada lagi sebungkus roti yang tadi ia peggang, ia berdiri menatap sekelilingnya yang gelap dan tatapannya terhenti ke atas Truk timpukan sampah dimana Bungkusan makanan itu sudah terjepiit kantong Plastik.

"Ro..Rotinya!"

Gret..

Tangan mungil itu lansung ditahan Tangan besar Denzo yang menatap tajam Amoera yang menunduk takut, pria ini sangat menyeramkan namun ia suka melihat wajah tampan ini.

"Ikut aku!"

......

Vote and Like Sayang..

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

hah.. manusianya pd berakhlak binatang.. krn gak bisa memanusiakan manusia lainya.. mereka yg memperlakukan manusia seperti binatang justru membuktikan kalau mereka sendiri bukanlah manusi

2024-10-24

0

Kinay naluw

Kinay naluw

sedih loh aku jadinya.

2022-12-08

0

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢

aku padamu zo

2022-06-17

0

lihat semua
Episodes
1 Kelaparan!
2 Sifat buruk!
3 Ikut aku!!
4 Mandi?
5 Rencana?
6 Tingkah konyol!!
7 Pertandingan!!
8 Pulang!
9 Istri?
10 Ada apa denganku?
11 Laporan yang bagus untuk Umi!
12 To..Tolong!!
13 Membunuh atau Dibunuh!
14 Kabar mengejutkan!!
15 Menikahlah denganku!
16 Perdebatan
17 Sendiri!!
18 Kondisi tubuh Amoera!
19 Apa aku bisa menikah sekarang?
20 Ciuman!
21 Frustasi!!
22 Pembantu?
23 Penyiksa'an!
24 Ora mencintaimu, Zo!
25 Malam panas!
26 Kedatangan Petrica!
27 Kekecewa'an.
28 Ledakan di Galery!
29 Eorana adalah Rea!!
30 Istrimu pergi!
31 Merajuk!
32 Keperusaha'an!
33 Kecemburuan!
34 Aku tak Bodoh!!
35 Merasa tak pantas!
36 Awal sekolah!
37 Jangan Nakal?
38 Bara api!
39 Kemarahan berujung Kekesalan!
40 Merasa curiga!
41 Pil KB!
42 Pembalasan!
43 Ka..Kakak!!
44 Ti..Tidak!
45 Berjanjila!
46 Semuanya ada ditanganmu!
47 Kejutan!
48 Membunuh!
49 Kau bunuh aku!
50 Sulit dipisahkan!
51 Pemikiran panjang!
52 Sempel darah!
53 Gadis berbahaya!
54 Kecemburuan Denzo!
55 Pembantaian 1..
56 Tidaakkkk!!!
57 Berikan Istriku!!
58 Jangan Tinggalkan aku!
59 Saling menyelamatkan!
60 Keterkejutan!
61 Kebahagiaan tak terbendung!
62 Ingat aku sedetik saja!
63 Overprotektif!
64 Mulai Nakal?
65 Lomba Academy!
66 Perdebatan!
67 Kepergian!
68 Ora!!!
69 Kegagalan rencana!
70 Tahap Seleksi pertama!!
71 Samaran Hans!
72 Awal Pendekatan!
73 Amoera hilang!
74 Pembantaian di Kapal!
75 Pertarungan sengit!
76 Darahku saja!
77 Selamat dari ancaman!
78 Masih saja membingungkan!
79 Perjalanan panjang!
80 Tak percaya!
81 ungkapan Cinta Denzo!
82 Memukau Semua mata!
83 Estra Part : Melepas!
84 Exstra Part: Ezilla!!
85 Exstra Part: Ingin pergi!
86 Exstra Part: Amukan
87 Exstra Part: Penengah
88 Exstra Part: Semangat Juang dua Pemuda!
89 Exstra Part: Jika ini baik untukmu!
90 Exstra Paart: Aku Mencintaimu
91 Exstra Part: Dimana Rusell?
92 Exstra Part: Makanan Pedas
93 Exstra Part: restu yang terucap.
94 Exstra Part: Kemarahan Abi Mark!
95 Exstra Part: Kesakitan semua orang!
96 Exstra Part: Pemakaman?
97 Exstra Part: Pengorbanan!
98 Exstra Part:Tunggu aku, Sayang!
99 Exstra Part: Pernikahan.
100 Exstra Part: Perubahan Hormon!
101 Exstra Part: Ingin Merasakannya
102 Extra Part:Korban Kanfas!
103 Exstra Part:Kekhawatiran Leo
104 Ezstra Part:Tak bisa dibiarkan.
105 Exstra Part: Rica pergi bersama Aglibay!
106 Exstra Part: Menikah 2 hari lagi.
107 Exstra Part: Aku ingin menikah!!!!
108 Extra Part:Berjanjilah!
109 Exstra Part: Resep Calon Bapak!
110 Exstra Part: Sa..Sakit!!
111 Exstra Part: Pendonoran darah!
112 Exstra Part: Baby Arthur and Baby Elona
113 Pengumuman Novel baru!
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Kelaparan!
2
Sifat buruk!
3
Ikut aku!!
4
Mandi?
5
Rencana?
6
Tingkah konyol!!
7
Pertandingan!!
8
Pulang!
9
Istri?
10
Ada apa denganku?
11
Laporan yang bagus untuk Umi!
12
To..Tolong!!
13
Membunuh atau Dibunuh!
14
Kabar mengejutkan!!
15
Menikahlah denganku!
16
Perdebatan
17
Sendiri!!
18
Kondisi tubuh Amoera!
19
Apa aku bisa menikah sekarang?
20
Ciuman!
21
Frustasi!!
22
Pembantu?
23
Penyiksa'an!
24
Ora mencintaimu, Zo!
25
Malam panas!
26
Kedatangan Petrica!
27
Kekecewa'an.
28
Ledakan di Galery!
29
Eorana adalah Rea!!
30
Istrimu pergi!
31
Merajuk!
32
Keperusaha'an!
33
Kecemburuan!
34
Aku tak Bodoh!!
35
Merasa tak pantas!
36
Awal sekolah!
37
Jangan Nakal?
38
Bara api!
39
Kemarahan berujung Kekesalan!
40
Merasa curiga!
41
Pil KB!
42
Pembalasan!
43
Ka..Kakak!!
44
Ti..Tidak!
45
Berjanjila!
46
Semuanya ada ditanganmu!
47
Kejutan!
48
Membunuh!
49
Kau bunuh aku!
50
Sulit dipisahkan!
51
Pemikiran panjang!
52
Sempel darah!
53
Gadis berbahaya!
54
Kecemburuan Denzo!
55
Pembantaian 1..
56
Tidaakkkk!!!
57
Berikan Istriku!!
58
Jangan Tinggalkan aku!
59
Saling menyelamatkan!
60
Keterkejutan!
61
Kebahagiaan tak terbendung!
62
Ingat aku sedetik saja!
63
Overprotektif!
64
Mulai Nakal?
65
Lomba Academy!
66
Perdebatan!
67
Kepergian!
68
Ora!!!
69
Kegagalan rencana!
70
Tahap Seleksi pertama!!
71
Samaran Hans!
72
Awal Pendekatan!
73
Amoera hilang!
74
Pembantaian di Kapal!
75
Pertarungan sengit!
76
Darahku saja!
77
Selamat dari ancaman!
78
Masih saja membingungkan!
79
Perjalanan panjang!
80
Tak percaya!
81
ungkapan Cinta Denzo!
82
Memukau Semua mata!
83
Estra Part : Melepas!
84
Exstra Part: Ezilla!!
85
Exstra Part: Ingin pergi!
86
Exstra Part: Amukan
87
Exstra Part: Penengah
88
Exstra Part: Semangat Juang dua Pemuda!
89
Exstra Part: Jika ini baik untukmu!
90
Exstra Paart: Aku Mencintaimu
91
Exstra Part: Dimana Rusell?
92
Exstra Part: Makanan Pedas
93
Exstra Part: restu yang terucap.
94
Exstra Part: Kemarahan Abi Mark!
95
Exstra Part: Kesakitan semua orang!
96
Exstra Part: Pemakaman?
97
Exstra Part: Pengorbanan!
98
Exstra Part:Tunggu aku, Sayang!
99
Exstra Part: Pernikahan.
100
Exstra Part: Perubahan Hormon!
101
Exstra Part: Ingin Merasakannya
102
Extra Part:Korban Kanfas!
103
Exstra Part:Kekhawatiran Leo
104
Ezstra Part:Tak bisa dibiarkan.
105
Exstra Part: Rica pergi bersama Aglibay!
106
Exstra Part: Menikah 2 hari lagi.
107
Exstra Part: Aku ingin menikah!!!!
108
Extra Part:Berjanjilah!
109
Exstra Part: Resep Calon Bapak!
110
Exstra Part: Sa..Sakit!!
111
Exstra Part: Pendonoran darah!
112
Exstra Part: Baby Arthur and Baby Elona
113
Pengumuman Novel baru!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!