8. Terrible Things

Terrible Things

(Hal-hal yang buruk/mengerikan)

----------- 

Anggi

Suara obrolan ratusan panitia ospek tahun ini, terdengar menggema memenuhi balairung. Seperti suara dengungan lebah hendak membuat sarang.

Mereka semua sedang menanti dibukanya second gath.

Suasana liburan masih kental terasa. Ditandai dengan kapasitas balairung yang hanya terisi 50%. Tidak sepenuh saat first gath.

Acara dimulai dengan sambutan-sambutan. Dari pihak rektorat, kemahasiswaan, Presma BEM KM (Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa), dan terakhir ketua OC (Organizing Comitee, panitia pelaksana) sebagai koordinator umum.

Lalu dilanjutkan presentasi kinerja dari divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia).

Ia memperhatikan Rayyan sebagai koordinator PSDM, yang sedang berdiri di atas podium. Menjelaskan apa saja progress (kemajuan) yang telah mereka lakukan. Selama kurun waktu social project hingga second gath ini.

Dan ia pun mengambil kesimpulan, bahwa anak-anak PSDM bahkan tak mengambil jatah liburnya. Luar biasa.

Acara ditutup dengan pengumuman, agar seluruh panitia berkumpul sesuai subdiv (sub divisi) masing-masing.

Ia pun langsung bergabung dengan teman-teman cofas (co-fasilitator), di salah satu sudut balairung.

Di sana berkumpul sekitar 400an orang cofas. Rupanya cofas menjadi salah satu panitia paling rajin dan semangat. Terbukti, mereka tetap hadir tepat waktu meski harus memangkas jatah libur semester.

Dan salah satu agenda utama dari subdiv cofas hari ini adalah, penentuan cluster.

Jika ospek tahun sebelumnya, penentuan cluster dilakukan jauh sebelum first gath. Di tahun ini, panitia SC (Steering Comitee, panitia penggagas) membuat timeline yang sedikit berbeda. Yaitu penentuan cluster (gugus) dilakukan setelah second gath.

Sejak awal mengikuti proses oprec (open recruitment) cofas, ia sangat berharap mendapat cluster soshum. Tapi harapannya buyar dalam sekejap. Saat lembar fotokopian pembagian cluster beredar. Tak ada namanya di daftar cluster soshum. Rahayu Anggiantisa jelas-jelas tertulis di cluster ... teknik. Yah.

Ini jelas jauh dari harapan. Pertama, ia sama sekali belum pernah menginjakkan kaki di area fakultas teknik. Kedua, fakultas teknik adalah salah satu fakultas yang letaknya paling jauh dari lapangan GSD (Grha Sabha Dharma). Bisa dibayangkan, tenaga ekstra yang diperlukan ketika moving dari fakultas ke lapangan GSD.

"Kamu dapat di mana?" Elva yang duduk di sebelahnya penasaran.

"Kamu?" ia balik bertanya.

"Teknik, euy."

"Wah, samaan," ia tertawa.

"Cari partner ganti cluster yuk."

"Bisa gitu?"

"Kalau ada penggantinya mah bisa. Aku tanya Madra coba. Dra ... Madra!" Elva memanggil Madra yang duduk tak jauh dari mereka.

"Apaan?" Madra mendekat.

"Dapat cluster mana?" Elva penasaran.

"Soshum."

"Tukeran dong."

"Ogah."

"Idih."

"Nggak bisa tuker," Damas, koordinator cofas mendadak sudah berdiri di sebelah Madra. Lalu menyerahkan lembar surat pernyataan pada mereka bertiga.

Ia akhirnya menerima dengan berat hati.

"Langsung kumpulin di depan, ya," tambah Damas sambil berlalu.

Elva mendecak, "Haduh, kebayang mesti sarapan yang banyak biar setrong."

"Hitung-hitung olahraga," Madra tertawa.

Akhirnya, meski berat hati dan merasa kurang yakin. Ia akhirnya membubuhkan tanda tangan di atas surat pernyataan.

Bismillah, batinnya. Sayang kalau harus mundur karena sudah sejauh ini. Mungkin fakultas teknik bisa menjadi kenangan indah yang tak terlupakan baginya.

Setelah semua surat penyataan terkumpul, Damas menginstruksikan mereka untuk berkumpul sesuai dengan cluster masing-masing. Dan Zaki sebagai subkoor cluster teknik, terlihat gesit sekaligus tangkas. Dengan mengumpulkan mereka sekaligus membuat grup Line khusus cluster teknik.

"Anggi, komunikasi?" sapa Zaki to the point.

Ia mengangguk.

"Kenalin ... aku Zaki, sipil."

Mereka berdua berjabat tangan.

Ia bersyukur karena Zaki yang menjadi partner cofasnya. Sebagai anak teknik, Zaki pastinya paham betul dengan seluk beluk fakultas teknik. Dibanding dirinya, yang belum pernah sekalipun masuk ke fakultas teknik.

"Jam satu ... kita langsung first gath cluster," ujar Zaki sambil melihat jam tangan. Lalu mengetik sesuatu di ponsel.

Ia tersenyum melihat kesigapan Zaki. Terbukti, tak lama kemudian, ponselnya bergetar karena ada notifikasi masuk. Yup, jarkom dari Zaki di grup Line tentang first gath cluster jam 13.00. Itu berarti masih sejam lagi.

"Kamu mau bareng ke Satup?" tawar Zaki. "Aku mau ke sana sekarang."

"Boleh," ia mengangguk setuju.

Mereka pun mengobrol sepanjang perjalanan. Rupanya Zaki adalah kating (kakak tingkat), berbeda satu tahun di atasnya.

"Nggak usah Mas, panggil nama aja," seloroh Zaki, waktu ia meralat dengan memanggil Mas Zaki.

Dan Zaki berasal dari Bandung. Bandung?

"Tahu Sidag?" tanyanya spontan.

"Simpang Dago?" Zaki balik bertanya. "Yap. Kenapa?"

"Kalau dari Simpang Dago ... ke kampus Ganapati, jauh nggak?" pertanyaan spontan kedua membuatnya tersipu. Saat menyadari jika itu adalah hal pertama yang terlintas begitu mendengar kata Bandung.

"Deket banget."

"Oya?" ia tersenyum sendiri -membayangkan Dio-. Sepertinya Zaki bisa menjadi partner yang menyenangkan selama ospek. Huu, maunya.

"Siapa yang kuliah di Bandung?"

"Oh ... eh, ada ... temen ...." Ia meringis dan mendadak salah tingkah.

"Temen?" Zaki tertawa lebar sambil mengerling.

"Temen ...." Ia mengulangi jawaban sambil tersipu.

Dan sepanjang perjalanan, Zaki melempar bahan obrolan yang seru. Sesekali mereka bahkan tertawa bersama. Membuat perjalanan menuju FT jauh dari kata membosankan.

Akhirnya, sampailah mereka di depan tugu yang berdiri kokoh. Tugu yang sering dijadikan tempat mengabadikan memori. Populer dengan sebutan Tugu Teknik. Di mana di depannya terpasang tulisan putih berukuran besar, FAKULTAS TEKNIK.

Zaki pamit untuk sholat sesaat setelah adzan Dzuhur berkumandang. Hm, Zaki soleh juga sholat tepat waktu. Meskipun penampilan Zaki terkesan cuek, khas mahasiswa teknik yang belum mendapat kiriman selama enam bulan. Mereka pun berjanji untuk kembali bertemu di kantin selepas Dzuhur.

"Kantin di sini paling lengkap loh," ujar Zaki setelah mereka kembali bertemu. Promosi sambil berjalan menuju kantin.

"Oya? Asyik, dong," ia tertawa.

"Terjamin pastinya," Zaki mengangguk dengan mantap.

Suasana kantin terlihat sangat ramai. Maklum, sekarang sedang jam makan siang. Beberapa wajah dikenalnya sebagai sesama cofas. Termasuk Elva, yang sudah lebih dulu duduk di sana bersama partnernya.

Usai menghabiskan semangkok mie ayam yang lezat, ia pun kembali beranjak menuju lapangan Satup. Di mana first gath cluster teknik akan segera dimulai.

Rupanya keputusan Zaki mengadakan first gath siang bolong di lapangan Satup boleh juga, karena cuaca mendukung. Tidak panas bahkan sedikit teduh. Mungkin sebentar lagi malah mendung dan akan turun hujan.

Zaki membuka forum dengan memperkenalkan diri. Lalu menjelaskan secara umum gambaran kondisi fakultas teknik.

Sesi kedua diisi dengan saling memperkenalkan diri masing-masing. Beberapa ada yang sudah saling mengenal, namun sebagian lainnya belum.

Suasana perkenalan berlangsung seru dan heboh. Sepertinya akan menyenangkan bersama mereka di cluster teknik, batinnya mulai membiasakan diri.

Sesi ketiga diisi dengan pemberian materi oleh kating Zaki di fakultas teknik.

"Saya sudah menghubungi, dan beliau juga sudah konfirmasi ...."

"Apaan pakai beliau segala," seseorang yang entah muncul dari mana, tiba-tiba menyeruak di antara mereka.

"Nah, ini nih pemateri kita telah hadir. Pjs Presidium Senat KM."

Matanya melotot seperti mau keluar dari tempatnya. Begitu melihat orang yang baru saja datang.

Seraya menebar senyum ke seluruh peserta first gath cluster teknik, orang yang mengenakan kemeja putih bergaris biru itu langsung mendudukkan diri di sebelah Zaki.

Orang itu?!? gerutunya hampir tak percaya.

Terrible things ever (hal mengerikan yang pernah ada)!

***

Catatan :

Balairung. : sejenis tempat pertemuan yang luas dan menampung banyak orang

Second gath. : (disini artinya) pertemuan (seluruh panitia) yang kedua

First gath. : (disini artinya) pertemuan (seluruh panitia) yang pertama

Presma BEM KM : presiden mahasiswa badan eksekutif mahasiswa keluarga mahasiswa

Ketua OC. : ketua organising commitee, ketua pelaksana

Koor : koordinator

PSDM. : pengembangan sumber daya manusia

Cluster. : (disini artinya) gugus

Soshum. : sosial humaniora

Panitia SC. : (disini artinya) panitia steering commitee, panitia pengarah, penggagas

Lapangan GSD. : lapangan utama di kampus Anggi, singkatan dari Grha Sabha Dharma

Lapangan Satup. : lapangan di kampus teknik, singkatan dari satu pertiwi

Subkoor. : sub koordinator

Jarkom. : (disini artinya) jaringan komunikasi kelompok

Senat KM. : senat keluarga mahasiswa ( badan legislatif mahasiswa tingkat universitas)

Terpopuler

Comments

‼️n

‼️n

Kalo utk anak kelahiran 80 an, " Cintaku di Kampus Biru" ini ....

2024-08-04

1

‼️n

‼️n

Fakultas Teknik UGM.

2024-08-04

0

‼️n

‼️n

Pertemuan ketiganya mb Anggi bang Rendra. Jodoh memang tak akan kemana......Batas antara benci dan cinta sngt tipis....🤭

2023-12-13

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dio, The First Love Never Die
2 2. Di Pasir Putih
3 3. Mencari Kost Baru
4 4. How They Met
5 5. Beautiful Disaster, I'm Coming!
6 6. When It All Began
7 7. What A Morning!
8 8. Terrible Things
9 9. Deadly Nightmare
10 10. Rengganis, Girl From Nowhere
11 11. Their First Fight
12 12. Mba Suko
13 13. Salah Paham
14 14. Bad Senior, Ever
15 15. "Ketika Senyummu Hadir"
16 16. Bad Smoker, Ever
17 17. Mimisan di Depan Rendra
18 18. Bye, Pitaloka. Bye, Disaster.
19 19. Welcome to Raudhah
20 20. "Pakai Topi ... Nanti Pingsan!"
21 21. Sekaleng Bear Brand
22 22. "Sleep Tight"
23 23. D-Day
24 24. Kiriman Makan Siang
25 25. End of Days
26 26. Eyes on You
27 27. "Maaf"
28 28. "I Just Simply Love You"
29 29. "You're Every Reason"
30 30. "Sorry, I Can't"
31 31. Kejutan di Akhir Pekan
32 32. Senja Yang Indah di Malioboro
33 33. Lagu Cinta tentang Engkau dan Aku
34 34. Blue Night, Broken Heart
35 35. Tak Bisa ke Lain Hati
36 36. All is Well, Love You More
37 37. Iam A Fighter!
38 38. Senior's Eyes
39 39. Who's The Boss?
40 40. Indescribable Feeling
41 41. The Rising Star
42 42. Young and Dangerous
43 43. Deepest Pain
44 44. Deepest Sadness
45 45. Rapuh dalam Langkah
46 46. Pergilah Kasih
47 47. Always Here For You
48 48. Setelah Kau Pergi
49 49. Being Someone's 2nd
50 50. Really Deadly Disaster
51 51. Tell Me How To Win Your Heart
52 52. Kisah dari Masa Lalu
53 53. Family Portrait
54 54. The World We Have To Live In
55 55. Achilles Heel
56 56. Hi Heart, How Are You Today?
57 57. "Now You See Me?"
58 58. Trully, Madly, Deeply
59 59. Moshimo Mata Itsuka*
60 60. Witing Tresno Jalaran Soko Kulino
61 61. Boys Gonna Be Boys
62 62. River Flows in You
63 63. Tell Me We Belong Together
64 64. Kiss The Rain
65 65. Still Fall For You Everyday
66 66. Daun-Daun Gugur
67 67. Judgement Day
68 68. Loving Too Much Always Kills You
69 69. Berdiri di Tengah Badai
70 70. Luluh Lantak
71 71. Lemme be Yours
72 72. "Jalanku Hampa, dan Kusentuh Dia"
73 73. Don't Look Back In Anger
74 74. Seberapa Pantaskah Kau untuk Kutunggu?
75 75. Hadirmu Tenangkan Diriku
76 END- Ini Aku, Kau Genggam Hatiku
77 Teruntuk Readers Tersayang
78 From Author with Love
79 TERBIT CETAK
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1. Dio, The First Love Never Die
2
2. Di Pasir Putih
3
3. Mencari Kost Baru
4
4. How They Met
5
5. Beautiful Disaster, I'm Coming!
6
6. When It All Began
7
7. What A Morning!
8
8. Terrible Things
9
9. Deadly Nightmare
10
10. Rengganis, Girl From Nowhere
11
11. Their First Fight
12
12. Mba Suko
13
13. Salah Paham
14
14. Bad Senior, Ever
15
15. "Ketika Senyummu Hadir"
16
16. Bad Smoker, Ever
17
17. Mimisan di Depan Rendra
18
18. Bye, Pitaloka. Bye, Disaster.
19
19. Welcome to Raudhah
20
20. "Pakai Topi ... Nanti Pingsan!"
21
21. Sekaleng Bear Brand
22
22. "Sleep Tight"
23
23. D-Day
24
24. Kiriman Makan Siang
25
25. End of Days
26
26. Eyes on You
27
27. "Maaf"
28
28. "I Just Simply Love You"
29
29. "You're Every Reason"
30
30. "Sorry, I Can't"
31
31. Kejutan di Akhir Pekan
32
32. Senja Yang Indah di Malioboro
33
33. Lagu Cinta tentang Engkau dan Aku
34
34. Blue Night, Broken Heart
35
35. Tak Bisa ke Lain Hati
36
36. All is Well, Love You More
37
37. Iam A Fighter!
38
38. Senior's Eyes
39
39. Who's The Boss?
40
40. Indescribable Feeling
41
41. The Rising Star
42
42. Young and Dangerous
43
43. Deepest Pain
44
44. Deepest Sadness
45
45. Rapuh dalam Langkah
46
46. Pergilah Kasih
47
47. Always Here For You
48
48. Setelah Kau Pergi
49
49. Being Someone's 2nd
50
50. Really Deadly Disaster
51
51. Tell Me How To Win Your Heart
52
52. Kisah dari Masa Lalu
53
53. Family Portrait
54
54. The World We Have To Live In
55
55. Achilles Heel
56
56. Hi Heart, How Are You Today?
57
57. "Now You See Me?"
58
58. Trully, Madly, Deeply
59
59. Moshimo Mata Itsuka*
60
60. Witing Tresno Jalaran Soko Kulino
61
61. Boys Gonna Be Boys
62
62. River Flows in You
63
63. Tell Me We Belong Together
64
64. Kiss The Rain
65
65. Still Fall For You Everyday
66
66. Daun-Daun Gugur
67
67. Judgement Day
68
68. Loving Too Much Always Kills You
69
69. Berdiri di Tengah Badai
70
70. Luluh Lantak
71
71. Lemme be Yours
72
72. "Jalanku Hampa, dan Kusentuh Dia"
73
73. Don't Look Back In Anger
74
74. Seberapa Pantaskah Kau untuk Kutunggu?
75
75. Hadirmu Tenangkan Diriku
76
END- Ini Aku, Kau Genggam Hatiku
77
Teruntuk Readers Tersayang
78
From Author with Love
79
TERBIT CETAK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!