Hari terus berganti. Delia memilih tetap merahasiakan kehamilan nya dari Daren. Baginya tak ada gunanya juga dirinya memberi tahu tentang kehamilan nya pada Daren. Hanya rasa sakit yang dia rasakan, karna Daren pasti akan menganggap anak itu adalah anak dari Reynaldi. Terlebih Daren mengetahui kedekatan Delia dengan Reynaldi saat dirinya bertemu di butiknya. Bahkan Reynaldi dengan semangat nya meminta Daren menceraikan Delia, tentu saja menjadi sebuah tanda tanya besar.
" Anak mama memang pintar, ga pernah rewel. Sehat-sehat terus ya kamu di dalam perut mama ! Temani mama melanjutkan hidup ! " Delia mengelus perutnya dan mengajak komunikasi janin di dalam kandungan nya, dan hal itu sekarang menjadi rutinitas nya.
" Ke dokter dulu deh aku. Biar lebih pasti semuanya, meskipun sudah testpack dan hasilnya positif. " Ucap Delia.
Delia bergegas ke rumah sakit untuk memeriksa kan kandungan nya. Dengan menyetir mobil sendiri, kini dirinya sudah sampai di rumah sakit. Setelah mendaftarkan diri, Delia sekarang sedang menunggu nama nya di panggil.
Ada perasaan sedih yang di rasa olehnya, harus memeriksa kondisi kandungan nya sendiri tanpa di dampingi suaminya.
" Kami harus kuat Delia, demi janin yang ada di dalam kandungan mu ! Aku takut jika Daren akan membunuh anak ini jika mengetahui aku hamil. " Gumam Delia.
Kini tiba saatnya namanya di panggil untuk di periksa. Dirinya menatap layar monitor USG, dan benar jika dirinya memang hamil. Delia merasa bersyukur karna janin dalam kandungannya tumbuh sehat dan berkembang dengan baik.
" Jika aku hamil dengan suami yang mencintaiku, mungkin perasaan ku sangat bahagia menjalani kehamilan ini. Tapi sayangnya anak ini terjadi karna kebodohan ku, yang bisa tidak menghindari dirinya hadir di dunia. Tapi nasi sudah menjadi bubur, aku yakin kehadiran anak ini menjadi berkah untuk hidup ku. Aku merasa karier ku semakin menanjak. Bukan hanya sebuah butik yang aku miliki, namun aku juga memiliki sebuah konveksi untuk pakaian menengah ke bawah. Dan penjualan ku juga melesat. Bahkan aku menjadi nominasi pengusaha muda berbakat. " Ucap Delia dalam hati saat dirinya akan pulang menuju rumahnya.
Delia menatap bintang yang ada di langit, pikirannya melayang tentang hidup nya sekarang. Semua terasa seperti mimpi. Dari awalnya diri nya bertemu mama Mila, menerima perjodohan dan harus menikah dengan pria yang tak mencintainya. Dan kini harus merasakan hamil sendiri.
" Aku harus terus semangat berkarya demi masa depan anak ku. Aku akan buktikan jika aku mampu meraih kesuksesan dan membesarkan anak ku tanpa nya ! "
Itulah motivasi dirinya untuk meraih kesuksesan. Delia terus melebarkan sayapnya. Dengan di dampingi Reynaldi, namanya semakin melejit. Bahkan butiknya kini menjadi butik yang ternama baik di mancanegara maupun Internasional. Tentunya hal itu karna campur tangan dari Reynaldi. Delia juga memiliki konveksi yang besar, yang memiliki penghasilan yang sangat fantastis.
" Sayang...Sabtu ini dandan yang sangat cantik ya ! Aku ingin tahun ini kamu mendampingi diriku menerima penghargaan dalam ajang sebagai pengusaha muda terhebat. Sudah dua tahun aku meraihnya, dan semoga ini tahun ketiga aku dapatkan. " Ucap Daren di sela-sela kebersamaan nya dengan Tasya.
" Aku senang banget akhirnya kamu sekarang ini lebih banyak bersama ku. Jika kamu bosan, kamu boleh belanja sepuasnya ! " Ujar Daren sambil mendekap tubuh Tasya erat.
" Ya kamu senang, sedang aku kesal. Si** Karier ku semakin meredup, terpaksa hanya Daren yang jadi tumpuan ku. Untungnya sampai saat ini Daren belum menyadari jika aku sering membawa Dion ke apartemen ini jika dirinya sedang tak ada. Bagiku kamu sangat menjenuhkan Daren...Kamu terlalu posesif hingga aku tak bisa berkutik. " Gerutu Tasya dalam hati.
" Aku berharap kamu segera hamil lagi, aku sudah ingin sekali memiliki keturunan penerus aku. Segera tumbuhlah di rahim Mommy. " Ucap Daren sambil mengelus perut Tasya.
\=\=\=\=\=\=
" Del...ini aku sudah buatkan gaun untuk mu buat acara malam Sabtu besok. " Reynaldi memberikan sebuah paperbag berisi gaun untuk Delia.
" Cantik sekali Rey...Terima kasih. Nanti kamu dampingi aku ya ! Meskipun aku tak terlalu berharap untuk memenangkan penghargaan itu, paling tidak bagiku sudah masuk nominasi saja aku sudah cukup bangga. Terlebih aku masih terlalu baru di kenal sebagai seorang pengusaha. Dan aku yakin masih banyak pengusaha lain yang lebih hebat. " Ucap Delia.
" Terus semangat demi anak mu ! Gimana kandungan mu ? Apa baik-baik saja ? Apa kamu belum yakin, jika aku siap menerima anak mu menjadi anak kandung ku. Setelah lahir, bercerai lah dan menikah dengan ku. " Ucap Reynaldi.
" Maaf Rey...aku belum bisa ! Aku masih menikmati hidup ku ! Bagiku semua tak adil, jika kamu harus menjadi ayah dari anak ku. " Sahut Delia.
" Ya sudah...aku akan selalu menunggu sampai dirimu siap menerima ku di hidupku. Aku sangat mencintai mu Delia..." Ujar Reynaldi.
Reynaldi berpamitan pulang, dan Delia hanya sendiri di dalam ruangan..
" Tuhan...mengapa aku belum bisa membuka hatiku untuk pria yang sangat mencintai ku, bahkan dirinya siap menjadi ayah dari anak ku. Aku bingung apa yang harus aku lakukan, berikan petunjuk mu ! " Gumam Delia.
Delia menyandarkan tubuhnya di sebuah sofa, entah mengapa terkadang dirinya merasa lelah dengan apa yang terjadi pada hidupnya ini. Untungnya kehamilan nya tak menjadi penghalang untuk dirinya berkarier. Dan justru selama kehamilan, dirinya menjadi tambah gila kerja.
\=\=\=\=\=
Waktu yang di nanti telah tiba, hari di mana ajang penghargaan bergengsi akan di adakan.
Reynaldi sudah tiba di rumah Delia, dirinya menjemput Delia karna merasa khawatir jika Delia harus menyetir sendiri malam-malam terlebih saat ini Delia sedang hamil.
Delia sudah berdandan sangat cantik dan anggun. Gaun buatan Reynaldi sangat cocok di pakai Delia. Membuat Reynaldi bertambah kagum dengan kecantikan Delia. Rasanya ingin sekali dirinya segera menghalalkan Delia, meraup bibir mungil Delia.
" Perfect..." Satu kata yang terucap dari bibir Reynaldi yang membuat Delia tersenyum bahagia.
Mobil yang membawa Delia dan Reynaldi sudah sampai di sebuah tempat di mana penghargaan bergengsi akan di adakan.
Reynaldi menggandeng mesra tangan Delia. Publik yang mengetahui kedekatan Delia dan Reynaldi, sudah tak aneh. Wajar jika seorang Designer memiliki hubungan kedekatan dengan pemakai jasanya.
Deg....
Jantung Delia berpacu cepat begitu juga yang di rasakan Daren. Mereka di pertemukan dengan status yang berbeda. Delia bersama Reynaldi, Daren bersama Tasya.
" Ko bisa sih wanita kampung itu datang ke sini ? " Bisik Tasya di telinga Daren.
" Entahlah siapa yang mengundang nya ? Mungkin Delia termasuk pengusaha muda berbakat, terlebih saat ini karya dan prestasi nya banyak di sorot. Setelah dirinya memenangkan rekor muri melakukan penjualan yang luar biasa. " Jawab Daren.
Tasya terus mengerutuki Delia dalam hati. Dirinya merasa tidak terima dengan kehebatan Delia. Terlebih saat ini kariernya semakin meredup.
" Dan pemenang ajang penghargaan bergengsi tahun ini sebagai pengusaha muda berbakat di menangkan oleh Delia Saputri, pemilik butik xxxx dan konveksi dengan hasilnya luar biasa bukan hanya itu saja hasil karyanya terkenal di Internasional maupun mancanegara. " Ucap pemandu acara.
Semua mata tertuju pada Delia, begitu juga Daren dan Tasya. Namun tatapannya berbeda. Tasya dan Daren menatap sinis ke arah Delia saat Delia menggandeng Reynaldi naik ke podium dan mengucapkan terimakasih pada Reynaldi karna dukungan yang di berikan. Delia juga mengungkapkan bahwa kesuksesan yang di raihnya karna campur tangan Reynaldi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Lihayati Khoirul
aku baru baca pas ada notif masuk.
sebenarnya ceritanya bagus .dan yg membuatnya gak suka itu j
deliA yg di sakiti tapi jika masih berhubungan dg Darren
tapi jika Delia dg reynaldy itu cerita baru benar benar keren
2022-12-15
0
Adiba Shakila Atmarini
bener2 suami g pnya hti..istri d prlkukn kya binatang aja..
2022-08-13
0
Gini Antika
yaaa kamu sihh... artist abal abal... yg cums bisa ngangkang doing...
beda sama dalia...
2022-04-13
2