Mama Mila langsung memeluk tubuh Delia. Ada perasaan hangat yang di rasakan Delia bisa merasakan kasih sayang dari seorang ibu Kembali.
“ Ibu mohon Del. Ibu sangat berharap kamu mau menerima tawaran dari ibu. Tolong kasihani ibu dan suami ibu. Kami berharap Darendra bisa mendapatkan pendamping yang baik. “ Ucap Mama Mila dengan wajah mengiba.
“ Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan ? Rasa nya aku tidak tega jika harus menolak perjodohan ini, terlebih aku sangat membutuhkan uang untuk biaya perawatan dan operasi ayah.“ Ucap Delia lirih.
“ Gimana Del ? Ibu sangat memohon. Ibu janji Daren akan berusaha menjadi suami yang baik untukmu dan kamu juga tidak akan kekurangan finansial lagi. “ Mama Mila terus mendesak.
Setelah berpikir akhirnya Delia menerima tawaran perjodohan untuk menikah dengan anak Mama Mila.
“ Baiklah bu. Aku terima tawaran ibu, aku terima perjodohan ini. “ Ucap Delia membuat Mama Mila meneteskan air mata karna terharu.
“ Ya udah sekarang kita ke bagian administrasi, lalu nanti ibu kenalin sama suami ibu ya ! “ Ujar Mama Mila dan
langsung mendapatkan anggukan kepala dari Delia.
Kini Delia dan mama Mila sedang melakukan pelunasan administrasi perawatan Ayah Sudibyo. Mama Mila juga berjanji akan membayar seluruh tagihan rumah sakit sampai ayah Delia benar – benar sembuh.
Setelah selesai mengurus biaya administrasi, Mama Mila mengajak ke ruangan Papa Agung. Papa Agung terkejut
saat melihat istri nya membawa seorang gadis.
“ Pah…kenalin ini calon menantu kita yang pernah mama ceritakan tempo lalu. “ Ucap Mama Mila dengan rona Bahagia membuat Papa Agung mengerutkan keningnya bingung dengan ucapan sang istri.
“ Ih…papa ko ekspresinya gitu ? Papa setuju kan kalau Delia kita jodohkan dengan Darendra ? “ Tanya Mama Mila.
“ Memangnya Delia mau sama anak kita ? Mereka kan belum saling bertemu. Kamu yakin Darendra akan menerima perjodohan ini ? “ Sahut Papa Agung yang kini menatap ke arah Delia, membuat Delia menunduk malu.
“ Harus mau lah Pah. Lihat saja kalau Darendra ga mau. Mama akan mencoret nama dia dari ahli waris papa, bahkan dia tak akan mendapatkan sedikit pun harta papa. “ Ujar Mama Mila bersemangat.
“ Ya Tuhan ternyata begitu rumit. Bahkan Mama Mila harus perlu mengancam sang anak untuk menerima perjodohan itu. Memangnya ada apa dengan anaknya. Semoga saja Langkah ku tidak salah dalam mengambil keputusan di hidupku. “ Gumam Delia dalam hati.
Pintu ruang rawat Papa Agung terbuka. Dan Ternyata Darendra lah sang masuk. Darendra terlihat dingin bahkan dirinya tak menoleh sedikit pun ke arah Delia. Berjalan berlalu begitu saja melewati Delia.
“ Ya Tuhan…Jodoh ya kalian ! Tanpa sengaja di pertemukan di sini. “ Kekeh Mama Mila.
Darendra melirik ke arah Delia sekilas bermaksud ingin mengetahui maksud ucapan mamanya.
“ Delia…ini anak ibu Namanya Darendra…Darendra kenalin ini Delia calon istri kamu. “ Ucap Mama Mila membuat
mata Darendra membulat sempurna.
“ Mama ngomong apa sih ? Ga usah aneh – aneh deh ! “ Sahut Darendra dingin.
“ Emang nya Mama aneh kenapa sih ? Jadi gini, Mama sudah sepakat sama papa akan menjodohkan kamu dengan Delia. Mama Papa yakin Delia adalah yang terbaik untuk kamu. “ Ucap Mama Mila.
“ Daren ga mau ! “ Ucap Darendra Tegas dan menatap tajam Delia merasa tak terima dengan perjodohan dengan Delia.
“ Ga bisa ! Keputusan Mama sudah bulat. Kalau kamu tak mau menikah dengan Delia. Mama akan menghapus nama kamu dari ahli waris Papa, bahkan kamu tak akan mendapatkan sedikit pun harta Papa. Lihat saja apa Tasya masih mau sama kamu, setelah kamu jatuh miskin. “ Ucap Mama Mila tegas membuat Darendra frustasi.
Darendra menarik nafas Panjang. Sungguh ini hal tersulit dalam hidupnya, jika harus berhadapan dengan sang mamanya. Membuat tiba – tiba saja kepala nya terasa pusing. Mencoba berpikir apa yang harus dia lakukan.
“ Satu lagi, untuk sementara waktu Delia akan menjadi sekertaris kamu ! Tapi setelah kalian menikah, Mama serahkan kepada kamu akan tetap membiarkan Delia bekerja apa menjadi ibu rumah tangga. “ Ucap Mama Mila tegas membuat Darendra pusing tujuh keliling. Keputusan sepihak yang mau tak mau harus dirinya terima.
“ Mama harap kalian bisa saling adaptasi terlebih dulu. Setelah ayah mu membaik, kau bisa langsung mulai bekerja ya Delia…Dan setelah ayah mu sehat, kalian akan menikah. Mulai sekarang Mama akan mempersiapkan semuanya. Kalian terima beres saja, Mama yang akan mengurus semuanya. Kalian cukup memberikan kami cucu secepatnya. “ Ucap Mama Mila membuat kedua mata Darendra dan Delia membulat sempurna.
“ Kalau akhirnya seperti ini, lebih baik aku tadi tidak ke sini. “ Umpat Daren dalam hati.
“ Ingat mama tak menerima penolakan, kalua kamu masih mau di anggap anak mama dan papa.“ Ucap Mama Mila tegas.
“ Ya udah terserah mama aja deh…Ya udah Daren Kembali ke kantor lagi ya. “ Ucap Daren yang menghampiri papa mama nya dan mencium pipi kedua nya.
Delia pun berpamitan kembali ke ruangan sang ayah. Sudah cukup lama dirinya meninggalkan sang ayah.
“ Nona Delia, ada informasi dari dokter, bahwa hari ini Tuan Sudibyo akan di operasi. “ Ucap salah satu perawat membuat Delia merasa senang. Delia sangat berharap sang ayah dapat Kembali normal seperti biasa.
“”””
Daren kini sudah Bersama Tasya, di apartemen milik Tasya. Pikirannya sangat kacau membuat dirinya malas untuk bekerja.
“ Sayang…mengapa wajah mu di tekuk seperti itu ? Memangnya kau sedang memiliki masalah apa ? “ Ucap Tasya lembut sambil mengusap lembut rambut Daren. Bahkan tanpa malu Tasya menyerang Daren lebih dulu. Meraup bibir merah milik Daren dan melu*** nya. Namun Daren tak meresponnya justru menghentikan yang di lakukan Tasya. Mood nya saat ini sangat tidak baik hingga tak memiliki gairah seperti biasanya.
Tasya mengerucutkan bibirnya karna mendapatkan penolakan dari kekasihnya.
“ Ada hal penting yang ingin ku bicarakan padamu. Mama dan Papa telah menjodohkan ku pada seorang gadis Bernama Delia. Dan kami tadi sempat bertemu di rumah sakit, di ruang Papa di rawat. Kami akan di nikahkan, namun sebelumnya Delia akan menjadi sekertaris di perusahaan ku sebelum kami menikah. “ Ucap Daren membuat mata nya Tasya kini membulat sempurna.
“ What ? Apa aku tak salah dengar ? Tega sekali kamu. Apa waktu 2 tahun tak cukup bagimu untuk mempertahankan hubungan kita ? “ Ucap Tasya sambil menatap tajam kekasihnya.
“ Aku bicara apa adanya. Aku juga tak percaya jika Mama dan Papa melakukan hal seperti ini padaku. Bahkan mereka mengancam ku akan menghapus nama ku dari ahli waris Papa dan tak memberikan sedikit pun harta kepadaku jika aku berani menolak menikah dengan Delia. Apa kamu masih mau menerima ku jika aku telah jatuh miskin ? “ Ucap Daren yang langsung mendapatkan gelengan kepala dari Tasya.
Tentu saja Tasya tak akan mau. Karna Tasya tak tulus mencintai Daren. Tasya hanya menginginkan harta Daren saja. Tentu saja dirinya tak akan mau jika Daren jatuh miskin. Maka mau tak mau dirinya harus merelakan kekasihnya mengikuti keinginan kedua orang tuanya. Terlebih dirinya sebenarnya tak berharap untuk menikah dengan Daren, Dirinya lebih mencintai Dion. Dion adalah saingan Daren sejak duduk di bangku kuliah. Dion merasa kesal karna Daren selalu lebih unggul dari dirinya. Dan di belakang Daren, Tasya menjalin hubungan dengan Dion bahkan mereka sering kali melakukan hubungan intim.
" Ok, aku akan menyetujui keinginan mu untuk menikahi wanita itu. Tapi aku ada syarat ! Nikahi aku setelah 3 bulan
kalian menikah ! Yach... meskipun hanya menjadikan aku istri keduamu. Dan aku
minta setelah kalian menikah dua tahun, aku ingin kamu menceraikan istri
pertama mu dan menjadikan aku istri kamu satu - satu nya. Apa kamu terima
tawaran ku ? " Ucap Tasya tersenyum licik.
Di tempat berbeda, operasi ayah Delia berjalan lancar. Namun beberapa saat setelah operasi, Sudibyo mengalami pendarahan di otak nya membuat nyawa Sudibyo tak dapat tertolong. Delia menangis histeris saat dirinya menghadapi situasi di mana ayah tercinta nya harus pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya, Delia terlihat sangat rapuh saat itu. Usaha yang di lakukan sia – sia saja, takdir berkata lain.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Nur Lela
masih memahami ceritanys
2023-01-07
0
GOD BLESS
daren saking bucin sama tasya ga bisa bedain mana yg tulus mencintai sama yg matre. bodoh kau daren. perempuan klo sdh menghambur2kan uang dgn foya2 tanpa batas itu sdh matre daren. tasya cuma cinta sama uangmu bukan dirimu.🙄🙄
2022-09-22
0
Umi Abi
saksikan kelanjutan nya
2022-07-21
0