Melawan !!!

" Mas...bangun ! " Delia mengguncang tubuh suaminya untuk membangunkan.

" Eeehhhhmmm..."

" Nanti kita terlambat loh mas...! "

Daren perlahan membuka matanya, dan kini matanya tak berkedip melihat wajah cantik istrinya.

" Ternyata menyenangkan juga punya istri dua. Yang satu kerja, bisa di temani yang satu..." Daren terkekeh.

" Ih...ko malah melamun sih ! Cepetan mandi, pakaiannya udah aku siapin ! Aku tunggu di bawah ya ! " Ucap Delia.

" Kamu jangan ke mana - mana ! Tunggu aku di sini ! " Ucap Daren lembut.

Daren berjalan ke kamar mandi, sedang Delia masih diam terpaku.

" Kesurupan setan apa ya ? Ko orang bengis gitu, berubah lembut ? " Umpat Delia dalam hati.

Hanya dengan waktu 10 menit, Daren sudah selesai mandi. Dan keluar hanya menggunakan handuk yang di lilitkan di pinggang menampilkan roti sobeknya.

Delia menahan Saliva nya saat memandang suaminya.

" Kagum ya sama bentuk tubuh ku yang keren ini ? Apa jangan-jangan kamu pengen lagi mengulangi yang tadi malam ? " Daren mengedipkan mata genitnya.

" Delia...bodoh banget sih kamu melakukan itu. Kamu ga boleh suka sama pria jahat itu ! " Delia menggerutu dalam hati.

" Pakaikan aku dasi donk ! " Ucap Daren manja.

" Ya Tuhan ini orang kenapa tiba-tiba baik begini, padahal kemarin-kemarin jahat banget. Apalagi tadi malam mulutnya pedes bener, ga ngerasa ya udah nyakitin selama ini. " Umpat Delia dalam hati.

Daren menatap lekat wajah istri nya. Entah ada perasaan yang berbeda yang dia rasa. Saat pertama kali membuka mata, hatinya terasa damai bila di dekat Delia.

Ini hal pertama kali dirinya merasakan dan melakukan hal ini. Bersikap lembut dan menganggap Delia adalah istrinya yang boleh menyentuh dan mengurus segala keperluan nya. Tak seperti kemarin-kemarin. Jangankan untuk menyentuhnya, Daren tak membolehkan Delia untuk tidur bersama nya.

" Selesai...Ayo kita makan ! " Ucap Delia, dan Daren mengikutinya.

Kini mereka makan bersama sebelum berangkat. Bi Yati yang melihat Tuan dan Nyonya akur merasa senang. Karna akhirnya Tuannya membuka dirinya untuk Delia.

Delia memilih bersikap cuek pada Daren. Dia takut jika semua ini hanya modus saja, dan sedang merencanakan sesuatu. Delia memilih tetap waspada. Karna bagi Delia yang di lakukan Daren sangat aneh. Tiba - tiba saja tak ada angin maupun hujan, dirinya berubah 360 derajat.

Daren menggenggam erat tangan Delia dengan mesra. Bahkan selama di pesawat, Daren terus bersikap menyenangkan. Namun hal itu justru membuat Delia risih.

" Tuan...ini tempat kalian menginap ! " Ucap supir kantornya.

" Berhubung kita suami istri, jadi selama di sini kita tidur dalam kamar dan ranjang yang sama. " Ucap Daren, dan mau tak mau Delia harus menurutinya.

Jujur perubahan Daren justru membuat Delia merasa was-was, karna dirinya merasa takut jika harus terus menerus melayani nafsu Daren. Delia takut jika dirinya hamil, memiliki anak tapi kedua orangtuanya tak saling cinta.

" Selama di sini, kamu harus selalu mendampingi aku ! "

Dan lagi - lagi mau tak mau Delia harus mengikuti kemauan suami nya.

Daren menggenggam erat sang istri dan selalu menyertakan Delia di semua pertemuan. Bukan hanya karna Delia sekertaris nya, namun karna publik sudah mengetahui Delia adalah istrinya.

" Ah...kenapa justru aku jadi malas dekat - dekat dengan singa ini. Apa kamu sudah amnesia tak ingat perlakuan mu dulu padaku ? " Umpat Delia.

" Cantik juga ternyata istri pertama ku. " Gumam Daren dalam hati namun mata nya masih menatap ke arah sang istri membuat Delia salah tingkah.

" Kenapa dia menatap ku seperti ini ? Aku tak boleh lemah, aku harus melawan ! Malam ini jika dirinya menyentuh ku lagi, aku akan meminta resign di perusahaan nya. Aku tak boleh terbuai dengan kebaikannya, nanti aku juga yang akan merasa sakit ! "

Kini mereka sudah berada di kamar yang sama. Dan dengan santai nya Daren melepas pakaian begitu saja tanpa malu.

Kring...kring...

Daren berjalan ke nakas mengambil ponselnya..

" Dia pikir ini lagi fashion show, serasa model pakaian dalam saja. " Umpat Delia. Dan memilih untuk meninggalkan suaminya ke kamar mandi.

" Lebih baik aku berendam saja, menenangkan pikiran ini. "

Daren mendudukkan bokong nya di sofa untuk mengobrol dengan istri kedua nya di panggil telepon.

" Hai...sayang. Gimana kegiatan mu hari ini ? " Tanya Tasya pada suaminya.

" Ya...tentunya. Lantas bagaimana dengan mu ? Seperti nya kau sudah melupakan suami mu ini ? " Ucap Daren kesal.

" Marah ni ceritanya....Kamu kan tau aku sedang sibuk bekerja sayang...Dan aku bekerja pada orang lain, bukan seperti mu. " Tasya mencoba meredakan mode ngambek suaminya.

" Ya sudah berhenti saja. Toh bukankah selama ini aku sudah mencukupi semuanya kebutuhan mu. Jadi lebih baik kamu bahagiakan aku saja. " Ucap Daren ketus.

" Bukankah aku sudah selalu bilang, Modelling ini cita - cita ku sebelum kita menikah. Jika tau kamu akan seperti ini, lebih baik aku tak usah menikah saja dengan mu ! Lagian kamu kan punya istri lain, kamu nikmati saja bersama dia ! Aku membebaskan mu bersama nya, saat aku tak ada. Ingatlah dia juga istri mu, kau harus berbuat adil ! "

Dan lagi-lagi Daren hanya bisa menghela nafas panjang karna selalu harus mengalah apa yang di inginkan istri kedua nya. Namun dirinya menjadi kesal, karna saat mereka berpacaran justru Tasya yang selalu meminta dirinya menikahi dirinya, dan selalu ingin dekat dengannya.

" Ngapain ni orang lama banget di kamar mandi, tidur kali ya ? Benar juga kata Tasya lebih baik aku puaskan bersama Delia. Bukankan aku harus berbuat adil ? "

Daren mengetuk pintu kamar mandi cukup keras memanggil- manggil nama Delia, hingga akhirnya Delia terpaksa membukakan nya.

Daren langsung mendorong pintu kamar mandi, memberi jalan dirinya bisa masuk ke dalam.

" Mas...kamu mau apa ke sini ? Aku belum selesai. Aku pakai baju dulu ! " Ucap Delia yang kini mengumpat di belakang pintu.

Bukannya keluar, justru Daren malah bertambah mendekat. Membuat jantung Delia berdegup kencang, dan wajah nya berubah pucat.

" Tenang sayang...aku tak akan menyakitimu. Justru aku akan memuaskan mu. " Rayu Daren mengelus rambut Delia membuat tubuh Delia gemetar ketakutan.

" Rileks sayang...nikmati ! Aku yakin kau juga menginginkan nya bukan ? " Ucap Daren yang hasratnya sudah meluap melihat penampakan tubuh sexy sang istri.

Daren sudah menyadari jika istri pertamanya memiliki tubuh yang sexy dan wajah yang cantik. Selama ini mata dan hatinya sudah tertutup cinta buta dari Tasya.

Daren semakin mendekat, memberikan sentuhan - sentuhan lembut. Mencumbu istrinya dengan mesra.

" Sayang...aku menginginkan nya lagi. " Ucap Daren yang sudah tak tahan lagi.

Daren menggendong tubuh Delia ke dalam bathtub, dan melepaskan pakaian dalam nya memperlihatkan miliknya yang siap menerkam.

" Aaahhh..."

Daren memacu menaik turunkan pinggulnya dan meremas dua bukit kembar milik istrinya. Membuat tubuh Delia berguncang hebat. Menikmati permainan suaminya.

" Sayang...milik mu nikmat sekali, bahkan lebih nikmat dari milik Tasya. "

Jeder....

Seperti di sambar petir, bisa - bisa nya saat bersamanya. Bercinta dengannya. Suaminya malah membandingkan dirinya dengan wanita lain, terlebih wanita itu adalah madunya.

Rasa nikmat yang ada berubah menjadi rasa sakit yang di rasa.

" Terima kasih sayang...! " Daren mengecup kening istri nya lembut, membuat Delia justru meneteskan air mata.

Dan dengan cueknya Daren memilih langsung mengguyurkan tubuhnya di bawah shower dan pergi meninggalkan Delia begitu saja.

" Keputusan ku sudah bulat ! Aku akan melawan ! Bukankah dirinya dulu menginginkan aku berhenti bekerja. Dan bukankah dirinya yang bilang tak akan Sudi menyentuhku ? "

Delia keluar kamar mandi dan sudah memakai pakaian lengkap, sedangkan Daren sedang duduk di sofa asyik memainkan ponselnya.

" Ada yang ingin aku bicarakan pada mas ! " Ucap Delia membuka keheningan.

" Katakan saja apa yang kau inginkan ! " Sahut Daren tanpa menoleh sedikit pun ke arah istrinya, dirinya tetap sibuk dengan ponselnya.

" Aku mau resign dari perusahaan mu, mas ! Aku sudah putuskan untuk menjalankan apa yang kau mau. Berhenti bekerja. Aku akan membuka sebuah butik, seperti yang pernah aku bicarakan dulu. Dan aku juga ingin mas jangan me..menyentuhku lagi ! " Ucap Delia dengan sedikit takut.

Pandangan Daren kini beralih ke arah Delia, dan menatap nya tajam.

" Sombong sekali kamu ? Berani - berani nya berkata itu pada ku. Apa kau pikir, kau wanita yang sangat hebat ? " Ucap Daren sombong.

" Aku ini juga punya harga diri mas. Meskipun mas saat ini suamiku. Kita ini menikah hanya karna perjodohan, dan kita hanya menjalankan nikah Kontrak. Aku tak menginginkan seorang anak di dalam pernikahan kita ! Cukup istri kedua mu saja yang memberikan keturunan, karna aku tak Sudi memiliki seorang anak dari pria yang tak mencintai ku. " Ucapan Delia Sangat menusuk ke relung hati Daren.

" Padahal selama ini aku hanya menjalankan kewajiban ku kepada mu sebagai suami sesuai keinginan Tasya, berbuat adil kepada mu. Tapi jika ini keputusan mu, aku tak masalah. Karna memang benar kata mu. Aku tak mencintai mu, hanya Tasya yang aku cinta sampai kapan pun. Dan mulai detik ini, kamu aku pecat jadi sekertaris ku, aku akan mentransfer sejumlah uang yang kamu butuhkan untuk membayar kehormatan mu yang sudah ku ambil ! Dan jangan meminta pertanggungjawaban padaku jika kau hamil, karna aku akan menganggap mu tadi dan kemarin aku hanya bermain dengan seorang ja**** ! " Ujar Daren membuat hati Delia merasa sangat sakit. Namun dirinya yakin, ini adalah keputusan terbaiknya dalam hidupnya.

Terpopuler

Comments

Dewi Murni

Dewi Murni

kalw aku mau ogah diposisi Delia ni,yg mau nuruti segala meamuan suaminya yg ngk punya hati,msh aja mau luluh dan tertarik

2023-08-26

1

GOD BLESS

GOD BLESS

sdh hilang perawan mu sdh dibikin budak nafsu baru mau melawan. bodoh x kau delia. bukan jaga baik2 perawan mu😠😠

2022-09-22

0

Sheng

Sheng

daren setang, jingan❗

2022-07-17

0

lihat semua
Episodes
1 PERJODOHAN
2 PERTEMUAN
3 PERNIKAHAN DAN PERJANJIAN PRA NIKAH
4 Malam yang menyakitkan
5 Menerima takdir
6 Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu
7 Tak punya hati
8 Tiga Bulan Kemudian
9 Tawaran saling menguntungkan
10 Pernikahan
11 Permainan baru di mulai
12 Aku Pasti Bisa !!!
13 Aku ini istrimu, bukan jalang mu !!!
14 Hati yang tersakiti
15 Melawan !!!
16 Keinginan yang terwujud
17 Peresmian
18 Karma berlaku
19 Kecemburuan Daren
20 Penghargaan bergengsi
21 Kemarahan Daren
22 Cinta membuat ku pusing !!!
23 Rasa itu entah ke mana
24 Mengemis cinta
25 Bicara dari hati ke hati
26 Suasana yang menghangat
27 Kedatangan tamu tak di undang
28 Kesedihan Daren
29 Permintaan Mama Mila
30 Kemarahan Mama Mila
31 Pengungkapan
32 Permohonan Mama Mila dan Daren
33 Rencana kepergian Delia
34 Menutup hati
35 Kepergian Delia
36 Mencari keberadaan Delia
37 Di mana kamu ???
38 Kehidupan baru
39 Menghilang tanpa jejak
40 Pria bodoh
41 Misi
42 Kelahiran Putra kesayangan
43 Bingung
44 Pria misterius
45 Mencari tau
46 Mengelak
47 Daffa Devano
48 Misi di jalankan
49 Misi di mulai
50 Jatuh pingsan
51 Ketakutan Tasya
52 Kanker serviks
53 Kebohongan yang terbongkar
54 Sakit hati
55 Menyamar
56 Sungguh Menyakitkan
57 Sebuah perjanjian yang menyakitkan
58 Panas
59 Penyesalan
60 Penderitaan Tasya, kebahagiaan Delia
61 Pembunuhan sadis
62 Dewa penolong Tasya
63 Kerjasama
64 Daren terpuruk
65 Penolakan yang berakhir dendam
66 Menyenangkan hati Daffa
67 Bahagia bercampur sedih
68 Kehancuran Daren
69 Pertemuan tak terduga
70 Dewi Penolong keluarga Agung
71 Pertemuan nenek kakek dengan sang cucu
72 Permintaan sang mertua
73 Peringatan Reynaldi kepada Tasya
74 Kepulangan Delia
75 Pertemuan Anak dan Ayah
76 Penolakan Delia
77 Ancaman
78 Sekertaris baru
79 Penangkapan Reynaldi
80 Gugatan Cerai
81 Mencari tau
82 Terungkap
83 Menyusun siasat
84 Bermain dengan Tasya ( 1 )
85 Bermain dengan Tasya ( 2 )
86 Bermain dengan Tasya ( 3 )
87 Kegilaan Doni
88 Penderitaan Tasya
89 Pesta kejutan untuk Deliaa
90 Perayaan Ulang tahun Delia
91 Sidang perceraian tahap pertama
92 Kedatangan Anthony ke Indonesia
93 Kemarahan Daren
94 Meninggal di tempat
95 Penangkapan Reynaldi kembali
96 Kesedihan Daffa
97 Arti Dirimu
98 Kedatangan orang tua Delia
99 Pembatalan perceraian
100 Sadar
101 Kebahagiaan Daffa
102 Benci jadi Cinta
103 Gagal lagi
104 Liburan
105 Minta adik
106 Daffa Pramudya
107 Daffa sakit
108 Membuka hati
109 Kebahagiaan Daren
110 Kencan pertama
111 Pacaran
112 Akhirnya buka puasa
113 Bulan madu dadakan
114 Suami posesif
115 Hanya Delia di hatiku
116 Dua garis merah
117 Menjadi suami siaga
118 Masakan ayah
119 Ngidam mangga muda dari pohon
120 Kena batunya
121 Bumil sangat menggoda
122 Mengunjungi sang baby
123 Baby girl
124 Couple Pink
125 Masih drama kostum couple pink
126 Serba pink
127 Menanti kelahiran baby girl
128 Semangat nengok dede
129 Kebahagiaan Delia dan Daren
130 Delisa Amora Putri Pramudya
131 Duo D
132 Ayah Daren memang yahud
133 Ayah kapan donk ?
134 Wanita menyebalkan
135 Dua orang yang pernah bersiteru
136 Wanita biasa lebih menggoda
137 Musuh bebuyutan
138 Ajudan ayah
139 Wanita aneh
140 Siapa kamu?
141 Mencari tau
142 Cantik
143 Tentang Anara
144 Kamu pelabuhan cintaku
145 Pertemuan
146 Halal
147 Menjadi milikku seutuhnya
148 Karya baru Kembalinya Sang Putri
149 Promo Karya Baru " Ternyata Aku Hamil "
150 Promo karya terbaru "Goresan luka"
151 Promosi Karya Terbaru " Akhir Cinta Perjodohan "
152 Promo Karya Terbaru "Wanita Pengganti Kekasih sang CEO"
153 Promo Karya Terbaru " Kubuat Kau Menyesal! "
154 Promo Karya Terbaru " Terjerat Pesona Kakak Ipar"
155 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
156 Promo Karya Terbaru "Anak Genius: Benih Yang Kau Tinggalkan"
157 Promo Karya Terbaru " Pernikahan karena Perjodohan"
158 Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
159 Promo Karya Terbaru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor "
160 Promo Karya Terbaru "Anak Genius Milik CEO"
161 Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
162 Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"
Episodes

Updated 162 Episodes

1
PERJODOHAN
2
PERTEMUAN
3
PERNIKAHAN DAN PERJANJIAN PRA NIKAH
4
Malam yang menyakitkan
5
Menerima takdir
6
Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu
7
Tak punya hati
8
Tiga Bulan Kemudian
9
Tawaran saling menguntungkan
10
Pernikahan
11
Permainan baru di mulai
12
Aku Pasti Bisa !!!
13
Aku ini istrimu, bukan jalang mu !!!
14
Hati yang tersakiti
15
Melawan !!!
16
Keinginan yang terwujud
17
Peresmian
18
Karma berlaku
19
Kecemburuan Daren
20
Penghargaan bergengsi
21
Kemarahan Daren
22
Cinta membuat ku pusing !!!
23
Rasa itu entah ke mana
24
Mengemis cinta
25
Bicara dari hati ke hati
26
Suasana yang menghangat
27
Kedatangan tamu tak di undang
28
Kesedihan Daren
29
Permintaan Mama Mila
30
Kemarahan Mama Mila
31
Pengungkapan
32
Permohonan Mama Mila dan Daren
33
Rencana kepergian Delia
34
Menutup hati
35
Kepergian Delia
36
Mencari keberadaan Delia
37
Di mana kamu ???
38
Kehidupan baru
39
Menghilang tanpa jejak
40
Pria bodoh
41
Misi
42
Kelahiran Putra kesayangan
43
Bingung
44
Pria misterius
45
Mencari tau
46
Mengelak
47
Daffa Devano
48
Misi di jalankan
49
Misi di mulai
50
Jatuh pingsan
51
Ketakutan Tasya
52
Kanker serviks
53
Kebohongan yang terbongkar
54
Sakit hati
55
Menyamar
56
Sungguh Menyakitkan
57
Sebuah perjanjian yang menyakitkan
58
Panas
59
Penyesalan
60
Penderitaan Tasya, kebahagiaan Delia
61
Pembunuhan sadis
62
Dewa penolong Tasya
63
Kerjasama
64
Daren terpuruk
65
Penolakan yang berakhir dendam
66
Menyenangkan hati Daffa
67
Bahagia bercampur sedih
68
Kehancuran Daren
69
Pertemuan tak terduga
70
Dewi Penolong keluarga Agung
71
Pertemuan nenek kakek dengan sang cucu
72
Permintaan sang mertua
73
Peringatan Reynaldi kepada Tasya
74
Kepulangan Delia
75
Pertemuan Anak dan Ayah
76
Penolakan Delia
77
Ancaman
78
Sekertaris baru
79
Penangkapan Reynaldi
80
Gugatan Cerai
81
Mencari tau
82
Terungkap
83
Menyusun siasat
84
Bermain dengan Tasya ( 1 )
85
Bermain dengan Tasya ( 2 )
86
Bermain dengan Tasya ( 3 )
87
Kegilaan Doni
88
Penderitaan Tasya
89
Pesta kejutan untuk Deliaa
90
Perayaan Ulang tahun Delia
91
Sidang perceraian tahap pertama
92
Kedatangan Anthony ke Indonesia
93
Kemarahan Daren
94
Meninggal di tempat
95
Penangkapan Reynaldi kembali
96
Kesedihan Daffa
97
Arti Dirimu
98
Kedatangan orang tua Delia
99
Pembatalan perceraian
100
Sadar
101
Kebahagiaan Daffa
102
Benci jadi Cinta
103
Gagal lagi
104
Liburan
105
Minta adik
106
Daffa Pramudya
107
Daffa sakit
108
Membuka hati
109
Kebahagiaan Daren
110
Kencan pertama
111
Pacaran
112
Akhirnya buka puasa
113
Bulan madu dadakan
114
Suami posesif
115
Hanya Delia di hatiku
116
Dua garis merah
117
Menjadi suami siaga
118
Masakan ayah
119
Ngidam mangga muda dari pohon
120
Kena batunya
121
Bumil sangat menggoda
122
Mengunjungi sang baby
123
Baby girl
124
Couple Pink
125
Masih drama kostum couple pink
126
Serba pink
127
Menanti kelahiran baby girl
128
Semangat nengok dede
129
Kebahagiaan Delia dan Daren
130
Delisa Amora Putri Pramudya
131
Duo D
132
Ayah Daren memang yahud
133
Ayah kapan donk ?
134
Wanita menyebalkan
135
Dua orang yang pernah bersiteru
136
Wanita biasa lebih menggoda
137
Musuh bebuyutan
138
Ajudan ayah
139
Wanita aneh
140
Siapa kamu?
141
Mencari tau
142
Cantik
143
Tentang Anara
144
Kamu pelabuhan cintaku
145
Pertemuan
146
Halal
147
Menjadi milikku seutuhnya
148
Karya baru Kembalinya Sang Putri
149
Promo Karya Baru " Ternyata Aku Hamil "
150
Promo karya terbaru "Goresan luka"
151
Promosi Karya Terbaru " Akhir Cinta Perjodohan "
152
Promo Karya Terbaru "Wanita Pengganti Kekasih sang CEO"
153
Promo Karya Terbaru " Kubuat Kau Menyesal! "
154
Promo Karya Terbaru " Terjerat Pesona Kakak Ipar"
155
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
156
Promo Karya Terbaru "Anak Genius: Benih Yang Kau Tinggalkan"
157
Promo Karya Terbaru " Pernikahan karena Perjodohan"
158
Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
159
Promo Karya Terbaru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor "
160
Promo Karya Terbaru "Anak Genius Milik CEO"
161
Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
162
Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!