Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu
" Sayang....aku ingin ke rumah mu bersama si gadis breng**..." Ucap Tasya manja di panggilan video.
" Hallo...Kenapa kamu hanya diam saja ? Apa kamu tak suka, jika aku ke sana? Pasti kamu ingin bermesraan kan sama dia ? " Ujar Tasya sambil mengerucutkan bibirnya.
" Hei... mengapa bibir mu seperti itu ? Apa kau ingin menggoda ku ? Aku hanya tak ingin orang rumah tau permasalahan kita. " Sahut Daren.
" Kamu itu kan Tuan rumah nya, kamu ancam aja orang di sana jika ada yang berani mengadu sama mama papa mu. Ayolah sayang...aku ingin sekali merasakan kasur empuk milik mu. Bagaimana kalau kita mencoba nya ? " Ucap Tasya merayu Daren.
Benar saja hanya godaan receh Tasya, Daren berani nekat untuk memperbolehkan Tasya untuk datang ke rumah nya yang dia tempati bersama Delia, dan tentunya akan mengabulkan kekasih nya untuk mencoba kegiatan panas mereka di kamar Daren.
" Bi...bi..." Teriak Daren sambil menuruni anak tangga.
" Iya...Tuan. Ada yang bisa saya bantu ? " Ucap Bi Yati.
" Siapkan makan malam yang enak, karna sebentar lagi kekasih ku akan datang. Dan ingat jangan coba - coba bibi dan semua pelayan di sini untuk mengadu ke mama papa ya. " Ucap Daren dingin.
Tok...tok...tok...
Mendengar ketukan pintu cukup keras membuat Delia berlari cepat untuk segera membuka pintu kamarnya hanya memakai bathrobe. Karna saat Daren mengetuk pintu, dirinya sedang mandi, namun terpaksa dia hentikan.
deg....deg...deg...
Melihat Daren yang di depan pintu membuat Delia justru menutup pintunya kembali.
"Hei...Gadis aneh buka pintunya ! Saya belum selesai bicara ! Tenang saja saya ga akan ***** melihat mu. " Teriak Daren namun tak membuat Delia membuka pintunya.
Delia justru memilih untuk segera memakai baju. Dan baru membuka pintu tersebut.
" Berani sekali kamu membuat saya harus menunggu. Dengar baik - baik, Tasya kekasihku akan datang. Jangan merusak momen kebersamaan saya dengan dia. Ingat pernikahan kita hanya karna perjodohan, kamu harus menyadari nya ! " Ucap Daren sombong. Dirinya tak membutuhkan jawaban dari Delia, pergi begitu saja meninggalkan Delia.
Delia menutup pintu kamarnya kembali. Dan menjatuhkan tubuhnya ke ranjang.
" Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu. " Ucap Delia lirih.
" Aku ga boleh lemah, aku harus kuat ! Aku harus bisa merebut hati Daren, bagaimana pun dia sudah menjadi milik ku. Meskipun hati dan tubuh nya belum bisa aku miliki. Tapi paling ga , aku adalah istri sah di mata Tuhan dan semua orang. " gumam Delia dalam hati.
Benar saja tamu tak di undang, ulat keket, pelakor, perusak rumah tangga sudah datang. Daren langsung menyambut mesra sang kekasih, sedang kan Delia hanya bisa melihat pertunjukan itu dari kamar.
Sakit, sedih itu lah yang di rasakan olehnya harus melihat suami nya bermesraan dengan wanita lain bahkan dirinya harus mempersiapkan diri saat hadirnya madu di dalam pernikahan nya.
Tanpa malu Tasya bermesraan dengan Daren di mata para pelayannya.
" Sayang...di mana wanita breng*** itu ? " Ucap Tasya mesra.
" Ada di dalamnya...Aku sudah memperingatkan dirinya untuk tidak menggangu momen kebersamaan kita. " Sahut Daren membuat Tasya bersorak gembira dalam hatinya.
" Panggilan dia sayang...aku ingin melihat wanita yang mencoba merebut kamu dari aku. " Ujar Tasya yang langsung di penuhi permintaan nya oleh Daren.
Daren mengetuk pintu kamar Delia kembali dengan keras membuat Delia mau tak mau harus membukanya. Namun dirinya memilih untuk menghapus air mata yang membasahi wajah cantiknya. Namun masih bisa terlihat bahwa dirinya habis menangis.
Delia perlahan membuka pintu kamarnya. Dan menemui dua pasangan tak memiliki hati.
" Owh ini wanita nya sayang...Ko bisa ya mama papa menikah kan kamu dengan wanita sembarangan yang sangat jauh dari aku. Sabar ya sayang...rasa nya aku tak tega membiarkan kamu terus berada di dekatnya. Aku yakin kamu pasti sangat muak bila terus menerus di dekat nya. Aku tak akan cemburu lagi jika wanita seperti ini yang berniat merebut kamu dari aku. " Ucap Tasya sombong membuat orang yang merasa iba pada Delia mengelus dadanya.
Tanpa berdosa, Tasya dan Daren pergi meninggalkan Delia yang masih diam terpaku. Delia hanya bisa menatap suami nya bergandengan mesra menaiki tangga menuju kamar suaminya, kamar yang seharusnya dia tempati bersama.
" Nyonya...Nyonya baik - baik saja ? " Tanya Bi Yati menyadarkan lamunan Delia.
Miris yang di rasakan Bi Yati. Saat dirinya harus melihat perlakuan Tuan nya pada Nyonya. Bi Yati yang sudah cukup mengenal sosok Tasya merasa yakin jika Tasya bukan lah wanita baik. Terlebih dirinya masih mau menggangu hubungan pernikahan Delia dan Daren. Memang Tasya wanita yang Daren cintai, Daren pun tak memiliki hati pada Delia. Tapi bagaimanapun Delia adalah istri nya, yang harus dia jaga perasaan nya. Delia itu istrinya dan Tasya hanya kekasihnya.
Delia menjatuhkan tubuhnya ke ranjang karna tak sanggup menahan kembali air matanya.
" Kamu harus kuat Delia...Ingatlah dia itu suami mu, kamu harus berjuang merebut hati nya untuk mu. Kamu tidak boleh lemah ! " Delia terus menguat kan dirinya, namun tetap saja tak bisa menutupi kesedihannya.
Sedangkan dua pasangan bukan suami istri kini sedang menikmati kasur empuk milik pria yang sudah beristri. Bahkan tanpa berdosa mereka melakukan dengan sepengetahuan istri sah nya. Pasangan tak berakhlak, tak memiliki hati.
Setelah mereka puas, dengan tanpa malu mereka turun untuk menikmati makan malam. Dan melihat Delia yang sedang makan di meja makan lebih dulu.
" Hei...siapa yang menyuruh kamu makan di situ, bahkan kami belum makan. " Ucap Tasya sombong.
" Apa anda lupa Nona. Anda itu siapa ? Anda itu hanya seorang tamu, bahkan tamu tak di undang di rumah ini. Aku ini Nyonya rumah, aku berhak melakukan apa yang ku suka. " Sahut Delia dengan keberanian.
Tasya berjalan mendekati Delia dan hendak menampar wajah Delia, namun dengan sigap Delia segera menepisnya.
" Tolong jaga sikap anda ! Kalau anda berani mengganggu ku, aku tak akan segan mengusir anda ! " Ucap Delia tegas.
" Sayang...kenapa kamu hanya diam saja. Aku ini di perlakukan tidak baik dengan wanita breng*** itu. Kenapa kau tak membela ku ? " Ucap Tasya kesal.
" Berani sekali ucapan kamu padanya. Apa kamu lupa perjanjian kita sebelum nikah. Mulai sekarang belajar lah menerima Tasya sebagai madu mu di dalam pernikahan ini ! Jika kau tak mau, kau boleh meminta cerai padaku ! " Ujar Daren dingin.
" Aku akan konsultasikan dulu pada mama papa kamu\, aku mungkin sebaiknya seperti itu atau aku harus mempertahankan pernikahan ini dan menjauhi wanita ja**** ini dari suami ku. " Ucap Delia yang membuat Daren naik pitam dan ingin menampar Delia.
Namun terhenti, karna dia takut mama papa nya akan murka padanya. Dia tidak mungkin melakukan hal itu. Jika kedua orang tuanya mengetahui dirinya masih berhubungan dengan Tasya, pasti sangat lah marah.
Hingga akhirnya Daren terpaksa mengalah, dan mengajak Tasya makan dan bersabar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Meyke Joyce Rantung
Harusnya Delia juga bikin perjanjian dgn Daren agar Tasya jgn pernah muncul di rumahnya apalagi melakukan zinah di rumah
2024-06-18
1
Kiki Ade Lina
itu Daren apa gak tau kalau Tasya udah bobol gawangnya eh apaa itu yg pertama buat Tasya , tp katanya dia selingkuh sm Dion dan melakukan hubungan intim . huh bodohnya Daren ini
2022-10-25
0
Tulip
udah cerai aja del, toh ayahmu sdh tiada. kerja aja k perusahaan lain bnyk kok yg mau nerima kamu sbg sekretaris
2022-05-16
1