Delia termenung menatap kosong ke arah luar rumahnya. Pikirannya melayang teringat sosok Ibu dan juga Ayah nya yang pergi meninggalkan dirinya sendiri. Ingin rasanya dirinya ikut menyusul kedua orang tua nya meninggalkan dunia yang begitu menyakitkan. Namun tanpa sadar bayangan wajah Mama Mila hadir membuat Delia teringat sosok Wanita yang sudah menolongnya.Bagaimanapun dirinya telah memiliki hutang budi kepada Mama Mila.
“ Aku harus menemui mama Mila di rumahnya ! “ Ucap Delia sambil menghapus air mata yang membasahi wajahnya.
Untungnya sebelum pulang dari rumah sakit Mama Mila sempat memberikan alamat rumah nya jika Delia sudah siap meninggalkan sang ayah untuk bekerja dan juga menikah dengan anaknya.
Delia bergegas untuk pergi ke rumah Mama Mila. Dengan modal nekat, kini Delia sudah sampai di depan rumah Mama Mila. Untungnya Mama Mila sedang ada di rumah, sehingga Delia bisa langsung bertemu.
“ Hai Del…sudah lama ? Silahkan duduk ! Akhirnya kamu sampai juga di rumah mama. Gimana kondisi ayah mu sekarang “ Ucap Mama Mila.
“ Ayahku sudah meninggal ma dua hari yang lalu.” Isak tangis keluar dari mulut Delia dan langsung mendapatkan pelukan hangat dari ibu mertuanya.
“ Sabar ya sayang….Kamu ga sendiri, mama sudah anggap kamu sebagai anak mama. “ Ungkap Mama Mila membuat Delia merasa terhibur.
,,,,,,,
Delia kini sudah sampai di Perusahaan Agung Jaya Group. Delia menunggu dengan sabar sampai Darendra mengizinkan dirinya untuk bertemu dengannya. Di sisi lain, Darendra merasa terpaksa harus mengikuti keinginan mama nya untuk menjadikan Delia sebagai sekretarisnya.
Jantung Delia berdegup sangat kencang saat sudah berada di ruangan Darendra. Tatapan dingin Darendra menusuk hingga ke relung hati Delia. Dirinya sadar jika Darendra tak menyukai dirinya dan terpaksa melakukan hal ini kepadanya.
Delia mencoba menetralkan suasana saat di dalam ruangan hanya berdua dengan Darendra. Ada perasaan gugup dan kikuk yang di rasakan Delia. Wajah tampan Darendra terkalahkan dengan wajah arogan yang di miliki Darendra. Rasa nya ingin sekali Delia segera pergi meninggalkan ruangan itu. Namun dirinya mencoba menyemangati dirinya sendiri untuk tetap bertahan.
“ Mulai hari ini kamu saya terima sebagai sekertaris saya di perusahaan ini.” Ucap Daren memecah keheningan.
“ Terima kasih. “ Jawab singkat Delia.
“ Eeehheem. “ Jawab Daren tak kalah singkat.
“ Itu meja kamu mulai hari ini, silahkan kamu mulai bekerja dengan baik. “ Sahut Daren sambil menunjukkan meja kerja untuk Delia.
Hari terus berganti, persiapan pernikahan pun sudah selesai semua. Tiga hari lagi Darendra dan Delia akan resmi
menyandang status suami istri, Namun sebelum terjadinya pernikahan, Darendra mengajukan kontrak perjanjian
pra nikah yang harus di tanda tangani oleh Delia.
" Tanda tangan surat kontrak pra nikah ini ! Setelah menikah 3 bulan aku akan menikahi Tasya kekasihku untuk
menjadi istri kedua ku dan saat pernikahan kita sudah 2 tahun, aku ingin kita bercerai dan menjadikan Tasya istri ku satu - satunya. " Ucap Darendra dingin.
“ Siapkan mentalmu untuk menerima Tasya sebagai madu mu dalam pernikahan kita ! Dan sadarlah hanya Tasya yang aku cintai. Namun jika kau tak kuat, kau boleh menggugat cerai ku dan aku akan memberikan kompensasi sebesar 1 Milyar. Satu lagi aku, aku ingin setelah kita menikah, aku ingin kamu berhenti bekerja sebagai sekertarisku. Aku akan memberi Dp yang bisa kau pakai untuk biaya usaha ! “ Ucap Daren sombong.
Delia hanya bisa diam membisu. Hati nya begitu hancur, karna harus menerima perjodohan dan menikah dengan pria yang tak mencintai dirinya.
“ Aku juga telah menyiapkan sebuah rumah untuk mu sebagai hadiah pernikahan kita, Setelah kita menikah, aku ingin kita langsung menempati rumah itu, namun jangan pernah bermimpi jika kita akan tidur bersama. Kamar kita akan terpisah ! Selama menjadi suamimu aku akan memberikan kan mu nafkah lahir, tapi ingat jangan pernah memaksa ku untuk memenuhi kewajiban ku untuk menyentuhmu ! “ Ucap Daren dingin.
“ Ya Tuhan, rasanya sakit sekali hatiku. Belum memulai nya saja rasanya begitu menyakitkan.
Namun Delia terpaksa untuk menandatangani surat perjanjian pra nikah. Dirinya tak ada kekuatan untuk membatalkan pernikahannya. Dia tak ingin membuat kecewa Mama Mila yang sudah menaruh harapan besar padanya.
Darendra menatap lekat Netra Delia. Dirinya tersenyum licik. Darendra yakin Delia tidak akan bertahan lama menjadi istrinya. Darendra akan membuat Delia menderita dan pergi meninggalkan dirinya agar dirinya bisa Bahagia hidup dengan sang pujaan hati.
,,,,,,,,,
Waktu terus berlalu, namun tak ada perubahan yang di rasakan Daren sampai saat ini. Hatinya masih tertutup cinta buta dari Tasya. Memang sosok Delia sangat berbeda dengan Tasya. Delia berpakaian sederhana dan jauh dari kata sexy meskipun tanpa Darendra sadari Delia benar – benar sosok Wanita sempurna yang di ciptakan Tuhan ke dunia. Tak hanya cantik, sexy, ramah, dan sopan. Delia juga sosok gadis yang smart dan juga pintar.
Selama Delia menjadi sekertaris Darendra, Delia selalu bekerja sangat baik bahkan dirinya sering kali membantu Darendra untuk memenangkan banyak tender. Delia sangat berpengaruh besar dalam hidup Darendra kini.
Hari demi hari mereka lalui, hingga akhirnya di mana mereka waktunya akan menikah.
“ Ayah, ibu hari ini aku akan menikah dengan pria yang tak mencintaiku. Doakan aku, semoga aku bisa mendapatkan kebahagian. Aku sayang kalian. “ Ucap Delia lirih dalam hati.
Tak ada kebahagiaan yang di rasakan Delia layaknya seorang Wanita yang merasa Bahagia karna sebentar lagi akan di persunting sang pangeran pujaan hati.
Tangis pun tak akan merubah semuanya. Karna pernikahan akan tetap berlangsung. Mama Mila sangat yakin jika suatu saat mereka akan saling mencintai, meskipun pernikahan mereka melalui perjodohan tanpa ada cinta di antara mereka.
Darendra terlihat sangat gagah dan tampan sama halnya dengan Delia. Delia terlihat tampak cantik dan sexy memakai kebaya dengan belahan dada cukup rendah. Tak ada rona Bahagia terpancar dari kedua pasangan yang baru saja resmi menikah. Bahkan Darendra bersikap sangat dingin seakan membenci Delia karna menerima perjodohan Mama nya dengan dirinya.
Serangkai acara telah terlewati. Darendra dan Delia kini sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Tak ada satu orang pun yang tau tentang perjanjian pra nikah antara Darendra dengan Delia. Delia terpaksa menutupi semuanya, Delia memilih berjalan seperti air mengalir. Dia tak ingin membebani Mama Mila yang sangat berharap pada dirinya.
“ Sayang…kalian langsung masuk saja ke kamar pengantin yang sudah mama pesan yang berada di hotel ini ! ” Ucap Mama Mila membuat Daren kesal karna harus melewati malam ini di kamar yang sama karna dirinya tak bisa menolak permintaan sang mama.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Nur Lela
benci lama lama cinta
2023-01-07
0
Rosa Tumakaka
semoga ke depannya Darendra berubah dan bisa memperlakukan Delia dg baik...
2022-07-15
0
Revi Ani
bedanya apa smart sama pintar🤔🤔kayaknya sama dah
2022-06-01
0