Menerima takdir

" Hei...bangunlah ! Dan jangan lupa mandi berkeramas ! Anggap malam tadi kita sudah melakukan nya. Aku tak ingin mama papa ku menghalangi diriku untuk kita tinggal di rumah sendiri. " Suara Barito Daren membuat Delia terpaksa membuka matanya.

Delia baru bisa tidur jam 3 pagi, sehingga dia bangun terlambat dan Daren yang bangun lebih dulu.

Delia bangun dari sofa dan mengambil pakaian untuk segera mandi. Air mata nya akhirnya mengalir deras kala mendengar perintah Pria yang tak menginginkan dirinya ada di hidup nya.

" Cepat mandinya....Kita harus segera sarapan dan pulang ! " Daren menggedor pintu kamar mandi Delia karna Delia tak kunjung keluar.

Delia keluar dengan menggunakan dress berwarna peach. Meskipun hanya dress murah namun sangat cocok dengan kulit putih bersih nya, Delia tetap terlihat cantik. Di tambah lagi dengan riasan natural menambah kecantikannya.

Delia dan Daren keluar dari kamar hotel untuk sarapan pagi bergabung bersama kedua orang tuanya.

Melihat dari jauh kedua anaknya berjalan bersama dalam keadaan rambut yang basah hatinya merasa senang. Karna mama Mila yakin Daren akan segera melupakan Tasya dan membuka hatinya untuk Delia. Bagi Mama Mila, Delia tak kalah cantik dan sexy dengan Tasya bahkan jika di make over Delia pasti akan lebih cantik. Mama Mila yakin anaknya tak akan tahan dengan hasrat ke lelakinya.

" Delia kamu cantik sekali, kalian benar - benar pasangan yang serasi. Mama sudah tidak sabar menimang cucu dari kalian. Ya kan pah ? " Ucap Mama Mila dan mendapatkan anggukan dari suaminya.

Berbeda hal nya yang di rasakan Delia dan Daren saat ini. Mereka sedang menggerutu dalam hati masing - masing.

" Bagaimana aku bisa memberi cucu kepada mama dengan cepat, bahkan anak anda pun belum melakukan kewajibannya sebagai suamiku. " Gumam Delia.

" Jangan pernah berharap yang berlebihan mah, sampai kapanpun aku tak akan pernah memberikan cucu dari wanita itu. Aku akan memberikan nya dari rahim Tasya. " Sahut Daren dalam hati.

" Hei...mengapa kalian hanya bengong saja ? Apa kalian tak lapar semalam habis bertarung ? Siapa yang menang ? " Mama Mila berbisik ke telinga Daren.

" Tentu saja aku donk mah...Anak mu ni kan pria perkasa. " Ujar Daren dengan bangganya membuat Delia terus mengumpat dalam hati.

Daren terkekeh melihat ekspresi Delia. Dirinya sengaja mengucap kencang agar Delia dan semua yang ada di sana mendengar ucapan dirinya.

" Mah, pah. Daren langsung pulang ke rumah yang Daren beli untuk Delia ya. Daren ingin mandiri berdua Delia. " Ucap Daren membuat Delia tersedak.

" Kamu kenapa sayang ? Apa kamu tak suka ? " Tanya mama Mila membuat kini Daren menatap tajam ke arah Delia.

" Ti...tidak ma. Aku tadi hanya terlalu tergesa-gesa makannya. Hingga saat aku mendengar ucapan Daren, hatiku langsung merasa senang. " Ucap bohong Delia.

" Ih...kamu kok sudah menikah manggil nya masih nama sih ? Mas atau sayang donk. Nanti kalau sudah punya anak baru kalian ganti panggilan papa,papi, atau pun ayah. Daren juga harus berubah ya manggil Delia nya. " Ungkap Mama Mila membuat mau tak mau kedua nya menganggukkan kepalanya menuruti keinginan sang Mama.

Setelah selesai sarapan mereka berpamitan untuk kembali ke kamar hotel dan bersiap - siap pulang. Begitu juga hal yang sama di lakukan Mama Mila dan Papa Agung.

Mama Mila merasa senang akhirnya anaknya bisa mendapatkan pendamping yang baik. Mama Mila yakin Delia akan menjadi istri yang baik bukan istri yang hanya mengincar harta kekayaan saja.

Daren dan Delia kini sudah dalam perjalanan pulang menuju rumah mereka. Tak ada sepatah katapun terlontar dari mulut keduanya.

Dret...Dret... Ponsel Darren bergetar, dirinya langsung meraih dari saku celananya.

" Ya sayang...Kenapa ? Aku lagi di jalan dalam perjalanan pulang ke rumah. Kamu lagi apa ? " Ucap Daren dengan seenaknya berkata sayang tanpa memikirkan perasaan Delia.

Namun sepertinya Delia harus terbiasa dengan sikap pria yang di samping nya kini. Mencoba untuk menerima takdir dan bahkan lebih baik dirinya berusaha untuk mengambil hati suaminya dari pada harus meratapi hidupnya.

Memang ini sungguh tak adil untuk nya. Bagaimana pun dirinya manusia yang mempunyai hati dan perasaan. Apa Daren tak ada sedikitpun rasa iba nya pada Delia. Daren selalu merasa semua ini karna ulah Delia yang membuat dirinya harus mau menikahi Delia. Dia yakin Delia sudah mempengaruhi sang mama untuk menyukai Delia.

Padahal tanpa Daren tahu, Delia pun terpaksa melakukan hal ini. Namun Daren tak tahu kalau Delia memiliki hutang Budi pada Mama nya. Daren hanya tau dirinya harus menerima perjodohan itu untuk menikahi Delia dan menerima Delia sebagai istrinya. Daren sangat tahu Mama nya bukan orang yang tipe mudah percaya pada orang, bahkan sudah dua tahun Tasya menjalin hubungan dengannya tapi mama nya tetap tak menyukai Tasya. Berbeda hal nya dengan Delia, Daren tak pernah tahu Delia dengan sang mama bertemu di mana dan sejak kapan mereka saling mengenal.

Delia memilih memejamkan matanya untuk tak mempedulikan perbincangan Daren dengan kekasihnya. Namun bukan hanya memejamkan mata, tapi nyatanya kini Delia tertidur pulas.

Setelah mengakhiri panggilan dari Tasya dirinya melirik ke arah Delia. Dirinya tertawa dalam hati saat melihat Delia yang tertidur seperti anak kecil yang ketakutan. Ada perasaan kasian yang di rasa Daren saat melihat Delia, namun hatinya tertutup dengan cinta buta nya kepada Tasya.

Mobil mereka telah sampai di halaman sebuah rumah yang cukup mewah. Meskipun Daren tak mencintai Delia, namun dirinya akan tetap menjadi pria yang bertanggung jawab di depan mama nya. Dia tak ingin membuat mama nya murka terhadap nya. Daren akan membuat sebuah rencana agar Delia lah yang akan meninggalkan dirinya. Daren juga berjanji tak akan menyentuh Delia, justru dirinya akan segera membuat Tasya hamil agar orang tuanya merestui hubungan mereka. Menerima Tasya sebagai istrinya.

" Bangunlah kita sudah sampai ! " Daren membangun kan Delia.

Delia perlahan membuka matanya dan menuruni mobil mengekor di belakang Daren. Bi Yati sang asisten rumah tangga memberikan hormat dan menyambut kedatangan Tuan dan Nyonya.

" Bi, tunjukkan kamar Nyonya Delia. Dan bantu dia bawa tas miliknya ! " Ucap Daren menggema membuat siapa pun yang mendengarnya merasa takut.

" Tuan ini aneh masa baru nikah udah pisah ranjang sih. " Gumam Bi Yati dalam hati.

Daren memilih untuk langsung menaiki kamarnya. Dan langsung melakukan panggilan Video call kepada kekasih hatinya, sejak tadi dirinya menahan rindu untuk melihat wajah sang kekasih. Karna tadi dirinya hanya bisa mendengar suara kekasih nya saja.

" Awas ya kalau kamu melakukan hal itu sama wanita itu. Aku akan pergi meninggalkan mu. Ingatlah aku selama ini sudah sabar menunggu mu dua tahun, bahkan aku rela tak mengambil karier ku di luar negeri demi kamu ! " Ucap Tasya yang khawatir kekasihnya akan tergoda karna kini hidup satu rumah dengan Delia.

" Sayang... meskipun dirinya telanjang di depan ku, aku tak akan pernah tergoda. Bagiku hanya kamu wanita sempurna di Dunia ini. " Ucap Daren membuat Tasya tersenyum bahagia karna merasa menang tetap memiliki hati dan juga tubuh pria itu.

" Terimakasih ya Bi..." Ucap Delia lembut.

" Nanti kalau ada yang Nyonya inginkan, Nyonya panggil saja saya ya ! " Ucap Bi Yati ramah.

Bi Yati pergi meninggalkan Nyonya nya dengan perasaan iba kepada Delia. Bi Yati yang sejak lama ikut keluarga Agung, dia sudah tahu jika Daren menjalin hubungan dengan Tasya namun terpaksa harus menerima perjodohan dengan Delia.

Terpopuler

Comments

Rafel

Rafel

songon nih sareng masa iya kalau istrinya telanjang gak bakal ngiler sih

2022-04-17

1

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

dasar tukang serabi basi udh ngk orsinil tp belagu. Daren aja bego.

2022-03-29

1

wiyanti

wiyanti

daren ko kan menyesal nanti

2022-03-12

1

lihat semua
Episodes
1 PERJODOHAN
2 PERTEMUAN
3 PERNIKAHAN DAN PERJANJIAN PRA NIKAH
4 Malam yang menyakitkan
5 Menerima takdir
6 Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu
7 Tak punya hati
8 Tiga Bulan Kemudian
9 Tawaran saling menguntungkan
10 Pernikahan
11 Permainan baru di mulai
12 Aku Pasti Bisa !!!
13 Aku ini istrimu, bukan jalang mu !!!
14 Hati yang tersakiti
15 Melawan !!!
16 Keinginan yang terwujud
17 Peresmian
18 Karma berlaku
19 Kecemburuan Daren
20 Penghargaan bergengsi
21 Kemarahan Daren
22 Cinta membuat ku pusing !!!
23 Rasa itu entah ke mana
24 Mengemis cinta
25 Bicara dari hati ke hati
26 Suasana yang menghangat
27 Kedatangan tamu tak di undang
28 Kesedihan Daren
29 Permintaan Mama Mila
30 Kemarahan Mama Mila
31 Pengungkapan
32 Permohonan Mama Mila dan Daren
33 Rencana kepergian Delia
34 Menutup hati
35 Kepergian Delia
36 Mencari keberadaan Delia
37 Di mana kamu ???
38 Kehidupan baru
39 Menghilang tanpa jejak
40 Pria bodoh
41 Misi
42 Kelahiran Putra kesayangan
43 Bingung
44 Pria misterius
45 Mencari tau
46 Mengelak
47 Daffa Devano
48 Misi di jalankan
49 Misi di mulai
50 Jatuh pingsan
51 Ketakutan Tasya
52 Kanker serviks
53 Kebohongan yang terbongkar
54 Sakit hati
55 Menyamar
56 Sungguh Menyakitkan
57 Sebuah perjanjian yang menyakitkan
58 Panas
59 Penyesalan
60 Penderitaan Tasya, kebahagiaan Delia
61 Pembunuhan sadis
62 Dewa penolong Tasya
63 Kerjasama
64 Daren terpuruk
65 Penolakan yang berakhir dendam
66 Menyenangkan hati Daffa
67 Bahagia bercampur sedih
68 Kehancuran Daren
69 Pertemuan tak terduga
70 Dewi Penolong keluarga Agung
71 Pertemuan nenek kakek dengan sang cucu
72 Permintaan sang mertua
73 Peringatan Reynaldi kepada Tasya
74 Kepulangan Delia
75 Pertemuan Anak dan Ayah
76 Penolakan Delia
77 Ancaman
78 Sekertaris baru
79 Penangkapan Reynaldi
80 Gugatan Cerai
81 Mencari tau
82 Terungkap
83 Menyusun siasat
84 Bermain dengan Tasya ( 1 )
85 Bermain dengan Tasya ( 2 )
86 Bermain dengan Tasya ( 3 )
87 Kegilaan Doni
88 Penderitaan Tasya
89 Pesta kejutan untuk Deliaa
90 Perayaan Ulang tahun Delia
91 Sidang perceraian tahap pertama
92 Kedatangan Anthony ke Indonesia
93 Kemarahan Daren
94 Meninggal di tempat
95 Penangkapan Reynaldi kembali
96 Kesedihan Daffa
97 Arti Dirimu
98 Kedatangan orang tua Delia
99 Pembatalan perceraian
100 Sadar
101 Kebahagiaan Daffa
102 Benci jadi Cinta
103 Gagal lagi
104 Liburan
105 Minta adik
106 Daffa Pramudya
107 Daffa sakit
108 Membuka hati
109 Kebahagiaan Daren
110 Kencan pertama
111 Pacaran
112 Akhirnya buka puasa
113 Bulan madu dadakan
114 Suami posesif
115 Hanya Delia di hatiku
116 Dua garis merah
117 Menjadi suami siaga
118 Masakan ayah
119 Ngidam mangga muda dari pohon
120 Kena batunya
121 Bumil sangat menggoda
122 Mengunjungi sang baby
123 Baby girl
124 Couple Pink
125 Masih drama kostum couple pink
126 Serba pink
127 Menanti kelahiran baby girl
128 Semangat nengok dede
129 Kebahagiaan Delia dan Daren
130 Delisa Amora Putri Pramudya
131 Duo D
132 Ayah Daren memang yahud
133 Ayah kapan donk ?
134 Wanita menyebalkan
135 Dua orang yang pernah bersiteru
136 Wanita biasa lebih menggoda
137 Musuh bebuyutan
138 Ajudan ayah
139 Wanita aneh
140 Siapa kamu?
141 Mencari tau
142 Cantik
143 Tentang Anara
144 Kamu pelabuhan cintaku
145 Pertemuan
146 Halal
147 Menjadi milikku seutuhnya
148 Karya baru Kembalinya Sang Putri
149 Promo Karya Baru " Ternyata Aku Hamil "
150 Promo karya terbaru "Goresan luka"
151 Promosi Karya Terbaru " Akhir Cinta Perjodohan "
152 Promo Karya Terbaru "Wanita Pengganti Kekasih sang CEO"
153 Promo Karya Terbaru " Kubuat Kau Menyesal! "
154 Promo Karya Terbaru " Terjerat Pesona Kakak Ipar"
155 Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
156 Promo Karya Terbaru "Anak Genius: Benih Yang Kau Tinggalkan"
157 Promo Karya Terbaru " Pernikahan karena Perjodohan"
158 Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
159 Promo Karya Terbaru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor "
160 Promo Karya Terbaru "Anak Genius Milik CEO"
161 Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
162 Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"
Episodes

Updated 162 Episodes

1
PERJODOHAN
2
PERTEMUAN
3
PERNIKAHAN DAN PERJANJIAN PRA NIKAH
4
Malam yang menyakitkan
5
Menerima takdir
6
Aku ini istrimu, dia hanya kekasih mu
7
Tak punya hati
8
Tiga Bulan Kemudian
9
Tawaran saling menguntungkan
10
Pernikahan
11
Permainan baru di mulai
12
Aku Pasti Bisa !!!
13
Aku ini istrimu, bukan jalang mu !!!
14
Hati yang tersakiti
15
Melawan !!!
16
Keinginan yang terwujud
17
Peresmian
18
Karma berlaku
19
Kecemburuan Daren
20
Penghargaan bergengsi
21
Kemarahan Daren
22
Cinta membuat ku pusing !!!
23
Rasa itu entah ke mana
24
Mengemis cinta
25
Bicara dari hati ke hati
26
Suasana yang menghangat
27
Kedatangan tamu tak di undang
28
Kesedihan Daren
29
Permintaan Mama Mila
30
Kemarahan Mama Mila
31
Pengungkapan
32
Permohonan Mama Mila dan Daren
33
Rencana kepergian Delia
34
Menutup hati
35
Kepergian Delia
36
Mencari keberadaan Delia
37
Di mana kamu ???
38
Kehidupan baru
39
Menghilang tanpa jejak
40
Pria bodoh
41
Misi
42
Kelahiran Putra kesayangan
43
Bingung
44
Pria misterius
45
Mencari tau
46
Mengelak
47
Daffa Devano
48
Misi di jalankan
49
Misi di mulai
50
Jatuh pingsan
51
Ketakutan Tasya
52
Kanker serviks
53
Kebohongan yang terbongkar
54
Sakit hati
55
Menyamar
56
Sungguh Menyakitkan
57
Sebuah perjanjian yang menyakitkan
58
Panas
59
Penyesalan
60
Penderitaan Tasya, kebahagiaan Delia
61
Pembunuhan sadis
62
Dewa penolong Tasya
63
Kerjasama
64
Daren terpuruk
65
Penolakan yang berakhir dendam
66
Menyenangkan hati Daffa
67
Bahagia bercampur sedih
68
Kehancuran Daren
69
Pertemuan tak terduga
70
Dewi Penolong keluarga Agung
71
Pertemuan nenek kakek dengan sang cucu
72
Permintaan sang mertua
73
Peringatan Reynaldi kepada Tasya
74
Kepulangan Delia
75
Pertemuan Anak dan Ayah
76
Penolakan Delia
77
Ancaman
78
Sekertaris baru
79
Penangkapan Reynaldi
80
Gugatan Cerai
81
Mencari tau
82
Terungkap
83
Menyusun siasat
84
Bermain dengan Tasya ( 1 )
85
Bermain dengan Tasya ( 2 )
86
Bermain dengan Tasya ( 3 )
87
Kegilaan Doni
88
Penderitaan Tasya
89
Pesta kejutan untuk Deliaa
90
Perayaan Ulang tahun Delia
91
Sidang perceraian tahap pertama
92
Kedatangan Anthony ke Indonesia
93
Kemarahan Daren
94
Meninggal di tempat
95
Penangkapan Reynaldi kembali
96
Kesedihan Daffa
97
Arti Dirimu
98
Kedatangan orang tua Delia
99
Pembatalan perceraian
100
Sadar
101
Kebahagiaan Daffa
102
Benci jadi Cinta
103
Gagal lagi
104
Liburan
105
Minta adik
106
Daffa Pramudya
107
Daffa sakit
108
Membuka hati
109
Kebahagiaan Daren
110
Kencan pertama
111
Pacaran
112
Akhirnya buka puasa
113
Bulan madu dadakan
114
Suami posesif
115
Hanya Delia di hatiku
116
Dua garis merah
117
Menjadi suami siaga
118
Masakan ayah
119
Ngidam mangga muda dari pohon
120
Kena batunya
121
Bumil sangat menggoda
122
Mengunjungi sang baby
123
Baby girl
124
Couple Pink
125
Masih drama kostum couple pink
126
Serba pink
127
Menanti kelahiran baby girl
128
Semangat nengok dede
129
Kebahagiaan Delia dan Daren
130
Delisa Amora Putri Pramudya
131
Duo D
132
Ayah Daren memang yahud
133
Ayah kapan donk ?
134
Wanita menyebalkan
135
Dua orang yang pernah bersiteru
136
Wanita biasa lebih menggoda
137
Musuh bebuyutan
138
Ajudan ayah
139
Wanita aneh
140
Siapa kamu?
141
Mencari tau
142
Cantik
143
Tentang Anara
144
Kamu pelabuhan cintaku
145
Pertemuan
146
Halal
147
Menjadi milikku seutuhnya
148
Karya baru Kembalinya Sang Putri
149
Promo Karya Baru " Ternyata Aku Hamil "
150
Promo karya terbaru "Goresan luka"
151
Promosi Karya Terbaru " Akhir Cinta Perjodohan "
152
Promo Karya Terbaru "Wanita Pengganti Kekasih sang CEO"
153
Promo Karya Terbaru " Kubuat Kau Menyesal! "
154
Promo Karya Terbaru " Terjerat Pesona Kakak Ipar"
155
Promo Karya Terbaru "Hilangnya Cinta Suamiku"
156
Promo Karya Terbaru "Anak Genius: Benih Yang Kau Tinggalkan"
157
Promo Karya Terbaru " Pernikahan karena Perjodohan"
158
Promo Karya Terbaru "Sahabatku, Penggoda Suamiku"
159
Promo Karya Terbaru "Pujaan Hati Ketua Geng Motor "
160
Promo Karya Terbaru "Anak Genius Milik CEO"
161
Promo Karya Terbaru "Terjerat Cinta Daddy Mafia"
162
Promo Karya Baru "Aplikasi Rahasia di Ponsel Suamiku"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!