4. Orang yang Tak diharapkan

Mendengar ucapan Ivona, dua petugas keamanan yang berada di sebelah Alexander tiba-tiba menjadi serius. Mereka berdua saling bertatapan, seolah saling bertanya apa maksud dari gadis gila ini, meminta Tuan muda Alexander untuk membawanya. Begitukah arti dari ucapannya?

Detik berikutnya, hal yang tak diduga oleh petugas keamanan rumah sakit dan membuat asisten Rico tercegang adalah, Alexander mengambil scalpel yang ada di tangan Ivona dan membuangnya begitu saja. Alexander kemudian meminta asisten Rico mencari orang untuk meratakan lahan rumah sakit ini. "Suruh orang-orang kita menghancurkan rumah sakit ini," titahnya pada Rico. "Aku tidak ingin ada yang tersisa sedikit pun," sambungnya.

Petugas keamanan rumah sakit sangat terkejut setelah mendengarnya, mereka merasa sedikit panik, dan sadar jika mereka telah memprovokasi orang yang salah. "Tu-tuan, apa maksud, Anda?" tanya salah satu satpam dengan panik. "Tidak mungkin 'kan, Anda akan meratakan rumah sakit ini dengan tanah?" imbuh yang lainnya.

Alexander tak menggubris pertanyaan petugas keamanan rumah sakit. Fokusnya tetap pada Ivona yang masih terduduk di atas tanah. Pandangannya tertuju pada kaki Ivona yang terluka.

Ivona yang juga mendengar perintah Alexander pada asistennya sedikit lega. Ia punya firasat jika pria tampan di depannya ini akan membantunya mengatasi masalah, tentunya setelah urusan rumah sakit ini selesai. Ia tidak peduli jika Alexander akan menghancurkan bangunan besar ini, justru bersyukur kalau rumah sakit ini benar-benar dihancurkan. Ia tidak ingin ada lagi korban seperti dirinya. Terutama oleh kepala rumah sakit yang merupakan seorang pervert.

Dalam hati, Ivona sedikit bahagia karena akhirnya ia akan keluar dari tempat penyiksaan ini. Neraka yang telah membuat luka bukan hanya di sekujur tubuhnya, tapi juga luka yang akan membekas dalam jiwanya. Netranya menatap teduh Alexander, ia harus berterima kasih pada pria ini setelahnya.

Belum juga selesai Ivona memikirkan cara untuk berterima kasih, tubuhnya tiba-tiba diangkat oleh Alexander. Hal itu membuat Ivona sedikit tersentak, karena tak siap dengan apa yang Alexander lakukan.

Alexander menggendongnya, mengangkat tubuh rapuhnya dalam dekapan hangat pria itu. Tubuh Ivona yang basah akibat rintik hujan membuatnya merasa tidak nyaman berada dalam pelukan hangat Alexander. Bukan apa-apa, ia merasa tidak enak hati saat menyadari seragam rumah sakit yang ia kenakan kotor dan basah, karena sebelumnya ia terduduk di atas tanah basah di bawah rintik hujan.

Saat Alexander membawanya untuk berdiri, Ivona merasa sedikit takut akan terjatuh. Sebab itu, reflek tangannya melingkari leher Alexander. Pria rupawan itu tersenyum tipis menatap Ivona. Ia menyadari kegelisahan gadis dalam gendongannya. "Apa kau takut? tenanglah, lenganku cukup kuat untuk bisa menopang tubuhmu," bisik Alexander di telinga Ivona. Suaranya yang lembut justru terdengar mesra oleh gadis itu.

Entah mengapa, mendengar suara lembut Alexander justru membuat tatapan memuja Ivona sebelumnya berubah seketika menjadi waspada. Instingnya berkata jika pria rupawan ini sangat berbahaya.

"Apa yang ingin Anda lakukan?" tanya Ivona dengan hati-hati.

Alexander kembali memperlihatkan senyum tipis yang tak bisa Ivona artikan. "Bukankah tadi kau memanggilku Kakak, dan ingin pulang bersamaku." Bukan jawaban yang Alexander berikan, melainkan pertanyaan balik untuk Ivona.

"Rico, berikan payungnya!" titah Alexander pada asistennya tanpa melihat pria itu.

Dengan sigap, Rico membuka payung untuk Alexander dan memberikannya.

"Peganglah!" Alexander melirik Ivona sebagai perintah.

Tanpa bantahan, dan seperti terhipnotis oleh pria rupawan ini, Ivona menerima payung yang diberikan oleh Rico. Ia memayungi dirinya dan juga Alexander dari rintik hujan yang membasahi keduanya. Tak menunggu lagi, Alexander langsung pergi membawa Ivona dalam gendongannya.

Mata Ivona terus memperhatikan Alexander yang terlihat tenang membawa tubuhnya. Pria rupawan yang menimbulkan berjuta tanya dalam benak Ivona.

Petugas keamanan rumah sakit dan juga asisten Rico nampak heran dengan apa yang Alexander lakukan. "Tuan Alexander benar-benar merebut orangnya," gumam Rico dengan tatapan bingung.

Baru saja Alexander menggendongnya sampai ke gerbang, terdengar suara seorang laki-laki yang sedang marah tengah mencari adik perempuannya, dia mengatakan adiknya hilang, dan pasti akan membuat orang-orang ini mendekam di penjara.

"Katakan di mana adikku?" sentaknya pada petugas rumah sakit.

"Kalau sampai adikku tidak bisa ditemukan, aku bersumpah akan membuat kalian semua yang terlibat dalam kasus ini mendekam selamanya di dalam penjara!" ancamnya pada petugas rumah sakit yang terlihat mulai panik.

Pria itu adalah Thomas Iswara. Kakak ketiga dari keluarga Iswara. Pria dengan warna rambut silver grey itu adalah seorang pemain e-sport populer di Australia. Ia baru saja kembali ke tanah air setelah memenangkan perlombaan e-sport di China.

Ivona yang berada dalam gendongan Alexander ternyata memperhatikan pria yang tengah marah-marah itu. Ia menebak dari penampilannya, kalau pria itu adalah kakak ketiga Ivona, Thomas Iswara. Ivona mengingat sejenak identitas Thomas di dalam novel yang ia baca. Tidak salah lagi, pria berambut silver grey itu memanglah Thomas, kakak ketiga Ivona.

Alexander yang berjalan melintas di depan Thomas, membuat pria itu menyadari bahwa gadis dalam gendongan pria yang tak ia kenal adalah adiknya. Melihat Ivona menatapnya dengan tatapan dingin dan berada di dalam pelukan pria asing membuat darah pria itu mendidih seketika.

"Iv ...." Baru saja ia akan memanggil nama Ivona, saat tiba-tiba muncul dua orang di pintu gerbang.

Ivona mencibir, "Orang yang tak kuharapkan datang justru datang semua."

Thomas keheranan, dia menoleh dan melihat kakak pertamanya, Rio Iswara dan Vaya—adiknya— datang.

Tak ingin terlibat pertemuan dengan kakak-kakaknya dan juga gadis yang telah menggantikannya, Ivona berbisik di telinga Alexander. "Bawa aku pergi dari sini."

Thomas menatap murka pada Alexander. Bukankah seharusnya saat ini Ivona meminta bantuannya. Kenapa adiknya itu justru meminta bantuan pada pria asing, dan berbicara dengan lembut pada pria yang menggendongnya.

Thomas sedikit cemburu, dia saja tidak pernah menggendong wanita semesra ini, dia mengepal tinjunya erat secara tak sadar, matanya memerah, menunjukkan amarah dalam hatinya.

Ivona pikir, Thomas akan menyindirnya seperti yang ada di dalam novel saat ia melihat ekspresi Thomas. Oleh karena itu ia memalingkan wajah dan tidak menggubrisnya. Namun tidak, Thomas hanya berdiam menatapnya.

Thomas merasa dunia seakan runtuh, tepat di saat Vaya bertanya padanya, "Kak Thom, Ivona baik-baik saja, kan?"

Thomas belum sempat meladeni Vaya, saat melihat Alexander membawa Ivona pergi. Pria rupawan itu bersikap seolah tak ada siapa pun saat berjalan melewati Thomas. Ia terus saja berjalan keluar sembari membawa Ivona dalam gendongannya. Sehingga kedua orang yang berjalan masuk ke dalam tidak melihat dengan jelas siapa pria yang menggendong Ivona.

Thomas ingin mengejar, tapi dihentikan oleh Vaya. "Kak Thom, sudahlah, dia itu hanya ingin mencari perhatian kalian."

Thomas hanya bisa menahan geram melihat kepergian Ivona bersama pria asing yang tak ia kenal.

Terpopuler

Comments

Zaitun

Zaitun

kaka gak berguna

2022-01-05

1

Istiana Bela

Istiana Bela

ceritanya sama kyak sebelah dri plat nama serta alurnya bahkan dialognya sama...

2021-12-20

2

(~‾▿‾)~

(~‾▿‾)~

sejauh ini masih tidak mengecewakan.... semangat Thor nulisnya

2021-12-16

17

lihat semua
Episodes
1 1. Merasa Tidak Asing
2 2. Sosok di Tengah Hujan
3 3. Bawa Aku Pergi
4 4. Orang yang Tak diharapkan
5 5. Tuan Muda Kecil
6 6. Rumah Alexander Alberic
7 7. Pacar Pilihan Nyonya
8 8.Siapa Namamu
9 9. Balas Dendam 1
10 10. Balas Dendam 2
11 11. Orang Gila Itu Adikku
12 12. Dibujuk
13 13. Terima Kasih
14 14. Bertemu Nenek Aneh
15 15. Akting Ibu dan Anak
16 16. Akting yang Sempurna
17 17. Pindah Sekolah?
18 18. Mengadu
19 19. G-School
20 20. Membuat Orang Terpesona
21 INFO
22 21. Jadi Bahan Omongan
23 22. Kelly dan Teman-temannya
24 23. Tak Ada yang Mengaku
25 24. Gadis yang Berbeda
26 25. Trending Topic
27 Bab.26 Polos
28 Bab.27 Bagian dari Keluarga
29 Bab.28. Palsu
30 Bab.29 Bar Muse
31 Bab.30 Caroline Wilson
32 Bab.31 Membantu Caroline
33 Bab.32 Siapa Namamu?
34 Bab.33 Kesenangan yang Berakhir
35 Bab.34 Menemukanmu
36 Bab.35 Vila Alexander
37 Bab.36 Berita Besar
38 Bab.37 Perundungan 1
39 Bab.38 Perundungan 2
40 Bab.39 Perundungan 3
41 Bab.40 Penolakan
42 Bab.41 Hukum Dia
43 Bab.42 Mengadu lagi
44 Bab.43 Hukum Dia 2
45 Bab.44 Vidio Perundungan
46 Bab.45 Mengancam Posisi
47 Bab.46 Hopes and Dreams
48 Bab.47 Mengarang Cerita
49 Bab.48 Dasar Sampah
50 Bab. 49 Dicari Saat Dibutuhkan
51 Bab.50 Pembuat Ulah
52 Bab.51 Bertukar Kamar
53 Bab.52 Dua Orang yang Saling Mendukung
54 Bab.53 Nana
55 Bab.54 Kantung Mata
56 Bab.55 Wakil Pelajaran Fisika
57 Bab.56 Gadis Di Bawah Rata-rata
58 Bab.57 Kegelisahan Vaya
59 Bab.58 Anak Tidak Berbakti
60 Bab. 59 Darah Keluarga Iswara
61 Bab.60 Hadiah Untuk Kakek
62 Bab.61 Bingkai Kenangan
63 Bab.62 Tamu Tuan Iswara
64 Bab.63 Masih Berusaha Menjodohkan
65 Bab.64 Dokter Spencer
66 Bab.65 Perdebatan
67 Bab.66 Anak Pungut
68 Bab.67 Candu Aroma Tubuh
69 Bab.68 Perjanjian
70 Bab.69 Penerus Keluarga Iswara
71 Bab.70 Wanita Asing
72 Bab.71 Guru Les Privat
73 Bab.72 Mengerjai Guru Les
74 Bab.73 Aku Ingin yang Sepertimu
75 Bab.74 Menggoda
76 Bab.75 Gosip Anak Haram
77 Bab.76 Anak Haram yang Sombong
78 Bab.77 Kekacauan 1
79 Bab.78 Kekacauan 2
80 Bab.79 Kekacauan 3
81 Bab.80 Kekacauan 4
82 Bab.81 Jadi Rebutan
83 Bab.82 (Masih) Berebut Ivona
84 Bab.83 Menemukan Ivona
85 Bab.84 Bahan Pergunjingan
86 Bab.85 Bersikap Akrab
87 Baba.86 Oase
88 Bab.87 Gen Keluarga Iswara
89 Bab.88 Gagal Pamer
90 Bab.89 Kejadian Salah Paham
91 Bab.90 Hadiah
92 Bab.91 Kotak Musik Ballerina
93 Bab.92 Tak Dianggap
94 Bab.93 Pria Limited Edition
95 Bab.94 Aku Serahkan Ivona Padamu
96 Bab.95 Memaksa Pulang
97 Bab.96 Menghindar
98 Bab.97 Pusat Perbelanjaan
99 Bab.98 Firasat Buruk
100 Bab.99 Pusat Perhatian
101 Bab.100 Memukau
102 Bab.101 Pria Sampah
103 Bab.102 Takut Jatuh Cinta
104 Bab.103 Ivona si Gadis Gila
105 Bab.104 Serangan Balik
106 Bab.105 Sekamar
107 Bab.106 Diusir
108 Bab.107 Terpuruk
109 Bab.108 Rencana Jahat
110 Bab.109 Penculikan
111 Bab.110 Serangan
112 Bab.111 Akhir Dari Roy
113 Bab.112 Akhirnya Aku Kembali
114 Bab.113 Kasih Sayang Ibu Tak Akan Layu
115 Bab. 114 Cinta Yang Lain
116 Bab.115 Bawa Dia Kalau Kau punya Uang
117 Bab.116 Kompetisi Fisika 1
118 Bab.117 Kompetisi Fisika 2
119 Bab.118 Jeany
120 Bab.119 Hukuman Untuk Jeany dan Kelly
121 Bab.120 Nyonya Alberic
122 Bab.121 Kau Di Mana?
123 Bab.122 Kehilangan Kesempatan
124 Bab.123 Hari Kelulusan
125 Bab.124 Valia Leandre
126 Bab.125 Aku Rindu Aroma Candu
127 Bab.126 Philip Island
128 Bab. 127 Red Diamond
129 Bab.128 Vaya?
130 Bab.129 Salah Orang
131 Bab.130 Aku Akan Pergi
132 Bab.131 Godaan Valia
133 Bab.132 Curiga
134 Bab.133 Pria Botak
135 Bab.134 Temukan Ivona!
136 Bab.135 Mencoba Kabur
137 Bab.136 Mencoba Kabur 2
138 Bab. 137 Misi Penyalamatan
139 Bab. 138 Rela Terperangkap
140 Bab. 139 Cincin Pernikahan
141 Bab. 140 Filosofi Batu Ruby
142 Bab.141 Tamu Tak Diundag
143 Bab.142 Kedatangan Nyonya Alberic
144 Bab.143 Calon Istri
145 Bab. 144 Lamaran Resmi
146 Bab. 145 Water Teapot
147 Bab.146 Masa Lalu Vaya
148 Bab.147 The Wedding
149 Bab.148 Akhir Dalam Novel
150 Bab. 149 Kembali Ke Dunia Nyata
151 Bab.150 Owner Baru
152 Bab.151 Mimpi Aneh
153 Bab.152 Siapa Kau?
154 Bab.153 Calon Menantu
155 Bab.154 Menikahlah Denganku
156 Bab.155 Bisa Jadi Gila
157 Bab.156 Keluarga Gila
158 Bab.157 Menurutlah
159 Bab. 158 Kau Membuatku Gila
160 Bab.159 Pengakuan
161 Bab.160 Mencoba Menerima
162 Bab. 161 Belajar Menerima Takdir
163 Bab.162 Rasa Bersalah
164 Bab.163 Ivona, Sadarlah!
165 Bab.164 Lelucon
166 Bab.165 OTW Wedding
167 Bab.166 OTW Wedding
168 Bab.167 The Real Wedding (The End)
169 Ucapan Terima Kasih
Episodes

Updated 169 Episodes

1
1. Merasa Tidak Asing
2
2. Sosok di Tengah Hujan
3
3. Bawa Aku Pergi
4
4. Orang yang Tak diharapkan
5
5. Tuan Muda Kecil
6
6. Rumah Alexander Alberic
7
7. Pacar Pilihan Nyonya
8
8.Siapa Namamu
9
9. Balas Dendam 1
10
10. Balas Dendam 2
11
11. Orang Gila Itu Adikku
12
12. Dibujuk
13
13. Terima Kasih
14
14. Bertemu Nenek Aneh
15
15. Akting Ibu dan Anak
16
16. Akting yang Sempurna
17
17. Pindah Sekolah?
18
18. Mengadu
19
19. G-School
20
20. Membuat Orang Terpesona
21
INFO
22
21. Jadi Bahan Omongan
23
22. Kelly dan Teman-temannya
24
23. Tak Ada yang Mengaku
25
24. Gadis yang Berbeda
26
25. Trending Topic
27
Bab.26 Polos
28
Bab.27 Bagian dari Keluarga
29
Bab.28. Palsu
30
Bab.29 Bar Muse
31
Bab.30 Caroline Wilson
32
Bab.31 Membantu Caroline
33
Bab.32 Siapa Namamu?
34
Bab.33 Kesenangan yang Berakhir
35
Bab.34 Menemukanmu
36
Bab.35 Vila Alexander
37
Bab.36 Berita Besar
38
Bab.37 Perundungan 1
39
Bab.38 Perundungan 2
40
Bab.39 Perundungan 3
41
Bab.40 Penolakan
42
Bab.41 Hukum Dia
43
Bab.42 Mengadu lagi
44
Bab.43 Hukum Dia 2
45
Bab.44 Vidio Perundungan
46
Bab.45 Mengancam Posisi
47
Bab.46 Hopes and Dreams
48
Bab.47 Mengarang Cerita
49
Bab.48 Dasar Sampah
50
Bab. 49 Dicari Saat Dibutuhkan
51
Bab.50 Pembuat Ulah
52
Bab.51 Bertukar Kamar
53
Bab.52 Dua Orang yang Saling Mendukung
54
Bab.53 Nana
55
Bab.54 Kantung Mata
56
Bab.55 Wakil Pelajaran Fisika
57
Bab.56 Gadis Di Bawah Rata-rata
58
Bab.57 Kegelisahan Vaya
59
Bab.58 Anak Tidak Berbakti
60
Bab. 59 Darah Keluarga Iswara
61
Bab.60 Hadiah Untuk Kakek
62
Bab.61 Bingkai Kenangan
63
Bab.62 Tamu Tuan Iswara
64
Bab.63 Masih Berusaha Menjodohkan
65
Bab.64 Dokter Spencer
66
Bab.65 Perdebatan
67
Bab.66 Anak Pungut
68
Bab.67 Candu Aroma Tubuh
69
Bab.68 Perjanjian
70
Bab.69 Penerus Keluarga Iswara
71
Bab.70 Wanita Asing
72
Bab.71 Guru Les Privat
73
Bab.72 Mengerjai Guru Les
74
Bab.73 Aku Ingin yang Sepertimu
75
Bab.74 Menggoda
76
Bab.75 Gosip Anak Haram
77
Bab.76 Anak Haram yang Sombong
78
Bab.77 Kekacauan 1
79
Bab.78 Kekacauan 2
80
Bab.79 Kekacauan 3
81
Bab.80 Kekacauan 4
82
Bab.81 Jadi Rebutan
83
Bab.82 (Masih) Berebut Ivona
84
Bab.83 Menemukan Ivona
85
Bab.84 Bahan Pergunjingan
86
Bab.85 Bersikap Akrab
87
Baba.86 Oase
88
Bab.87 Gen Keluarga Iswara
89
Bab.88 Gagal Pamer
90
Bab.89 Kejadian Salah Paham
91
Bab.90 Hadiah
92
Bab.91 Kotak Musik Ballerina
93
Bab.92 Tak Dianggap
94
Bab.93 Pria Limited Edition
95
Bab.94 Aku Serahkan Ivona Padamu
96
Bab.95 Memaksa Pulang
97
Bab.96 Menghindar
98
Bab.97 Pusat Perbelanjaan
99
Bab.98 Firasat Buruk
100
Bab.99 Pusat Perhatian
101
Bab.100 Memukau
102
Bab.101 Pria Sampah
103
Bab.102 Takut Jatuh Cinta
104
Bab.103 Ivona si Gadis Gila
105
Bab.104 Serangan Balik
106
Bab.105 Sekamar
107
Bab.106 Diusir
108
Bab.107 Terpuruk
109
Bab.108 Rencana Jahat
110
Bab.109 Penculikan
111
Bab.110 Serangan
112
Bab.111 Akhir Dari Roy
113
Bab.112 Akhirnya Aku Kembali
114
Bab.113 Kasih Sayang Ibu Tak Akan Layu
115
Bab. 114 Cinta Yang Lain
116
Bab.115 Bawa Dia Kalau Kau punya Uang
117
Bab.116 Kompetisi Fisika 1
118
Bab.117 Kompetisi Fisika 2
119
Bab.118 Jeany
120
Bab.119 Hukuman Untuk Jeany dan Kelly
121
Bab.120 Nyonya Alberic
122
Bab.121 Kau Di Mana?
123
Bab.122 Kehilangan Kesempatan
124
Bab.123 Hari Kelulusan
125
Bab.124 Valia Leandre
126
Bab.125 Aku Rindu Aroma Candu
127
Bab.126 Philip Island
128
Bab. 127 Red Diamond
129
Bab.128 Vaya?
130
Bab.129 Salah Orang
131
Bab.130 Aku Akan Pergi
132
Bab.131 Godaan Valia
133
Bab.132 Curiga
134
Bab.133 Pria Botak
135
Bab.134 Temukan Ivona!
136
Bab.135 Mencoba Kabur
137
Bab.136 Mencoba Kabur 2
138
Bab. 137 Misi Penyalamatan
139
Bab. 138 Rela Terperangkap
140
Bab. 139 Cincin Pernikahan
141
Bab. 140 Filosofi Batu Ruby
142
Bab.141 Tamu Tak Diundag
143
Bab.142 Kedatangan Nyonya Alberic
144
Bab.143 Calon Istri
145
Bab. 144 Lamaran Resmi
146
Bab. 145 Water Teapot
147
Bab.146 Masa Lalu Vaya
148
Bab.147 The Wedding
149
Bab.148 Akhir Dalam Novel
150
Bab. 149 Kembali Ke Dunia Nyata
151
Bab.150 Owner Baru
152
Bab.151 Mimpi Aneh
153
Bab.152 Siapa Kau?
154
Bab.153 Calon Menantu
155
Bab.154 Menikahlah Denganku
156
Bab.155 Bisa Jadi Gila
157
Bab.156 Keluarga Gila
158
Bab.157 Menurutlah
159
Bab. 158 Kau Membuatku Gila
160
Bab.159 Pengakuan
161
Bab.160 Mencoba Menerima
162
Bab. 161 Belajar Menerima Takdir
163
Bab.162 Rasa Bersalah
164
Bab.163 Ivona, Sadarlah!
165
Bab.164 Lelucon
166
Bab.165 OTW Wedding
167
Bab.166 OTW Wedding
168
Bab.167 The Real Wedding (The End)
169
Ucapan Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!