MELIHAT PERSELINGKUHAN

Serra yang tidak menemukan kekasihnya di Club merasa lega, paling tidak apa yang dikatakan Vira tidak benar. Tetapi saat ingin keluar dari Club Serra bertemu dengan Aldo teman kuliahnya yang mengatakan jika Rangga sedang cek di hotel.

Hati Serra cukup bimbang, apa lagi ini. Kata itu menghampiri pikirannya, Serra pun lagi-lagi ingin membuktikan jika omongan Aldo juga tidak benar.

Dengan keraguan, akhirnya Serra memutuskan menghampiri hotel yang berada di depan Club. Bajunya basah akibat melewati hujan deras padahal jaraknya tidak terlalu jauh dengan Club hanya tinggal menyebrang saja.

Serra menarik napasnya panjang, mencoba tenang dan meyakinkan dirinya, jika temannya salah menilai rangga, setelah mengumpulkan semua keberanian dan akhirnya Serra memasuki hotel bintang 5 tersebut.

Serra kembali menelusuri hotel dengan pakaian yang lumayan basah, bahkan para tamu hotel yang berpapasan dengannya menatapnya aneh. Melihat Serra yang menggigil dengan penuh kecemasan.

Serra berdiri di depan kamar yang dia cari 808 jantungnya mulai berdebar, tangannya dengan ragu mulai memegang kenopi pintu.

Membuka atau tidak, pikiran itu terus melintas dipikirannya.

Serra melepaskan napasnya perlahan dengan kekuatan mental dan penuh keberanian, akhirnya Serra memutuskan membuka pintu yang memang tidak di kunci dan masuk pelan-pelan.

Betapa terkejutnya Serra melihat kekasih tanpa memakai sehelai benangpun sedang menyatukan tubuh dengan wanita yang juga tidak memakai pakaian.

Hatinya seakan tergores tidak percaya dengan apa yang dilihatnya kekasih yang akan menjadi suaminya bulan depan, melakukan hubungan di luar nikah dengan teman kuliahnya.

Kedua pasangan itu masih menikmati percintaan mereka dan Serra masih tetap di posisinya semula diam tanpa berkata apapun, seakan mulutnya tertutup kaku. Padahal dia ingin berteriak melihat pemandangan panas di depan matanya.

Setelah beberapa detik, Rangga akhirnya menyadari jika permainan mereka ada yang menonton dan yang benar saja, Rangga terperanjat kaget melihat Serra mematung.

" Sayang kenapa tidak di lanjutkan," ucap serak Sandara teman bermain Rangga.

" Serra," ucap Rangga, melihat Serra yang sudah dipenuhi Amara, bahkan wajah putih gadis itu sudah memerah menahan amarah yang ingin memaki Rangga.

" Serra," desis kesal Sandra yang tidak menyangka Serra mengetahui perbuatannya dan teman kuliahnya itu.

Dengan cepat Rangga bergeser dari tubuh Sandra dan memakai celana pendek yang berada di atas lantai dan dengan cepat menghampiri Serra.

Serra mengangkat tangannya menyuruh Rangga stop, jangan mendekat kearahnya. Rangga cukup terdiam ditempatnya melihat kemarahan Serra.

" Serra aku bisa menjelaskan," ucap Rangga yang akhirnya menghampiri Serra.

" Serra semua yang kamu lihat tidak seperti apa yang kamu pikirkan, percayalah padaku Serra," lanjut Rangga mencoba mengelak dari perbuatannya

Plakkk satu tamparan keras melayang di pipi rangga, Rangga memegang pipi kirinya yang panas akibat tamparan Serra.

" Kamu pikir aku buta hah! tidak bisa melihat apa yang kamu lakukan ha," teriak Serra.

" Serra tapi semua tidak seperti yang kamu pikirkan, aku tidak sadar Serra aku sedang mabuk Serra," ucap Rangga yang berusaha mengelak.

" Kamu pikir aku bodoh hah, tega ya kamu Rangga melakukan semua ini, kamu tidur dengan teman kuliahku, apa otak kamu tidak berfungsi ha, kita akan menikah tetapi kamu malah menghiyanatiku," teriak Serra tidak habis pikir dengan perbuatan Rangga.

" Serra."

Plakkk tamparan melayang kembali kepipi Rangga.

" Bajingan kamu Rangga," umpat Serra

" Ok, iya aku memang bajingan, aku memang sedang menikmati bercinta dengan sandra, terus apa yang akan kamu lakukan ha, apa sekarang kamu sudah mau melakukannya denganku ha. Serra aku ini laki-laki normal, wajar aku melakukannya dan bukan cuma Sandra. Asal kamu tau saja banyak wanita yang tidur denganku," ucap Rangga seakan membanggakan dirinya.

" Kamu memang benar-benar keterlaluan, kenapa kamu tega melakukan semua itu," teriak Serra.

" Jika kamu bisa memberikan dirimu mungkin aku akan bisa berpikir untuk tidak melakukannya," ucap sinis Rangga.

" Kurang ajar kamu Rangga," umpat Serra semakin geram.

" Kamu selalu menolak jika aku memintanya. Kita pacaran 2 tahun. Tapi aku tidak mendapatkan apapun. Kamu sangat kolot Serra," Arkan memberi jeda pada perkataannya.

" Atau jangan-jangan kamu wanita tidak normal," ucap sinis Rangga menatap tubuh Serra.

Plakkk

Tamparan ke-3 mendarat lagi ke pipi rangga.

" Serraaa," teriak kesal Rangga.

" Bajingan, jaga bicara kamu, aku bisa tidur dengan banyak pria selain dirimu," teriak Sera tidak terima dengan penghinaan Rangga.

Ditengah pertengkaran pasangan kekasih itu ternyata Arkan sudah menyadari ada yang aneh pada penyadap suara itu. Memutuskan untuk langsung menuju kamar target dan ya dia jelas menyaksikan pertengkaran kedua pasangan kekasih. Arkan mengutuk dirinya sendiri tadi habis mendengar suara jeritan percintaan sekarang harus diakhiri dengan pertengkaran.

" Siapa kamu," bentak Rangga yang sadar melihat Arkan yang memutarkan pistolnya dengan santai, yang bersandar di pintu. Serra membalikkan tubuhnya melihat ke arah pintu. Serra yang melihat pria yang memakai topi hitam tersebut berpikir sejenak.

" Bukannya dia yang menabrakku tadi," batin Serra.

Tidak sempat Arkan menjelaskan siapa dirinya. teman- temanya langsung datang memasuki hotel.

" Angkat tangan, tempat ini sudah dikepung," ucap Roy memajukan pistolnya yang diikuti teman-temannya.

" Siapa kalian," teriak Rangga

" Sial ada apa ini, kenapa sekarang ada polisi," desis Sandra mulai kesal.

" Kami dari kepolisian, anda kami tahan atas pemakaian narkoba, ini surat perintahnya," tambah Alex. Tanpa berpikir panjang Alex langsung memasangkan borgol.

" Polisi, kenapa Rangga berurusan dengan polisi," batin Serra bingung melihat kamar hotel yang dipenuhi polisi.

" Lepaskan saya, saya tidak bersalah," bentak Rangga tidak terima.

" Silahkan dibicarakan di kantor polisi," sahut Roy.

" Kalian tidak bisa membawa saya, saya akan hubungi pengacara saya," bentak Rangga, mencoba memberontak.

" Bicarakan di kantor polisi," ucap Alex dan langsung mendorong paksa Rangga keluar dari hotel hanya dengan celana pendek saja.

Serra bingung dan tidak menyangka jika Rangga seorang pemakai. Bukan hanya Rangga, polisi tersebut juga menunggu Sandara yang sedang berganti pakaian di dalam kamar mandi. Setelah Sandra keluar dari kamar mandi Sandra langsung di bawa polisi.

Serra menatap sinis Sandra yang bercinta dengan kekasihnya. Beberapa polisi masih memeriksa kamar hotel.

" Nona kamu juga harus iku kami," ucap Roy pada Serra yang masih bingung.

" Saya tidak ada urusan dengan semua ini, saya juga baru tiba di sini," ucap Serra mengatakan yang sebenarnya dia justru merasa terjebak berada di dalam posisi ini.

" Nanti bisa di jelaskan di kantor polisi, sekarang sebaiknya nona ikut kami," sahut Roy

" Kamu tidak bisa membawa saya, saya tidak tau apa-apa," Serra mencoba memberontak saat Roy memegang tangannya.

Arkan yang melihat kegaduhan tersebut mendekati Serra dan Roy, Arkan menggelengkan kepalanya pada Roy seakan memberikan kode kepada Roy. Bahwa biar dia saja mengurus wanita itu.

Roy yang mengertipun melepaskan tanganya dari Serra, dan kembali menjalankan tugasnya memeriksa kembali kamar hotel tersebut.

Arkan membawa Serra kekamar 807. Arkan duduk di atas ranjang dengan santai dan masih memutar-mutarkan pistolnya. Sementara Serra berdiri di depan Arkan.

" Kenapa kau membawa ku kemari?" tanya Serra gugup, yang melihat Arkan terlihat santai sementara dia sungguh lelah dengan kejadian ini tubuhnya juga lumayan menggigil karena kehujanan.

" Ikut lah kekantor polisi," ucap Arkan menatap Serra.

" Aku tidak bersalah, untuk apa aku iku," jawab ketus Sera.

Episodes
1 PERTEMUAN DALAM TARGET
2 MELIHAT PERSELINGKUHAN
3 Mengajak tidur
4 Tidur bersama
5 Hamil
6 Pembunuhan.
7 Bertemu kembali
8 MEMIKIRKAN
9 Ciuman air
10 Syarat Menikahi.
11 Mulai aneh
12 KESAL
13 Menemukan titik terang
14 Marah
15 Berusaha menolak.
16 Hari pernikahan.
17 Bingung
18 Hari pertama menjadi istri.
19 Menemukan titik terang.
20 Menipu
21 Pelecehan
22 Perasaan Aneh.
23 Malam bersama.
24 KEMARAHAN
25 Kantor polisi
26 Permintaan
27 DEMAM
28 Minta Maaf
29 Tiket
30 Rencana bulan madu.
31 Kegelisahan
32 Hati tidak menentu.
33 Pasal
34 Pesan misterius
35 Cerita jujur
36 Merasa gugup.
37 Tampil menarik.
38 Makan Bersama.
39 Masakan suami.
40 Memadu kasih
41 Menyesal kembali.
42 Kekesalan
43 Bayaran pernikahan
44 Amarah
45 Tamparan
46 Terluka
47 Rumah sakit
48 Pingsan.
49 Saran
50 Terbakar
51 Pengakuan.
52 EPISODE Memadu kasih
53 Berjanji
54 Vitamin
55 Obat pemberian Suroto.
56 Periksa
57 Berjanji
58 PENJELASAN
59 Mengerjai Yasmine
60 Ke Luar Negeri
61 Rahasia terbesar.
62 Menonton bersama
63 Hari pertama
64 Mengetahui kebenaran
65 Memberitahu kebenaran
66 Membujuk.
67 Berbaikan.
68 Mengakui kembali
69 Mencari solusi.
70 Pengobatan pertama
71 Menyimpan sesuatu.
72 Pertanyaan yang sulit untuk di jawab.
73 Menceritakan semuanya
74 Rencana operasi.
75 Suroto yang kejam.
76 Operasi Selesai
77 Kembali melihat dunia
78 Malam Melihat
79 Menggoda serra
80 Mencoba.
81 Kamera
82 Kembali pulang
83 Apertemen.
84 Masakan pertam
85 Mengerjai Arkan.
86 Ketangkap basah
87 Berat
88 Harus di katakan.
89 Saling mengerti
90 Keputusan.
91 Hamil
92 Penangkapan.
93 Tidak mempercayai
94 Bebas
95 Hukuman.
96 Mencoba bunuh diri
97 Pertikaian
98 Membawa pulang.
99 Merasa bersalah
100 Mama mertua.
101 Kasih sayang mertua.
102 Aktivitas baru
103 Kembali bersama
104 Kesal
105 Kebenaran
106 Menikmati kebersamaan
107 Kebersamaan
108 Kekesalan
109 Berhasil.
110 Rencana pulang.
111 Tiba di Jakarta
112 Kembali kerumah.
113 Vira
114 Akhirnya mengetahuinya.
115 Perasaan.
116 Menolak
117 Bertemu Suroto
118 Perasaan yang terucap.
119 Mengetahui
120 Bertemu Serra
121 Pria misterius.
122 Bersama.
123 Selesai.
124 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 124 Episodes

1
PERTEMUAN DALAM TARGET
2
MELIHAT PERSELINGKUHAN
3
Mengajak tidur
4
Tidur bersama
5
Hamil
6
Pembunuhan.
7
Bertemu kembali
8
MEMIKIRKAN
9
Ciuman air
10
Syarat Menikahi.
11
Mulai aneh
12
KESAL
13
Menemukan titik terang
14
Marah
15
Berusaha menolak.
16
Hari pernikahan.
17
Bingung
18
Hari pertama menjadi istri.
19
Menemukan titik terang.
20
Menipu
21
Pelecehan
22
Perasaan Aneh.
23
Malam bersama.
24
KEMARAHAN
25
Kantor polisi
26
Permintaan
27
DEMAM
28
Minta Maaf
29
Tiket
30
Rencana bulan madu.
31
Kegelisahan
32
Hati tidak menentu.
33
Pasal
34
Pesan misterius
35
Cerita jujur
36
Merasa gugup.
37
Tampil menarik.
38
Makan Bersama.
39
Masakan suami.
40
Memadu kasih
41
Menyesal kembali.
42
Kekesalan
43
Bayaran pernikahan
44
Amarah
45
Tamparan
46
Terluka
47
Rumah sakit
48
Pingsan.
49
Saran
50
Terbakar
51
Pengakuan.
52
EPISODE Memadu kasih
53
Berjanji
54
Vitamin
55
Obat pemberian Suroto.
56
Periksa
57
Berjanji
58
PENJELASAN
59
Mengerjai Yasmine
60
Ke Luar Negeri
61
Rahasia terbesar.
62
Menonton bersama
63
Hari pertama
64
Mengetahui kebenaran
65
Memberitahu kebenaran
66
Membujuk.
67
Berbaikan.
68
Mengakui kembali
69
Mencari solusi.
70
Pengobatan pertama
71
Menyimpan sesuatu.
72
Pertanyaan yang sulit untuk di jawab.
73
Menceritakan semuanya
74
Rencana operasi.
75
Suroto yang kejam.
76
Operasi Selesai
77
Kembali melihat dunia
78
Malam Melihat
79
Menggoda serra
80
Mencoba.
81
Kamera
82
Kembali pulang
83
Apertemen.
84
Masakan pertam
85
Mengerjai Arkan.
86
Ketangkap basah
87
Berat
88
Harus di katakan.
89
Saling mengerti
90
Keputusan.
91
Hamil
92
Penangkapan.
93
Tidak mempercayai
94
Bebas
95
Hukuman.
96
Mencoba bunuh diri
97
Pertikaian
98
Membawa pulang.
99
Merasa bersalah
100
Mama mertua.
101
Kasih sayang mertua.
102
Aktivitas baru
103
Kembali bersama
104
Kesal
105
Kebenaran
106
Menikmati kebersamaan
107
Kebersamaan
108
Kekesalan
109
Berhasil.
110
Rencana pulang.
111
Tiba di Jakarta
112
Kembali kerumah.
113
Vira
114
Akhirnya mengetahuinya.
115
Perasaan.
116
Menolak
117
Bertemu Suroto
118
Perasaan yang terucap.
119
Mengetahui
120
Bertemu Serra
121
Pria misterius.
122
Bersama.
123
Selesai.
124
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!