Malam ini juga Anthony dan Juju memutuskan untuk memburu zombi yang bermutasi itu.
Tentu saja dengan izin dari Gayo, meski mereka harus membawa pasukan inti yang dimiliki oleh Gen Ukas.
Pasukan yang berisi oleh robot-robot cangih yang dikendalikan oleh manusia-manusia di dalamnya.
Pasukan ini dibuat untuk mengatasi masalah-masalah genting untuk SYPUS.
"Menurutku kita tak butuh mereka!" kata Anthony.
"Butuh tak butuh, ini prosedur!" kata Juju.
"Aku tau, dan aku harus menurut. Meski aku tak mau!" Anthony mulai mengerutu.
"Kenapa kau seperti anak kecil yang suka mengerutu?" kata Juju dengan bahasa yang lebih santai.
Ternyata membangun hubungan dengan pria lebih mudah bagi Juju dari pada membangun hubungan dengan wanita.
Meski Anthony bukanlah pria yang bisa diajak berunding dengan tenang dan damai. Tapi setidaknya Anthony tak berusaha mendekati Juju dan melepas kemeja Juju.
Sentuhan fisik yang dilakukan oleh Jupiter padanya masih amat menggangu Juju, entah kenapa.
"Jangan mengejekku!" kata Anthony dia merajuk dan keluar dari dalam kamar Juju.
Kedua sahabat dadakan itu baru saja berdiskusi tentang Zombi yang lebih mirip moster itu.
Mereka berencana untuk memusnahkan mahluk itu, karena prediksi Juju mahluk itu masih banyak yang belum bangun.
Jika memang benar mahluk itu adalah hasil mutasi mayat zombi yang terserang Virus Danger versi pertama. Maka mahluk itu pasti ada ribuan, dan pasti akan muncul di seluruh Malio.
.
.
.
.
Sepeninggalan Juju dan Anthony. Jupiter, Luca serta Dhan kembali kerumah Gayo. Mereka berempat harus mendiskusikan banyak hal terkait lingkar Olio.
Deru mesin mobil terbang itu hampir tak bisa didengar dari dalam kabin mobil itu. Saat ini yang berada di dalam mobil terbang yang melaju kencang ke arah Rumah Pribadi Tuan Gayo itu hanya berisi tiga manusia.
Tuan Gayo masih harus memeriksa beberapa dokumen untuk SYPUS, dan Pemimpin SYPUS itu menyuruh ketiga Pengawal Juju untuk pulang terlebih dahulu.
"Apa kau kecewa tentang Juju?" tanya Luca pada Jupiter adiknya.
"Memangnya aku bisa apa? Kecewa atau tidak, aku harus mendampinginya sampai bisa melahirkan!" perkataan Jupiter memang terdengar seperti sebuah keputusasaan.
"Kau tau kau punya pilihan lain?!" Luca mencoba mengubah pendirian adiknya.
"Aku sudah gagal dua kali, dan aku tak mau gagal lagi!" Jupiter ternyata cukup bertekat.
"Apa kau tau, jika kau membunuh Juju. Maka Gen Akis mungkin akan dimusnahkan?!" ujar Dhan.
"Jangan bicara sembarangan, Dhan!" kata Luca dengan nada sedikit ketus.
Gennya sedang disinggung dengan masalah yang tak berdasar, tentu saja Pengawal Pertama itu tak akan suka.
"Aku merasa tujuan Tuan Gayo mengirim Calon Pemimpin ke Keluarga Anthony adalah untuk mencari dukungan!
"Kau tau dengan pasti Gen Uras berjumlah sangat banyak, bahkan lebih banyak dari pada jumlah kedua Gen kita.
"Tapi lebih dari separuhnya adalah pendukung Keluarga Anthony yang perhatian pada daerah Malio!" jelas Dhan.
"Bukankah itu bagus, jika Juju dapat mengambil hati Keluarga Anthony. Maka SYPUS tak akan bisa bangkrut!" kata Luca.
"Karena itu, Juju harus dekat dengan salaha satu orang di sana. Wanita atau pria terserah dia terarik pada yang mana?!" Dhan mencoba menafsirkan apa yang bisa Juju lakukan di Keluarga Anthony.
"Jangan membuat gosip tentang Calon Pemimpim!
"Meski dia tak menyukaiku, aku tau dia mempunyai selera yang normal. Dia hanya belum terbiasa disentuh oleh wanita, itu saja!" jelas Jupiter.
Gadis seksi yang amat sangat cantik itu sedang membela Juju, dan hal itu membuat Luca tercengang.
"Apa kau sudah jatuh cinta pada Calon Pemimpin?
"Perasaan seperti itu bisa memicu AntiVirus di dalam dirimu, mungkin kau tak akan membunuhnya kali ini!
"Karena tubuhmu mengenalinya bukan sebagai ancaman, tapi sebagai teman!" kata Luca.
Begitulah Gen Akis, mereka sangat unik dan tak bisa diprediksi. Tubuh mereka adalah senjata bagi mereka, dan itulah yang membuat Gen ini tetap bertahan meski Gen Uras mulai menjadi dominan di Olio.
"Kalau dilihat dari data uji Juju pada sistem Kepemimpinan SYPUS. Dia memiliki semua Gen dengan eksistensi yang bagus.
"Meski Gen Akis dalam dirinya tak seagresif Gen Urasnya, tapi dia bisa bertahan dengan Virus baru yang dibuat pribadi oleh Tuan Gayo!" ungkap Dhan.
"Virus baru?" Luca tampak bingung, dan tak mengerti.
"Juju adalah orang pertama yang diuji dengan Virus aneh itu, setahuku harusnya Juju sudah membaik sebulan yang lalu.
"Tapi dia baru bangun hari ini, Virus itu amat kuat hingga membutuhkan waktu satu bulan untuk bermutasi di tubuh Juju.
"Kau tau Danger30, itu hanya bertahan selama tiga hari di tubuh Juju, daya tahan tubuh Calon Pemimpin benar-benar sangat luar biasa!" kata Dhan.
"Bagaimana jika Virus itu sampai bocor keluar dan membuat gempar?
"Kenapa Gen uras selalu membuat Virus-Virus baru yang aneh!" desah Jupiter dengan nada kesal.
Gadis seksi itu tengah marah, tapi dia malah menyalahkan Gen Uras padahal dia khawatir dengan suaminya.
"Entahlah, semoga saja tak akan terjadi apa-apa.
"Suasana di Malio ujung selatan sangat kacau.
"Anthony bilang, dia bahkan tak bisa istirahat karena Zombi terus muncul di pemakaman Virus Danger25!" ujar Dhan.
"Virus Danger25, Virus yang memusnahkan separuh manusia di Malio?" tanya Jupiter, dia tercengang.
Wanita itu berpikir, dia tak akan mendengar Virus jenis itu lagi, dia masih ingat sewaktu dia terjangkit Virus itu. Dia hampir tak bisa bangun selama tiga bulan, padahal dia pemilik Gen Akis. Bagaimana jika orang biasa yang terjangkit Virus Danger pertama itu.
"Iya, kau tau lingkaran Akis dekat dengan pemakaman Virus Danger25?
"Meski pun mereka bangkit, para Zombi tak akan bisa melewati lapisan dinding di lingkaran Olio Akis.
"Karena lingkaran di sana dibuat khusus," jelas Dhan.
"Vaksin Virus Danger25 adalah AntiVirus pertama yang diproduksi oleh Gen Akis.
"Apa belum ada kabar tentang korban Virus sebelumnya, VirusEnza19.
"Apa tak ada yang Zombi yang bangkit di Pemakaman VirusEnza19?" yanya Luca dia begitu penasaran dengan hal itu.
"VirusEnza19, Meski memakan korban yang cukup banyak. Tapi korban Virus itu tidak sampai mengunakan jasa pemakaman masal.
"Virus itu menjangkit Bumi saat SYPUS masih ditahap awal pengembangan.
"SYPUS tak akan punya data yang akurat tentang korban-korban VirusEnza19," ungkap Dhan.
Luca merasa ada sesuatu yang aneh, VirusEnza19 yang dalam sejarah juga memakan banyak korban. Tapi kenapa baru sekarang Zombi muncul dan serasa sangat mengancam.
Zombi-Zombi itu terus bangkit dari kuburnya, seolah ingin membalas dendam pada manusi yang masih hidup. Mereka seolah tak bisa mati dengan tenang dan bersemayam damai di dalam tanah.
___________BERSAMBUNG_____________
JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN LIKE ❤❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Gue masih gak habis pikir, lu dapet inspirasi dari mana sih sebenernya.... novel lu yang ini berhasil bikin gue cuma bisa berdecak kagum, sampe bingung mo komen ape
2021-12-19
2
Mochamadribut
lanjut...
2021-11-18
0
Ꮇα꒒ҽϝ𝚒ƈêɳт
Soal virus urusan Gayo!
Gua editor🤣, mau lurusin ....
CANGGIH - Bukan CANGIH, Sri..
Elah... penyakit lu mesi aja kumat.😌
Sama atu lagi. ☝️ Nama DAN, gua rasa bagusnya diselipun uruf H, Jadi DHAN.
Kalu cuma DAN doangan, pembaca bisa keder, antara sebuah nama sama kata penghubung.😂 Soalnya gua juga keder..
Wkwkwkwk.🤣🤣🤣🤣
2021-10-15
2