Ambisi Di Antara para pengawal

Kamar yang amat mewah di jajaki oleh langkah kaki jenjang Jupiter. Gadis cantik itu melangkah pelan menuju salah satu sudut di kamar itu.

Jupiter memencet sebuah tombol di dinding dan sepasang tirai tersibak. Pemandangan kota Olio Akis terpampang di depannya.

Wajah datarnya tampak melamun dan tatapannya kosong. Dia sedang meningat masa-masa indah di dalam hidupnya. Masa-masa sebelum petinggi Gen Akis memilihnya untuk dikirim ke SYPUS.

Masa indah yang hanya tinggal kenangan itu kini tak bisa diraih lagi oleh Jupiter. Karena dia sudah diikat oleh SYPUS dan pesona Juju yang aneh.

"Aku tak akan melepasmu, Juju!" kata Jupiter dengan pandangan tajam mengarah ke arah kota di balik dinding kaca kamarnya.

.

.

.

.

LINGKAR PUSAT OLIO

SYPUS

"Kelihatannya anda sudah tak perlu khawatir pada Calon Pemimpin, Tuan Gayo!" kata Luca.

Pengawal pertama Juju itu, baru saja mendapat kabar keberhasilan misi penumpasan Zombi Bermutasi di ujung selatan.

Misi yang dipimpin langsung oleh Juju dan Anthony.

"Kau benar Luca, lebih dari yang kuharapkan.

"Juju bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan keadaan sekarang yang penuh konflik!" ujar Gayo.

Pemimpin SYPUS itu tampak tersenyum tulus saat memuji Juju. Bisa dibilang, eksperimennya berhasil.

Gayo berpendapat, darah Alien MARS yang ada di mansionnya sangat bisa diandalkan. Pemimpin SYPUS itu baru saja memikirkan ide tentang bayi-bayi buatannya.

Dia berencana membuat mahluk yang dia rancang sendiri. Dengan Gen Horo Juju dan juga darah Alien MARS.

"Juju cepat belajar dan cepat membuat keputusan, dia cerdas dan kuat!" Luca mengatakan apa yang dia pikirkan tentang Juju.

Luca juga tak berharap Calon Pemimpin yang akan dia layani itu cerdas. Dia adalah pemegang kendali kedua di SYPUS, dan dia berharap Pemimpin yang akan dia layani nanti adalah orang bodoh.

Tak sesuai harapannya, Juju malah lebih dari cerdas dan juga sangat kuat. Tapi Luca tak mau menjadi boneka di perusahaan ini. Itu adalah tekatnya dari awal dia masuk ke SYPUS.

"Apa adikmu sampai dengan selamat?" tanya Gayo pada Luca.

"Dia sudah sampai dikediaman kami Tuan, dan Jupiter baik-baik saja!" jawab Luca.

Mereka berduaan di dalam kantor pusat Pemimpin SIPUS, tapi mereka sama-sama memyembunyikan ambisi dan isi hati mereka.

Kekuasaan sepertinya telah membuat mereka buta akan hakikat utama manusia. Manusia yang penuh kasih dan cinta, manusia yang seperti itu sudah hampir punah di jaman ini.

Karena sifat keserakahan dan kejahatan, adalah salah satu faktor pemerkuat daya tahan tubuh manusia. Dan hanya daya tahan tubuh yang bisa menolong manusia di jaman ini.

.

.

.

.

PANGKALAN MILITER MALIO UJUNG SELATAN

Juju dan Anthony sudah tiba di pangkalan itu, mereka segera masuk kedalam bangunan gedung utama. Sambil melihat layar datar yang ia bawa, Juju ternyata memeriksa letak-letak makam-makam masal Virus Danger25.

Dia tak mau hanya duduk diam dan menunggu serangan dari Zombi-Zombi besar itu.

"Apa kau tak pusing berjalan sambil membaca?" tanya Anthony pada Juju.

"Nggak!" Jawab Juju.

"An, pemakaman masal Virus Danger25 yang pertama ada tempat tadi.

"Yang kedua ada di dekat lingkar Olio Akis, apa kita harus bersiap ke sana?" tanya Juju.

"Kau kahawatir pada istrimu yaaa," ledek Anthony.

"Ini masalah pekerjaan, An!" Juju sedikit kesal dengan reaksi Anthony.

"Terserah kamu, aku males mikir. Otakku ini isinya dikit jadi kalau buat mikir terlalu sering. Bisa meledak!" ujar Anthony.

Mereka naik ke dalam lift untuk naik, mereka harus mendapatkan sarana yang nyaman untuk sekedar istirahat dan bersantap.

"Jadi kau tak pernah mikir?" tanya Juju.

"Kadang-kadang kalau terdesak!" ujar Anthony masih santai.

"Lalu siapa yang biasanya memberimu arahan?" tanya Juju.

"Aku mendapat perintah langsung dari Tuan Gayo, dan yang biasa mengatur setrategi adalah Tim Monitoring!" ujar Anthony.

"Begitu yaaa," Juju akhirnya faham.

Di Olio ternyata sama saja dengan di Malio. Banyak manusia yang terlahir dengan kekurangan masing-masing.

Ada yang kuat tapi tidak pintar, ada pula yang pintar dan tidak kuat, serta ada yang pintar dan kuat. Meski sangat jarang.

Lift nerhenti di sebuah lantai, dimana para prajurit SYPUS biasa bersantai.

Juju jadi mengingat kemp tempat tinggalnya dulu sewaktu masih menjadi penjaga makam. Sederhana tapi dia suka di sana, karena dia bisa dengan bebas bercengkrama dengan pekerja lain.

"Selamat datang Tuan Anthony!" beberapa prajurit yang sedang bersantai di ruangan besar yang lapang.

Anthony hanya berjalan santai dan segera masuk ke ruangan lain itu.

"Ini ruang relaksasi, atau ruang penyiksaan!" kata Anthony.

"Relaksasi dan pemyiksaan itu antonim, kenapa jadi sinonim. Siapa yang mengubahnya?" tanya Juju.

"Kau akan yau sendiri, jika masuk!" kata Juju.

Mereka pun masuk berdua ke dalam ruangan yang aneh. Ruangan itu kedap udara dan hanya di sinari cahaya biru yang aesthetic.

"Apa gunanya ruangan ini?" tanya Juju.

"Membunuh Virus Zombi!" kata Anthony.

Ruangan seluas 5×5 meter persegi itu akhirnya menjadi terang. Juju yang tak biasa hampir terjungkal karena kaget. Sebab saat lampu menyala maka akan ada suara yang bicara.

STEP PERTAMA SELESAI, SILAHKAN LANJUT KE STEP KEDUA.

"Ada yang kedua?" tanya Juju heran.

"Ada kedua, ketiga, keempat dan kelima juga!" ujar Anthony.

"Kau benar ini penyiksaan!" gumam Juju.

"Kubilang juga apa?" Anthony kembali mengerutu.

Berdiri diam menunggu lampu menyala, itu membosankan. Dan harus kalian ulangi sebanyak lima kali, bayangkan.

Setelah selesai melewati lima ruangan gelap yang lampunya menyala secara otomatis itu. Mereka tiba di sebuah ruangan ganti.

"Kita akan ganti di sini?" tanya Juju.

"Ini bukan lingkar Olio, jangan harap kau mendapat ruang sepesial di sini!" ujar Anthony.

Anthony berjalan kesebuah pintu dan dia masuk kesana, mau tak mau Juju ikut dengannya.

Ruangan itu adalah kamar mandi yang besar, yaaa semua prajurit mandi di tempat ini. Tapi kali ini hanya ada Anthony dan Juju saja.

Anthony tanpa ragu membuka semua pakaiannya, begitu juga dengan Juju.

Anthony sudah tiba di bawah sower duluan, dia tak malu-malu lagi. Meski dia telanjang bulat di depan Juju.

Hal ini sebenarnya biasa dikalangan kemiliteran, mandi bersama diruang mandi bukanlah hal yang tabu.

"Wahhhhhhhh!" pekik Anthony.

Matanya seketika berbinar saat menatap seuatu yang dimiliki Juju.

"Apa?" Juju masih tak faham, dia masih sibuk mengosok tubuhnya yang kekar itu dengan sabun.

Mandi masih pake sabun ternyata di jaman ini, yaaa masa udah nggak ada sabun. Trus nasib para cowok-cowok jomblo-jomblo yang nggak kebagian bini itu bagaimana. Kagak bisa menyalurkan hasrat icikiwirnya donk.

Lanjutttt

"Itu kalau e.reksi sebesar apa?" tanya Anthony.

"Aku tak pernah mengukurnya!" jawab Juju.

"Apa menurutmu Jupiter pernah melihat senjatamu?" tanya Anthony.

"Tidak mungkin!" kata Juju.

"Dia menjagamu dari saat kau lolos tahap awal pemilihan.

"Dan kau dalam ke adaan koma, siapa yang tau dia mainin senjatamu!" pikiran Anthony mulai kotor.

"Jangan bikin gosip, meski Jupiter wanita yang agresif di tak akan senekat itu!" bela Juju.

Tapi manik mata Juju sekilas melihat ke arah senjata Anthony, dan pria bermata merah itu juga sadar. Juju berhasil menangkap bentuk senjatanya.

Juju tampak tertawa terkekeh.

"Jangan menghina senjata pria lain!" ujar Anthony.

"Senjata api juga ada dua jenis--kan!" kata Juju.

"Laras panjang!" Juju menunjuk miliknya.

"Dan laras pendek!" tentu saja jari telunjuk Juju menunjuk ke arah pusaka keramat Anthony.

___________BERSAMBUNG_____________

JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN LIKE ❤❤❤

Terpopuler

Comments

Nurul

Nurul

🤣🤣🤣🤣
emang bener sih senjata ada Laras panjang dan Laras pendek, tapi lu liat kearah mana😅

2022-04-30

0

Nurul

Nurul

"hasrat icikiwir"

2022-04-30

0

Novi Alena Sari

Novi Alena Sari

semangat terus....

2022-04-23

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 2075 BUMI
3 Penjaga Makam
4 Pemilik SYPUS
5 Pohon Sakura
6 Pengawal
7 Empat jenis Gen Hebat
8 Pemimpin Gen Horo
9 Pabrik Bayi
10 Zombi Bermutasi
11 VirusEnza19
12 Mata Sialan
13 Pertempuran Pertama
14 Ambisi Di Antara para pengawal
15 Kesedihan yang terpendam
16 Benua Aust
17 Rasa dan Bencana
18 Sinyal permintaan bantuan
19 Mutasi Manusia Pertama
20 Strategi Baru
21 kecurigaan
22 Pertahanan
23 Sentuhan Intim
24 Perubahan Jupiter
25 Bayi dari dua pria
26 Sifat lain Jupiter
27 Ibu-Ibu Hamil
28 Pasangan Sesungguhnya
29 Takut Kehilangan
30 Dukungan
31 Darah Juju
32 Mimpi Basah
33 Serangan baru
34 Rahasia Tuan Gayo
35 Rahasia Gen Akis
36 Zombi Gen Akis
37 Menikmati Kenikmatan
38 Berkembang Biak
39 Zombi Wenda
40 Robot Mesum
41 Obrolan Ayah dan Anak
42 Anak Kita
43 Kebimbangan Juju
44 Darah Hijau
45 Kantor Jupiter
46 Istri kedua dan ketiga
47 Prahara Istri Ke Dua dan Ke Tiga
48 Nasib Nyonya Wenda
49 Jatuh Cinta
50 Ranegades
51 Physeter macrocephalus
52 Kamar Tidur Transparan
53 Serangan Ikan Lentera
54 Rencana lama
55 Mengubah Dunia
56 Membunuh atau memakan
57 Kabur
58 Pusat Keramaian
59 Istri dan Suami
60 Membobol Rumah Sendiri
61 Demi Tanggung Jawab
62 Menguras Danau
63 Pangkalan Militer Gen Akis
64 Kebencian Luca
65 Pengawal Ke-4
66 Putus Asa
67 Tikus Percobaan
68 TKP kejahatan
69 Luca Mencurigakan
70 Mau Makan Apa
71 Bukan Manusia
72 Suami dan Ayah
73 Raves
74 Padang Rumput
75 Mahluk Mars
76 Pesan Mahluk Mars
77 Julukan Tyfan
78 Pertemuan Bulanan
79 keteguhan
80 Berubah Sifat
81 Perubahan Manusia
82 Kebencian
83 Manusia
84 Evakuasi
85 Lelaki berwajah datar
86 Tubuh Baru
87 DNA orang mati
88 Awal Mula
89 Kamar Raves
90 Racun Untuk makhluk Mars
91 Rekayasa DNA
92 Saudara
93 Lisa
94 Tingkatan Tipe Gen
95 Liar dan Jinak
96 Introgasi
97 Manipulasi
98 Tyfan dan Edward
99 Pemimpin Malio
100 Kota Dawas
101 Dibinasakan
102 Gina
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Prolog
2
2075 BUMI
3
Penjaga Makam
4
Pemilik SYPUS
5
Pohon Sakura
6
Pengawal
7
Empat jenis Gen Hebat
8
Pemimpin Gen Horo
9
Pabrik Bayi
10
Zombi Bermutasi
11
VirusEnza19
12
Mata Sialan
13
Pertempuran Pertama
14
Ambisi Di Antara para pengawal
15
Kesedihan yang terpendam
16
Benua Aust
17
Rasa dan Bencana
18
Sinyal permintaan bantuan
19
Mutasi Manusia Pertama
20
Strategi Baru
21
kecurigaan
22
Pertahanan
23
Sentuhan Intim
24
Perubahan Jupiter
25
Bayi dari dua pria
26
Sifat lain Jupiter
27
Ibu-Ibu Hamil
28
Pasangan Sesungguhnya
29
Takut Kehilangan
30
Dukungan
31
Darah Juju
32
Mimpi Basah
33
Serangan baru
34
Rahasia Tuan Gayo
35
Rahasia Gen Akis
36
Zombi Gen Akis
37
Menikmati Kenikmatan
38
Berkembang Biak
39
Zombi Wenda
40
Robot Mesum
41
Obrolan Ayah dan Anak
42
Anak Kita
43
Kebimbangan Juju
44
Darah Hijau
45
Kantor Jupiter
46
Istri kedua dan ketiga
47
Prahara Istri Ke Dua dan Ke Tiga
48
Nasib Nyonya Wenda
49
Jatuh Cinta
50
Ranegades
51
Physeter macrocephalus
52
Kamar Tidur Transparan
53
Serangan Ikan Lentera
54
Rencana lama
55
Mengubah Dunia
56
Membunuh atau memakan
57
Kabur
58
Pusat Keramaian
59
Istri dan Suami
60
Membobol Rumah Sendiri
61
Demi Tanggung Jawab
62
Menguras Danau
63
Pangkalan Militer Gen Akis
64
Kebencian Luca
65
Pengawal Ke-4
66
Putus Asa
67
Tikus Percobaan
68
TKP kejahatan
69
Luca Mencurigakan
70
Mau Makan Apa
71
Bukan Manusia
72
Suami dan Ayah
73
Raves
74
Padang Rumput
75
Mahluk Mars
76
Pesan Mahluk Mars
77
Julukan Tyfan
78
Pertemuan Bulanan
79
keteguhan
80
Berubah Sifat
81
Perubahan Manusia
82
Kebencian
83
Manusia
84
Evakuasi
85
Lelaki berwajah datar
86
Tubuh Baru
87
DNA orang mati
88
Awal Mula
89
Kamar Raves
90
Racun Untuk makhluk Mars
91
Rekayasa DNA
92
Saudara
93
Lisa
94
Tingkatan Tipe Gen
95
Liar dan Jinak
96
Introgasi
97
Manipulasi
98
Tyfan dan Edward
99
Pemimpin Malio
100
Kota Dawas
101
Dibinasakan
102
Gina

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!