Empat jenis Gen Hebat

Hari ini langit tampak abu-abu, kalau dulu itu adalah pertanda akan terjadi hujan. Kalau hari ini itu adalah sebuah pertanda akan terjadi petaka.

"Aku tak akan istirahat!" kata Anthony, dia menghela nafasnya yang berat.

Karena warna langit abu-abu itu adalah pertanda hujan, hujan yang akan membangunkan beberapa Zombi di dalam tanah.

"Salah sendiri kenapa kau kebal pada Zombi, harusnya kau punya Gen Horo dan jadi pemimpin!" kata Dhan, nadanya yang sangat mengejek itu membuat Anthony memicingkan bola mata merahnya.

"Kau terlihat seperti Vampire jika mendelik seperti itu!" ujar Dhan.

"Vampire itu apa? Virus baru?" tanya Anthony.

"Mungkin bisa dibilang Virus paling tua, dan paling menakutkan!

"Jika kau terkena Virus Vampire, kau akan haus darah dan berumur sangat panjang!" jelas Dhan.

Pria gondrong penuh kharisma itu beralih memandang ke arah langit.

"Itu terdengar menakutkan!" ujar Anthony.

"Apa kau kenal dengan calon pemimpin?" tanya Dhan pada Anthony.

"Bagaimana aku bisa kenal, dia dari Malio bagian ujung selatan.

"Tempat awal para Zombi. Dia manusia pertama yang kebal tanpa gejala.

"Pantas pemimpin memilih dia!" ujar Anthony.

"Aku hanya khawatir, apa Jupiter bisa menyesuaikan diri dengan suami barunya!" kata Dhan. Wajah berkarismanya tersirat rasa khawatir meski sedikit.

"Siapa yang peduli, dia akan mempunyai berapa suami.

"Dia harus melayani semua!" pembicaraan mereka di sahut oleh Luca yang baru muncul dari dalam bangunan.

Lapangan hijau yang asri menjadi tempat Dhan bersama Anthony, menghabiskan rasa penat mereka sembari menunggu Juju dan Jupiter bersiap.

"Semoga saja, Juju bisa bertahan sampai akhir!" ujar Luca.

"Kau terdengar amat kejam, padahal Jupiter adalah adik kandungmu sendiri!" kata Dhan.

"Dia bukan adikku lagi, dia pendamping calon pemimpin!" Luca masih saja sekaku biasanya.

"Jika aku jadi Jupiter aku sudah membunuhmu!" kata Anthony.

"Aku juga, tak akan kubiarkan kau bernafas lega di lingkaran Olio mana pun!" tambah Dan.

"Ini adalah keputusannya, cobalah menghormati Jupiter sekali saja. Pemimpin juga tak akan memaksa Jupiter jika adikku tak setuju," jelas Luca.

"Kau benar, ini ke tiga--kan. Semoga Calon Pemimpin bisa bertahan sampai akhir!" kata Dhan.

"Apa istimewanya anak dengan Gen Horo?

"Apa anak yang dilahirkan dari Gen Horo dan Akis akan bisa hidup lama, setauku tidak. Gen Akis keluargamu sangat langka dan tak bisa dicampur dengan Gen lain.

"Karena itu, keluargamu diberi lingkaran khusus oleh Pemimpin!" kata Dhan.

"Kita lihat saja, Gen Horo lebih langka dari pada Gen Akis. Kuharap mereka bisa bersatu dan menjadi manusia yang lebih kuat!" kata Luca.

Ada beberapa jenis Gen yang dibedakan oleh pemerintah untuk mengatur pernikahan. Mungkin di jaman dulu seperti Zodiak atau golonan darah. Tapi saat ini Gen adalah identitas, Gen yang kau miliki akan menentukan kedudukanmu.

Gen terbaik adalah Horo, pemilik Gen ini hanya Juju. Dan pemilik Gen langka ini adalah orang yang kebal dengan segala jenis Virus dan anti Virus. Di tak dapat dilukai dengan manipulasi Virus apa pun.

Kedudukan tertinggi ke dua adalah Gen Uras. Pemiliknya adalah Gayo dan keluarganya serta Anthony, Gen Uras adalah Gen dengan imunitas diri  yang kuat. Mereka tak kebal pada banyak Virus. Tapi mereka punya pertahanan yang kuat. Mereka sering sakit tapi cepat sembuh.

Ke tiga adalah Gen Akis, Gen yang selama ini di anggap paling tinggi. Gen yang di anggap paling kebal. Tapi Gen Akis tak kebal pada serangan Zombi.

Ke empat adalah Gen Sia, Gen ini dimiliki oleh Dhan. Gen dengan kejeniusan. Kekebalan diri mereka tak begitu bagus, tapi pasti lebih bagus dari pada orang tanpa Gen.

Memang tak banyak manusia yang dianugrahi Gen-gen hebat itu.

.

.

.

.

Belum juga rasa kaget Juju tentang Istri, surut. Manik mata Juju kembali terbelalak dengan isi bangunan yang di bilang Jupiter sebagai rumahnya.

Bangunan itu di desain bak Istana Prancis yang amat mewah dengan nuansa emas dan hitam yang elegan tapi indah dan tampak misterius.

"Apa anda tak suka dekorasi yang saya siapkan untuk anda?" tanya Jupiter.

"Tidak, ini bagus. Bagaimana kau tau aku suka warna keemasan dan hitam?" tanya Juju.

"Aku bahkan tau kenapa anda suka warna itu, anda suka karena anda tumbuh di dataran selatan.

"Di sana hanya akan ada warna gersang ke emasan di siang hari dan langit hitam tanpa bintang di malam hari!" kata Jupiter.

"Bahaimana kau bisa tau?" tanya Juju dia masih saja bertanya.

"Selama anda di uji dalam ke adaan koma. Gelombang otak anda selalu di baca oleh para ilmuwan.

"Mereka akan mengirim informasi apa pun ke pada pemimpin. Dan sebagai...,"

"Begitu..., seperinya kita harus segera bersiap untuk pertemuan yang dibilang Tuan Gayo!" kata Juju.

Dia kecewa, atau dia tak suka. Dia tak suka, jika ada orang asing yang tau masa lalunya yang pedih. Dia tak ingin membuang atau mengenang masalalunya, tapi dia ingin menyimpan untuk dirinya sendiri. Dia tak ingin siapa pun tau apa yang sudah terjadi kepadanya

Tapi hal itu malah diekspos begitu saja oleh wanita yang baru saja dia kenal. Meski setatus wanita itu istrinya, Juju malah semakin tak nyaman dengan kenyataan itu.

Dia tak suka, seseorang melewati pivasi di dirinya.

"Saya akan mengantar anda ke ruang ganti!" kata Jupiter.

Wanita itu bahkan tak tersenyum padanya, istri apa???

Apa istri di Olio sedingi itu, apa wanita hanya dilahirkan untuk mengandung banyak bayi. Kenapa semua wanita sangat dingin kecuali ibunya.

Ingatan Juju malah kembali di saat ibunya masih hidup dan sehat.

Alih-alih pergi ke Olio untuk menjadi pegawai di pengembangan janin. Ibu Juju lebih suka bekerja di Malio. Meski bekerja di pabrik pembuatan alat medis berat, tapi Ibunda Juju tak pernah mengeluh.

Hal yang selalu Juju ingat adalah, kata-kata ibunya yang sering dia ucapkan.

"Ada sebuah jaman dimana laki-laki dan wanita itu sama, mereka setara. Semua wanita bisa bekerja, bisa sekolah bahkan bisa melakukan apa yang dia suka.

"Jika kau bertemu dengan wanita yang kau suka, perlakukan dia seperti manusia Juju.

"Karena wanita bukanlah mesin untuk menghasilkan anak dengan Gen-Gen yang bagus,"

Juju masih ingat betul perkataan ibunya itu, dia ingin punya keluarga seperti yang ibunya minta.

Tapi dia bahkan tak bisa memilih istrinya sendiri, dan berakhir dengan gadis seperti Jupiter.

.

.

Sebuah ruang ganti yang lebih luas dari pada kamarnya di rumah besar Tuan Gayo, sudah terpampang di depan mata Juju.

Segala jenis pakaian ada di sana, Jupiter memilihkan pakaian untuk Juju. Itu memang sudah tugasnya.

Juju melepas dasinya karena merasa sesak dan dia akan ganti baju juga.

Setelan jas merah yang mencolok di pilih oleh Jupiter. Sementara Juju hanya berdiri diam di depan pintu keluar ruangan besar dan mewah itu.

"Biar saya bantu Tuan!" Jupiter berjalan mendekati Juju tanpa ragu.

Kedua tangannya meraih kancing kemeja Juju, dan pemuda tampan itu meraih kedua tangan sang istri.

"Aku bisa sendiri, silahkan keluar!" ujar Juju.

___________BERSAMBUNG___________

JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN LIKE ❤❤❤

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

mampir like 👍aja, smoga sukses novelnya👌

2021-12-15

0

Mochamadribut

Mochamadribut

lanjut terus...

2021-11-18

0

Aini

Aini

gue gen akis ajalah biar gak dikejar Zombi

2021-11-06

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 2075 BUMI
3 Penjaga Makam
4 Pemilik SYPUS
5 Pohon Sakura
6 Pengawal
7 Empat jenis Gen Hebat
8 Pemimpin Gen Horo
9 Pabrik Bayi
10 Zombi Bermutasi
11 VirusEnza19
12 Mata Sialan
13 Pertempuran Pertama
14 Ambisi Di Antara para pengawal
15 Kesedihan yang terpendam
16 Benua Aust
17 Rasa dan Bencana
18 Sinyal permintaan bantuan
19 Mutasi Manusia Pertama
20 Strategi Baru
21 kecurigaan
22 Pertahanan
23 Sentuhan Intim
24 Perubahan Jupiter
25 Bayi dari dua pria
26 Sifat lain Jupiter
27 Ibu-Ibu Hamil
28 Pasangan Sesungguhnya
29 Takut Kehilangan
30 Dukungan
31 Darah Juju
32 Mimpi Basah
33 Serangan baru
34 Rahasia Tuan Gayo
35 Rahasia Gen Akis
36 Zombi Gen Akis
37 Menikmati Kenikmatan
38 Berkembang Biak
39 Zombi Wenda
40 Robot Mesum
41 Obrolan Ayah dan Anak
42 Anak Kita
43 Kebimbangan Juju
44 Darah Hijau
45 Kantor Jupiter
46 Istri kedua dan ketiga
47 Prahara Istri Ke Dua dan Ke Tiga
48 Nasib Nyonya Wenda
49 Jatuh Cinta
50 Ranegades
51 Physeter macrocephalus
52 Kamar Tidur Transparan
53 Serangan Ikan Lentera
54 Rencana lama
55 Mengubah Dunia
56 Membunuh atau memakan
57 Kabur
58 Pusat Keramaian
59 Istri dan Suami
60 Membobol Rumah Sendiri
61 Demi Tanggung Jawab
62 Menguras Danau
63 Pangkalan Militer Gen Akis
64 Kebencian Luca
65 Pengawal Ke-4
66 Putus Asa
67 Tikus Percobaan
68 TKP kejahatan
69 Luca Mencurigakan
70 Mau Makan Apa
71 Bukan Manusia
72 Suami dan Ayah
73 Raves
74 Padang Rumput
75 Mahluk Mars
76 Pesan Mahluk Mars
77 Julukan Tyfan
78 Pertemuan Bulanan
79 keteguhan
80 Berubah Sifat
81 Perubahan Manusia
82 Kebencian
83 Manusia
84 Evakuasi
85 Lelaki berwajah datar
86 Tubuh Baru
87 DNA orang mati
88 Awal Mula
89 Kamar Raves
90 Racun Untuk makhluk Mars
91 Rekayasa DNA
92 Saudara
93 Lisa
94 Tingkatan Tipe Gen
95 Liar dan Jinak
96 Introgasi
97 Manipulasi
98 Tyfan dan Edward
99 Pemimpin Malio
100 Kota Dawas
101 Dibinasakan
102 Gina
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Prolog
2
2075 BUMI
3
Penjaga Makam
4
Pemilik SYPUS
5
Pohon Sakura
6
Pengawal
7
Empat jenis Gen Hebat
8
Pemimpin Gen Horo
9
Pabrik Bayi
10
Zombi Bermutasi
11
VirusEnza19
12
Mata Sialan
13
Pertempuran Pertama
14
Ambisi Di Antara para pengawal
15
Kesedihan yang terpendam
16
Benua Aust
17
Rasa dan Bencana
18
Sinyal permintaan bantuan
19
Mutasi Manusia Pertama
20
Strategi Baru
21
kecurigaan
22
Pertahanan
23
Sentuhan Intim
24
Perubahan Jupiter
25
Bayi dari dua pria
26
Sifat lain Jupiter
27
Ibu-Ibu Hamil
28
Pasangan Sesungguhnya
29
Takut Kehilangan
30
Dukungan
31
Darah Juju
32
Mimpi Basah
33
Serangan baru
34
Rahasia Tuan Gayo
35
Rahasia Gen Akis
36
Zombi Gen Akis
37
Menikmati Kenikmatan
38
Berkembang Biak
39
Zombi Wenda
40
Robot Mesum
41
Obrolan Ayah dan Anak
42
Anak Kita
43
Kebimbangan Juju
44
Darah Hijau
45
Kantor Jupiter
46
Istri kedua dan ketiga
47
Prahara Istri Ke Dua dan Ke Tiga
48
Nasib Nyonya Wenda
49
Jatuh Cinta
50
Ranegades
51
Physeter macrocephalus
52
Kamar Tidur Transparan
53
Serangan Ikan Lentera
54
Rencana lama
55
Mengubah Dunia
56
Membunuh atau memakan
57
Kabur
58
Pusat Keramaian
59
Istri dan Suami
60
Membobol Rumah Sendiri
61
Demi Tanggung Jawab
62
Menguras Danau
63
Pangkalan Militer Gen Akis
64
Kebencian Luca
65
Pengawal Ke-4
66
Putus Asa
67
Tikus Percobaan
68
TKP kejahatan
69
Luca Mencurigakan
70
Mau Makan Apa
71
Bukan Manusia
72
Suami dan Ayah
73
Raves
74
Padang Rumput
75
Mahluk Mars
76
Pesan Mahluk Mars
77
Julukan Tyfan
78
Pertemuan Bulanan
79
keteguhan
80
Berubah Sifat
81
Perubahan Manusia
82
Kebencian
83
Manusia
84
Evakuasi
85
Lelaki berwajah datar
86
Tubuh Baru
87
DNA orang mati
88
Awal Mula
89
Kamar Raves
90
Racun Untuk makhluk Mars
91
Rekayasa DNA
92
Saudara
93
Lisa
94
Tingkatan Tipe Gen
95
Liar dan Jinak
96
Introgasi
97
Manipulasi
98
Tyfan dan Edward
99
Pemimpin Malio
100
Kota Dawas
101
Dibinasakan
102
Gina

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!