Setelah mengisi perut Doni melanjutkan perjalanannya pulang kerumah besar Ferdi.
Tidak membutuhkan waktu lama Doni sampai di rumah itu,perlahan ia membuka pintu utama.
"Hufzz,syukurlah tidak dikunci" Ucap Doni sambil mengelus dadanya. Kemudian Doni melangkahkan kakinya menuju ruang tengah.
Doni duduk terpaku di sofa disana dan merangkai kejadian satu persatu yang telah ia alami. Mulai dari mengebal Citra beberapa tahun yang lalu hingga mulai berteman akrab dan semua berjalan semestianya.
Hingga saat sebelum malam petaka itu datang ia bertemu dengan mantan kekasihnya.
Flashback On
Doni adalah pria yang mandiri sejak remaja,termasuk pekerjaan rumah hingga memasak ia kerjakan sendiri.
Kala itu Doni duduk di Kafe Family sambil menikmati satu cangkir kopi hitam. Tak disangka ia dihampiri wanita cantik dan anggun. Wanita itu tidak asing baginya,wanita yang dulu sangat ia cintai dan ia puja-puja tapi ternyata wanita itu menghianatinya. Dan wanita yang telah membuatnya seperti ini.
Doni mengencani wanita hanya dalam waktu satu malam saja dan paling lama hanya tiga hari. Setelah mendapat kenikmatan, Doni membuang wanita yang dikencaninya itu. Ia ingin membalaskan dendamnya kepada para wanita murahan yang sama seperti Vanesa. Ia ingin para wanita itu merasakan sakit saat disakiti.
"Hai,Doni" Sapa Vanessa. "Wah,sudah lama ya kita tidak bertemu,dan kamu makin ganteng dan makin sukse ya".
"Mau apa kamu ?" tanya Doni ketus.
"Oh,kamu makin seksi deh kalau lagi marah gitu" Ucap Vanesa,tidak tahu malu.
"To the point aja,kamu mau apa?" Doni mulai jengah.
"Oke-oke,aku datang kesini untuk meminta maaf sama kamu. Dan aku ingin kita balikan. Aku yakin kamu masih sangat mencintai aku kan?" ucap Vanesa.
"Cih,percaya diri sekali ya kamu !".
"Tentu saja,sayang. Sampai sekarang kamu jomblo bukan ? Karena kamu enggak bisa move on dari aku".
"Tapi sayangnya,aku sudah mempunyai wanita yang sangat aku cintai" ucap Doni,pucuk dicinta ulam pun tiba,Doni melihat Citra memasuki Kafe kemudian memanggilnya.
"Citra sini" Panggil Doni dengan melambaikan tangannya.
Citra yang merasa di panggil Doni pun mendekat dari arah kejauhan Citra melihat ada wanita Seksi yang duduk di depan Doni dan posisi membelakanginya.
"Hai,Kak Don" Sapa Citra dengan senyuman manisnya.
"Hai juga,sayang. Kenalin ini pacar aku " ucap Doni memperkenalkan Citra kepada Vanesa.
Citra menatap tajam Doni "Please,bantu aku ya" Bisik Doni di telinga Citra.
Dengan terpaksa Citra mengiyakan permintaan Doni dengan Syarat Citra meminta di belikan tas Cha**l yang baru launcing dan Doni pun menyanggupinya.
"Hai,saya Cit-".Ucapan Citra terhenti saat melihat wanita didepannya yang sangat dikenalinya. Dan wanita itupun tak kalah terkejut saat melihat Citra.
"Kak,kamu serius pernah pacaran sama wanita ular ini?" Tanya Citra meminta penjelasan.
"Iya itu dulu waktu jaman kuliah" Jawab Doni.
"Kak,dia ini wanita ular ! Dan dia itu mantan tunangan papa aku" Ungkap Citra membuat Doni syok,begitu juga Vanesa langsung menutup wajahnya karena malu.
"Oh,jadi pria yang dulu kamu sebut sebagai pria lebih dari segalanya dari aku itu Om Ferdi. IYA?" sentak Doni.
Vanessa hanya menunduk,niat hati ingin menggoda Doni tapi kelakuan busuknya malah terungkap disaat itu juga.
"Please Don,aku bisa jelasin" Pinta Vanesa.
"Mau jelasin apa kamu ? Kamu itu wanita murahan dan menghalalkan segala cara buat mendapatkan uang termasuk menjebak papaku dulu " Ucap Citra berapi-api.
Doni yang kesal pun meninggalkan Kafe itu disusul oleh Citra.
"Awas kamu,sekali lagi kamu muncul di hadapanku atau Kak Doni ,akan aku habisi kamu !" Ancam Citra sebelum pergi menyusul Doni.
Seharian Citra setia menemani Doni di Club hingga malam pun tiba Doni tak berhenti minum dan menyebabkan Doni mabuk parah,kemudian Citra mengantarkan Doni pulang ke apartemennya.
Saat sudah sampai di dalam kamar Doni,Citra membantu Doni untuk melepaskan sepatu dan kemeja Doni yang basah karena berkeringat.
Citra dengan perlahan membuka setiap kancing kemeja itu dengan hati-hati. Ia pikir Doni sudah terlelap tapi dugaannya salah,Citra sangat terkejut saat tiba-tiba Doni membuka matanya dan mencekal tangan Citra yang sedang membuka kancing kemejanya.
Doni menatap Citra dengan tatapan yang sulit diartikan dan membuat Citra takut.
"Puaskan aku" Bisik Doni.
"Kak lepas ! Kamu mabuk" ucap Citra sangat ketakutan dan berusaha melepas cekalan Doni.
Dengan tenaga yang tersisa,Doni menarik Citra di bawah kungkungannya.
Dan terjadilah,malam dimana Citra kehilangan kesuciannya.
Semua itu diluar kendali Doni,pada malam itu Citra terlihat sangat seksi dan sangat cantik membuat gairah Doni memuncak dan ia tak bisa mengendalikan dirinya.
Flasback Off
Doni menyugar rambutnya kebelakang,ia masih mengingat jelas kejadian itu walau dalam keadaan mabuk.
Tak
Tak
Tak
Suara langkah kaki menyadarkan Doni dari lamunannya,kemudian ia melihat jam dinding.
"Jam 12 malam,mau apa dia malam begini keluar kamar dengan pakaian seperti itu ? Oh Shitt melihatnya saja sudah membuat ku On" Gumam Doni,saat melihat Citra menuruni tangga dengan memakai kemeja kebesaran berwarna kuning. Kemeja yang dikenakan Citra hanya sampai pangkal paha,membuat Anaconda Doni meronta-ronta ingin dikeluarkan.
"Aku heran sama kamu,kenapa sih kamu tegangnya sama Citra aja?" Tanya Doni pada Anacondanya.
Mungkin jika bisa berbicara Anacondanya akan menjawab "Udah enggak ***** sama yang longgar,Maunya sama yang seret aja".
Doni mengahampiri Citra yang sedang di dapur.
"Lagi apa?" Tanya Doni dibelakang Citra,dan menatap Body Citra dari atas sampai kebawah.
Glek
Doni menelan ludahnya kasar saar melihat bodi Citra yang aduhai bikin Anacondanya ngences.
"Bikin mie"Jawab Citra singkat. "Kamu belum tidur?".
"Tadinya sih mau tidur tapi aku dengar suara berisik dari dapur" Bohong Doni.
"Oh maaf,tapi bukankah kamar kamu dengan dapur berjauhan ya ?".
"Oh itu,eh bukannya kamu takut gemuk ya kalau makan malam?" Tanya Doni mengalihkan pembicaraan.
"Entah,beberapa hari ini aku suka bangun tengah malam karena perut aku tiba-tiba lapar".
"Oh,begitu? Tapi lain kali kalau keluar kamar jangan berpakaian seperti ini" Ucap Doni,menyadarkan Citra jika dirinya memakai pakaian yang tidak pantas ia pakai.
Citra sangat malu tapi ia segera menguasai dirinya dan berlagak cuek.
"Sengaja pengen goda kamu" Ucap Citra ringan.
Hah
Doni dibuat mlongo dengan ucapan Citra.
Citra terkekeh melihat ekpresi Doni,kemudian ia menuju ruang tengah dengan membawa semangkuk mie berukuran jumbo.
Seketika ia mempunyai ide untuk mengusir Doni perlahan, dengan menggoda Doni pasti akan membuat Doni tak betah dirumahnya.
Karena sebenarnya Doni sangatlah benci dengan wanita penggoda.
Kemudian Citra duduk dengan gaya sensual dan memperlihatkan senyuman manisnya.
Dan Doni pun ikut duduk disamping Citra dan menatapnya intens,ia terpesona dengan kecantikan dan senyuman Citra yang sangat manis menurutnya. Doni tahu jika Citra sengaja menggodanya jadi ia akan mengikuti permainannya.
Tatapan tajam itu seketika membuat Citra salah tingkah dan menghentikan aksinya. Entah kenapa jantungnya berdegup dengan cepat.
Bersambung
Jangan lupa like,komentar dan votenya ya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Raufaya Raisa Putri
waduhh... syancik
2025-01-12
0
Agustina Kusuma Dewi
thai puny artis..bagus juga kog visuanya
2023-10-31
0
Har Tini
jangan mancing anakonda yg lapar citra nanti di patuk ny🤣🤣🤣🤣🤣
2023-01-07
0