"Aku memang gila karena kamu,jadi mulai saat ini aku akan tinggal disini dan akan selalu ada di dekat mu" Ucap Doni sambil tersenyum manis dan menaik turunkan kedua alisnya.
"WHAT !!!" Teriak Citra karena terkejut dengan perkataan Doni.
"Kau gila !! Bagaimana bisa kamu berkata seperti itu ? Jika papa ku tahu,kau akan ditendang dari sini" Hardik Citra dan menuding Doni.
"Apa kau yakin ? " Tanya Doni,mencondongkan tubuhnya sedikit dengan Cepat Citra memundurkan tubuhnya.
"Tentu saja. Aku akan menghubungi papa ku" Citra mengambil ponselnya yang ada di dalam tasnya kemudian menghubungi Ferdi.
Kebetulan Ferdi dan Leon ada urusan bisnis di negara A untuk beberapa hari kedepan.
"Hallo pa" Ucap Citra saat panggilannya sudah diangkat oleh Papa Fedi.
"Ya ,honey,ada apa ? ". Jawab Ferdi dari seberang sana.
"Pa,disini ada orang gila ! Dan bilang akan tinggal disini " Adu Citra sambil melirik Doni yang tengah menatapnya dengan gaya sok Cool.
"Tunggu ! orang gila? Siapa?" Ucap Ferdi.
Sementara diseberang sana papa Ferdi menerka-nerka siapa yang dianggap gila oleh Citra,tapi ingatannya terlintas beberapa saat yang lallu jika ada seseorang yang menelponnya dan meminta izin tinggal dirumahnya.
"Apa yang kamu maksud Doni?".
"Papa tahu dari mana? Jika itu Doni ?" Tanya Citra,mendadak perasaanya was-was.
"Iya,papa sudah mengijinkannya untuk tinggal di rumah,lagian juga dia calon suami mu,Hon" Ucap Ferdi,membuat Citra memekik kesal.
"Pa ! Papa keterlaluan tau gak ! Sejak kapan juga di jadi calon suami Citra" .
"Terserah ! Doni sudah meminta kamu kepada papa jadi papa memberinya restu". Sementara Citra sudah kesal bukan kepalang dengan papanya dan juga pria yang ada dihadapannya itu.
"Aku benci papa !" .
Tut
Papa keterlaluan kenapa mengambil keputusan secara sepihak. Apa papa tidak tau jika Doni adalah buaya buntung ? Dan apa papa lupa kejadian waktu itu ? Haisss ,papa sama aja memasukanku kedalam kandang Buaya yang sedang kelaparan..Gerutu Citra dalam hati.
Citra memutuskan panggilan telponnya dengan perasaan kesal yang menggebu lalu ia memasukan kembali ponselnya kedalam tas dengan asal kemudian ia menatap tajam Doni.
Bagaimana bisa seorang penjahat kel*min seperti Doni bisa mendapat maaf dengan mudah dari papa Ferdi yang notabennya adalah mantan mafia dan mempunyai kekejaman tingkat akut pada lawan nya.
Hem,ada yang tidak beres ? Atau mungkin Doni memakai guna-guna agar papa nya luluh dengan pria menyebalkan itu.
Citra tidak tau saja yang di alami Doni,sebelumnya Pria itu sudah disiksa habis-habisan oleh Ferdi dan meminta Doni untuk bertanggung jawab.
Doni bukanlah pengecut dia adalah pria yang bertanggung jawab ! Dia tidak akan lari dari tanggung jawabnya meski tanpa ancaman dari Papa Ferdi
Ya,walaupun sifatnya suka mempermainkan perempuan tapi masih ada sisi baiknya bukan ?.
🌷🌷🌷🌷🌷
Doni tersenyum puas saat melihat Citra kesal akan kehadirannya di rumah Citra untuk waktu yang belum bisa di tentukan.
"Bagaimana ? Apakah Calon mertua ku akan menendangku" Tanya Doni dengan nada mengejek.
Tidak terima dengan Semua ini,Citra akan menyusun rencana untuk membuat pria itu dengan suka rela pergi dari rumahnya.
Citra menatap remeh Doni seraya memainkan lidahnya di langi-langit mulutnya dengan kesal,sedangkan kedua tangannya berkacak pinggang.
"Secepat mungkin Aku akan menedang mu dari sini" Menuding Doni dengan perasaan kesal.
"Ohh,Aku menunggu waktu itu Sayang,sebelum kamu menendang ku,akan aku pastikan kamu akan bertekuk lutut dihadapan ku lebih dulu" Ucap Doni,dengan kepercayaan diri tingkat dewa.
Citra hanya memutar kedua bola matanya malas,Menanggapi pria seperti Doni tidak akan ada habisnya.
"Percaya diri sekali ya kamu ! Paling juga kamu yang akan memohon kepada ku dan bertekuk lutut kepada ku" Ucap Citra mengejek.
"Hei,itu tidak akan pernah terjadi dalam kamus ku !"
"Oh Ya ? Yakin ? Buktinya kamu sampai mengejarku sampai kesini bahkan kau sudah meminta restu kepada papa ku ! Dan itu artinya kamu memang sudah tergila-gila pada ku bukan?" Ucap Citra seraya tertawa sinis,matanya menyipit menatap Pria yang mempunyai fisik rupawan,postur tubuh tinggi dan kekar bahkan kulitnya pun putih mulus seperti oppa oppa korea dan juga kaya raya.
Jadi tak khayal jika banyak wanita yang tergila-gila padanya bahkan ada yang suka rela melempar tubuhnya ke Doni secara Cuma-cuma demi merasakan keperkasaan Doni. Citra tau sepak terjang Doni karena mereka berteman sudah sejak lama.
Doni dibuat mati kutu oleh Citra. Ah bodonya dirinya melupakan hal sebesar itu.
Mohon maaf visualnya Doni author ganti,semoga suka😍.
Jangan lupa kasih dukunganya biar author semakin semangat berkarya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Dwiii_Ha
kurang cucok
2025-01-14
1
Ida faridah
yg awal siapa ya q baca dari awal baru ada visual di bab ini
2024-04-26
0
Zila Aziz
keren nih
2024-02-13
0