Bab 19

Sarla berharap dia salah dengar ucapan Morean yang memintanya membuka pakaian dan mandi, namun kenyataannya adalah tidak yang ia dengar adalah benar, baru saja tadi ia merasa dirinya aman lelaki itu akan pergi namun kini ia meminta dia mandi dan di tempat yang ada lelaki itu sedang mandi juga dan sudah melepaskan pakaiannya, jelas ini bukan mandi.

Sarla mematung, tangannya berpegang kuat pada daun pintu besar yang sedikit ia buka itu, dia bergumam agar itu tidak terjadi.

“Masuklah!” Suara Morean mengudara lagi dan sukses membuat Sarla semakin ketakutan, Morean melihat Sarla yang tidak bergerak ia pun berjalan medekat pada Sarla mengulurkan tangannya. “Ini baru beberapa menit kau belum lupa kesepakatan kita bukan?” Sudut bibir Morean tertarik, tangannya tidak disambut Sarla, Moreanlah yang segera menariknya.

Satu persatu pakaiannya mulai terlepas tergeletak ke lantai oleh tarikan tangan Morean, Sarla menangis dalam hati, dirinya yang tidak lagi berharga, dia yang harus terjebak bersama lelaki ini akibat sebuah masalah besar yang katanya Juless pelakunya lalu di lilit hal lain demi sang kakak ia harus membayar lagi dengan seluruh hidupnya.

Tubuh indah nan polos situ sudah terekspose, Morean kembali melihatnya, wajah cantik itu menunduk sangat tidak ikhlas akan ini semua, melihat ekspresi menyedihkan Sarla itu pun Morean menghela nafasnya terdengar seperti kesal, segera mematikan showernya yang masih menyala, dan menarik handuknya.

“Mandilah, aku akan pergi sekarang.” Morean keluar begitu saja.

“Tunggu!” Sarla berbalik, membuat Morean yang melilit handuk ke pinggang menoleh, “Mandilah, mungkin kau lupa aku tidak suka melihat wajah menyedihkan saat akan melayaniku ku.” Morean pun berlalu keluar sana membuat pintu tedengar tertutup denagn suara yang kuat.

Sarla masih menatap pada pintu yang akhirnya kembali tertutup itu, apakah dia harus senang yang ia takutkan tertunda untuk terjadi tapi apakah lelaki itu akan mempermasalahkannnya, Sarla mengacak rambutnya frustasi, harus apa dia saat ini, ia pun berjalan menuju Shower dan berguyur dibawah sana.

***

Meninggalkan Sarla di appartemen malam ini menjadi malam yang sial selanjutnya bagi Morean, di perjalanan menuju rumah sakit menemui sang ayah mobil miliknya tiba-tiba ditembaki seseorang dari mobil lain, kesialan tidak bisa dihindarkan, Morean memang sedang na'as, mobil yang ia gunakan malam tadi hanya sebuah mobil Suv biasa yang tidak mempunyai pengamanan khusus dan desain perlindungan apapun didalamnya.

Morean tertembak, sebuah proyektil tertanam dilengan kanannya, pecahan-pecahan kaca berhambur melukai bagian-bagian wajah lelaki itu, sungguh benar-benar sial kali ini, semuanya terjadi saat tidak ada siapapun yang mengawalinya termasuk Luke dan yang ada hanya seorang supir .

Tidak diketahui siapa pelakunya saking terkesiapnya Morean pun tidak sempat melihat pelaku yang melarikan diri itu, hanya saja sang supir yang melihat sebuah mobil jenis jeep melaju kencang selepas Morean tertembak.

Rencana menjenguk sang ayah malah berbalik dia yang dijenguk disana, bersyukur ayahnya sudah lebih membaik dan cukup membuat lega Morean saat ini.

Lelaki itu masih terbaring di pembaringan dengan lengannya yang diperban baru saja melakukan pengangkatan proyetil disana dan pelacakan pemilik senjata api itu pun sedang dilacak saat ini oleh Luke dan yang lainnya.

Tidak lama beberapa orang diminta pergi keluar dari ruangan perawatan Morean ia akan berbicara sebuah hal penting pada Luke sang asisten, Luke menutup pintu itu ia pun memperlihatkan rekaman cctv di salah satu jalan itu yang baru ia dapatkan.

“Mobil tersebut tidak memakai nomor kendaraan, mereka sepertinya bukan pelaku sebenarnya melainkan adalah orang-orang suruhan.”

Seketika Morean mengingat sesuatu, “Dimana Juless? Pastikan dia dalam keadaan aman.”

“Juless di rumah, selepas dari kantor dia tidak kemanapun."

Ini bukan hal pertama jika tentang teros meneror, sebagai keluarga yang sangat berpengaruh memiliki banyak aset dan kekayaan yang terus mengalir dari banyak bidang, ada saja musuh-musuh disebalik selimut yang menghantui mereka dan mengancam nyawa, itu sebabnya Morean berusaha agar Juless sang keponakan tidak ada yang mengenal kecuali rekan-rekan terdekatnya.

“Minta seseorang mengikuti istri kedua Lindon, bisa jadi ini dia pelakunya tidak puas akan kesepakatan kemarin, kau lihat dia tidak terima namun tidak mempunyai power yang kuat untuk menolak, dia terkenal licik dan serakah, aku rasa nomilal yang ku berikan tidak lah angka yang kecil.”

Beberapa saat kemudian terdengar suara-suara di luar lalu serorang penjaga membukakan pintu kamar perawatan Morean tersebut membuat Luke dan Morean melihat ke arah pintu seketika, Juless yang baru saja diceritakan muncul disana tidka berekspresi apapun berjalan masuk.

“Aku menjengkuk kakek, apa yang terjadi?” ucap Juless lebih dulu.

Morean melampirkan seringaiannya, “Kau masih memperdulikanku? Ini bukan hal yang baru, jaga dirimu ada banyak kejahatan yang tidak pernah kita duga diluar sana.”

“Ya aku tahu,” Juless diam sejenak dia hendak menjelaskan sesuatu sembari menimbang-nimbang kembali apakah ini benar atau tidak, “Aku akan berangkat ke Amerika jika kau berhasil menemukan dia.”

Luke dan Morean sukses dibuat terksesiap, Juless mana pernah mau mengucapkan itu atau memutuskan itu, ini artinya segala upaya sudah ia lakukan namun ia juga belum berhasil menemukan Sarla.

Keduanya berakting tenang, jelas saja ini sebuah keajaiban yang mereka dengan dari bibir Juless namun juga sebuah hal yang membuat Morean merasa menjadi seorang paman yang sangat jahat.

Namun Morean tidak langsung percaya bisa saja ini akal-akalan Juless, lagi pula dia tidak sedikitpun mengizinkan mereka bertemu lagi, tidak pernah ada yang tahu apa yang akan terjadi, Juless adalah seorang yang nekat, bisa saja dia membawa Sarla pergi, lalu sampai kapan dia akan menutupi ini?

Dia pun tidak tahu pasti sampai kapan yang pasti dia akan membuat Juless membenci Sarla namun bukan karena dia, sungguh Morean pun tidak tahu kenapa dia begitu sangat seegois ini demi apapun dia tidak akan membiarkan keduanya bersama lagi.

“Aku tahu ini hanya sebuah akal-akalanmu, Juless! Kau dan aku bukan baru kenal kemarin siang.” Ujar Morean

Tatapan Juless memelas, “Kau lihat apakah usahaku terlihat seperti aku sedang mempermainkan mu, pernah aku meminta pada mu seperti ini, ku mohon, beri aku bantuan lewat para anak buah mu untuk melacak Sarla, dia sendirian kakaknya buta… Sarla tidak punya siapapun dia pasti membutuhkan ku saat ini.” Netra Juless berkaca-kaca menatap pada Morean

Sarla mu tidak sendiri, dia punya aku…

Jangan terpancing More puluhan tahun kau membesarkan dia, kau tahu seperti apa dia…

“Jika dia meninggalkanmu bisa jadi artinya dia sudah sudah nyaman hidup dengan kehidupannya yang lain, berhentilah Juless kau masih sangat belia untuk memperjuangakan sebuah perasaan.”

“More—“ Juless semakin memperlihatkan wajah memelasnya.

Morean mengalihkan wajahnya tidak ingin luluh atas sikap memelas Juless, “Aku tidak bisa berbuat apapun, anak buah ku bukan bekerja untuk mengurusi urusan anak muda dan percintaanya, pergilah!”

“More! Aku tahu dimana Summer, aku bisa memberi tahukan mu.” Potong Juless dengan suaranya yang sedikit berat.

Degh….Morean sukses dibuat terperangah oleh ucapan Juless tersebut, Summer adalah kekasih pertama Morean yang menghilang beberapa tahun silam setelah terjadi pertengkaran hebat dikeluarga mereka juga keluarga Summer.

.

.

.

Next » Minta kembang dan kopi itam boleh 🤣

Terpopuler

Comments

Novano Asih

Novano Asih

berarti nanti jodohnya tukeran y dulu Summer sama Morean tp nikahnya sama Julles trs Sarla dulu sama Julles tp nikahnya sama Morean 😀😀

2024-07-16

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

APA JULESS PELAKUNYA....???

2023-08-18

0

⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢

⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢

🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sma2 punya senjata

2022-12-29

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!