Bab 6

Dinginnya malam bercampur pendingin mobil yang begitu dingin membuat Morean terjaga, tubuhnya cukup kebal atas dosis besar zat berbahaya yang belum diketahui itu, lelaki itu mengerjab, udara terasa bergitu dingin namun yang ia peluk kenapa panas.

Morean terlonjak kala ia  sadar memeluk tubuh polos seorang wanita, Ia pun langsung ingat apa yang sudah terjadi sepanjang sore hingga malam tadi, Morean segera melepaskan diri dari wanita itu, entah bagaimana mereka bisa dalam satu bangku kemudi yang Morean tempati wanita itu meringkukkan tubuhnya seperti kedinginan memeluk Morean.

SIAL..

Morean segera menegakkan tubuh menaikan celannya yang sudah dipakai tapi masih sebagian, Morean mengacak rambutnya frustasi lalu memijat pelipisnya sekarang dia harus bagaimana dia sudah memperkósa wanita ini perempuan yang sangat di cintai Juless keponakannya dan parahnya wanita ini tidak seperti ia fikirkan dia tidak pernah melakukan hubungan sebelumnya artinya dia memang hanya menipu tapi bisa menjaga dan menghargai dirinya.

OH GOD…

Morean semakin frustasi,  kini wanita itu begitu terlihat tidak berdaya, wajah sendunya begitu terlihat menyedihkan,  segera Morean melihat dan merasakan lagi lengannya yang tadi ia rasakan.

Ya…benar! wanita itu demam yang tidak lain adalah karena tubuhnya tidak kuat atas zat berbahaya yang tanpa sadar ia konsumsi itu.

Morean mengambil gaun-nya yang berantakan disana, dalamànnya yang tergeletak di dasar lantai mobil, ia menemukan sebungkus serbuk dalam sebuah kantung obat, Morean menggeleng pasti ini obat tidur yang ia bawa kemana-mana saat menjadi wanita panggilan.

Argh…Morean mendesah kesal, artinya dia memang mencari uang dengan menipu dan menjaga diri juga setia pada Juless, lalu untuk apa dia melakukan itu semua?

Untuk apa dia terlalu gila mencari uang bahkan menghadang bahaya padahal Juless banyak memberikannya uang dan segalanya, lihatlah seperti ini apakah dia pernah berfikir ini akan terjadi.

Morean menutupi tubuh Sarla dengan gaun-nya, sepertinya ia harus segera pergi dari sini sebelum Sarla bangun biar ini menjadi urusan Luke, sekali lagi Morean berhenti menatap lekat-lekat wajah cantik itu, ia menjadi wanita satu-satunya yang Morean peluk dan ada disebelah Morean saat setelah bangun sehabis melakukan hubungan.

“Kakak—“ Tiba-tiba Sarla meracau, tubuhnya menggeliat sepertinya ia tidak nyaman atas demam tingginya.

Morean yang sudah siap pergi pun menoleh lagi, Sarla sepertinya sudah terjaga dan ya…dia seketia bangkit dan panik.

“Apa yang terjadi! APAAA YANG TERJADI!” Sarla begitu shock, ia melihat tubuhnya yang polos hanya tertutup gaun. Sarla bangkit dari tempat duduknya yang ia tempati bersama Morean, Sarla segera melompat. “APA YANG TERJADI PADA KU!” Sarla segera memakai dressnya nafasnya memburu dengan tatapan awas.

Lelaki itu, lelaki kaya raya yang menyewanya itu dia apakan aku?

Sarla menangis seketika, Hiksss hiksss menjatuhkan tubuhnya ia merasakan tidak nyaman dibawah sana, jelas dia sudah di perkosa oleh lelaki ini.

“Tenanglah…tenang kau fikir aku mau ini terjadi!” Morean mencoba menangkan.

Hiksss hiksss…

“Kenapa kau lakukan ini! Kenapa!” Sisa kesadarannya membawa Sarla pada ingatan semalam dia yang padahal juga pasrah begitu saja. “APA YANG HARUS KULAKUKAN SEKARANG!! BERENGSEKKKK!” Sarla berteriak dan bangkit memunguti dalamànnya juga ponsel miliknya.

BUGH… Sarla menghantam wajah Morean. "Berengsekkkkk!"

Morean menyentuh wajahnya yang sakit di hantam, “Kau tidak waras, semua ini kecelakaan kita semua dalam keadaan tidak sadar!”

“OMONG KOSONG! KAU MERENCANAKAN INI!” Sarla menentang Morean dengan sengit, “Apa yang menuntunmu melakukan ini, apa kesalahan ku… apa? kita tidak saling kenal, jika hanya karena untuk dua rekan mu, apa harus seperti ini! Aku bisa kembalikan uang mereka walau bertahap!” Hiksss hiksss Sarla semakin menangis ia seketika merasa tidak berharga, dia benar-benar kotor.

“Aku akan bertanggung jawab, aku akan bayar semua kerugian mu.”

Sarla semakin murka, “Semudah itu! Semudah itu bagi kalian yang punya segalanya membayar semua! Kau tidak pernah tahu bagaimana rasanya berjuang hidup dalam banyak bahaya, kau tidak pernah tahu keterpaksaan demi menyelamatkan nyawa seseorang, kau tidak pernah tahu, apa kau melakukannya karena kau fikir aku memang menjual diriku! Aku kotor! Aku murahan! BEDEBAHH..KAU TIDAK AKAN PERNAH BAHAGIA!” Sarla pun membuka pintu mobil itu kemudian keluar dari sana.

Bisa-bisanya Morean yang sebengis iblis diam, dia mendengarkan semua ucapan wanita itu tatapan tegas Sarla dan semua ucapanya yang benar-benar menamparnya.

Morean pun segera turun masih tubuh polos dan celananya saja, ia mengejar Sarla.“Tunggu! Tunggu!”

Sarla masih menangis, ia semakin berlari kencang tidak ingin melihat lelaki yang memanggilanya itu, Sarla begitu berantakan menggenggami celäna daläm juga ponselnya berlari, bahkan ia tidak memakai sandal, tas miliknya pun entah dimana.

Air matanya bercucuran, Sarla kesal dan frustasi pada semua yang terjadi, dalam sekejab semuanya hancur, wajah Juless menjadi bayangannya, lelaki yang begitu mencintainya dan ia cintai, tawa lelaki itu dan impian mereka untuk menikah lalu bahagia.

Hiksss…hikssss … Maafkan aku…maafakan aku Juless…

Akhirnya semua yang Sarla takutkan terjadi, tentang bagaimana jika tiba-tiba sebuah hal Na'az terjadi dan benar saja sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga dan itu pun terjadi padanya saat ini, bagaimana jika dia hamil dari lelaki yang tidak ia kenal itu?

Suara-suara klakson yang bersahut-sahutan dijalanan yang meminantanya menepi tidak lagi ia pedulikan ia sudah seperti orang yang tidak waras dan tidak peduli apapun.

Morean menjadi khawatir sebab wanita itu sakit panasnya sangat tinggi, Morean berhenti berlari saat banyak mata sudah melihat padanya dan tiba-tiba…

TIIIIIIIINNNNNNNN BRUAKKKKK…

Sarla terpental dia tersenggol sebuah mobil dari belakang, tubuhnya yang melemah pun terkapar di pinggiran jalan, Morean yang masih melekatkan pandangan kepadanya begitu terkesiap melihat dari jauh kejadin itu secara langsung, tidak menimbang Morean yang juga seperti orang tidak waras tanpa pakaian, dan tidak memakai alas kaki pun segera berlari sekencang-kencangnya kearah Sarla yang seketika sudah di kerumuni.

Sarla berdarah-darah, Morean membuat semua orang disana menyikir, di sisi awal kebetulan Luke baru saja sampai mencari Bosnya itu setelah di lacak ternyata dia masih berada tidak jauh dari appartemen.

Morean yang gusar sudah mengangkat tubuh Sarla, ia mengedarkan pandangannya mencari bantuan, seketika ia melihat Luke yang sepertinya juga mencari dia di ujung sana.

“LUKEEEEEE! LUKEEEEE!” Morean memekik, ia berlari membawa Sarla kearah mobil, jelas saja mereka menjadi pemandangan disana.

Luke yang akhirnya melihat itu pun berlari sekencang mungkin kearah Morean, tangan Morean sudah dipenuhi banyak darah, tidak bertanya Luke segera membantu membawa Sarla kedalam mobilnya segera Luke masuk ke bangku kemudi dan melaju cepat dari sana.

Ini benar-benar hari yang sangat melelahkan untuk Luke baru saja ia di intograsi pihak kepolisian atas meninggalnya dua penumpang mobil dan juga satu orang yang tertimpa di parkiran bawah sana atas mobil milik Morean yang jatuh, bahkan belum selesai semuanya karena sepertinya keluarganya minta di proses lebih lanjut mencari penyebab jelasnya tidak ingin berdamai, kini masalah lain bertambah lagi.

Morean memangku Sarla di belakang sana, sesuatu titik rasa iba muncul pada lelaki itu, mungkin ini menjadi hari terkelam bagi Sarla setelah terkena pengaruh zat berbahaya yang membuatnya fly dan tidak sadarkan diri , kemudian di nodai, tubuhnya drop dan kini ia harus tertabrak.

Morean melihat pada tangannya, entah sejak kapan Sarla menyalipkan jemarinya pada lelaki itu, ia seperti ingin menjelaskan kesakitannya, sama seperti pagi Sarla yang meringkuk kedinginginan memeluknya, mungkin saja ia berharap ini adalah Juless kekasihnya.

Tapi jika sudah seperti ini bagaimana? akankah dia tega merelakan sang keponakan yang sudah mengambil separuh masa mudanya bersama wanita yang sudah ia nodai?

Wanita ini mungkin kelak akan mengandung benihnya, apakah mungkin dia akan berpura-pura tidak terjadi apapun dan membuat wanita ini agar tidak akan pernah mengandung anaknya.

Next»

For info follow instagram @Trisrahmawati

Terpopuler

Comments

Andriani

Andriani

aih kalo hamil kasihan sarla

2025-01-22

0

Nailul Asyifa

Nailul Asyifa

hahh... rumit😄😄

2023-09-23

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

INI CERITA YG SANGAT SERU,, SDH TAU SARLA MMG DINIKAHI MOREAN DI NOVEL LUKE & KIRAN SOLD OUT.. BACA KISAH PRJALANAN MOREAN & SARLA BIAR TAU..

2023-08-18

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!