Bab 2

Seperti biasa di saat weekend Juless akan menghabiskan waktunya bersama Sarla sebab hanya di hari itu waktu yang panjang dia tidak pergi ke kampusnya, lelaki itu menunggu jam makan siang untuk menemui Sarla di jam dia akan berpindah tempat kerja dan beristirahat makan siang, seperti biasa jika siang hari Sarla bekerja paruh waktu di beberapa tempat, pagi hari hingga siang dia akan ada di sebuah toko bunga lalu menjelang sore ke malam dia akan ada di sebuah restoran cepat saji bekerja sebagai pramusaji paruh waktu.

Juless dan Sarla bertemu di universitas di akhir-akhir saat Sarla akan berhenti kuliah, mereka menjalin hubungan sudah hampir 8 bulan ini namun sejak Molina kakak Sarla tidak lagi bekerja terserang sebuah penyakit langka terkait pengelihatananya dan ia tidak lagi bisa bekerja membuat Sarla pun harus berhenti kuliah.

Molina dan Sarla merupakan dua kakal beradik yang tinggal di sebuah panti asuhan, di kabarkan kedua orang tua mereka meninggal dalam sebuah bencana alam.

Dan saat Molina sang kakak dewasa lulus sekolah dia membeianikan diri pindah ke Spanyol mencari kehidupan yang lebih baik membawa Sarla keluar dari panti asuhan itu juga yang mana memang panti asuhan mereka sudah terlalu penuh kapasitasnya beberapa anak yang dewasa di harapkan  bisa mencari kehidupan yang layaknya sendiri.

Namun siapa yang sangka saat semuanya sedang baik-baik saja di beberpa tahun mereka pindah ke Spanyol Molina terserang penyakit aneh pada matanya dan tidak bisa bekerja lagi.

Sarla pun sudah berusaha bertahan dan mencari kerja sana-kemari akan tetapi di beberapa bulan ia berusahata tetap tidak bisa mencukupi untuk biaya dia berkuliah sekaligus, biaya hidup juga biaya pengobatan sang kakak, Sarla fikir kebutuhan untuk bertahan hidup dan kesembuhan snag kaka adalah yang paling penting, Sarla pun memilih mengalah sebab pendidikan bisa di tempuh kapan saja tidak memandang usia.

Juless bahkan tidak tahu jika saat itu Sarla berhenti kuliah, sebab saat itu Sarla menghilang tiba-tiba selama hampir dua bulan dan mereka bertemu lagi saat Sarla sudah berhenti beberapa  bulan lamanya dan dia juga tidak berniat melanjutkan kuliahnya lagi.

Juless melihat sosok yang baik pada Sarla sebab dia memang menjadi tulang punggung dan berusaha keras demi kesembuhan sang kakak yang berangsur-angsur matanya benar-benar tidak lagi bisa melihat.

Sarla pun menjalin hubungan baik dengan Juless lelaki itu memang terkenal seorang anak yang di anggap orang berada namun dia tidak pernah memperlihatkan itu membuat Sarla nyaman berhubungan dengannya, Juless terkesan biasa saja dan bahkan mau menjalani hidup sederhana dan bahkan mungkin tidak layak bersama Sarla dan Molina.

***

Sarla tampak sedang merangkai bunga pesanan pelanggannya di galeri bunga milik Nyonya Paris, simpul demi simpul buket dia bungkus, tina-tiba saja ia mendengar Nyonya Paris bersuara girang.

“200 Tangkai mawar merah berbentuk hati?”

Sarla sedikit melirik tidak menghiraukan itu, sebab Paris selalu berisik dalam hal apapun dia akan mengekspresikannya secara berlebihan.

Saat ini malah Sarla sedang berfikir tentang malam nanti dia akan menemui tamu yang di sepakati bersama Virel dan bahkan dia pagi-pagi sekali sudah mengatakan pada Juless dia akan sangat sibuk weekend kali ini.

Sarla melihat pada waktu, ini sudah waktunya ia beristirahat makan siang dan pulang sebab dia hanya bekerja sampai siang dan digantikan oleh kerabat Nyonya Paris, Sarla yang sudah merapikan pesanan Buket bunga pelanggan pun bergegas bangkit untuk mengambil  tas-nya dan segera pergi dari sana.

“Happy weekend nyonya Paris semoga hari mu menyenangkan!” Sarla melambaikan tangannya pada wanita pemilik toko di meja kasir itu.

“Ya terimakasih Sarla, hari ku memang selalu menyenangkan….dan hari mu juga kali ini!” Paris pun menyahut sembari terus menghitung uang penjualannya.

Langkah Sarla tiba-tiba berhenti, sudah tersenyum diluar sana lelaki muda dan tampan memeluk buket bunga besar berbentuk hati melampirkan senyuman lebarnya memegangi ucapan pada sebuah kertas ucapan yang besar disana.

“Hugs me, please!"

Sarla pun tertawa, lelaki ini memang paling romantis dalam hal apapun, Sarla pun berlari-lari kecil mengampiri Juless, “Kau pelanggan Paris yang membuatnya berisik sekali tadi?”

Bibir Juless melengkung, “Bagaimana apakah aku berhasil membuat mood-nya sangat baik hari ini?”

“Pantas saja dia mengatakan hari mu juga akan menyenangkan hari ini kau memberiku bunga sebanyak ini untuk? Hanya untuk membuat Mood nyonya Paris baik dan tidak memarahi ku?” Sarla menatap sang kekasih tersenyum.

“Menurutmu?”

Sarlah mengandik, “Entahlah! Aku rasa tidak hari yang special beberapa waktu ke depan, aku tidak berulang tahun dan ini bukan anniversary kita.”

“Seseorang yang special tidak pernah menganggap hadirnya adalah special bagi orang lain akan tetapi orang yang berada didekatnya akan selalu merasa beruntung dan special karena mempunyai dia.”

“Kau menggombali ku Juless?” Sarla bersemu malu, wajah cantik-nya memblushing melihat pada sang kekasih.

“Menggombali? Apakah mempan bagi mu?”

Sarla menahan tawa, seketika berhambur pada lelaki itu dan memeluknya dari samping, “Kau juga sangat special bagi ku Juless, terimkasih selama ini selalu disisiku….”

Sarla begitu bersyukur memiliki rekan dan juga kekasih seperti Juless setidaknya hari-hari melelahkannya mengurusi sang kakak dan bekerja menjadi tulang punggung serasa lelaki ini bisa menjadi penawarnya, membuat dia bisa tertawa lagi setelah berperang pada penat dan pahitnya kenyataan.

Juless pun memeluk sang kekasih setelah meletakkan buket bunga itu kebawah, ia mengecup puncak kepala Sarla, bergumam dalam hati Sarla tidak seburuk apa yang Morean katakan, dia gadis yang sangat baik dan sangat special.

Keduanya pergi dari toko bunga tempat Sarla bekerja itu, mereka hendak menikmati makan siang di sebuah toko pasta favorite Juless, Sarla menyempatkan siang ini makan siang bersama Juless sebelum beberapa jam lagi dia pergi bersama Virel sang sahabat yang pasti dia akan memberikan alasan tentang kepergiannya nanti adalah untuk sebuah pekerjaan, Juless akan percaya itu dan akan memaklumi jika Sarla sulit untukdi hubungi.

Di sebuah restoran pasta sederhana, Juless dan Sarla duduk sambil bercanda ria disalah satu meja disana, mereka sering mendatangi tempat ini, “Fusilli…”Kata Juless.

“Hem…aku ingin Fettuccine kali ini!”

“Kita berbeda?” Juless tertawa.

“Ya…jika punya ku tidak enak, kita bisa makan berdua punya mu.” Sarla menggoda sang kekasih, menyelentik jemarinya, “Bagaimana kuliah mu Juless? Kau jadi pindah universitas?”

Juless pun mengambil tangan Sarla, “Kau mau aku pergi jauh? Itu sangat jauh Sarla, Paman ku sudah tidak waras!”

“Tapi jika itu terbaik untuk mu, kenapa tidak? Tidak semua orang punya kesempatan dan biaya seperti mu!”

Juless semakin tertawa, “Dan tidak semua orang punya kesempatan memiliki kekasih seperti mu, aku tidak akan pindah Sarla, ada banyak universitas terbaik disini jika dia beralasan tempat ku tidak baik dan membawa pengaruh buruk untukku!” Julless sedikit menghela berat nafasanya, sebenarnya bukan universitanya yang di katakan membawa pengaruh buruk namun Sarla lah yang di tuding membawa penagruh buruk itu.

Sarla mengusap pada tangan Juless yang memegangi salah satu tangannya, “Apapun pilihan mu, aku akan mendukung mu Juless… love you…” Sarla berbisik mengucapakan kalimat cinta itu.

Segera tangan Sarla di bawa Juless dan mengecupnya kemudian, “Love you more, Sarla willamo.”

Suasana hening seketika pecah dengan tawaan mereka, selepas mengutaran kalimat cinta yang membuat mereka tertawa geli sendiri.

Next »

Next »

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

PASTI YG MMBOKING SARLA SI MOREAN,, UNCLENYA JULESS..

2023-08-18

0

⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢

⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢

masih nyimak bagus

2022-12-28

0

Mariana Frutty

Mariana Frutty

✔️

2022-10-30

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!