Bagaimana penampilanku ?

...~Chapter 14~...

Rara masuk kedalam butik dengan ekspresi kesal diikuti Dimas dibelakangnya dengan ekspresi datarnya.

"Sekarang kita mau ngapain disini ?"Seloroh Rara sambil duduk di lantai

"Mau beli somay " Jawab Dimas dengan ekspresi datar

"Siomay ? di mana penjual Siomaynya ?" Langsung celingukan kanan kira mencari keberadaan penjualya

Dimas pun langsung menoyoro jidat Rara dengan kesal.

"Dasar gadis aneh giliran makan aja cepet banget, yah kita kesini mau beli gaun pengantin untuk acara besok" Sungut Dimas dengan kesal

"Eh beruang kutub, kenapa harus pakai gaun segala sih, kita kan nikahnya boongan kenapa harus kek orang nikah beneran sih ?" Tanya Rara

"Mana aku tahu, coba tanyakan pada rumput yang bergoyang" Dimas masih terlihat cuek

"Rumput ? disinikan tidak rumput apa aku harus keluar dulu mencari rumputnya ?"

"Ya ampun...aku bisa gila jika seharian terus bersama gadis aneh ini. Heh kamu jangan buang-buang waktu aku dengan berdebat disini, cepat sana masuk kedalam dan pilih gaunnya. Aku kasih waktu 20 menit mulai dari sekarang" Teriak Dimas sambil mengusap wajahnya dengan kasar

"Oke-oke aku masuk, nggak usah marah-marah kek gitu juga kali

Dasar beruang kutub pemarah !" Rara pun masuk kedalam butik dan mencoba bertanya pada pemilik butiknya

"Permisi mba, ehmm....mau nanya kalau mau pilih gaun untuk nikahan boongan dimana yaa ?

"Maksudnya mba ? disini kami hanya menjual dress pengantin untuk pernikahan kalangan orang-orang atas dan sosialita."Jawab Pelayanya

"Jangan dengarkan gadis aneh ini mba, berikan saja gaun pengantin yang terbaik di butik ini untuknya" Dimas tiba-tiba muncul dengan tiba-tiba

"Eh dasar jelangkung suka banget muncul tiba-tiba datang tak diundang pulang tak diantar " Sahut Rara sambil mengelus dadanya

"Jelangkung ? apa itu jelangkung ?" Dimas yang baru pindah 2 tahun menetap di Indonesia masih belum terlalu banyak mengenal kosakata bahasa Indonesia yang melokal

"Jelangkung itu adalah....? Rara mulai berpikir. " Jelangkung adalah sebutan untuk orang kaya yang tampan dan baik hati " Jawab Rara sambil berusaha menahan tawanya

"Ooh...yaasudah cepat pilih gaun yang kamu suka, biar aku yang akan membayarnya aku kan jelangkung ! " Jawab Dimas dengan penuh percaya diri

"Ya..ya..ya kamu memang jelangkung" Rara menepuk-nepuk pundak Dimas sambil tersenyum kecil

Sedangkan pelayanan didepanya hanya tertawa kecil saat melihat ada orang yang bangga di panggil jelangkung mana orangnya bule tampan lagi.

"Kenapa semua bentuk gaunya seperti ini semua sih ? bahanya berat dan panjang belum lagi ini banyak banget embel-embelnya "Gerutu Rara

"Duh lama banget sih tuh anak, mana aku harus kekampus lagi," Gerutu Dimas dan akhirnya menyusul Rara membantunya memilih gaun pengantinnya

"Kenapa kamu belum pilih gaunya juga ? udah jangan kelamaan aku harus kekampus lagi nih, buruan deh "

"Duh beruang kutub Rara bingung mau pilih yang mana, soalnya semua modelnya nggak ada yang sesuai dan cocok sama selera Rara. Rara nggak suka pakai baju begituan !"

"Ya iyalah nggak ada yang cocok sama kamu, soalnya kamu cocoknya sama pakaian model Tarzan aja" Jawab Dimas dengan kesal

"Eh jangan Ngadi-ngadi kalau ngomong yah, aku buktiin kalau aku juga cocok pakai pakaian seperti itu. Mba aku pilih gaun yang paling bagus dibutik ini " Rara langsung berdiri dengan penuh semangat saat mendengar sindiran Dimas

"Dilihat dari umurnya mba cocok memakai gaun ini, silahkan masuk ke ruangan ganti untuk mencobanya " Menyodorkan sebuah gaun broken white dengan model Sabrina lengan dan punggung terbuka

Rara pun segera masuk keruangan ganti dan segera memakai gaun tersebut dibantu oleh salah satu pelayan butiknya.

Rara terkejut melihat dirinya yang terlihat berbeda saat mengenakan gaun tersebut.

"Apakah ini aku ? kenapa aku merasa jadi seperti Princess Disney yang ada di dunia dongeng " Rara berputar-putar di depan cermin dan kegirangan melihat dirinya

"Oh ya mba coba tanya temen mba, apa dia juga suka dengan pilihan saya" Rara pun segera keluar dan memanggil Dimas

"Beruang kutub bagaimana dengan gaun yang ini ? apa kau juga menyukainya "Teriak Rara menyadarkan Dimas yang tengah asyik bermain game di ponselnya

Dimas pun langsung mendongak dengan mulut sedikit terbuka, suaranya tercekat saking panglingnya ketika melihat penampilan Rara yang terlihat sangat cantik dan anggun bak putri yang ada didongeng saat memakai gaun pengantin itu. Apalagi bagian bahu dan punggung nya yang putih nampak sangat jelas terpampang nyata di depannya.

"Ya ampun...si cewek Tarzan kenapa bisa secantik itu ? apa itu benar-benar dirinya " Batin Dimas sambil menelan ludahnya dengan keras

Defeat.....!

Terdengar suara game di ponselnya yang menandakan kalau Dimas telah kalah dari pertarungan mobile legend akibat terlalu lama menatap Rara

"Ah sial.... gara-gara gadis aneh itu, aku kalah dalam pertandingan ini lagi! " Umpat Dimas sambil memukulkan tanganya ke dinding

" Eh Kenapa malah marah-marah, yasudah kalau tidak suka aku akan mencari yang lain lagi" Rara kaget dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Dimas

"Udah kamu pilih yang itu saja, mba segera bungkuskan gaun yang itu dan juga set couple pasangnya. Aku nggak punya banyak waktu lagi " Dimas segera menyuruh pelayan untuk segera mengemasnya

"Loh kenapa langsung di bungkus, kamu kan belum mencoba jasnya ?"

"Tidak perlu, aku akan cocok memakai apapun karna aku ini sangat tampan bukankah aku ini jelangkung kan ?" Sahut Dimas dengan ketus

"Percaya diri sekali huuh... dasar jelangkung" Rara mengigit bibirnya agar tidak tertawa dengan keras

Setelah mendapatkannya gaun itu mereka pun langsung pulang, namun saat di perjalanan pulang. Perut Rara tiba-tiba berbunyi nyaring karna keroncongan.

"Ekhm....kamu lapar ?" Tanya Dimas tanpa menoleh ke arah Rara

"Nggak kok, ini cuman suara cacing-cacing di Perut aku yang lagi demo" Jawab Rara dengan sedikit malu

"Demo minta diturunin makanan, udah deh nggak usah jaim. Aku tahu kamu sedang lapar"

"Kalau tahu dari tadi aku lapar kenapa tidak membawaku ke tempat makan. Dasar tidak peka ! " Sungut Rara dengan kesal

Dimas langsung membelokkan mobilnya ke sebuah restauran bergaya Eropa kesukaannya.

"Turun...!"

"Eh kita mau ngapain disini ?"

"Mau ngamen ! Ya mau makanlah sudah cepat sana turun" Dimas pun lebih dulu turun dari mobilnya

Rara pun menyusul Dimas turun dari mobilnya dan segera masuk kedalam restaurant itu. Saat Rara tengah sibuk memilih makanan Dimas tidak sengaja melihat Vina dan David juga tengah makan di tempat itu dengan begitu mesra, ekpresi Dimas pun langsung berubah menjadi dingin

"Eh kamu nggak mau makan ?" Tanya Rara

"Aku kenyang" Jawab Dimas dengan kesal sambil sesekali melirik kearah Vina

Rara pun menengok ke arah yang dilihat Dimas dan melihat seorang wanita yang sedang asyik bermesraan dengan kekasihnya. Namun Rara tidak melihat jelas wajah prianya.

"Apa kamu menyukai perempuan itu ? sepertinya kamu terlihat tidak senang melihatnya jalan bersama pria lain Hahaha...." Rara sangat senang melihat wajah Dimas yang terlihat memerah menahan amarahnya

"Siapa juga yang cemburu, aku tidak menyukainya kok " Dimas yang tidak sadar saat makanan yang dipesan Rara sudah datang ia langsung menyendoknya kemulutnya dengan cepat

" Aku tidak mengatakan kalau kau itu cemburu, tapi ekspresi kamu terlihat sangat kesal sekali hahaha, eh btw kalau kamu menyukai perempuan itu kenapa kamu tidak mengejarnya dan menikah dengannya saja. Supaya aku tidak harus menikah dengan pria menyebalkan sepertimu" Seloroh Rara

"Tidak mau, aku akan meneruskan pernikahan palsu ini denganmu karna aku tidak mau Oma marah begitupun Mom dan Dadddyku"Sahut Dimas sambil terus melahap makanan Rara

"Uuuh....dasar beruang kutub menyebalkan, Yaaa....kenapa kau malah memakan makanan yang sudah aku pesan. Bukankah katamu tadi kau tidak lapar, sini makanya berikan kepadaku" Rara mencoba merebut makannya yang sedang dimakan oleh Dimas.

Merekapun akhirnya berebut makanan itu hingga terjadilah saling tarik menarik di meja makan yang berakhir dengan baju yang dikenakan Rara terkena noda saus pasta yang ada di meja makan.

"Dasar beruang kutub tengil, bule nyebelin ! Lihat pakaianku jadi kotor ini semua kan karna ulahmu ! "

"Bukankah tinggal dibersihkan saja ! sana pergi ke kamar mandi. Aku akan menunggumu disini lima menit lagi" Kata Dimas tampa rasa bersalah

Rara pun langsung menuju kamar mandi dan saat keluar dari sana, dia tidak sengaja bertemu dengan orang yang waktu itu ditabraknya.

"Hey Girls kita bertemu lagi !" Sapa David yang juga baru keluar dari Toilet pria

"Ehmmm... siapa yah ? sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya tapi dimana yaah sepertinya aku lupa dimana ?" Rara mulai mengingat kejadiannya

"Di butik, kau adalah gadis yang menabrakku di butik waktu itu. Sepertinya kita ditakdirkan untuk sering bertemu yah. Apa jangan-jangan....."

"Jangan-jangang kau itu adalah seorang penguntit yang terus mengikutiku kemana pun aku pergi" Jawab Rara

David tersenyum kecil baru kali ini seorang pria tampan sepertinya dikatakan seorang pengungtit oleh seorang gadis yang baru dikenalnya. Biasanya gadis yang ditemuinya akan langsung klepek klepek dengan pesonanya tapi Rara terlihat berbeda.

"No ! apa ada penguntit setampan diriku ? Mungkin saja kita berjodoh " Seloroh David sambil menebarkan pesonanya

"Dasar bule gila ! mana mungkin aku berjodoh dengan pria sepertimu.Tapi kamu lucu juga karna matamu terus berkedip seperti itu Hahaha ...." Rara segera meninggalkan David

"Kenapa senyum-senyum begitu ?" Tanya Dimas saat melihat Rara datang dengan ekspresi ceria

"Tadi aku bertemu bule gila yang mengatakan aku berjodoh dengannya, tapi dia cukup tampan juga " jawab Rara

Uhuk.....uhuk....

Dimas langsung terbatuk-batuk mendengar ucapan Rara.

"Dasar rubah centil, belum menikah saja kau sudah genit-genit sama pria lain" Timpal Dimas

" What's Apa katamu ? aku genit kurang ajar !" Ingin menjewer kuping Dimas

Terpopuler

Comments

Elita Fauzia

Elita Fauzia

bisa aja si dimass

2023-12-27

0

Adellieach

Adellieach

ya ampun, capek ngakak teruss..

2021-10-05

1

🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻

🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻

Semangat 13 mantan Ry mampir next......

2021-09-23

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 87 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!