14 Cocok

Karla sudah di larikan ke rumah sakit dan langsung di bawa ke ruang UGD untuk menjalani pemeriksaan intensif, sementara Aryan sedang menuju rumah sakit untuk mengantarkan Katrin, sedari tadi Katrin hanya diam namun air matanya tak berhenti mengalir.

Aryan pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia tahu jika Katrin sedang merasakan takut bercampur khawatir, apalagi dia melihat kembarannya tergeletak di aspal dengan bersimbah darah, itu pasti membukanya semakin syok.

Sementara Arsya tak berkomentar apapun, namun rasa khawatir juga ikut menghinggapi di hatinya, tapi dengan segera Arsya menepis nya dan membuka ponselnya untuk menghilangkan hal tersebut. Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di halaman rumah sakit terbesar di Jepang, Aryan memarkirkan mobilnya dan menggendong tubuh mungil Katrin, Arsya juga ikut turun entah dorongan dari mana dia ingin ikut melihat keadaan Karla.

"Ada apa denganku? kenapa aku sangat penasaran dengan kedua anak kembar itu?." gumamnya Arsya bertanya-tanya dengan perubahannya, ada rasa ingin tahu pada anak yang baru dia temui.

"Aryan juga seperti sudah lama mengenal mereka? kau berhutang penjelasan padaku Aryan, kau juga membuat penerbangan kita tertunda." Karena waktu penerbangan tinggal satu jam kurang maka mereka tak sempat untuk bisa berangkat sekarang.

Tapi anehnya Arsya tak marah sekalipun, padahal jika dia tak tepat waktu maka Arsya akan sangat marah pada Aryan, bahkan bisa sampai membuat Aryan masuk rumah sakit, apalagi dia pulang karena permintaan kedua orang tuanya yang sangat dia sayangi.

Kini mereka sudah berada di depan ruang UGD, dan menunggu di kursi tunggu. Katrin masih sibuk merapalkan doa untuk keselamatan dari Karla. Tapi dia belum menghubungi bundanya Katrin takut jika nantinya Dinar marah padanya, karena kecerobohannya Karla menjadi korban.

"Kakak maafkan aku.... aku tak bisa membuatmu aman, aku selalu membuatmu terluka, maafkan aku kak... " batinnya dengan wajah sedihnya.

"Kita berdoa saja semoga Karla baik-baik saja." ucapnya agar Katrin tak khawatir.

"Paman hubungi bunda sekarang, aku hafal nomor teleponnya, bolehkan aku pinjam ponsel paman?." Katrin harus segera menghubungi bunda nya. Aryan pun memberikan ponselnya pada Katrin, tangan kecilnya menekan nomor dengan mahir, dan Katrin mulai menghubungkan panggilannya pada sang bunda.

Namun panggilan tak kunjung tersambung, membuat Katrin menangis lagi, dia mengembalikan ponsel Aryan karena nomor ibunya sedang tak aktif.

"Bunda tak bisa di hubungi." ucapnya dengan nada kecewa.

"Sini duduk bersama paman." tiba-tiba saja Arsya ingin Katrin duduk di pangkuannya, Aryan pun mengeryitkan dahinya menatap heran Arsya, biasanya dia tak suka dengan anak-anak, apalagi dia baru bertemu. Katrin tampak ragu dan memberi isyarat pada Aryan yang mengartikan apakah boleh. Aryan mengangguk Katrin pun mendekat ke arah Arsya.

Deg......

Betapa terkejutnya melihat warna mata Katrin hingga dia membelalakkan kedua matanya tak percaya dengan yang baru saja di lihatnya.

"Mata itu persis seperti mataku.... apa dia? ahh rasanya tak mungkin, jika gadis itu mengandung kenapa tak meminta aku bertanggung jawab." batinnya Arsya masih setia menatap mata indah Katrin yang warnanya sama persis dengan miliknya. Arsya juga bergumam hal yang sama dengan Aryan pada saat pertama kali melihat mata tersebut.

"Paman.... " tepukan tangan Katrin membuyarkan lamunannya.

"Eh... maaf paman hanya sedikit tidak fokus." ucapnya, tanpa basa-basi Arsya langsung mengangkat tubuh kecil Katrin dan mendudukan nya di pangkuan Arsya.

"Siapa namamu manis?." tanya Arsya antusias, dia sedang menghibur Katrin agar tak bersedih, seketika sifat dingin dan datarnya hilang entah kemana, bahkan Aryan juga kaget akan hal itu.

"Aku Katrina Luana." jawabnya dengan sedikit senyuman di bibir mungilnya. Entah kenapa di dekat gadis kecil itu membuat Arsya merasa nyaman. Arsya terus bercanda dengan Katrin, sedangkan Aryan mengukir senyum bahagia sudah lama dia tak melihat senyum dari wajah tampan tuannya.

Sedang asyik bercanda dan Katrin sudah terhibur, dokter tiba-tiba keluar dari ruangan membuat Aryan langsung berbicara untuk memastikan kondisi Karla.

"Bagaimana keadaan gadis kecil itu dok?." tanya Aryan, membuat Arsya dan Katrin berhenti untuk mendengar penjelasan dokter.

"Maaf apa di sini ada pihak keluarga dari nona kecil?." tanya sang dokter.

"Saya dokter, saya adiknya." jawab Katrin dan mendekat kepada dokter. Dokter itu pun bingung karena sekarang dia sangat membutuhkan donor darah, sedangkan Katrin belum cukup umur untuk menjadi pendonor.

"Maaf tapi nona kecil tak bisa untuk jadi pendonor." ucapnya Katrin pun langsung menunduk, Arsya yang tahu akan hal itu pun ikut bertanya.

"Memangnya apa yang di butuhkan gadis kecil itu." tanya Arsya hatinya tergerak untuk menolong Karla.

"Pasien membutuhkan donor darah dan stok darahnya sedang tidak ada." jelasnya Arsya mengangguk mengerti.

"Apa golongan darahnya?."

"AB tuan...." Arsya tercengang karena golongan darahnya sama dengan Karla.

"Apa AB? kenapa bisa cocok darahku dan darahnya? mungkin hanya kebetulan." batinnya, lagi-lagi dia di buat kaget oleh kedua anak kembar imut itu. Ada beberapa kesamaan pada Arsya dan juga keduanya, hingga membuat dirinya bertambah penasaran akan sosok kedua gadis kembar tersebut.

"Saya bisa bantu." Aryan tak percaya jika Arsya mau mendonorkan darah pada orang lain.

"Baik mari ikut saya, untuk menjalankan pemeriksaan." Dokter pun membawa Arsya ke ruangan untuk transfusi darah. Aryan dan Katrin menunggu di sana.

Arsya akhirnya bisa mendonorkan darahnya untuk Karla, dan ternyata darahnya cocok untuk Karla membuat dia bernafas lega, setidaknya dia bisa menolong nyawa gadis kecil itu, meski dia tak tahu siapa mereka.

Arsya masih terbaring di brankar setelah melakukan transfusi darah untuk memulihkan tenaganya, Aryan dan Katrin pun menuju kesana untuk melihat keadaan Arsya. Katrin langsung berlari ke tempat Arsya berbaring dan tersenyum penuh arti.

"Paman terima kasih..... jika tidak ada paman mungkin kakak tidak akan selamat, sekali lagi terima kasih..... " Katrin sangat beruntung telah di tolong oleh orang baik seperti Arsya dan Aryan, jika tidak ada mereka mungkin Karla tak bisa terselamatkan.

"Sssst.. jangan berkata seperti itu gadis manis, aku harus menolongnya karena dia sangat membutuhkan darahku." Arsya menghibur Katrin lagi agar dia tak merasa bersalah.

Katrin hanya menangis dan memeluk tubuh Arsya yang masih terbaring dari samping kanannya. Katrin merasakan kenyamanan dan kehangatan, ini yang dia rindukan sejak dulu pelukan seorang ayah, sungguh kedua kembar imut itu sangat rindu akan hal itu. Arsya mengelus punggung Katrin lembut, ini juga pertama kali dia merasakan kenyamanan dalam pelukan dari seorang anak kecil.

"Kakakmu pasti sembuh kita harus berdoa agar kakaku di beri kesembuhan." Tiba-tiba ponsel Aryan berdering dia pun mencari tempat sepi untuk mengangkat telepon dengan nomor tanpa nama.

Katrin menurut dengan yang di ucapkan Arsya padanya. Aryan duduk di sebelah brankar tuannya.

"Batalkan penerbangan saat ini, kita akan mengganti jadwalnya." titahnya pada Aryan, dia pun segera melaksanakan tugasnya. Katrin pun menemani Arsya di sana sesekali mereka mengobrol, Arsya memandang wajah cantik Katrin yang sedang tertidur di sebelahnya, dia kelelahan sehingga sangat mudah nya terlelap di samping Arsya.

Arsya tersenyum sambil memandang wajah cantik Katrin yang menurutnya dia bukan asli orang Jepang, namun lebih ke blaster Asia Rusia, hingga membuat wajahnya seperti orang bule.

"Dia cantik sekali, bahkan jauh dari kata orang Jepang yang memiliki mata sipit, aku jadi penasaran siapa mereka sebenarnya." gumamnya, pandangan matanya tak lepas dari wajah Katrin, dia lebih meneliti setiap inci wajah cantik Katrin, hingga mengingatkan pada seorang wanita yang pernah dia tiduri.

"Oh shit..... kenapa aku mengingat wajahnya pada anak ini, akhhh..... aku harus segera menemukan wanita itu." umpatnnya dengan suara lirih agar Katrin tak mendengar, dia sudah uring-uringan mencari Dinar yang tak kunjung di temukan keberadaannya.

**Jangan lupa mendukung karyaku dengan memberi like, vote dan comment agar author semangat upnya😊😊 🤗🙏

Don't forget gusy 🤗😊😊

Terima kasih telah meluangkan waktu mampir ke karyaku semoga terhibur 🤗🤗😊😊🙏🙏**

Terpopuler

Comments

═ NISA ═

═ NISA ═

dia anakmu arsya... cepet lah nyari informasinya...

2023-05-14

0

Elazmi Puji

Elazmi Puji

ayo dong kapan Arsya tahu s kembar anaknya

2022-02-03

0

Kenzie

Kenzie

iugddghk

2021-09-09

1

lihat semua
Episodes
1 01 Terjebak tragedi satu malam
2 02 Pergi
3 03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4 04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5 05 Don't hurt my sister
6 06 Kebrutalan Arsya
7 07 Kekhawatiran Dinar
8 08 Tanpa di sengaja
9 09 Misi Awal
10 10 Getaran Aneh
11 11 Tak asing
12 12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13 13 Kecelakaan
14 14 Cocok
15 15 Celah
16 16 Visual
17 17 Di jodohkan
18 18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19 19 Kabar menguntungkan
20 20 Kutemukan dirimu
21 21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22 22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23 23 Mereka berdua anakku?
24 24 Aksi dua K
25 25 Aksi dua K bagian 02
26 26 Pembatalan...
27 27 Ketakutan dalam hati
28 28 Kumohon ikutlah nona....
29 29 Rencana Arsya
30 30 Daddy....
31 31 Bertemu lagi
32 32 Keputusan Dinar
33 33 Rencana Alan
34 34 Kebersamaan
35 35 Keberangkatan
36 36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37 37 Rencana pembalasan dendam
38 38 Hentai (mesum)
39 39 Tante-tante rese
40 40 Mulai bergerak
41 41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42 42 Keluhan Dinar
43 43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44 44 Melakukan Rencana part 01
45 45 Melakukan Rencana part 02
46 46 Rescue Mission...!!!
47 47 Beraksi
48 48-Hal Tak Terduga
49 49-Mencari
50 50-Terbakar Api Cemburu
51 51- Keseriusan Arsya
52 52-Sambutan keluarga Azhar
53 53-Permintaan Dinar
54 54-Hari Pernikahan
55 55-noda di hari bahagia
56 56-Pilu
57 57 Rencana Balas Dendam
58 58- Sepupu tampan
59 59- Melanjutkan Misi
60 60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61 61- Pertemuan kembali
62 62-Awal Dendam
63 63-Renggangnya Ikatan
64 64-Sekelebat Rahasia
65 65-Luka
66 66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67 67-Kabar Gembira
68 68-Kalandra Ryu Azhar
69 69-Bersekolah asrama
70 70-Farhan Shin Adijaya
71 71- Sedikit Peluang
72 72- Hanya di Manfaatkan
73 73- Bertemu Kenzo
74 74-Terbukanya rahasia si kembar
75 75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76 76- Kecerobohan Rencana Arsya
77 77-Mulai Curiga
78 78-Kebohongan Arsya
79 79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80 80-Aku Kecewa Dad
81 81-Kemarahan Karla
82 82-Kebenaran Sesungguhnya
83 83-Kebenaran Sesungguhnya
84 84-Menenangkan Diri
85 85-Menjadi korban
86 86-Rencana berlanjut
87 87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88 88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89 89-Kebenaran Sesungguhnya
90 90-Pertarungan Dimulai
91 91-Kekalahan Devan
92 92-Penyelesaian
93 93-Pasrah
94 94- Usai (semua kembali seperti semula)
95 95-Memulai lembaran baru
96 Pengumuman......
97 97- Awal baru
98 98-Cinta pandangan pertama
99 99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100 100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101 101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102 102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103 103-Mulai beraksi
104 104-Perseteruan antar Si Kembar
105 105-Saling Peduli
106 106-Mulai Penyelidikan
107 107-Penguntit Misterius
108 108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109 109-Bekerjasama
110 110-Rencana Sebenarnya
111 111-Kebejatan Gala
112 112-Hilangnya Katrin
113 113-Terungkap
114 114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115 115- Amarah yang tak Terbendung
116 116-Hilang Kendali
117 117 Kejujuran
118 118 Melewati Masa Kritis
119 119 Perubahan Drastis Katrin
120 120 Lulusnya Si Kembar
121 121 Menjalani Kehidupan Baru
122 122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123 123 Kesedihan Andra
124 124 Kisah Kelam Hana
125 125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126 126 Pendekatan
127 127 Persiapan Promnight bag 01
128 128 Persiapan Promnight bag 02
129 129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130 130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131 131 Peryataan Cinta
132 132 Menjalin Hubungan
133 133 "Akhirnya aku diterima"
134 134 Memberitahukan Hubungan
135 135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136 136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137 137 Kebahagiaan Sederhana
Episodes

Updated 137 Episodes

1
01 Terjebak tragedi satu malam
2
02 Pergi
3
03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4
04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5
05 Don't hurt my sister
6
06 Kebrutalan Arsya
7
07 Kekhawatiran Dinar
8
08 Tanpa di sengaja
9
09 Misi Awal
10
10 Getaran Aneh
11
11 Tak asing
12
12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13
13 Kecelakaan
14
14 Cocok
15
15 Celah
16
16 Visual
17
17 Di jodohkan
18
18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19
19 Kabar menguntungkan
20
20 Kutemukan dirimu
21
21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22
22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23
23 Mereka berdua anakku?
24
24 Aksi dua K
25
25 Aksi dua K bagian 02
26
26 Pembatalan...
27
27 Ketakutan dalam hati
28
28 Kumohon ikutlah nona....
29
29 Rencana Arsya
30
30 Daddy....
31
31 Bertemu lagi
32
32 Keputusan Dinar
33
33 Rencana Alan
34
34 Kebersamaan
35
35 Keberangkatan
36
36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37
37 Rencana pembalasan dendam
38
38 Hentai (mesum)
39
39 Tante-tante rese
40
40 Mulai bergerak
41
41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42
42 Keluhan Dinar
43
43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44
44 Melakukan Rencana part 01
45
45 Melakukan Rencana part 02
46
46 Rescue Mission...!!!
47
47 Beraksi
48
48-Hal Tak Terduga
49
49-Mencari
50
50-Terbakar Api Cemburu
51
51- Keseriusan Arsya
52
52-Sambutan keluarga Azhar
53
53-Permintaan Dinar
54
54-Hari Pernikahan
55
55-noda di hari bahagia
56
56-Pilu
57
57 Rencana Balas Dendam
58
58- Sepupu tampan
59
59- Melanjutkan Misi
60
60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61
61- Pertemuan kembali
62
62-Awal Dendam
63
63-Renggangnya Ikatan
64
64-Sekelebat Rahasia
65
65-Luka
66
66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67
67-Kabar Gembira
68
68-Kalandra Ryu Azhar
69
69-Bersekolah asrama
70
70-Farhan Shin Adijaya
71
71- Sedikit Peluang
72
72- Hanya di Manfaatkan
73
73- Bertemu Kenzo
74
74-Terbukanya rahasia si kembar
75
75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76
76- Kecerobohan Rencana Arsya
77
77-Mulai Curiga
78
78-Kebohongan Arsya
79
79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80
80-Aku Kecewa Dad
81
81-Kemarahan Karla
82
82-Kebenaran Sesungguhnya
83
83-Kebenaran Sesungguhnya
84
84-Menenangkan Diri
85
85-Menjadi korban
86
86-Rencana berlanjut
87
87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88
88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89
89-Kebenaran Sesungguhnya
90
90-Pertarungan Dimulai
91
91-Kekalahan Devan
92
92-Penyelesaian
93
93-Pasrah
94
94- Usai (semua kembali seperti semula)
95
95-Memulai lembaran baru
96
Pengumuman......
97
97- Awal baru
98
98-Cinta pandangan pertama
99
99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100
100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102
102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103
103-Mulai beraksi
104
104-Perseteruan antar Si Kembar
105
105-Saling Peduli
106
106-Mulai Penyelidikan
107
107-Penguntit Misterius
108
108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109
109-Bekerjasama
110
110-Rencana Sebenarnya
111
111-Kebejatan Gala
112
112-Hilangnya Katrin
113
113-Terungkap
114
114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115
115- Amarah yang tak Terbendung
116
116-Hilang Kendali
117
117 Kejujuran
118
118 Melewati Masa Kritis
119
119 Perubahan Drastis Katrin
120
120 Lulusnya Si Kembar
121
121 Menjalani Kehidupan Baru
122
122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123
123 Kesedihan Andra
124
124 Kisah Kelam Hana
125
125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126
126 Pendekatan
127
127 Persiapan Promnight bag 01
128
128 Persiapan Promnight bag 02
129
129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130
130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131
131 Peryataan Cinta
132
132 Menjalin Hubungan
133
133 "Akhirnya aku diterima"
134
134 Memberitahukan Hubungan
135
135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136
136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137
137 Kebahagiaan Sederhana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!