08 Tanpa di sengaja

Mentari sudah menampakkan sinarnya pertanda awal hidup baru akan terlaksana, setelah kemarin seluruh makhluk menjalankan pekerjaan mereka entah itu kegagalan atau kesuksesan, keduanya masih akan berlanjut di pagi indah ini.

Dinar sudah menyiapkan sarapan pagi untuk kedua putrinya, sekarang waktunya bersiap dan memanggil kedua putrinya untuk sarapan. Karna dan Katrin sudah bangun sejak pagi, mereka sudah terbiasa bangun sendiri tanpa Dinar harus membangunkan mereka. Dia pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap untuk ke kantor seperti biasa.

Selesai bersiap Dinar memanggil kedua putrinya untuk sarapan seperti biasa, Dania sudah pulang sejak semalam karena ada dinas keluar kota untuk beberapa hari. Dinar melangkah ke meja makan dan menyiapkan piring dan juga susu untuk mereka.

"Karla.... Katrin.... ayo sarapan." panggilnya sambil menuang susu kedalam gelas.

"Iya bunda.... " jawab mereka serentak sambil menuruni anak tangga.

Kedua kembar imut menuruni tangga, sudah siap untuk berangkat ke sekolah dengan menggendong tas ransel mereka, Karla dan Katrin sudah di kenal anak kembar imut di tempat tinggalnya mereka.

Mereka mendudukkan diri bersebelahan, sedangkan Dinar berada di depan mereka, Dinar mengoleskan selai di roti milik Karla dan Katrin. Karla sangat menyukai selai kacang sedangkan Katrin sangat menyukai selai coklat.

"Bunda kami akan pulang terlambat, akan ada les tambahan sore nanti, jadi bunda tak udah mencari kami." Katrin meminta izin karena memang ada pelajaran tambahan.

"Benarkah? baiklah tapi jangan pulang terlambat ok, dan Karla jangan bertengkar lagi ya bunda gak mau lihat putri bunda suka bertarung."Ucapnya menasehati Karla agar kejadian kemarin tak terulang.

"Baik bunda." jawabnya datar, namun Dinar tak mempermasalahkan hal itu, karena itu adalah sifatnya.

"Ya sudah habiskan sarapan kalian, belajar yang rajin, maaf ya pagi ini bunda tak bisa mengantarkan kalian, kalian tak kebertana kan?." Dinar tak bisa mengantar karena ada rapat penting pagi ini.

"Ya bunda tak apa, kami akan berangkat sendiri, lagi pula sekolah kita tak terlalu jauh." Karla dan Katrin mengerti dengan keadaan bunda nya yang harus bekerja demi keluarga.

"Bunda tak perlu khawatir." imbuh Karla singkat.

"Makasih sayang.... ya sudah bunda akan berangkat sekarang. " Dinar bangkit dari duduk nya dan mengecup kedua pipi mulus keduanya.

"Dah sayang.... " Dinar pamit dan beranjak pergi.

"Dah bunda." ucap mereka serempak.

Mereka segera menghabiskan sarapan mereka, setelah selesai keduanya bersiap dan berangkat menuju sekolah mereka. Karla dan Katrin berjalan, tanpa di sengaja ada laki-laki dewasa menabrak tubuh kecil Katrin, karena dia sedang terburu-buru.

"Aduhhh..... " jerit Katrin yang sudah terduduk, Karla bahkan tak menyadarinya.

"Katrin.... kau baik-baik saja?." Karla segera membantu Katrin berdiri. Lelaki tadi segera membantu Katrin juga dan membawa mereka untuk duduk di kursi taman dekat jalan.

"Maafkan saya, saya sedang terburu-buru, maafkan saya." ucapnya meminta maaf dengan sungguh-sungguh.

"Aku tidak apa-apa paman ini hanya luka kecil." ujar Katrin.

"Tidak adik kecil tetap saja, karena paman kamu jadi terluka."Paksa nya, melihat hal itu Katrin pun mengiyakan saja.

"Baiklah paman aku maafkan."pasrah Katrin, Karla hanya diam sambil fokus melihat luka di kaki adiknya.

"Ah terima kasih sudah memaafkan saya." lelaki itu merasa lega mendapat maaf dari anak kecil itu, namun karena Katrin sedang menunduk jadi lelaki itu tak melihat wajahnya dengan jelas.

"Boleh paman lihat lukanya."Katrin pun mengangguk, lelaki itu melihat kaki Katrin terluka dan sedikit mengeluarkan darah, dia menjadi tak tega.

"Tunggu di sini paman akan belikan obat merah dan juga plester untuk lukanya, kalian jangan kemana-mana."Lelaki itu pun segera pergi ke apotek untuk membeli betadine dan juga plester.

Karla dan Katrin tak tahu jika lelaki itu adalah Aryan, ya yang menabrak Katrin adalah Aryan sang asisten Arsya. Karena terburu-buru dia tak sengaja menabrak Katrin hingga jatuh.

Selang beberapa menit Aryan datang dengan membawa betadine dan juga plester di tangannya. Karla dan Katrin masih menunggu di sana.

"Ini paman sudah bawa obatnya." Karla dan Katrin pun menengok ke sumber suara, hingga terlihat jelaslah wajah Karla dan Katrin, mereka juga melihat wajah Aryan.

Deg....

Aryan terkejut melihat mata hijau menyala milik Karla dan Katrin yang sangat mirip dengan Arsya, Karla dan Katrin juga terkejut melihat target misi mereka berdua.

"Mata itu....kenapa sangat mirip dengan mata tuan Arsya? apa mereka... ah rasanya tidak mungkin, ini pasti hanya kebetulan." batinnya saat menatap mata keduanya yang sangat mirip dengan Arsya.

Karla dan Katrin mencoba menutupi keterkejutannya, mereka sangat pandai memahami situasi. Namun keduanya menatap heran karena sedari tadi Aryan menatap mereka tanpa berkedip.

"Maaf paman baik-baik saja kan?." ucap Katrin membuyarkan lamunan Aryan.

"Ahhh tidak apa-apa saya baik, hanya kepikiran sesuatu, oh ya sini paman obati dulu lukanya." Katrin tak menolak, Karla pun ikut mengangguk, Aryan mengobatinya dengan tulus.

Setelah selesai Aryan pun pamit karena masih ada urusan tak lupa berkenalan dengan kedua kembar imut itu, yang membuat Aryan menjadi kepikiran karena mata indah kedua bocah tersebut.

"Kak bukankah paman Aryan yang tadi itu adalah lelaki yang sedang membangun hotel, dan dia juga lelaki yang akan menjadi misi awal kita?."

"Benar dia orangnya, tapi tak apa itu akan lebih memudahkan kita." keberuntungan sedang berpihak pada mereka, tanpa di sangka mereka malah bertemu dan berkenalan dengan Aryan, dan semua itu di luar dari rencana mereka.

"Kakak benar itu sangat menguntungkan bagi kita, terlebih kita belum melakukan rencana." Katrin juga ikut senang tidak perlu dengan susah payah untuk bisa kenal dengan Aryan.

"Ya sudah kita harus ke sekolah, kita sudah terlambat." Karla dan Katrin pun bergegas ke sekolah karena akibat pertemuan dengan Aryan mereka jadi terlambat sekolah.

💕💖💕💖💕💖💕

Sementara Aryan dia masih memikirkan apa yang dia lihat tadi, rasanya itu kebetulan tapi ada yang mengganjal di hatinya, banyak pertanyaan timbul di otaknya, mengingat kejadian delapan tahun silam dimana tuannya menolong gadis yang tidak pernah di kenalnya, hingga kini Aryan juga masih mencari keberadaannya karena di perintah oleh Arsya.

"Apa mereka berdua anak dari tuan Arsya? tapi tak mungkin jika gadis itu hamil kenapa dia tak mau meminta pertanggungjawaban kepada tuan Arsya? dia kan korban?.... akhh entahlah itu membuatku pusing." Aryan masih belum bisa memastikan jika itu benar-benar anak dari tuannya.

Tring..... tring.... tringgg....

Suara ponsel membuat dia berhenti memikirkan tentang kedua anak itu. Nama tuanya tertera di ponselnya Aryan segera mengangkat panggilan dari atasannya.

"Selamat pagi tuan... " sapa nya dengan sopan.

"Bagaimana kerjasamanya?." tanya Arsya langsung tanpa basa-basi, membuat Aryan kesal.

"Anda tenang saja tuan, sebentar lagi kami akan melakukan rapat." jelasnya perusahaan milik Arsya akan melakukan kerja sama dengan Agatsuma corps.

"Bagus, aku harap pembangunan disana cepat terlaksana, jika semua beres hubungi aku lagi." ucapnya dan memutus sambungan sepihak, membuat Aryan geram.

"Dasar bos tak tahu terima kasih.... untung sabar." umpat nya dengan kesal.

Aryan pun bersiap untuk rapat dengan perusahaan terbesar di Jepang, karena sangat membutuhkan bahan bangunan agar hotelnya cepat berdiri, mereka memang menggunakan bahan bangunan yang bagus agar kuat dan kokoh.

"Baiklah aku akan membicarakan tentang kedua anak kembar itu nanti kepada tuan Arsya, sekarang saatnya menyelesaikan semuanya." Aryan pun berangkat ke perusahaan Agatsuma Corp bersama dengan sekretaris nya.

**Jangan lupa like, vote dan comment karena dukungan kalian sangat penting bagi author.😊☺🙏🙏

Bantu novel ku dengan dukungan agar author semangat up nya, terima kasih 🙏💕 telah meluangkan waktunya untuk membaca karya ku semoga kalian suka🙏☺😊💕**

Terpopuler

Comments

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

nah nanti bisa ketemu sama Dinar gak usah mencari kemana mana lg

2023-03-17

1

Wati Wati

Wati Wati

mantap Thor

2022-11-07

0

Kenzie

Kenzie

nhbsbsjsjusyshebjejejhsisj jd f

2021-09-09

1

lihat semua
Episodes
1 01 Terjebak tragedi satu malam
2 02 Pergi
3 03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4 04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5 05 Don't hurt my sister
6 06 Kebrutalan Arsya
7 07 Kekhawatiran Dinar
8 08 Tanpa di sengaja
9 09 Misi Awal
10 10 Getaran Aneh
11 11 Tak asing
12 12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13 13 Kecelakaan
14 14 Cocok
15 15 Celah
16 16 Visual
17 17 Di jodohkan
18 18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19 19 Kabar menguntungkan
20 20 Kutemukan dirimu
21 21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22 22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23 23 Mereka berdua anakku?
24 24 Aksi dua K
25 25 Aksi dua K bagian 02
26 26 Pembatalan...
27 27 Ketakutan dalam hati
28 28 Kumohon ikutlah nona....
29 29 Rencana Arsya
30 30 Daddy....
31 31 Bertemu lagi
32 32 Keputusan Dinar
33 33 Rencana Alan
34 34 Kebersamaan
35 35 Keberangkatan
36 36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37 37 Rencana pembalasan dendam
38 38 Hentai (mesum)
39 39 Tante-tante rese
40 40 Mulai bergerak
41 41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42 42 Keluhan Dinar
43 43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44 44 Melakukan Rencana part 01
45 45 Melakukan Rencana part 02
46 46 Rescue Mission...!!!
47 47 Beraksi
48 48-Hal Tak Terduga
49 49-Mencari
50 50-Terbakar Api Cemburu
51 51- Keseriusan Arsya
52 52-Sambutan keluarga Azhar
53 53-Permintaan Dinar
54 54-Hari Pernikahan
55 55-noda di hari bahagia
56 56-Pilu
57 57 Rencana Balas Dendam
58 58- Sepupu tampan
59 59- Melanjutkan Misi
60 60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61 61- Pertemuan kembali
62 62-Awal Dendam
63 63-Renggangnya Ikatan
64 64-Sekelebat Rahasia
65 65-Luka
66 66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67 67-Kabar Gembira
68 68-Kalandra Ryu Azhar
69 69-Bersekolah asrama
70 70-Farhan Shin Adijaya
71 71- Sedikit Peluang
72 72- Hanya di Manfaatkan
73 73- Bertemu Kenzo
74 74-Terbukanya rahasia si kembar
75 75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76 76- Kecerobohan Rencana Arsya
77 77-Mulai Curiga
78 78-Kebohongan Arsya
79 79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80 80-Aku Kecewa Dad
81 81-Kemarahan Karla
82 82-Kebenaran Sesungguhnya
83 83-Kebenaran Sesungguhnya
84 84-Menenangkan Diri
85 85-Menjadi korban
86 86-Rencana berlanjut
87 87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88 88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89 89-Kebenaran Sesungguhnya
90 90-Pertarungan Dimulai
91 91-Kekalahan Devan
92 92-Penyelesaian
93 93-Pasrah
94 94- Usai (semua kembali seperti semula)
95 95-Memulai lembaran baru
96 Pengumuman......
97 97- Awal baru
98 98-Cinta pandangan pertama
99 99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100 100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101 101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102 102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103 103-Mulai beraksi
104 104-Perseteruan antar Si Kembar
105 105-Saling Peduli
106 106-Mulai Penyelidikan
107 107-Penguntit Misterius
108 108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109 109-Bekerjasama
110 110-Rencana Sebenarnya
111 111-Kebejatan Gala
112 112-Hilangnya Katrin
113 113-Terungkap
114 114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115 115- Amarah yang tak Terbendung
116 116-Hilang Kendali
117 117 Kejujuran
118 118 Melewati Masa Kritis
119 119 Perubahan Drastis Katrin
120 120 Lulusnya Si Kembar
121 121 Menjalani Kehidupan Baru
122 122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123 123 Kesedihan Andra
124 124 Kisah Kelam Hana
125 125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126 126 Pendekatan
127 127 Persiapan Promnight bag 01
128 128 Persiapan Promnight bag 02
129 129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130 130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131 131 Peryataan Cinta
132 132 Menjalin Hubungan
133 133 "Akhirnya aku diterima"
134 134 Memberitahukan Hubungan
135 135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136 136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137 137 Kebahagiaan Sederhana
Episodes

Updated 137 Episodes

1
01 Terjebak tragedi satu malam
2
02 Pergi
3
03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4
04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5
05 Don't hurt my sister
6
06 Kebrutalan Arsya
7
07 Kekhawatiran Dinar
8
08 Tanpa di sengaja
9
09 Misi Awal
10
10 Getaran Aneh
11
11 Tak asing
12
12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13
13 Kecelakaan
14
14 Cocok
15
15 Celah
16
16 Visual
17
17 Di jodohkan
18
18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19
19 Kabar menguntungkan
20
20 Kutemukan dirimu
21
21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22
22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23
23 Mereka berdua anakku?
24
24 Aksi dua K
25
25 Aksi dua K bagian 02
26
26 Pembatalan...
27
27 Ketakutan dalam hati
28
28 Kumohon ikutlah nona....
29
29 Rencana Arsya
30
30 Daddy....
31
31 Bertemu lagi
32
32 Keputusan Dinar
33
33 Rencana Alan
34
34 Kebersamaan
35
35 Keberangkatan
36
36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37
37 Rencana pembalasan dendam
38
38 Hentai (mesum)
39
39 Tante-tante rese
40
40 Mulai bergerak
41
41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42
42 Keluhan Dinar
43
43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44
44 Melakukan Rencana part 01
45
45 Melakukan Rencana part 02
46
46 Rescue Mission...!!!
47
47 Beraksi
48
48-Hal Tak Terduga
49
49-Mencari
50
50-Terbakar Api Cemburu
51
51- Keseriusan Arsya
52
52-Sambutan keluarga Azhar
53
53-Permintaan Dinar
54
54-Hari Pernikahan
55
55-noda di hari bahagia
56
56-Pilu
57
57 Rencana Balas Dendam
58
58- Sepupu tampan
59
59- Melanjutkan Misi
60
60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61
61- Pertemuan kembali
62
62-Awal Dendam
63
63-Renggangnya Ikatan
64
64-Sekelebat Rahasia
65
65-Luka
66
66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67
67-Kabar Gembira
68
68-Kalandra Ryu Azhar
69
69-Bersekolah asrama
70
70-Farhan Shin Adijaya
71
71- Sedikit Peluang
72
72- Hanya di Manfaatkan
73
73- Bertemu Kenzo
74
74-Terbukanya rahasia si kembar
75
75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76
76- Kecerobohan Rencana Arsya
77
77-Mulai Curiga
78
78-Kebohongan Arsya
79
79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80
80-Aku Kecewa Dad
81
81-Kemarahan Karla
82
82-Kebenaran Sesungguhnya
83
83-Kebenaran Sesungguhnya
84
84-Menenangkan Diri
85
85-Menjadi korban
86
86-Rencana berlanjut
87
87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88
88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89
89-Kebenaran Sesungguhnya
90
90-Pertarungan Dimulai
91
91-Kekalahan Devan
92
92-Penyelesaian
93
93-Pasrah
94
94- Usai (semua kembali seperti semula)
95
95-Memulai lembaran baru
96
Pengumuman......
97
97- Awal baru
98
98-Cinta pandangan pertama
99
99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100
100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102
102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103
103-Mulai beraksi
104
104-Perseteruan antar Si Kembar
105
105-Saling Peduli
106
106-Mulai Penyelidikan
107
107-Penguntit Misterius
108
108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109
109-Bekerjasama
110
110-Rencana Sebenarnya
111
111-Kebejatan Gala
112
112-Hilangnya Katrin
113
113-Terungkap
114
114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115
115- Amarah yang tak Terbendung
116
116-Hilang Kendali
117
117 Kejujuran
118
118 Melewati Masa Kritis
119
119 Perubahan Drastis Katrin
120
120 Lulusnya Si Kembar
121
121 Menjalani Kehidupan Baru
122
122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123
123 Kesedihan Andra
124
124 Kisah Kelam Hana
125
125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126
126 Pendekatan
127
127 Persiapan Promnight bag 01
128
128 Persiapan Promnight bag 02
129
129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130
130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131
131 Peryataan Cinta
132
132 Menjalin Hubungan
133
133 "Akhirnya aku diterima"
134
134 Memberitahukan Hubungan
135
135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136
136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137
137 Kebahagiaan Sederhana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!