10 Getaran Aneh

Sudah satu minggu berlalu Karla dan Katrin sangat mahir dalam memainkan peran mereka. Hari ini adalah weekend saatnya jatah Karla dan Katrin pergi bersenang-senang bersama bunda mereka. Setiap satu bulan sekali Dinar memberi jatah pada kedua kembar imutnya untuk pergi jalan-jalan bersama, agar tak jenuh.

"Kita akan kemana bunda?." tanya Katrin yang sedang menggunakan sepatunya.

"Kita akan ke mall membeli pakaian untuk kalian, sebentar lagi salju turun, jadi bunda akan membelikan mantel untuk kalian berdua." jelasnya, Dinar tahu jika mantel kedua putrinya sudah harus diganti.

"Wahh.... kak kita punya mantel baru .... yey... " senang Katrin akhirnya mereka di belikan mantel baru.

"Yey... makasih bunda." tambah Karla yang juga ikut senang. Dinar tersenyum melihat kebahagiaan terpancar jelas di wajah imut keduanya.

"Iya.... cium bunda dulu." ucapnya dengan manja kepada kedua putri kesayangannya.

"Makasih bunda.... muach...... muach... " ucap mereka berbarengan dan mencium pipi Dinar, Karla sebelah kanan sedangkan Katrin sebelah kiri.

"Iya sayang sama-sama.... " Dinar juga bergantian mencium pipi keduanya.

"Yosh.... ayo kita berangkat." dengan semangat mereka pergi meninggalkan rumah menuju pusat perbelanjaan.

Mereka pergi dengan taksi seperti biasa, namun Dania tak ikut karena sedang dinas ke luar kota biasanya dia akan menemani mereka berbelanja ataupun pergi keluar. Karla hanya diam sambil memandangi jalan lewat jendela sedangkan Katrin sedang berceloteh dengan bundanya.

Tak terasa mereka sampai di mall, suasananya ramai karena weekend, Dinar menggandeng tangan kedua putrinya dan memasuki gedung tinggi dan besar itu. Mereka langsung menuju toko pakaian musim dingin, Karla dan Katrin segera memilih mantel sesuai dengan seleranya.

"Kak ayo kita pilih." Karla pun mengangguk karena Dinar juga sudah memberi izin untuk memilih mantel dan juga topinya.

Setelan mendapatkan apa yang mereka inginkan, Dinar langsung membayar ke kasir. Setelah kegiatan belanja Dinar mengajak kedua kembar imutnya untuk makan siang.

"Yuk sekarang kita makan siang, setelah itu kalian boleh membeli cemilan kesukaan kalian."

"Benerkan bunda? kita boleh beli cemilan kesukaan kita?. " Dinar mengangguk membuat Karla dan Katrin senang. Dinar sengaja menabung untuk bisa membuat keduanya bahagia.

Beberapa saat kemudian, mereka baru selesai makan siang kini mereka sudah berada di pusat cemilan, Karla dan Katrin sudah berada di dalam sedangakan Dinar meminta izin untuk ke kamar mandi.

"Jangan pergi kemanapun ok.... bunda ke toilet sebentar." ucapnya mengingatkan agar kedua putrinya tetap di situ sampai dia kembali.

"Iya bunda kami akan tunggu di sini. " ucap Karla santai. Dinar pun pergi untuk menuntaskan panggilan alam.

Mereka sedang asyik memilih dan tak sengaja Karla menyenggol kaki seseorang.

Dukk....

Senggol Karla tanpa sengaja, dan tepat mengenai kakinya. Dengan cepat Karla segera menundukkan kepalanya dan meminta maaf.

deg.... deg... deg....

Getaran aneh dia rasakan setelah kakinya tersenggol oleh Karla, rasanya seperti ada sengatan yang membuat jantungnya tiba-tiba berdetak keras, itu bukanlah getaran cinta tapi semacam sebuah ikatan di antara keduanya.

"Maafkan saya paman.... saya tidak sengaja." jika menyangkut kesalahan Karla aka bersikap sopan dan sifat dinginnya akan luntur.

Katrin yang melihat sang kakak sedang berbicara dengan seseorang sambil menunduk dia pun mendekat dan berdiri tak jauh dari Karla.

"Tidak papa nak.... lain kali hati-hati." tuturnya lembut, namun Karla ataupun Katrin tak melihat wajahnya.

"Kakak tidak apa-apa kan?."tanyanya berbisik.

"Tidak Katrin." singkatnya. Terdengarlah dengan jelas suara yang tak asing di telinga mereka dan suaranya sangat dekat.

"Tuan sebentar lagi rapat akan segera di mulai." ucapnya yang kini berdiri memberi hormat padanya. Karla dan Katrin menengok, mereka terkejut ternyata itu adalah Aryan, seminggu ini mereka berhasil pendekatan dengannya.

Katrin yang tahu jika itu adalah Aryan, dia ingin memanggilnya namun dengan cepat Karla memberi isyarat. Dia menaruh telunjuk di bibir nya yang berarti jangan memanggil, Katrin pun diam seketika.

"Maafkan kami paman, kami permisi dulu." ucap Karla tanpa menunggu jawaban darinya, mereka segera berlalu pergi meninggalkan kedua lelaki dewasa itu.

"Iya aku maafkan." lirihnya sambil tersenyum kilas, dia gemas melihat keduanya bergandengan tangan, dan hilang dari pandangannya. Entah kenapa Arsya bersikap seperti itu biasanya dia akan marah ketika ada yang menyentuhnya, tapi ini lain Arsya bahkan tersenyum dan berbicara lembut padanya. Hatinya merasa ada ikatan ketika anak tadi menyenggolnya, seperti ada getaran aneh dalam dirinya.

Aryan merasa tak asing dengan suara itu, suara persis seperti Karla yang mengkhawatirkan Katrin.

"Mungkin hanya perasaanku saja." gumamnya, dia pun kembali fokus pada Arsya atasannya, ya tanpa sengaja ternyata Karla menabrak kaki Arsya. Arsya yang sedang mencari cemilan untuk dirinya, karena kurang fokus dia tak sengaja menabrak tubuh kecil Karla, tapi Arsya tak melihat wajahnya karena Karla langsung menundukkan kepalanya.

Arsya kembali dalam mode datarnya, lengkungan di bibirnya sirna seketika jika menyangkut pekerjaan. Arsya menatap serius seperti biasanya tatapan datar tanpa ekspresi. Banyak wanita yang terpesona dengan ketampanannya, apalagi Arsya adalah ceo muda dan kaya, kekayaannya tak bisa terhitung karena dia adalah orang paling berpengaruh di dalam dunia bisnis. Namun tak ada yang berani mendekatinya karena wajah dingin nya yang membuatnya tak tersentuh, di tambah dia tak akan segan membunuh orang yang berani bemain dengannya.

"Ayo kita pergi." singkatnya dan pergi dari toko cemilan menuju ke tempat pertemuan untuk rapat penting, Arsya sengaja mengambil jadwal weekend karena dia sangat sibuk. Ya dua hari lalu Arsya telah datang ke Jepang karena urusan mendadak, dan kini dia akan mengadakan rapat.

Karla dan Katrin keluar dari toko cemilan dan duduk agak menjauh dari toko tesebut. Karla bernafas lega akhirnya dia bisa keluar dari sana.

"Kak kenapa tadi aku tak boleh memanggil paman Aryan?." tanya Katrin yang tak tahu alasan kenapa Karla melarangnya memanggil Aryan.

"Kamu ini tadi itu adalah atasannya, kita harus bisa melihat situasi." jelasnya. Baru saja Katrin akan bertanya bundanya ternyata sudah berada di hadapan mereka.

Dinar kembali dari toilet dan mendapati kedua putrinya berada di luar toko cemilan, dia mengeryitkan dahinya dan menatap hera keduanya.

"Loh kanapa kalian berdua disini sayang?." tanya Dinar. Karla dan Katrin hanya tersenyum polos.

"Maaf bunda kita ingin bersama bunda memilih cemilannya." ucap Karla, Dinar hanya tersenyum.

"Baiklah ayo kita masuk, pilih sesuka kalian." Dinar pun masuk bersama kedua putrinya.

Mereka berdua bernafas lega, Dinar tak mendengar percakapan mereka, selama satu minggu Dinar tak tahu jika kedua putrinya telah dekat dan akrab dengan Aryan, bahkan Dinar tak curiga jika keduanya selalu pulang terlambat dengan alasan les tambahan di sekolah.

Dinar juga tak tahu misi rahasia si kembar imut yang ingin bisa bertemu dengan ayahnya, jika Dinar tahu mungkin dia akan melarang tegas keduanya karena Dinar tak mau jika keduanya bertemu sang ayah, karena Dinar takut Arsya akan merenggut kedua putri kesayangannya, harta yang sangat berharga baginya, dia tak rela jika Arsya mengambil Karla dan Katrin dari hidupnya.

Terpopuler

Comments

Suci Ishaka

Suci Ishaka

lanjut thor

2021-11-18

1

Fatma Kodja

Fatma Kodja

nyatanya Dady kedua kembar Arsya tapi mereka malah mengira Arlan Dady mereka😊😊😊😊😊

2021-09-10

2

Kenzie

Kenzie

jebehrbebrhhrbrnrk

2021-09-09

0

lihat semua
Episodes
1 01 Terjebak tragedi satu malam
2 02 Pergi
3 03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4 04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5 05 Don't hurt my sister
6 06 Kebrutalan Arsya
7 07 Kekhawatiran Dinar
8 08 Tanpa di sengaja
9 09 Misi Awal
10 10 Getaran Aneh
11 11 Tak asing
12 12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13 13 Kecelakaan
14 14 Cocok
15 15 Celah
16 16 Visual
17 17 Di jodohkan
18 18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19 19 Kabar menguntungkan
20 20 Kutemukan dirimu
21 21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22 22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23 23 Mereka berdua anakku?
24 24 Aksi dua K
25 25 Aksi dua K bagian 02
26 26 Pembatalan...
27 27 Ketakutan dalam hati
28 28 Kumohon ikutlah nona....
29 29 Rencana Arsya
30 30 Daddy....
31 31 Bertemu lagi
32 32 Keputusan Dinar
33 33 Rencana Alan
34 34 Kebersamaan
35 35 Keberangkatan
36 36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37 37 Rencana pembalasan dendam
38 38 Hentai (mesum)
39 39 Tante-tante rese
40 40 Mulai bergerak
41 41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42 42 Keluhan Dinar
43 43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44 44 Melakukan Rencana part 01
45 45 Melakukan Rencana part 02
46 46 Rescue Mission...!!!
47 47 Beraksi
48 48-Hal Tak Terduga
49 49-Mencari
50 50-Terbakar Api Cemburu
51 51- Keseriusan Arsya
52 52-Sambutan keluarga Azhar
53 53-Permintaan Dinar
54 54-Hari Pernikahan
55 55-noda di hari bahagia
56 56-Pilu
57 57 Rencana Balas Dendam
58 58- Sepupu tampan
59 59- Melanjutkan Misi
60 60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61 61- Pertemuan kembali
62 62-Awal Dendam
63 63-Renggangnya Ikatan
64 64-Sekelebat Rahasia
65 65-Luka
66 66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67 67-Kabar Gembira
68 68-Kalandra Ryu Azhar
69 69-Bersekolah asrama
70 70-Farhan Shin Adijaya
71 71- Sedikit Peluang
72 72- Hanya di Manfaatkan
73 73- Bertemu Kenzo
74 74-Terbukanya rahasia si kembar
75 75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76 76- Kecerobohan Rencana Arsya
77 77-Mulai Curiga
78 78-Kebohongan Arsya
79 79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80 80-Aku Kecewa Dad
81 81-Kemarahan Karla
82 82-Kebenaran Sesungguhnya
83 83-Kebenaran Sesungguhnya
84 84-Menenangkan Diri
85 85-Menjadi korban
86 86-Rencana berlanjut
87 87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88 88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89 89-Kebenaran Sesungguhnya
90 90-Pertarungan Dimulai
91 91-Kekalahan Devan
92 92-Penyelesaian
93 93-Pasrah
94 94- Usai (semua kembali seperti semula)
95 95-Memulai lembaran baru
96 Pengumuman......
97 97- Awal baru
98 98-Cinta pandangan pertama
99 99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100 100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101 101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102 102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103 103-Mulai beraksi
104 104-Perseteruan antar Si Kembar
105 105-Saling Peduli
106 106-Mulai Penyelidikan
107 107-Penguntit Misterius
108 108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109 109-Bekerjasama
110 110-Rencana Sebenarnya
111 111-Kebejatan Gala
112 112-Hilangnya Katrin
113 113-Terungkap
114 114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115 115- Amarah yang tak Terbendung
116 116-Hilang Kendali
117 117 Kejujuran
118 118 Melewati Masa Kritis
119 119 Perubahan Drastis Katrin
120 120 Lulusnya Si Kembar
121 121 Menjalani Kehidupan Baru
122 122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123 123 Kesedihan Andra
124 124 Kisah Kelam Hana
125 125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126 126 Pendekatan
127 127 Persiapan Promnight bag 01
128 128 Persiapan Promnight bag 02
129 129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130 130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131 131 Peryataan Cinta
132 132 Menjalin Hubungan
133 133 "Akhirnya aku diterima"
134 134 Memberitahukan Hubungan
135 135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136 136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137 137 Kebahagiaan Sederhana
Episodes

Updated 137 Episodes

1
01 Terjebak tragedi satu malam
2
02 Pergi
3
03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4
04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5
05 Don't hurt my sister
6
06 Kebrutalan Arsya
7
07 Kekhawatiran Dinar
8
08 Tanpa di sengaja
9
09 Misi Awal
10
10 Getaran Aneh
11
11 Tak asing
12
12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13
13 Kecelakaan
14
14 Cocok
15
15 Celah
16
16 Visual
17
17 Di jodohkan
18
18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19
19 Kabar menguntungkan
20
20 Kutemukan dirimu
21
21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22
22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23
23 Mereka berdua anakku?
24
24 Aksi dua K
25
25 Aksi dua K bagian 02
26
26 Pembatalan...
27
27 Ketakutan dalam hati
28
28 Kumohon ikutlah nona....
29
29 Rencana Arsya
30
30 Daddy....
31
31 Bertemu lagi
32
32 Keputusan Dinar
33
33 Rencana Alan
34
34 Kebersamaan
35
35 Keberangkatan
36
36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37
37 Rencana pembalasan dendam
38
38 Hentai (mesum)
39
39 Tante-tante rese
40
40 Mulai bergerak
41
41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42
42 Keluhan Dinar
43
43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44
44 Melakukan Rencana part 01
45
45 Melakukan Rencana part 02
46
46 Rescue Mission...!!!
47
47 Beraksi
48
48-Hal Tak Terduga
49
49-Mencari
50
50-Terbakar Api Cemburu
51
51- Keseriusan Arsya
52
52-Sambutan keluarga Azhar
53
53-Permintaan Dinar
54
54-Hari Pernikahan
55
55-noda di hari bahagia
56
56-Pilu
57
57 Rencana Balas Dendam
58
58- Sepupu tampan
59
59- Melanjutkan Misi
60
60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61
61- Pertemuan kembali
62
62-Awal Dendam
63
63-Renggangnya Ikatan
64
64-Sekelebat Rahasia
65
65-Luka
66
66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67
67-Kabar Gembira
68
68-Kalandra Ryu Azhar
69
69-Bersekolah asrama
70
70-Farhan Shin Adijaya
71
71- Sedikit Peluang
72
72- Hanya di Manfaatkan
73
73- Bertemu Kenzo
74
74-Terbukanya rahasia si kembar
75
75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76
76- Kecerobohan Rencana Arsya
77
77-Mulai Curiga
78
78-Kebohongan Arsya
79
79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80
80-Aku Kecewa Dad
81
81-Kemarahan Karla
82
82-Kebenaran Sesungguhnya
83
83-Kebenaran Sesungguhnya
84
84-Menenangkan Diri
85
85-Menjadi korban
86
86-Rencana berlanjut
87
87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88
88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89
89-Kebenaran Sesungguhnya
90
90-Pertarungan Dimulai
91
91-Kekalahan Devan
92
92-Penyelesaian
93
93-Pasrah
94
94- Usai (semua kembali seperti semula)
95
95-Memulai lembaran baru
96
Pengumuman......
97
97- Awal baru
98
98-Cinta pandangan pertama
99
99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100
100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102
102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103
103-Mulai beraksi
104
104-Perseteruan antar Si Kembar
105
105-Saling Peduli
106
106-Mulai Penyelidikan
107
107-Penguntit Misterius
108
108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109
109-Bekerjasama
110
110-Rencana Sebenarnya
111
111-Kebejatan Gala
112
112-Hilangnya Katrin
113
113-Terungkap
114
114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115
115- Amarah yang tak Terbendung
116
116-Hilang Kendali
117
117 Kejujuran
118
118 Melewati Masa Kritis
119
119 Perubahan Drastis Katrin
120
120 Lulusnya Si Kembar
121
121 Menjalani Kehidupan Baru
122
122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123
123 Kesedihan Andra
124
124 Kisah Kelam Hana
125
125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126
126 Pendekatan
127
127 Persiapan Promnight bag 01
128
128 Persiapan Promnight bag 02
129
129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130
130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131
131 Peryataan Cinta
132
132 Menjalin Hubungan
133
133 "Akhirnya aku diterima"
134
134 Memberitahukan Hubungan
135
135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136
136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137
137 Kebahagiaan Sederhana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!