06 Kebrutalan Arsya

Karla membawa pulang Katrin dia kasihan melihat Katrin mengeluh kesakitan di bagian keningnya.

"Apa masih sakit?." Tanya Karla khawatir, jika menyangkut adiknya dia tak akan segan untuk membalas mereka yang telah menyakiti nya.

"Sedikit, tapi kakak tak usah cemas." ucapnya agar Karla tak khawatir.

"Apa kita akan menjalankan rencana kita sekarang kak?."

"Tidak Katrin, kesehatanmu lebih penting kita akan menjalankan misi setelah kamu membaik, apa kau mengerti. "

Katrin mengangguk mengerti, mereka pun pulang lebih awal untuk mengobati luka Katrin. Sesampainya di rumah Karla menyuruh Katrin untuk langsung ke kamar, sedangkan dia mengambil air hangat dan kotak P3K untuk mengobati luka adiknya.

Karla masuk ke kamar Katrin yang berada di sebelah kamarnya, kamar mereka terpisah karena mereka yang menginginkan hal itu.

"Aku akan mengobati mu dulu." Karla duduk di sebelah Katrin, Karla membersihkan dengan perlahan kening Katrin dengan air hangat.

"Awww... " pekiknya, rasa perih dan nyeri mendominasi jadi satu.

"Apakah sangat sakit?." Karla menjadi tak tega mendengar rintihan kecil Katrin.

"Nggak cuma perih aja kak, ya udah lanjutin aja."

Dia mengoleskan antiseptik ke bagian lukanya dan setelah itu memberi betadine agar tidak infeksi, dan setelah itu membungkus luka Katrin dengan kain kasa dan plaster.

"Beres... " Karla membereskan semuanya.

"Kak apakah Bunda tak akan marah? aku takut bunda akan memarahi kita." tanya Katrin, dia takut akan kena marah oleh sang bunda.

Karla tersenyum dan memandang adiknya, dia tahu jika Katrin sangat takut jika sang bunda marah pada mereka.

"Jangan takut, nanti kakak yang akan menjelaskan semua pada bunda, pasti bunda tak akan memarahi kita, ya sudah ganti pakaianmu setelah itu istirahat." ucapnya dengan bijak, di umurnya yang baru menginjak tujuh tahun tapi pemikirannya sangatlah dewasa.

"Iya kak makasih.... aku sayang kakak." tuturnya berterima kasih. Karla pun keluar dari kamar dan tersenyum sebelum menutup kamar Katrin.

"Terima kasih Kak, kakak selalu menjagaku dengan baik, aku sangat menyayangi mu kak...aku tak akan kuat jika kau terluka, semoga Tuhan selalu melindungimu seperti halnya kau selalu melindungiku." batinnya menatap pintu kamarnya.

💕💖💕💖💕💖💕

Arsya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi membuat pengguna jalan banyak yang mengumpatinya dengan sumpah serapah mereka, namun Arsya tak mengidahkan mereka.

Kini dia berada jauh dari jalanan, dia memarkirkan mobilnya jauh dari lokasi yang dia tuju, karena tak ada yang tahu akan kedatangannya. Dia jalan perlahan agar pergerakannya tak di ketahui siapapun, jarak lokasi dan tempat dia kini hanya berjarak sekitar seratus meter, Arsya mendekat dan bersembunyi di balik pohon untuk memastikan keadaan.

"Brengsek mereka memang licik, baiklah karena mereka telah berani mengusik ketenangan adikku kini saatnya bermain." ucapnya dengan smirk iblisnya. Jiwa psikopatnya telah bangkit bagaikan arwah gentayangan yang sangat menyeramkan.

Dengan santai dia berjalan dengan sangat gagah dan angkuh, di tambah tatapan tajam dengan rahang tegasnya membuat siapa saja yang melihat itu akan bergidik ngeri. Mereka yang melihat seseorang datang, semua mata tertuju padanya, ada yang memandang remeh karena Arsya datang seorang diri, ada pula yang memandang takut akibat tatapan membunuh Arsya yang menusuk.

Jumlah mereka lumayan banyak, markas dari adik angkatnya sudah di porak-poranda kan karena serangan mereka mendadak bahkan mereka tak menyadarinya, hingga mereka kalah telak, para mafioso adiknya hanya bisa mengalahkan sebagian dari mereka.

"Dafa kau benar-benar membuatku repot.... " decihnya karena sekali lagi membuat dia repot.

Dafa yang mendengar sang kakak datang pun senang akhirnya mafianya bisa terselamatkan, Dafa sudah babak belur dia sudah di jatuhkan oleh musuhnya membuat harga dirinya jatuh sebagai leader mafia, oleh karenanya dia diam-diam menelpon Arsya.

"Akhirnya dia datang juga, Demon King telah tiba." Dafa bernafas lega sampai-sampai dia menyebut julukannya.

Dengan gerakan cepat dan gesit Arsya menyerang pasukan musuh tanpa aba-aba, dan serangannya langsung mengenai sang ketua dari mafia musuh adiknya. Semua orang membelalakan matanya tak percaya Arsya mengenai target yang tepat sasaran.

Dia pun bangkit dari jatuhnya, dengan hidung yang sudah mengeluarkan darah segar, dia mengusap kasar belum pernah ada orang berani menyerangnya secara langsung.

"Apa yang kalian lihat hah....!! cepat serang dia. " titahnya dengan berteriak, mereka semua pun menyerang Arsya ramai-ramai.

Namun dengan gerakan cepat dia mengambil pistol yang sudah dia siapkan selalu di jasnya, dia menembak dengan tepat sasaran. Karena pelurunya habis dia pun melempar pistol nya yang sudah tak berguna.

"Ck... menyebalkan sedang asyik bermain malah seperti ini, ok kita akan beradu otot sebentar." Arsya merenggangkan ototnya dan melepaskan jasnya menyisakan kemeja putihnya.

Lawan Arsya jumlahnya masih banyak, melihat hal itu Dafa pun bangkit dari duduknya sambil menahan sakit di wajahnya yang sudah berlumur darah dan juga luka lebam, dia pun bersama para bawahannya yang tak terluka parah ikut membantu Arsya.

Terjadilah baku hantam di antara kedua mafia tersebut dan pindah pimpinan menjadi Arsya sebagai ketuanya. Arsya menghabisi pasukan musuh dengan sangat brutal dan harus akan darah, yang hanya di pikirannya adalah membunuh tanpa ampun.

Bugh....

Bugh....

Krak....

Bruk.....

Arsya menjatuhkan musuh hingga ada yang mengalami patah tulang, akibat smakedown yang Arsya lakukan di membanting musuhnya dengan keras bagaikan orang yang sedang panen padi.

Dafa dan yang lainnya juga melumpuhkan sebagian dari mereka dan tersisa lah beberapa tangan kanan dan orang yang memiliki tubuh besar dak kekar serta sang leader mafia.

"Wah kak kau hebat.... bunuh mereka tanpa ampun kak... " puji Dafa, namun tak di hiraukan oleh Arsya, dia masih sibuk dengan permainannya.

"Fokuslah.... " singkatnya dengan wajah dinginnya, membuat Dafa kesal. Dalam waktu sekejap mereka berhasil melumpuhkan semuanya dan tersisa lah wakil mafia dan juga leadernya.

"Ini yang kau bilang mafia terbaik." ejek Arsya sambil tersenyum iblis.

"Aku akan menguliti semua pasukanmu di sini, di depan matamu secara live, ok aku akan mulai dalam hitungan tiga, dan setelah itu giliran kalian berdua." jiwa psikopat akutnya pun di aktifkan.

"Dafa suruh orang untuk menyiapkan alat untuk menyiksa mereka berdua di tempat penyiksaan." titahnya.

"Kak jangan bilang kau.... "

"Sudah turuti saja apa mauku." tegasnya memotong ucapan Dafa, Dafa menghela nafas panjang, Dafa tahu jika kakanya akan berbuat hal yang di luar akalnya.

"Baiklah terserah kau saja." Dafa menyuruh bawahannya untuk menyiapkan semua yang di butuhkan seperti biasa dan menelfon beberapa bawahan dari markas yang lain, untuk membantu membersihkan semuanya setelah kakanya selesai. Dafa sudah melihat seberapa kejamnya seorang Arsya bahkan di dunia hitam meskipun dia bukanlah seorang mafia, dia sangatlah populer dan di beri julukan Demon King yang artinya raja iblis.

Dafa sudah menjadi saksi kekejaman Arsya, bahkan ini bukanlah kali pertama dia melihat penyiksaan kakaknya kepada para manusia yang sengaja mengganggu ketenangan dari keluarganya, ini adalah yang ke sekian kalinya dia melihat hal tersebut.

"Dia memang gila darah.... oh ya ampun dia sungguh psikopat tidak waras menyiksa yang sedang sekarat." gumamnya mengumpat tidak jelas kepada Arsya yang benar-benar sudah miring otaknya.

Arsya mencari orang yang masih bernafas untuk dia bunuh secara sadis dan tidak manusiawi, bagaikan binatang yang menjijikan.

"Wah ternyata masih banyak yang masih bernafas, baik kita mulai dari sini. " Arsya mengeluarkan belati kecil super tajamnya, dia mulai menguliti mereka memiliki satu persatu tanpa terlewat, suara rintihan serta teriakan kesakitan memenuhi markas yang kini sudah di penuhi darah.

Kemeja Arsya pun sudah berubah warna akibat dari cipratan darah dari mereka, hingga dia selesai menguliti mereka hingga tubuh mereka sudah di penuhi warna merah kental bau amis mulia menyeruak, membuat beberapa orang merasakan mual.

Dan terakhir Arsya mengambil katana dan menebas kepala mereka satu persatu, membuat wakil dan leader mafia nya terdiam menyaksikan kehancuran dari mafiosonya sendiri. Arsya membantai semua yang masih bernafas tanpa ampun.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Sifat Arsya menurun ke Carla..

2024-03-26

0

Mocca

Mocca

seruuuu, aq syukaaaa

2022-02-12

0

Elazmi Puji

Elazmi Puji

sama adik angkatnya aja Arsya sayang bgt...ga sabar Arsya ketemu sama 2 princess nya

2022-02-03

2

lihat semua
Episodes
1 01 Terjebak tragedi satu malam
2 02 Pergi
3 03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4 04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5 05 Don't hurt my sister
6 06 Kebrutalan Arsya
7 07 Kekhawatiran Dinar
8 08 Tanpa di sengaja
9 09 Misi Awal
10 10 Getaran Aneh
11 11 Tak asing
12 12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13 13 Kecelakaan
14 14 Cocok
15 15 Celah
16 16 Visual
17 17 Di jodohkan
18 18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19 19 Kabar menguntungkan
20 20 Kutemukan dirimu
21 21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22 22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23 23 Mereka berdua anakku?
24 24 Aksi dua K
25 25 Aksi dua K bagian 02
26 26 Pembatalan...
27 27 Ketakutan dalam hati
28 28 Kumohon ikutlah nona....
29 29 Rencana Arsya
30 30 Daddy....
31 31 Bertemu lagi
32 32 Keputusan Dinar
33 33 Rencana Alan
34 34 Kebersamaan
35 35 Keberangkatan
36 36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37 37 Rencana pembalasan dendam
38 38 Hentai (mesum)
39 39 Tante-tante rese
40 40 Mulai bergerak
41 41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42 42 Keluhan Dinar
43 43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44 44 Melakukan Rencana part 01
45 45 Melakukan Rencana part 02
46 46 Rescue Mission...!!!
47 47 Beraksi
48 48-Hal Tak Terduga
49 49-Mencari
50 50-Terbakar Api Cemburu
51 51- Keseriusan Arsya
52 52-Sambutan keluarga Azhar
53 53-Permintaan Dinar
54 54-Hari Pernikahan
55 55-noda di hari bahagia
56 56-Pilu
57 57 Rencana Balas Dendam
58 58- Sepupu tampan
59 59- Melanjutkan Misi
60 60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61 61- Pertemuan kembali
62 62-Awal Dendam
63 63-Renggangnya Ikatan
64 64-Sekelebat Rahasia
65 65-Luka
66 66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67 67-Kabar Gembira
68 68-Kalandra Ryu Azhar
69 69-Bersekolah asrama
70 70-Farhan Shin Adijaya
71 71- Sedikit Peluang
72 72- Hanya di Manfaatkan
73 73- Bertemu Kenzo
74 74-Terbukanya rahasia si kembar
75 75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76 76- Kecerobohan Rencana Arsya
77 77-Mulai Curiga
78 78-Kebohongan Arsya
79 79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80 80-Aku Kecewa Dad
81 81-Kemarahan Karla
82 82-Kebenaran Sesungguhnya
83 83-Kebenaran Sesungguhnya
84 84-Menenangkan Diri
85 85-Menjadi korban
86 86-Rencana berlanjut
87 87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88 88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89 89-Kebenaran Sesungguhnya
90 90-Pertarungan Dimulai
91 91-Kekalahan Devan
92 92-Penyelesaian
93 93-Pasrah
94 94- Usai (semua kembali seperti semula)
95 95-Memulai lembaran baru
96 Pengumuman......
97 97- Awal baru
98 98-Cinta pandangan pertama
99 99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100 100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101 101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102 102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103 103-Mulai beraksi
104 104-Perseteruan antar Si Kembar
105 105-Saling Peduli
106 106-Mulai Penyelidikan
107 107-Penguntit Misterius
108 108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109 109-Bekerjasama
110 110-Rencana Sebenarnya
111 111-Kebejatan Gala
112 112-Hilangnya Katrin
113 113-Terungkap
114 114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115 115- Amarah yang tak Terbendung
116 116-Hilang Kendali
117 117 Kejujuran
118 118 Melewati Masa Kritis
119 119 Perubahan Drastis Katrin
120 120 Lulusnya Si Kembar
121 121 Menjalani Kehidupan Baru
122 122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123 123 Kesedihan Andra
124 124 Kisah Kelam Hana
125 125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126 126 Pendekatan
127 127 Persiapan Promnight bag 01
128 128 Persiapan Promnight bag 02
129 129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130 130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131 131 Peryataan Cinta
132 132 Menjalin Hubungan
133 133 "Akhirnya aku diterima"
134 134 Memberitahukan Hubungan
135 135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136 136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137 137 Kebahagiaan Sederhana
Episodes

Updated 137 Episodes

1
01 Terjebak tragedi satu malam
2
02 Pergi
3
03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4
04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5
05 Don't hurt my sister
6
06 Kebrutalan Arsya
7
07 Kekhawatiran Dinar
8
08 Tanpa di sengaja
9
09 Misi Awal
10
10 Getaran Aneh
11
11 Tak asing
12
12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13
13 Kecelakaan
14
14 Cocok
15
15 Celah
16
16 Visual
17
17 Di jodohkan
18
18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19
19 Kabar menguntungkan
20
20 Kutemukan dirimu
21
21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22
22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23
23 Mereka berdua anakku?
24
24 Aksi dua K
25
25 Aksi dua K bagian 02
26
26 Pembatalan...
27
27 Ketakutan dalam hati
28
28 Kumohon ikutlah nona....
29
29 Rencana Arsya
30
30 Daddy....
31
31 Bertemu lagi
32
32 Keputusan Dinar
33
33 Rencana Alan
34
34 Kebersamaan
35
35 Keberangkatan
36
36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37
37 Rencana pembalasan dendam
38
38 Hentai (mesum)
39
39 Tante-tante rese
40
40 Mulai bergerak
41
41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42
42 Keluhan Dinar
43
43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44
44 Melakukan Rencana part 01
45
45 Melakukan Rencana part 02
46
46 Rescue Mission...!!!
47
47 Beraksi
48
48-Hal Tak Terduga
49
49-Mencari
50
50-Terbakar Api Cemburu
51
51- Keseriusan Arsya
52
52-Sambutan keluarga Azhar
53
53-Permintaan Dinar
54
54-Hari Pernikahan
55
55-noda di hari bahagia
56
56-Pilu
57
57 Rencana Balas Dendam
58
58- Sepupu tampan
59
59- Melanjutkan Misi
60
60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61
61- Pertemuan kembali
62
62-Awal Dendam
63
63-Renggangnya Ikatan
64
64-Sekelebat Rahasia
65
65-Luka
66
66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67
67-Kabar Gembira
68
68-Kalandra Ryu Azhar
69
69-Bersekolah asrama
70
70-Farhan Shin Adijaya
71
71- Sedikit Peluang
72
72- Hanya di Manfaatkan
73
73- Bertemu Kenzo
74
74-Terbukanya rahasia si kembar
75
75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76
76- Kecerobohan Rencana Arsya
77
77-Mulai Curiga
78
78-Kebohongan Arsya
79
79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80
80-Aku Kecewa Dad
81
81-Kemarahan Karla
82
82-Kebenaran Sesungguhnya
83
83-Kebenaran Sesungguhnya
84
84-Menenangkan Diri
85
85-Menjadi korban
86
86-Rencana berlanjut
87
87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88
88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89
89-Kebenaran Sesungguhnya
90
90-Pertarungan Dimulai
91
91-Kekalahan Devan
92
92-Penyelesaian
93
93-Pasrah
94
94- Usai (semua kembali seperti semula)
95
95-Memulai lembaran baru
96
Pengumuman......
97
97- Awal baru
98
98-Cinta pandangan pertama
99
99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100
100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102
102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103
103-Mulai beraksi
104
104-Perseteruan antar Si Kembar
105
105-Saling Peduli
106
106-Mulai Penyelidikan
107
107-Penguntit Misterius
108
108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109
109-Bekerjasama
110
110-Rencana Sebenarnya
111
111-Kebejatan Gala
112
112-Hilangnya Katrin
113
113-Terungkap
114
114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115
115- Amarah yang tak Terbendung
116
116-Hilang Kendali
117
117 Kejujuran
118
118 Melewati Masa Kritis
119
119 Perubahan Drastis Katrin
120
120 Lulusnya Si Kembar
121
121 Menjalani Kehidupan Baru
122
122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123
123 Kesedihan Andra
124
124 Kisah Kelam Hana
125
125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126
126 Pendekatan
127
127 Persiapan Promnight bag 01
128
128 Persiapan Promnight bag 02
129
129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130
130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131
131 Peryataan Cinta
132
132 Menjalin Hubungan
133
133 "Akhirnya aku diterima"
134
134 Memberitahukan Hubungan
135
135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136
136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137
137 Kebahagiaan Sederhana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!