07 Kekhawatiran Dinar

Sore harinya Dinar pulang dari kantor dan seperti biasa Dania ikut ke rumah, Dinar tak melihat kedua putrinya menyambut seperti biasa.

"Karla.... Katrin... " panggilnya sambil melepaskan sepatu di susul dengan Dania.

"Dimana mereka?."

"Mungkin mereka sedang di kamar." Dania dan Dinar pun menuju kamar si kembar.

"Aku sudah mengganti perban nya agar tak infeksi." ucap Karla setelah selesai mengganti perban sang adik. Dinar membuka pintu dengan cepat setelah mendengar tutur Karla.

"Katrin ada apa sayang?." Dinar pun langsung melihat keadaan Katrin, sedangkan Karla sedang membereskan kotak P3K dan juga air hangat.

Dania membantu Karla membereskan semuanya, setelah itu ikut melihat keadaan Katrin.

"Sayang kenapa bisa seperti ini? Karla kenapa adikmu bisa terluka?." Dinar pun sangat khawatir karena Katrin terluka. Karla pun duduk di sebelah Katrin yang sedang berbaring.

"Ceritanya panjang bunda." Karla menghela nafas.

"Sebentar aku periksa dulu." Dania pun memeriksa keadaan Katrin takut ada luka serius.

"Kamu tenang Dinar putrimu baik-baik saja dia hanya terbentur dan tak ada luka serius." jelas Dania yang memeriksa keadaan Katrin. Dinar bernafas lega saat dia tahu jika Katrin tak papa.

"Jelaskan sayang kenapa adikmu bisa terluka?." Karla pun menceritakan semuanya pada bundanya.

Dinar meneteskan air matanya, dia tak rela jika ada yang melukai putrinya, dia pun memeluk Katrin dan juga Karla, hatinya sakit melihat anaknya jadi korban bullyan.

"Bunda jangan menangis.... aku tidak apa-apa." ucap Katrin yang mendengar isakan tangis ibunya.

"Iya bunda Karla akan menjaga Katrin dengan baik, maaf karena Karla, Katrin jadi terluka." Karla merasa bersalah karena tak hisap menjaga adiknya dengan baik.

Dinar melepas pelukannya dan mengusap air matanya, Dani juga ikut duduk di dekat kedua anak perempuan itu.

"Sayang kamu gak boleh bilang begitu, harusnya bunda yang minta maaf karena tak bisa menjaga kalian berdua." ucapnya dengan air mata yang menetes. Seorang ibu tak akan tega melihat anaknya di lukai.

"Bunda tak perlu meminta maaf, kami yang salah maafkan kami." mereka menundukkan kepala, mereka tak tega melihat bundanya menangis. Dania menjadi terharu mendengar semua itu, tanpa terasa air matanya ikut menetes namun dengan cepat di ucapnya.

Karla dan Katrin mengusap air mata bunda nya lembut dan penuh kasih sayang.

"Bunda kami janji tak akan membuat bunda menangis lagi, dan kami janji akan menjaga diri kami baik-baik agar bunda tak khawatir." ucap mereka berdua bergantian membuat Dinar semakin bersedih.

Dia pun memeluk erat lagi kedua putrinya, menahan tangis agar mereka berdua tak merasa bersalah.

"Tidak sayang bunda tak akan menangis lagi." ucapnya dan melepas pelukannya.

"Ya sudah kalian berdua juga jangan nangis lagi ya... " hibur Dania agar mereka tak bersedih lagi, Dinar mengusap air matanya.

"Ayo kita ke bawah bunda akan masak makanan kesukaan kalian." Dinar pun mengajak kedua putrinya agar mereka melupakan kejadiannya.

Mereka mengusap air matanya dan langsung tersenyum bersemangat, seketika melupakan semuanya. Mereka pun turun dan menyiapkan makan malam dan makan bersama. Setelah selesai Karla dan Katrin pergi ke kamarnya untuk beristirahat, sedangka Dinar dan Dania duduk menikmati malam terang dengan mengobrol menghilangkan penat.

"Apa kamu tidak ingin mempertemukan mereka dengan ayahnya?." tanya Dania membuka pembicaraan.

"Aku tak bisa Nia.... mereka adalah permata hatiku, aku bahkan tak berfikir ingin mempertemukan mereka dengan ayahnya."

"Tapi Nar .... mereka juga harus tahu siapa ayah. mereka, apa kamu tidak kasihan?."

"Aku kasihan pada mereka Nia... tapi aku tak bisa memberikan nya begitu saja, yang aku takutkan adalah dia tak mau mengakui kalau mereka adalah putrinya. " Dinar takut jika Arsya tak mau mengakui mereka, dia juga khawatir kalau Arsya akan membenci Karla dan Katrin.

"Iya aku tahu yang kamu khawatir kan, tapi mereka juga butuh ayahnya, mereka butuh kasih sayang Dinar, tak ada salahnya mencoba."

"Sampai kapanpun aku tak akan mencobanya, aku tak mau mereka terluka karena ayahnya tak mau mengakuinya." Dinar tetap kekekuh dengan prinsipnya dia tak bisa melihat Karla dan Katrin kecewa jika sang ayah tak mau mengakuinya.

"Tolong beri waktu untuk aku memikirkan hal itu Nia, aku mohon." pintanya agar Dania tak memaksanya.

"Baiklah.... tapi pikirkanlah dengan bijak dan jangan karena egomu, karena itu akan menyakiti banyak pihak." nasihatnya Dania tak mau jika Dinar mengambil keputusan yang salah.

"Iya aku akan mencobanya." Tanpa di sadari mereka, Karla dan Katrin mendengar semua pembicaraan Dinar dan Dania, Katrin nampak lesu di saat bundanya tak ingin mempertemukan mereka dengan ayahnya.

Karla hanya memasang wajah datarnya seperti biasa seakan tak peduli dengan pembicaraan mereka.

"Kak bagaiamana ini? aku sangat rindu daddy. " keluhnya merka memang sangat merindukan sosok ayah.

"Kita akan tetap menjalankan misi kita, kamu jangan khawatir kita berdoa saja agar bunda memperbolehkan kita bertemu ayah." Karla pun mencoba memenangkan adiknya agar tak khawatir dengan ucapan mereka kedua orang dewasa tersebut.

"Iya kak, kita harus berusaha agar nantinya daddy dan bunda bisa bersatu dan kita juga akan hidup dengan lengkap." mereka hanya bisa berharap suatu saat keluarga mereka akan bersatu dan bahagia bersama. Karla tersenyum dan mengusap pucuk kepala adiknya, mereka pun masuk ke kamar agar bunda mereka tak curiga jika mereka berdua mendengar percakapan mereka.

💕💖💕💖💕💖💕

Arsya sudah melakukan tugasnya dan membawa adiknya ke rumah sakit, bajunya sudah berlumuran darah, selama tiga bulan dia akan mengerjakan urusan perusahaan sendiri karena Aryan di tugaskan di Jepang untuk mengawasi pembangunan hotel di sana.

Dia bukanlah leader mafia hanya saja dia sering membantu Dafa agar mafia nya berkembang, Arsya lebih suka mengurus perusahaan dan menghabiskan waktu di sana, dia memang suka membunuh tapi tak suka masuk dunia hitam, alhasil sang ayah memberikan dan mewariskan mafia nya pada Dafa anak angkatnya bukan karena pilih kasih, tapi itu yang di inginkan Arsya, dan Dafa pun dengan senang hati mengurus mafia ayahnya.

Sedangkan kakak kandung Arsya sudah memiliki perusahaan sendiri, dia juga sudah berumah tangga dan tinggal jauh dari keluarganya. Ayahnya memang mantan leader mafia, tapi karena sudah pensiun dia digantikan oleh Dafa.

"Kenapa dia selalu ceroboh jika menyangkut keamanan markas? dasar tak bisa di andalkan." kesal Arsya, dia bahkan belum beristirahat sepulang dari Jepang dan malah

membantu adiknya berolahraga otot.

Sampailah dia di mansion mewah miliknya, dia hanya tinggal seorang diri dan hanya ada pelayan dan para penjaga yang menemaninya. Di pikirannya tak berniat ingin menikah, yang dia ingin adalah menikahi gadis yang pernah dia tolong itulah yang selalu dia tunggu hingga saat ini.

"Beginilah hidup seorang diri tanpa seorang istri." keluhnya sudah lama dia ingin menikmati tubuh wanita, tapi tak pernah ada yang sesuai dengan seleranya, hingga dia selalu bersolo dengan membayangkan wajah cantik Dinar.

Semua sudah dia lakukan untuk mencari keberadaan Dinar, namun selama delapan tahun belum ada hasil, Dinar bagaikan hilang di telan bumi.

Kedua orang tuanya sudah tak sabar ingin melihat putra kesayangannya menikah, namun Arsya tetap tak mau di paksa meski di jodohkan dengan wanita yang cantik dan seksi sekalipun. Entah sampai kapan dia akan terus menunggu.

"Aku tak boleh lelah mencari keberadaannya, aku akan selalu menunggu meski dengan waktu lama sekalipun." gumamnya Arsya tak akan

melepaskan dia yang sudah terikat dengannya.

Meskipun dia tak tahu jika Dinar hamil atau tidak, tapi tetap saja Arsya hanya ingin tubuhnya untuk seseorang yang sudah menyentuhnya pertama kali, dan orang itu adalah Dinar seorang lah yang sudah menyentuhnya.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Terlalu berasumsi sendiri, Menurut ku Dinar ini terlalu Egois,Ketemu juga belom dengan bapaknya,Dari mana kamu tau bapaknya gak mau nerima mereka..🤦

2024-03-26

0

Rara Kusumadewi

Rara Kusumadewi

baik ..banget Arsya....setia sama Dinar meskipun hanya 1 kli bertemu....

2023-06-22

1

Mocca

Mocca

pria yg punya prinsip

2022-02-12

0

lihat semua
Episodes
1 01 Terjebak tragedi satu malam
2 02 Pergi
3 03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4 04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5 05 Don't hurt my sister
6 06 Kebrutalan Arsya
7 07 Kekhawatiran Dinar
8 08 Tanpa di sengaja
9 09 Misi Awal
10 10 Getaran Aneh
11 11 Tak asing
12 12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13 13 Kecelakaan
14 14 Cocok
15 15 Celah
16 16 Visual
17 17 Di jodohkan
18 18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19 19 Kabar menguntungkan
20 20 Kutemukan dirimu
21 21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22 22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23 23 Mereka berdua anakku?
24 24 Aksi dua K
25 25 Aksi dua K bagian 02
26 26 Pembatalan...
27 27 Ketakutan dalam hati
28 28 Kumohon ikutlah nona....
29 29 Rencana Arsya
30 30 Daddy....
31 31 Bertemu lagi
32 32 Keputusan Dinar
33 33 Rencana Alan
34 34 Kebersamaan
35 35 Keberangkatan
36 36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37 37 Rencana pembalasan dendam
38 38 Hentai (mesum)
39 39 Tante-tante rese
40 40 Mulai bergerak
41 41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42 42 Keluhan Dinar
43 43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44 44 Melakukan Rencana part 01
45 45 Melakukan Rencana part 02
46 46 Rescue Mission...!!!
47 47 Beraksi
48 48-Hal Tak Terduga
49 49-Mencari
50 50-Terbakar Api Cemburu
51 51- Keseriusan Arsya
52 52-Sambutan keluarga Azhar
53 53-Permintaan Dinar
54 54-Hari Pernikahan
55 55-noda di hari bahagia
56 56-Pilu
57 57 Rencana Balas Dendam
58 58- Sepupu tampan
59 59- Melanjutkan Misi
60 60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61 61- Pertemuan kembali
62 62-Awal Dendam
63 63-Renggangnya Ikatan
64 64-Sekelebat Rahasia
65 65-Luka
66 66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67 67-Kabar Gembira
68 68-Kalandra Ryu Azhar
69 69-Bersekolah asrama
70 70-Farhan Shin Adijaya
71 71- Sedikit Peluang
72 72- Hanya di Manfaatkan
73 73- Bertemu Kenzo
74 74-Terbukanya rahasia si kembar
75 75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76 76- Kecerobohan Rencana Arsya
77 77-Mulai Curiga
78 78-Kebohongan Arsya
79 79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80 80-Aku Kecewa Dad
81 81-Kemarahan Karla
82 82-Kebenaran Sesungguhnya
83 83-Kebenaran Sesungguhnya
84 84-Menenangkan Diri
85 85-Menjadi korban
86 86-Rencana berlanjut
87 87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88 88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89 89-Kebenaran Sesungguhnya
90 90-Pertarungan Dimulai
91 91-Kekalahan Devan
92 92-Penyelesaian
93 93-Pasrah
94 94- Usai (semua kembali seperti semula)
95 95-Memulai lembaran baru
96 Pengumuman......
97 97- Awal baru
98 98-Cinta pandangan pertama
99 99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100 100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101 101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102 102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103 103-Mulai beraksi
104 104-Perseteruan antar Si Kembar
105 105-Saling Peduli
106 106-Mulai Penyelidikan
107 107-Penguntit Misterius
108 108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109 109-Bekerjasama
110 110-Rencana Sebenarnya
111 111-Kebejatan Gala
112 112-Hilangnya Katrin
113 113-Terungkap
114 114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115 115- Amarah yang tak Terbendung
116 116-Hilang Kendali
117 117 Kejujuran
118 118 Melewati Masa Kritis
119 119 Perubahan Drastis Katrin
120 120 Lulusnya Si Kembar
121 121 Menjalani Kehidupan Baru
122 122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123 123 Kesedihan Andra
124 124 Kisah Kelam Hana
125 125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126 126 Pendekatan
127 127 Persiapan Promnight bag 01
128 128 Persiapan Promnight bag 02
129 129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130 130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131 131 Peryataan Cinta
132 132 Menjalin Hubungan
133 133 "Akhirnya aku diterima"
134 134 Memberitahukan Hubungan
135 135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136 136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137 137 Kebahagiaan Sederhana
Episodes

Updated 137 Episodes

1
01 Terjebak tragedi satu malam
2
02 Pergi
3
03 Karla Louisa dan Katrina Luana
4
04 Detektif Dan Calon Pembisnis Handal
5
05 Don't hurt my sister
6
06 Kebrutalan Arsya
7
07 Kekhawatiran Dinar
8
08 Tanpa di sengaja
9
09 Misi Awal
10
10 Getaran Aneh
11
11 Tak asing
12
12 Senja saksi bisu harapan sang kembar imut
13
13 Kecelakaan
14
14 Cocok
15
15 Celah
16
16 Visual
17
17 Di jodohkan
18
18 Bertemu (wanita yang mencurigakan)
19
19 Kabar menguntungkan
20
20 Kutemukan dirimu
21
21 Kisah masa lalu (sebuah kepiluan) bag 01
22
22 Kisah masa lalu(Sebuah kepiluan) bag 02
23
23 Mereka berdua anakku?
24
24 Aksi dua K
25
25 Aksi dua K bagian 02
26
26 Pembatalan...
27
27 Ketakutan dalam hati
28
28 Kumohon ikutlah nona....
29
29 Rencana Arsya
30
30 Daddy....
31
31 Bertemu lagi
32
32 Keputusan Dinar
33
33 Rencana Alan
34
34 Kebersamaan
35
35 Keberangkatan
36
36 kembali (Terima kasih untuk segalanya)
37
37 Rencana pembalasan dendam
38
38 Hentai (mesum)
39
39 Tante-tante rese
40
40 Mulai bergerak
41
41 Rasa khawatir mulai tumbuh
42
42 Keluhan Dinar
43
43 Keputusan yang tidak bisa diganggu gugat
44
44 Melakukan Rencana part 01
45
45 Melakukan Rencana part 02
46
46 Rescue Mission...!!!
47
47 Beraksi
48
48-Hal Tak Terduga
49
49-Mencari
50
50-Terbakar Api Cemburu
51
51- Keseriusan Arsya
52
52-Sambutan keluarga Azhar
53
53-Permintaan Dinar
54
54-Hari Pernikahan
55
55-noda di hari bahagia
56
56-Pilu
57
57 Rencana Balas Dendam
58
58- Sepupu tampan
59
59- Melanjutkan Misi
60
60-Keberhasilan Misi Si Kembar
61
61- Pertemuan kembali
62
62-Awal Dendam
63
63-Renggangnya Ikatan
64
64-Sekelebat Rahasia
65
65-Luka
66
66-Menjalankan Kewajiban (pada akhirnya dia menerima dengan ikhlas)
67
67-Kabar Gembira
68
68-Kalandra Ryu Azhar
69
69-Bersekolah asrama
70
70-Farhan Shin Adijaya
71
71- Sedikit Peluang
72
72- Hanya di Manfaatkan
73
73- Bertemu Kenzo
74
74-Terbukanya rahasia si kembar
75
75-Kemajuan Bisnis si Kembar
76
76- Kecerobohan Rencana Arsya
77
77-Mulai Curiga
78
78-Kebohongan Arsya
79
79-Jebakan Karla ( selangkah menyaingi permainan)
80
80-Aku Kecewa Dad
81
81-Kemarahan Karla
82
82-Kebenaran Sesungguhnya
83
83-Kebenaran Sesungguhnya
84
84-Menenangkan Diri
85
85-Menjadi korban
86
86-Rencana berlanjut
87
87- Bekerjasama antar anak dan ayah bag 01
88
88 - Bekerjasama antar ayah dan anak bag 02
89
89-Kebenaran Sesungguhnya
90
90-Pertarungan Dimulai
91
91-Kekalahan Devan
92
92-Penyelesaian
93
93-Pasrah
94
94- Usai (semua kembali seperti semula)
95
95-Memulai lembaran baru
96
Pengumuman......
97
97- Awal baru
98
98-Cinta pandangan pertama
99
99-Memberitahukan rahasia masing-masing
100
100-Bertemu Galaksi Askandar (awal kedekatan)
101
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)
102
102-Mengunjungi Kediaman Si Kembar
103
103-Mulai beraksi
104
104-Perseteruan antar Si Kembar
105
105-Saling Peduli
106
106-Mulai Penyelidikan
107
107-Penguntit Misterius
108
108-Rasa yang Sulit dijelaskan
109
109-Bekerjasama
110
110-Rencana Sebenarnya
111
111-Kebejatan Gala
112
112-Hilangnya Katrin
113
113-Terungkap
114
114-Ketakutan Katrin (maafkan aku kak)
115
115- Amarah yang tak Terbendung
116
116-Hilang Kendali
117
117 Kejujuran
118
118 Melewati Masa Kritis
119
119 Perubahan Drastis Katrin
120
120 Lulusnya Si Kembar
121
121 Menjalani Kehidupan Baru
122
122 Menjalani Kehidupan Masing-masing
123
123 Kesedihan Andra
124
124 Kisah Kelam Hana
125
125 Berkunjung ke Kediaman Hana
126
126 Pendekatan
127
127 Persiapan Promnight bag 01
128
128 Persiapan Promnight bag 02
129
129 "Aku tidak akan melarikan diri lagi "
130
130 Pertemuan Tanpa Disengaja
131
131 Peryataan Cinta
132
132 Menjalin Hubungan
133
133 "Akhirnya aku diterima"
134
134 Memberitahukan Hubungan
135
135-Persiapan Pernikahan Miftah dan Aryan
136
136 Semuanya telah menemui Akhir yang Baik
137
137 Kebahagiaan Sederhana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!