Pergi ke Batam

Saat acara usai, Putra pemilik perusahaan itu kembali ke Belanda. Sebelumya, mereka juga mampir di Singapore, pusat perusahaan PT. WILZ PLANTGROUPS.

Pemuda berambut kuning keemasan dengan jambang yang rapi di wajahnya. Masih mendengar penjelasan dari bawahannya, ia adalah Dedrick Ryker Van W Hallen, putra sulung Wizza Van Helen.

Bawahannya menemukan Adik atasannya sedang dalam keadaan kacau, dadanya terluka dan berdarah. Saat bawahannya memeriksa, yang ia temukan hanya ikat rambut perempuan dan celana d*lam yang robek, sepertinya pria itu memperkosa seorang wanita desa. Begitulah penjelasannya.

“Hij is een onruststoker! (Dasar pembuat onar!)” Matanya tajam, gerahamnya tampak bergetar.

Abbe Van Andrean Halen, adik Dedrick. Sering di panggil Andrean. Pemuda berambut coklat, hidung mancung, bibir berwarna merah berisi, Ia terkenal sangat tampan dan pemain wanita. Umurnya sudah 24 tahun.

Hampir setiap hari Dedrick memarahinya.

“Mijn hoofd wordt grijs omdat ik teveel denk!” (Kepalaku ditumbuhi uban karena terlalu banyak berpikir!) desahnya kesal.

“Meer te weten komen over die vrouw!” (Caritahu lebih banyak tentang wanita itu!) pintanya pada bawahannya.

“Ok.”

Ia menghela nafasnya, memijat keningnya.

Adiknya Andrean selalu saja membuat onar dimanapun. Ia teguk arak di gelas kecil yang terletak dimejanya. Masih saja mendesah. Kemudian ia berdiri, pergi berjalan ke kamar adiknya, menarik kerah baju adiknya yang sedang tertidur.

Andrean terbangun!

“Apa yang kau lakukan di Indonesia beberapa waktu lalu? Kau membuat kekacauan lagi!”

“No! Im only litle drink alkohol. Hm....” Menggaruk kepala sembari berpikir.

Brugh! Satu pukulan di perut Andrean.

“I'm not doing something! Really!” pekiknya. Dedrick menatap tajam.

“Sungguh! Aku tak melakukan apapun!” Melindungi wajah tampannya dari amukan Kakak lelakinya, Dedrick.

“You said, No?! Huh?!” Bertanya dengan suara tinggi. “Kau bahkan memperk*sa seseorang!” sambungnya lagi.

“Ah?!!!” Andrean terkejut mendengarnya. Ia benar-benar tak ingat apapun. “I'm only broken heart....” ucapnya menundukkan kepala.

Pertama kali dia terbangun pagi itu, ia sudah mendapati luka di dadanya, kalungnya hilang, namun ia mengingat samar wajah seorang wanita berhijab.

“Aku sudah melarangmu minum alkohol, apalagi di Indonesia!” Dedrick mendesah.

“Sorry, i really sorry,” ucapnya lirih.

“You always say sorry, sorry and sorry! But, never change!” Dedrick merebahkan tubuhnya di ranjang, masih kesal. Lalu, ia pejamkan matanya.

_________________

Di Indonesia,

Sakinah selalu saja teringat akan kejadian malam itu.

Gosip-gosip para tetangga, ada yang mengatakan kalau ia menggoda para suami mereka. Bertambah lagi beban pikiran Sakinah, jelas-jelas ia hanya berdiam diri di rumah, keluar sekali-kali jika belanja ke warung. Ia bahkan menundukkan pandangannya saat berjalan.

Tiga bulan telah berlalu, wajah Sakinah semakin pucat, ia bertambah kurus.

“Kinah, ayo kita ke klinik. Ibu cemas padamu, Nak. Kamu terlihat selalu pucat akhir-akhir ini.”

Dia dan Ibunya pergi ke klinik, di sana ia di periksa,

“Haid Ibu sudah berapa lama tidak datang?” tanya Bidan yang memeriksanya.

“Saya tak mengingatnya, Bu. Akhir-akhir ini haid saya tidak lancar, sering telat bahkan tak datang.” sahutnya.

“Baiklah, kalau begitu kita tes urine ya, Bu, untuk memastikannya.” Bidan itu langsung mengambil alat testpeck untuk memeriksa kehamilan melalui urine.

“Silahkan buang air kecil di kamar mandi di ujung sana, tampung di wadah ini ya, Bu.” jelasnya. Sakinah mengangguk.

Ia cemas, untuk pertama kalinya ia gugup saat test urine. Setelah ia buang air kecil, ia serahkan pada Bidan.

Bidan mencelupkan strip test kehamilan ke dalam urine Sakinah, tak lama, hasilnya sudah tampak, garis merah dua yang sangat jelas, artinya Sakinah positif hamil.

Sakinah dan Ibunya tercengang beberapa saat, “Hamil, kamu hamil, Nak?!” Ia menatap sakinah, matanya langsung berlinang air mata.

“Sungguh, anak saya hamil, Bu?!” bertanya pada Bidan karena masih tak percaya.

“Iya, Bu. Selamat ya.” jawab Bidan itu tersenyum.

“Anakku, pasti Ardi sangat bahagia di alam sana. Ini adalah anugerah, hadiah dari Tuhan.” Ia memeluk Sakinah sambil berurai air mata.

“Mari kita pulang, kita harus kabari berita bahagia ini ke Ayahmu, Adik-adik mu serta keluarga Ardi.” ucap Ibunya antusias.

Sakinah dilanda bingung dan ragu, wajahnya yang pucat tadi semakin pucat. Bagaimana jika anak yang ia kandung ini bukan anak suaminya, tetapi anak pria yang memperk*sanya malam itu. Entah siapa pria itu, bahkan ia tak tahu dengan wajahnya.

Berita kehamilannya pun tersebar dari mulut adiknya, Salwa. Sehingga keluarga Ardi mendatangi Sakinah ke rumah. Masih dalam keadaan tak percaya.

“Ayo kita ke rumah sakit harapan bunda di kecamatan, kita bisa USG di sana. Apakah benar kau hamil atau hanya pura-pura.” Mereka tak percaya jika Sakinah hamil.

Mereka pergi bersama ke rumah sakit itu, kurang lebih satu setengah jam perjalanan.

Sakinah di USG.

“Bayinya sehat, denyut jantungnya bagus, berat badannya cukup, semuanya dalam keadaan baik.” jelas Dokter tersenyum sembari menggoyang transducer USG, menekan ke kanan dan ke kiri, memperlihatkan bentuk janin.

“Sudah berapa usia cucu saya, Dok?” tanya Ibu Sakinah.

“Masuk 12 minggu.” jelas Dokter. Ibu Sakinah terkejut, ia teguk salivanya.

‘Masuk 12 minggu?’ Semua orang saling berkata dalam hati masing-masing.

Setelah keluar dari rumah sakit, Linda dan Hanum langsung berkata tajam.

“Tak ku sangka, bahkan belum habis masa Iddah mu, kau telah melakukan perbuatan yang memalukan. Itu jelas bukan anak Adikku!” ucap Hanum.

“Anakku telah meninggal dunia 4 bulanan, setidaknya kehamilanmu harus 4 bulan lebih. Ini baru masuk 3 bulan!” sambung Linda.

Sakinah diam, ia tak berkutik. Ini memang sangat memalukan.

“Ayo pulang Mak, keluarga miskin! Selama ini sengaja tak ingin hamil, namun hamil dengan pria lain. Dasar wanita sok suci, munafik!”

_______________

Malam hari, Orangtuanya duduk di ruang tamu.

“Katakan Kinah, anak siapa itu?” tanya Ibunya. Ayah Kinah sejak tadi berwajah sangar.

Sakinah hanya diam saja, ia tak mampu menjawab pertanyaan itu.

“Jawab, Kinah!”

“A-A-Aku tidak tau, Bu.” jawabnya terbata, ia takut telah mengecewakan kedua orangtuanya.

“Bagaimana mungkin kau tidak bisa tau, Kinah! Katakan saja siapa lelaki itu, dia harus bertanggungjawab atas perbuatannya!” Ayah Sakinah menghardiknya dengan suara tinggi.

“A... Aku diperkosa, Ayah. Aku sungguh tidak tau siapa lelaki itu. Kejadian itu saat acara desa 3 bulan yang lalu.” jelas Sakinah pelan, airmatanya mengalir.

“Apa? Jadi, bayi ini bukan anak Ardi?!” Ibu Sakinah terhenyak lemah, kemudian ia kesulitan bernafas saking terkejutnya. Ia kejang-kejang, lalu jatuh tersungkur.

Ayah Sakinah menggendong Ibu Sakinah ke rumah bidan yang berada di Desa. Namun diperjalanan, sepertinya Ibu Sakinah sudah tiada karena kekurangan oksigen. Setelah di periksa, rupanya beliau memiliki riwayat jantung yang lemah, berbahaya jika ia sangat-sangat terkejut atau syok.

“Aku benar-benar jijik denganmu, Kinah!” ucap Salwa tak sopan, tanpa panggilan Kakak lagi padanya.

“Kau terlihat sok baik dan sok suci, rupanya hamil diluar nikah! Ibu selalu membelamu, menyalahkan aku setiap saat, tapi apa yang kau balas? Kau membuat Ibu meninggal!” Salwa memaki Sakinah.

“Salwa hentikan! Jangan kau sakiti lagi hati kakakmu, Ibumu meninggal sudah takdir-Nya.” sahut Bapak melerai. “Pulanglah kerumahmu! Kau kembalilah ke kamar, Kinah!” sambung Ayah Sakinah.

Ruksha adik bungsu Sakinah yang masih kelas 1 SMP, menggandeng tangan Sakinah masuk ke dalam. “Sabar, ya, Kak.”

“Kakak harus kuat, aku dan Ayah percaya sama Kakak kok,”

“Jagalah tubuh kakak dan bayinya. Aku sudah sangat lama menunggu kopanakan dari Kakak.” ucapnya tersenyum, menghibur Sakinah, menyemangatinya.

_______

Hari ini Sakinah kedatangan tamu,

“Begini Nak Kinah, Bapak dan Ibu paham dengan masalah kamu, namun banyak warga merasa resah dan mengadu, mereka ingin kamu pergi dari kampung ini.” ucap Kepala Desa.

“Bagaimana kalau kamu ikut putri kami ke kota Batam, setidaknya sampai semua gosip reda, sampai kamu melahirkan.” usulnya.

Sakinah akhirnya pergi dari kampung menunju kota Batam, dimana anak Kepala desa berada, namanya Shalsabila. Mereka dulu berteman akrab saat SD, tetapi setelah SMP sampai sekarang mereka tak berjumpa lagi, karena Bila selalu sekolah di luar kota.

Ia sampai di bandara, naik pesawat berangkat jam 11 pagi. Sampai di bandara Hang Nadim, Batam jam 12.15 WIB.

...***...

Terpopuler

Comments

C2nunik987

C2nunik987

itu anak andrean iahhh bibit premium bule punya kinah 🙈🙈

2025-03-10

0

Erie

Erie

top cer y

2022-03-31

0

Sean

Sean

langsung hamil ya

2022-03-18

0

lihat semua
Episodes
1 Musibah atau Anugerah
2 Pergi ke Batam
3 Melahirkan Tiga Putra
4 Pulang Kampung
5 Tes DNA
6 Ardhen Sakit
7 Andrean atau Dedrick
8 Menantang
9 Meminta Ginjal
10 Arsen Kesal
11 Mencari Informasi
12 Mengambil rambut
13 Hasilnya
14 Jatuh Cinta
15 Bersedia
16 Apa kita akan hidup bersama Papa?
17 Hasutan Irfan
18 Aku Akan Menikahi Dia
19 Pilihan
20 Setuju
21 Jangan Katakan Tentangku
22 Khitan
23 Membeli Sesuatu
24 Niqab
25 Pemotretan
26 Lambang
27 Gaun
28 Menikah
29 Sekamar
30 Kembali
31 Rapat
32 Gadis Kecil Gemuk
33 Jet
34 Maid
35 Pakaian Maid
36 Menelfon
37 Hukuman
38 Melepas Handuk.
39 Kantor
40 Wanita Iblis
41 Game
42 Balkon Kamar
43 Salah Paham
44 Pupil Abu-abu
45 Perasaan yang Sama
46 Butuh Bantuan
47 Tatapan Aneh
48 Digendong
49 Pergi
50 Kembali
51 Mulus
52 Tamu
53 Permainan
54 Cerita
55 Berdebar
56 Rencana
57 Kamar 108
58 Ciuman Posesif
59 Pijit
60 Dimandikan?
61 Mandi Sendiri
62 My Love
63 Rapat
64 Keputusan
65 Laporan
66 Hadiah
67 Perdebatan
68 Khawatir
69 Mabuk
70 Wanita Menangis
71 Rindu
72 Apartemen Dedrick
73 Memancing
74 Tindakanmu
75 Bangga
76 Mencintai Mom
77 My Hero
78 Pergi
79 Dibius
80 Ke Amerika
81 Bahaya
82 Gosip
83 Tetaplah Di Sini
84 Sayang?
85 Tertembak
86 Anak Genius itu Anakku (Season 1)
87 Coretan kisah...
88 Aku Juga Menyukaimu (Season 2)
89 Menghayal
90 Bukan Mimpi
91 Tugas Apa?
92 Ajakan Makan Malam
93 Menjahili
94 Persiapan
95 Belajar Mengaji
96 Investasi
97 Rencana Selanjutnya
98 Kue
99 Kenapa Mereka Menggunakan Topeng?
100 Tandai
101 Tuan Muda, Aku Sudah Membalasnya
102 Pengintip!
103 Puloh
104 Mengganti Target
105 Make Up
106 Saya Abraham Holt
107 Tuan Samber
108 Selebriti
109 Kau Tidak Menjerit?
110 Sebelumnya!
111 Cambuk
112 Karakter Baru
113 Pulau
114 Kepercayaan!
115 Pengolahan Batu Mulia
116 Kesepakatan!
117 15 Perusahaan Besar!
118 Pidato Pendek!
119 Memukau!
120 Vindo?
121 Memberi Sinyal!
122 Pintu Rahasia!
123 Membuat Lubang!
124 Berhasil!
125 Cemas!
126 Jonathan Rhys!
127 Jalan-jalan
128 Dihukum
129 Hukuman untuk Papa!
130 Istri Ketiga
131 Melamar Jesylin
132 Uang Jajan
133 Melarikan Diri
134 Panggil Aku Sayang!
135 Sikembar Pergi
136 Berdansa
137 Makan Malam Spesial.
138 Membeli Makanan
139 Naik Buayan
140 Menangkap Kepiting
141 Balik
142 Billa Sakit
143 Miss Hamil
144 Amber
145 Menikah
146 Memilih Cincin
147 Menghasut Irfan
148 Acara Pernikahan.
149 Menangkap Jonathan
150 Dibawa Polisi
151 Bukti Kejahatan
152 Melepaskan
153 Roqa
154 Pusara
155 Gadis Cantik
156 Rumah Pohon
157 Surat
158 Shaleh Yusuf
159 Berkunjung ke Indonesia
160 Mandi di Sungai
161 Memancing Bersama di Desa
162 Dingin
163 Bertengkar
164 Musyawarah
165 Ganti Rugi
166 Akan Menggantinya
167 Bertamu ke Rumah Pak RT
168 Perasaan Shaleh
169 Menyesal
170 Dua Kakek
171 Salwa Berkunjung
172 Ke Jakarta
173 Mandi Bersama
174 Anak Genius itu Anakku (Ending)
175 Extra Bab
176 Sebait Kata
177 Pengumuman
178 Triplet Terjebak Cinta (Season Tiga)
179 Jay
180 Jamila
181 Perfect Boss
182 Impas!
183 Bunga
184 Aini
185 Rufia Norah
186 Berdebar?
187 Pertemuan di Aula
188 Eline Fey
189 Duduk di Pantai
190 Gara-gara Roselia
191 Tiga Tahun Kemudian
192 Vend Boutique
193 Sweet Potato Cake
194 Menggoda
195 Bersalam
196 Selai
197 Peraturan di Vend Boutique
198 Membuat Keripik
199 Haizum
200 Gosip Baru
201 Menggigit Umpan
202 Makan di Restoran
203 Jangan Menggodaku Cris
204 Arsen Kesal
205 Gombal
206 Tertidur
207 Kamu Gak Capek Lari-lari dari Pikiranku?
208 Tolong Terima Hadiahku
209 Kau Hanya Teman Bagiku
210 Resign
211 Makanan Paman Samber
212 Ramadhan
213 Masalah
214 Dia Lucu
215 Posting
216 Party
217 Menolong
218 Kedatangan Lucas
219 Melarikan Diri
220 Lamar Dia
221 Melamar
222 Menikahlah dengan Saya
223 Kembali ke Italia
224 Nasi Goreng
225 Menikahi Aini
226 Kamar Pengantin
227 Berbincang
228 Hadiah
229 Panggilan Video
230 Apakah Mungkin?
231 Di Sekolah Jamila
232 Menghibur
233 Pujian
234 Membujuk Jamila
235 Sarapan Pagi
236 Darah
237 Kerjasama
238 Berboncengan
239 Perih?
240 Nces Janji!
241 Panggilan Video
242 Aneh
243 Cintai Aku Sebagai Suamimu
244 Rencana Arhen
245 Bertemu Eric
246 Aku Akan Memukul Kepalamu
247 Mutiara?
248 Mini Bar
249 Maaf....
250 Rencana Jahat
251 Menjalankan Rencana
252 Bahaya
253 Roselia Diculik
254 Maukah Kau Menikah Denganku?
255 Save Yourself
256 Sony
257 Curiga
258 Perjalanan
259 Nyawa dibalas nyawa
260 Dendam?
261 Londo dan Jero
262 Bangkai Helikopter
263 Mengulur Waktu
264 Tak Percaya Diri
265 Gegabah
266 Melawan
267 Memilih Ibu
268 Ciuman Terakhir
269 Tumbang
270 Sudah Beres
271 Kesepian
272 Kedatangan Roque
273 Kamu Istriku 'kan?
274 Sebait Kata
275 Bangunlah!
276 Menyetir
277 Di Rumah Sakit
278 Operasi
279 Kasih Sayang yang Sama
280 Menjalankan Operasi
281 Pusing
282 Kawin Lari?
283 Sembuh
284 Minggu Pagi
285 Sehat
286 Satu Tahun Kemudian
287 Desa Lubuak Nawa
288 Bilal
289 Kupinang dengan Bismillah
290 Di Inggris
291 Diary
292 TAMAT
293 Pengumuman 14 September
Episodes

Updated 293 Episodes

1
Musibah atau Anugerah
2
Pergi ke Batam
3
Melahirkan Tiga Putra
4
Pulang Kampung
5
Tes DNA
6
Ardhen Sakit
7
Andrean atau Dedrick
8
Menantang
9
Meminta Ginjal
10
Arsen Kesal
11
Mencari Informasi
12
Mengambil rambut
13
Hasilnya
14
Jatuh Cinta
15
Bersedia
16
Apa kita akan hidup bersama Papa?
17
Hasutan Irfan
18
Aku Akan Menikahi Dia
19
Pilihan
20
Setuju
21
Jangan Katakan Tentangku
22
Khitan
23
Membeli Sesuatu
24
Niqab
25
Pemotretan
26
Lambang
27
Gaun
28
Menikah
29
Sekamar
30
Kembali
31
Rapat
32
Gadis Kecil Gemuk
33
Jet
34
Maid
35
Pakaian Maid
36
Menelfon
37
Hukuman
38
Melepas Handuk.
39
Kantor
40
Wanita Iblis
41
Game
42
Balkon Kamar
43
Salah Paham
44
Pupil Abu-abu
45
Perasaan yang Sama
46
Butuh Bantuan
47
Tatapan Aneh
48
Digendong
49
Pergi
50
Kembali
51
Mulus
52
Tamu
53
Permainan
54
Cerita
55
Berdebar
56
Rencana
57
Kamar 108
58
Ciuman Posesif
59
Pijit
60
Dimandikan?
61
Mandi Sendiri
62
My Love
63
Rapat
64
Keputusan
65
Laporan
66
Hadiah
67
Perdebatan
68
Khawatir
69
Mabuk
70
Wanita Menangis
71
Rindu
72
Apartemen Dedrick
73
Memancing
74
Tindakanmu
75
Bangga
76
Mencintai Mom
77
My Hero
78
Pergi
79
Dibius
80
Ke Amerika
81
Bahaya
82
Gosip
83
Tetaplah Di Sini
84
Sayang?
85
Tertembak
86
Anak Genius itu Anakku (Season 1)
87
Coretan kisah...
88
Aku Juga Menyukaimu (Season 2)
89
Menghayal
90
Bukan Mimpi
91
Tugas Apa?
92
Ajakan Makan Malam
93
Menjahili
94
Persiapan
95
Belajar Mengaji
96
Investasi
97
Rencana Selanjutnya
98
Kue
99
Kenapa Mereka Menggunakan Topeng?
100
Tandai
101
Tuan Muda, Aku Sudah Membalasnya
102
Pengintip!
103
Puloh
104
Mengganti Target
105
Make Up
106
Saya Abraham Holt
107
Tuan Samber
108
Selebriti
109
Kau Tidak Menjerit?
110
Sebelumnya!
111
Cambuk
112
Karakter Baru
113
Pulau
114
Kepercayaan!
115
Pengolahan Batu Mulia
116
Kesepakatan!
117
15 Perusahaan Besar!
118
Pidato Pendek!
119
Memukau!
120
Vindo?
121
Memberi Sinyal!
122
Pintu Rahasia!
123
Membuat Lubang!
124
Berhasil!
125
Cemas!
126
Jonathan Rhys!
127
Jalan-jalan
128
Dihukum
129
Hukuman untuk Papa!
130
Istri Ketiga
131
Melamar Jesylin
132
Uang Jajan
133
Melarikan Diri
134
Panggil Aku Sayang!
135
Sikembar Pergi
136
Berdansa
137
Makan Malam Spesial.
138
Membeli Makanan
139
Naik Buayan
140
Menangkap Kepiting
141
Balik
142
Billa Sakit
143
Miss Hamil
144
Amber
145
Menikah
146
Memilih Cincin
147
Menghasut Irfan
148
Acara Pernikahan.
149
Menangkap Jonathan
150
Dibawa Polisi
151
Bukti Kejahatan
152
Melepaskan
153
Roqa
154
Pusara
155
Gadis Cantik
156
Rumah Pohon
157
Surat
158
Shaleh Yusuf
159
Berkunjung ke Indonesia
160
Mandi di Sungai
161
Memancing Bersama di Desa
162
Dingin
163
Bertengkar
164
Musyawarah
165
Ganti Rugi
166
Akan Menggantinya
167
Bertamu ke Rumah Pak RT
168
Perasaan Shaleh
169
Menyesal
170
Dua Kakek
171
Salwa Berkunjung
172
Ke Jakarta
173
Mandi Bersama
174
Anak Genius itu Anakku (Ending)
175
Extra Bab
176
Sebait Kata
177
Pengumuman
178
Triplet Terjebak Cinta (Season Tiga)
179
Jay
180
Jamila
181
Perfect Boss
182
Impas!
183
Bunga
184
Aini
185
Rufia Norah
186
Berdebar?
187
Pertemuan di Aula
188
Eline Fey
189
Duduk di Pantai
190
Gara-gara Roselia
191
Tiga Tahun Kemudian
192
Vend Boutique
193
Sweet Potato Cake
194
Menggoda
195
Bersalam
196
Selai
197
Peraturan di Vend Boutique
198
Membuat Keripik
199
Haizum
200
Gosip Baru
201
Menggigit Umpan
202
Makan di Restoran
203
Jangan Menggodaku Cris
204
Arsen Kesal
205
Gombal
206
Tertidur
207
Kamu Gak Capek Lari-lari dari Pikiranku?
208
Tolong Terima Hadiahku
209
Kau Hanya Teman Bagiku
210
Resign
211
Makanan Paman Samber
212
Ramadhan
213
Masalah
214
Dia Lucu
215
Posting
216
Party
217
Menolong
218
Kedatangan Lucas
219
Melarikan Diri
220
Lamar Dia
221
Melamar
222
Menikahlah dengan Saya
223
Kembali ke Italia
224
Nasi Goreng
225
Menikahi Aini
226
Kamar Pengantin
227
Berbincang
228
Hadiah
229
Panggilan Video
230
Apakah Mungkin?
231
Di Sekolah Jamila
232
Menghibur
233
Pujian
234
Membujuk Jamila
235
Sarapan Pagi
236
Darah
237
Kerjasama
238
Berboncengan
239
Perih?
240
Nces Janji!
241
Panggilan Video
242
Aneh
243
Cintai Aku Sebagai Suamimu
244
Rencana Arhen
245
Bertemu Eric
246
Aku Akan Memukul Kepalamu
247
Mutiara?
248
Mini Bar
249
Maaf....
250
Rencana Jahat
251
Menjalankan Rencana
252
Bahaya
253
Roselia Diculik
254
Maukah Kau Menikah Denganku?
255
Save Yourself
256
Sony
257
Curiga
258
Perjalanan
259
Nyawa dibalas nyawa
260
Dendam?
261
Londo dan Jero
262
Bangkai Helikopter
263
Mengulur Waktu
264
Tak Percaya Diri
265
Gegabah
266
Melawan
267
Memilih Ibu
268
Ciuman Terakhir
269
Tumbang
270
Sudah Beres
271
Kesepian
272
Kedatangan Roque
273
Kamu Istriku 'kan?
274
Sebait Kata
275
Bangunlah!
276
Menyetir
277
Di Rumah Sakit
278
Operasi
279
Kasih Sayang yang Sama
280
Menjalankan Operasi
281
Pusing
282
Kawin Lari?
283
Sembuh
284
Minggu Pagi
285
Sehat
286
Satu Tahun Kemudian
287
Desa Lubuak Nawa
288
Bilal
289
Kupinang dengan Bismillah
290
Di Inggris
291
Diary
292
TAMAT
293
Pengumuman 14 September

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!