ABG Tua

Sementara sepasang mata melihat mereka dengan tatapan membunuh, bahkan gelas kaca yang ia pegang retak seketika. Sementara Lelaki di samping nya hanya mampu menelan ludahnya dengan kasar.

Lelaki itu pun mulai bangkit dari tempat duduknya, namun dengan sigap lelaki yang berada di samping nya menghentikannya.

"Jangan pergi dulu tuan, kita masih menunggu kedatangan seseorang" ucap Lelaki di samping nya yang kembali menghentikannya.

"Hei kawan kau mau kemana, acara camp kita baru saja dimulai, atau jangan-jangan kau ingin menemui istri mu tuan Fino" ucap Excel yang menggoda Fino sambil merangkul pinggang istrinya.

Fino berdengus dengan kesal, sorot matanya menandakan bahwa ia sedang marah menatap seseorang yang baru saja ia lihat. Ada hawa panas yang menjalar seluruh tubuhnya.

"Sorry membuat kalian menunggu" ucap seorang wanita cantik yang baru saja datang, bahkan semua lelaki menatap ke arah nya dengan penuh kekaguman. Kecuali Fino yang masih diselimuti kemarahan.

"Hah...astaga tuan Alberto ikut camp juga" gumam Chiko yang terlonjat kaget melihat kedatangan tuan Alberto bersama kelima bodyguard nya.

Benar-benar ABG Tua, harus nya tinggal saja di rumah ckckkk. Batin Chiko.

"Ayahku ikut serta untuk menjagaku di tempat camp ini" ucap wanita itu yang tidak lain adalah Gabriela.

"Halo apa kabar semua" ucap tuan Alberto dan langsung duduk di kursi kosong dengan nafas ngos-ngosan.

"Wah jiwa muda anda semakin besar tuan Alberto, tapi sepertinya anda bisa masuk angin di tempat ini tanpa adanya kehangatan dari istri anda tuan ha ha ha" ucap Keenan yang tidak habis pikir dengan kedatangan tuan Alberto.

"Itu sama sekali tidak masalah bagi saya anak muda, yang terpenting saya bisa menjaga putriku ini" ucap tuan Alberto sambil menarik pinggang ramping Gabriela.

"Kalian boleh bersenang-senang. Putriku, ayah ingin beristirahat dulu, lanjutkan saja pesta kalian dengan rekan bisnis ayah dan teruntuk tuan Fino tolong jaga putriku ya" ucap tuan Alberto.

"Ayah jangan berbicara seperti itu, aku jadi malu dihadapan tuan Fino" ucap Gabriela manja sambil melirik Fino yang sama sekali tidak menatapnya.

Fino hanya tersenyum getir, sorot matanya sama sekali tidak menyukai wanita yang sedang cari muka dihadapan nya. Ia hanya kembali menuangkan minuman soda di gelas baru, lalu meneguknya dengan perlahan. Fino masih saja memikirkan wanita yang terlintas di pikirannya.

Sementara Gabriela mulai mengobrol dan bercanda gurau dengan lainnya, walaupun belum begitu akrab, namun ia mampu menghipnotis para lelaki di meja itu dengan tutur kata dan paras cantiknya.

Tuan Alberto undur diri dari perkumpulan muda mudi dan berlalu meninggalkan mereka bersama kelima bodyguard nya. Tuan Alberto butuh istirahat saat ini.

"Semoga rencana Gabriela berjalan lancar" ucap tuan Alberto dengan seringai licik diwajahnya yang masih berjalan menuju tendanya.

Sementara Milan berhasil lolos dari David Dengan akal bulusnya yang sudah mengantuk dan dengan cepat memilih berjalan dengan buru-buru menuju tendanya.

"Si tuan cerewet itu selalu saja nongol di mana-mana, bahkan seenaknya mengajakku menyanyi dan menari bersama mengitari api unggun bersama teman-temannya. Kamu pikir aku suka melakukan tingkah konyol itu" gumam Milan kesal sampai-sampai menubruk tubuh seseorang.

"Maaf saya tidak sengaja menabrak anda" ucap Milan yang mendongak menatap orang dihadapannya.

Deg

Mata mereka saling beradu, dengan cepat Milan mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.

Astaga ABG Tua mesum. Batin Milan.

Sementara lelaki itu, tersenyum getir sambil terus memperhatikan Milan dari ujung rambut hingga ujung kaki, sambil memegangi bibirnya.

"Halo nona Manis, kita bertemu lagi dan ingat masalah kita belum selesai" ucap tuan Alberto yang terus saja menatap Milan dengan penuh gairah.

"Apa anda masih ingin mencoba pukulan ku tuan" ucap Milan dingin sambil tersenyum tipis.

"Ya ya aku tahu kemampuan mu sangat hebat yang sudah mempermalukan ku di depan para rekan bisnis ku. Tapi untung saja kau bersama tuan Darren Alexander yang hebat itu, jika tidak kau pasti akan berakhir menjadi istri ku ha ha ha"ucap tuan Alberto.

Sementara Milan mulai mengepalkan tangannya, mendengar ucapan tuan Alberto.

"Oh ya, tapi saya sangat puas menggulingkan tubuh tuan didepan banyak orang " ucap Milan sambil tersenyum sinis.

"Kau sangat menarik nona Milan, aku bahkan hanya ingin menyentuh bokong mu saat itu, tapi kau malah menyergap ku layaknya buronan" ucap tuan Alberto yang semakin mendekati Milan hingga berdiri tepat di hadapan gadis yang selama ini ia cari.

Sementara Milan tetap berdiri di tempatnya dengan tatapan tajam, yang sama sekali tidak takut dengan lelaki tua Bangka di hadapan nya.

"Untungnya aku tidak membunuh mu waktu itu tuan, tapi setidaknya aset berharga mu sedikit hancur bukan" ucap Milan dengan tatapan membunuhnya.

Singkat cerita...

Pertemuan keduanya, saat Darren bersama Milan melakukan perjalanan bisnis di negara C, pada saat itu, Darren melakukan rapat bersama para rekan bisnisnya termasuk tuan Alberto, tuan Alberto sangat tertarik kepada sekertaris Darren, sampai-sampai pandangannya terus saja tertuju kepada Milan. Hingga rapat pun berakhir, tuan Alberto sama sekali tidak berdiri di tempatnya. Sedangkan Milan sibuk menyusun berkas hasil rapat mereka. Dengan pikiran mesumnya, tuan Alberto mengendap-endap layaknya pencuri mendekati Milan bahkan tangannya mulai terangkat untuk menyentuh bokong Milan. Sementara Milan yang mampu melihat situasi di sekitarnya dengan gerakan cepat Milan mampu menangkap tangan tuan Alberto lalu menggulingkan tubuh tuan Alberto di lantai, tidak hanya itu, Milan menghajar membabi buta wajah tuan Alberto hingga babak belur bahkan menendang perut dan aset berharga tuan Alberto. Untungnya beberapa rekan bisnis Darren mendengar keributan tersebut, sehingga mampu menghentikan Milan. Bila tidak, mungkin tuan Alberto mati mengenaskan di tempat itu.

"Luar biasa, kau mengingatkan kembali masa laluku gadis manis, bagaimana jika kita menikmati minuman hangat terlebih dahulu sebelum melakukan hal tertunda dulu" ucap tuan Alberto dengan seringai licik diwajahnya, sambil memberi kode kepada bodyguard nya untuk membawa wanita di hadapannya.

Sementara Milan sudah mengepalkan tangannya, ia sudah terpancing emosi dengan ucapan tuan Alberto.

Para bodyguard tuan Alberto mulai mengelilingi Milan dan akan membawa Milan ke tenda tuannya.

"Lebih baik kita bertarung di tempat yang sepi, aku hanya tidak ingin membuat keributan di acara camp ini " ucap Milan dengan tatapan tajam yang sama sekali tidak memiliki rasa takut.

"Baiklah" timpal bodyguard tuan Alberto.

Lalu mereka berjalan beriringan menuju area yang sepi.

Para bodyguard tuan Alberto mulai berbaris dan siap melawan Milan.

Sementara Milan sudah memasang kuda-kuda untuk menghajar mereka. Tuan Alberto menjadi penonton yang sudah tidak sabar untuk meniduri wanita yang selama ini ia cari.

Hiaaaa...

Mereka pun memulai pertarungan, Milan mulai menghajar satu persatu bodyguard tuan Alberto dengan teknik bela diri taekwondo yang berhasil ia kuasai dengan gerakan cepat. Titik saraf dari musuhnya sudah mampu ia tebak hingga membuat ia mudah untuk melawan musuhnya. Satu persatu bodyguard tuan Alberto tergeletak di tanah dengan wajah babak belur. Sementara Milan yang sudah diselimuti aura membunuh mulai mengeluarkan belati kecil yang selalu ia bawa kemanapun.

"Jangan lakukan itu nona" ucap bodyguard tuan Alberto yang begitu ketakutan saat Milan terus mendekatinya dengan belati kecil di tangannya.

Sementara tuan Alberto memilih meninggalkan bodyguard nya. Ia tidak ingin mati di tangan Milan sebelum memilikinya.

"Kau akan menjadi milikku nona Milan.. lihat saja nanti... mengapa aku membawa para bodyguard bodoh itu" ucap tuan Alberto marah yang mulai menjauh di area itu.

"Jangan bunuh kami nona" ucap para bodyguard itu ketakutan.

Milan tidak peduli, ia mulai memainkan belati kecil nya di wajah bodyguard tersebut.

Terdengar langkah seseorang mulai mendekat ke arah mereka.

"Apa yang terjadi di tempat ini" ucap salah satu segerombolan lelaki berbaju hitam yang tidak lain adalah anggota The Tiger yang sedang melakukan penjagaan di lokasi tersebut.

"Milan, apa yang terjadi" ucap salah satu lelaki yang mengenali temannya.

"Mereka menggangu ku" ucap Milan.

Srekk...

Akkhhh..

Milan berhasil memotong salah satu jari tangan lelaki tersebut.

"Biar kami yang bereskan" ucap salah satu anggota The Tiger.

"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Milan sambil membersihkan belati kecil di baju lawannya.

Milan pun mulai berjalan menuju tendanya, bau amis darah segar lawannya membuat nya mual, sehingga ia pun berlari kecil menuju tendanya.

Kini Milan sudah berada di tenda yang lumayan luas, ia mencoba menghampiri tenda kedua pelayannya, namun mereka sepertinya sudah beristirahat. Sehingga ia pun memasuki tenda suaminya yang masih kosong.

Milan terlebih dahulu membuka pakaiannya yang dipenuhi percikan darah dari lawannya. Ia hanya mengenakan tanktop dikarenakan ia mulai kepanasan habis melakukan pertarungan. Jelas sekali keringatnya bercucuran di keningnya.

"Ya ampun, ransel ku berada di tenda suci, bagaimana ini, aku bisa saja kedinginan di tenda ini tanpa pakaian hangat. Tidak mungkin aku keluar dari tenda ini hanya mengenakan tanktop...ya tuhan bisa-bisanya aku jadi pikun" ucap Milan sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Fino membuka tendanya ia tercengang melihat sosok istrinya yang begitu seksi di depan mata.

Milan dengan cepat mengambil kembali pakaiannya untuk menutupi bagian depan tubuhnya.

Fino pun mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Cepat pakai pakaian mu, aku tidak suka dengan wanita penggoda" ucap Fino dingin yang berbalik.

Sementara Milan merasa tidak terima dengan ucapan suaminya yang jelas mengatainya wanita penggoda hanya karena mengenakan pakaian minim.

"Aku tidak memiliki pakaian ganti, pakaian ku kotor jadi aku membukanya, sementara ransel ku berada di tenda pelayan" ucap Milan kesal.

"Gunakan saja pakaianku, kau tahu aku ingin beristirahat" ucap Fino santai yang tidak ingin menunggu lama istrinya berganti pakaian.

"Baik tuan" ucap Milan, lalu dengan cepat membuka ransel Fino yang berada di samping nya dan mengambil salah satu pakaian hangat suaminya.

Kini mereka membaringkan tubuhnya di dalam satu tenda, keduanya belum bisa memejamkan matanya. Hawa dingin mulai menusuk permukaan kulitnya, padahal tenda yang mereka tempati cukup hangat. Ditambah tersedia selimut untuk mereka berdua.

Keduanya sama-sama memunggungi, Fino masih kesal terhadap Milan yang sudah berani bergandengan tangan bersama lelaki lain di depan matanya, pikirannya terus saja berputar dengan kejadian tadi.

Fino lalu berbalik badan, dengan gerakan cepat ia menarik pinggang Milan untuk mendekat dengannya. Tanpa aba-aba Fino langsung memeluk Milan dengan erat.

Milan terlonjat kaget, ia menjadi gugup dengan tindakan suaminya. Bahkan ia susah bernafas dengan pelukan erat yang dilakukan oleh suaminya.

"Tuan saya susah bernafas" ucap Milan dengan gugup.

"Jangan senang dulu, aku hanya memeluk mu sebagai pengganti guling ku. Asal kau tahu, aku tidak sudi memelukmu seperti ini, jika guling ku tetap berada di samping ku, aku pasti memilihnya" ucap Fino gelagapan sambil sedikit melonggarkan pelukannya.

Aku ingin sekali menghajar wajah arogan mu tuan Fino yang aneh. Batin Milan kesal.

Sedangkan Fino tersenyum tipis memeluk tubuh istrinya. Mau tapi malu, tapi egonya terlalu tinggi.

🍁🍁🍁🍁🍁

Sementara di sebuah tenda orange, seorang wanita cantik mulai memeluk tubuh lelaki tua bangka.

"Ayo kita bercinta sayang" ucap wanita cantik tersebut.

"Aku sedang malas, beristirahatlah" ucap lelaki tua bangka itu, sambil melepaskan tangan wanitanya dari tubuhnya.

Pikirannya masih saja tertuju kepada wanita yang baru saja ia temui. Ditambah sudah lama ia mencari keberadaan wanita itu selama ini.

Aku akan melakukan segala cara untuk mendapatkan mu gadis manis. Bahkan seluruh kekayaan ku akan aku bayarkan demi menikmati tubuhmu gadis manis. Batin lelaki tua bangka, ia tidak bisa tidur memikirkan gadis yang ia cari selama ini.

Bersambung......

Jangan lupa dukungannya teman-teman, berupa like, comment dan vote kalian 🤗

Terima kasih 🙏🙏

Terpopuler

Comments

。.。:∞♡*♥

。.。:∞♡*♥

dasarr tua bangka

2022-02-12

0

Andras 28

Andras 28

cia ilah modus luh fino

2022-01-02

0

Dena Regar

Dena Regar

sarah mungkin yg menjadi sugar babynya alberto,tapi dia mungkin operasi plastik.

2021-10-13

0

lihat semua
Episodes
1 Seperti Mimpi
2 Memasak
3 Meminta Izin
4 Jangan berbasa-basi
5 Barang pemberian David
6 Tidak Biasanya + Visual Fimal
7 Camp
8 ABG Tua
9 Membereskan musuh
10 Tidak Terima
11 Terjebak Kemacetan
12 Kerokan
13 Pertengkaran di tempat tidur
14 Pisah Rumah
15 Menjemput paksa
16 Memberikan pelajaran
17 Imbalan
18 Bersama Ibu Mertua
19 Mulai Gelisah
20 Perasaan apa ini
21 Memikirkan Mu
22 Taman Bunga
23 Tuan Alberto Cari Masalah
24 Ku Merindukanmu
25 Drama Pagi
26 Di culik
27 Penyelamatku
28 Perhatian
29 Mengunjungi orang terkasih ku
30 Berkepribadian Ganda
31 Debaran
32 Kenyataan yang Menyakitkan
33 Kesedihanku
34 Rencana Milan
35 Pesta
36 Amarah Fino
37 Tak Bisa Bertahan
38 Menyesal
39 Terus Mencari
40 Berakhir Sudah
41 Selamat Tinggal
42 Masa lalu Milan
43 Testpack
44 Desa yang indah
45 Benalu kecil
46 Titik Terang
47 Tiba di kota
48 Berjalan Lancar
49 Siuman
50 Bersamamu
51 Menikah lagi
52 Jujur
53 Terus Bersama
54 Mencurigakan
55 Percobaan Pembunuhan
56 Kebahagiaan Milan
57 Keluarga kecilku
58 Malfin Leo Alexander
59 Perjodohan David
60 Bertunangan
61 Melepasmu
62 Liburan
63 Serangan musuh
64 Mafia Couple
65 Malfin mulai aktif
66 Bertemu keluarga
67 Hamil lagi
68 Kita Saudara
69 Anak Magang
70 Kembali
71 Calon Istri Chiko
72 Chiko siap menikah
73 Pernikahan Chiko dan Novi
74 Tak ingin ditinggal
75 Berpisah sementara
76 Saling merindukan
77 Akhir Bahagia
78 Promosi Novel Baru
79 Extra part 1
80 Extra part 2
81 Extra part 3
82 Promosi Novel Baru
83 Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
84 Promosi Novel Baru ( Pengantin Pengganti Tuan Arogan )
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Seperti Mimpi
2
Memasak
3
Meminta Izin
4
Jangan berbasa-basi
5
Barang pemberian David
6
Tidak Biasanya + Visual Fimal
7
Camp
8
ABG Tua
9
Membereskan musuh
10
Tidak Terima
11
Terjebak Kemacetan
12
Kerokan
13
Pertengkaran di tempat tidur
14
Pisah Rumah
15
Menjemput paksa
16
Memberikan pelajaran
17
Imbalan
18
Bersama Ibu Mertua
19
Mulai Gelisah
20
Perasaan apa ini
21
Memikirkan Mu
22
Taman Bunga
23
Tuan Alberto Cari Masalah
24
Ku Merindukanmu
25
Drama Pagi
26
Di culik
27
Penyelamatku
28
Perhatian
29
Mengunjungi orang terkasih ku
30
Berkepribadian Ganda
31
Debaran
32
Kenyataan yang Menyakitkan
33
Kesedihanku
34
Rencana Milan
35
Pesta
36
Amarah Fino
37
Tak Bisa Bertahan
38
Menyesal
39
Terus Mencari
40
Berakhir Sudah
41
Selamat Tinggal
42
Masa lalu Milan
43
Testpack
44
Desa yang indah
45
Benalu kecil
46
Titik Terang
47
Tiba di kota
48
Berjalan Lancar
49
Siuman
50
Bersamamu
51
Menikah lagi
52
Jujur
53
Terus Bersama
54
Mencurigakan
55
Percobaan Pembunuhan
56
Kebahagiaan Milan
57
Keluarga kecilku
58
Malfin Leo Alexander
59
Perjodohan David
60
Bertunangan
61
Melepasmu
62
Liburan
63
Serangan musuh
64
Mafia Couple
65
Malfin mulai aktif
66
Bertemu keluarga
67
Hamil lagi
68
Kita Saudara
69
Anak Magang
70
Kembali
71
Calon Istri Chiko
72
Chiko siap menikah
73
Pernikahan Chiko dan Novi
74
Tak ingin ditinggal
75
Berpisah sementara
76
Saling merindukan
77
Akhir Bahagia
78
Promosi Novel Baru
79
Extra part 1
80
Extra part 2
81
Extra part 3
82
Promosi Novel Baru
83
Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
84
Promosi Novel Baru ( Pengantin Pengganti Tuan Arogan )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!