Aku percaya, cinta itu akan datang tanpa kita sadari. Masuk ke relung hati terdalam hingga ketika aku ingin mengeluarkannya, rasanya begitu sakit. - VB -
Vanessa masih bergelung di dalam selimut, berusaha menghapus ketakutannya. Ia benar benar telah melihat Axelle di depan pintu salon.
Apa itu hanya halusinasi?
"Tidak, aku tidak akan pernah membukakan pintu. Dia jahat, dia sangat jahat," gumam Vanessa sambil menitikkan air mata.
*****
Sinar mentari masuk melalui celah celah tirai yang menutupi jendela kamar tidur Vanessa. Ia bangun dari tempat tidurnya dan membuka tirai tersebut. Masih terlihat sisa sisa air hujan yang menempel di kaca jendela.
Vanessa membuka jendela kamarnya yang memang langsung menghadap ke arah jalan. Namun, matanya langsung menangkap sesosok laki laki yang berdiri bersandar di sebuah mobil sambil menggunakan kacamata hitamnya.
Mata Vanessa langsung membulat, kemudian menolehkan pandangannya ke tempat lain serta bersembunyi dengan nafas terengah engah, seperti habis berlari.
Apa semalam bukan halusinasi? Apa dia mencariku untuk kembali menyakitiku? Tidak, aku tidak akan membuka pintu. Tidak!!
Setiap jam, Vanessa terus memeriksa apakah Axelle masih berada di sana. Keadaan itu tidak berubah hingga matahari meninggi. Mira, Sinta, dan Ida sudah mengetuk pintu salon itu berkali kali sejak pukul sembilan pagi, tapi tetap tidak ada sahutan dari dalam.
Tepat pukul 1 siang, sebuah mobil berhenti di pekarangan salon.
"Tante Ayu?" panggil ketiga karyawannya.
"Kalian tidak bekerja?" tanya Tante Ayu keheranan.
"Kami sudah datang sejak tadi, tapi pintu masih terkunci. Kami sudah menghubungi ponsel eca, tapi tidak diangkat, bahkan sekarang tersambung ke penerima pesan," jawab Mira.
Tante Ayu langsung menuju ke arah pintu dan membukannya menggunakan kunci yang ia punya.
Ceklekk .... ceklekk ...
Akhirnya pintu salon itu terbuka. Tante Ayu dan ketiga karyawannya langsung masuk. Tante Ayu langsung naik ke atas untuk mengecek keadaan Vanessa, sedangkan ketiga karyawannya membereskan salon untuk bersiap dibuka.
"Ca ...," Tante Ayu mengetuk pintu kamar tidur Vanessa, tapi tak ada jawaban. Akhirnya Tante Ayu membuka pintu kamar itu dan melihat Vanessa sedang duduk di pojok kamar dekat jendela, sambil melipat kaki dan memeluknya, serta menyembunyikan wajahnya di kedua kakinya itu.
Mendengar suara Tante Ayu memanggilnya, Vanessa mengerjapkan matanya, mengembalikan penglihatannya yang buram karena baru saja terpejam.
"Tan, tante sudah pulang?" tanya Vanessa.
"Apa yang terjadi padamu?" tanya Tante Ayu.
"Ooo semalam aku kurang tidur, Tan karena suara petir yang menggelegar. Awalnya aku hanya duduk di sini sebentar, eh ... malah ketiduran. Sekarang jam berapa, Tan?"
"Jam 1."
"Apa?!" Vanessa langsung bangkit dari duduknya dan mulai panik. Kemudian ia mengarahkan pandangannya ke jendela, melihat sesuatu. Untung saja mobil itu sudah tak berada di sana. Ia pun menghela nafasnya lega.
"Tenanglah. Sinta, Mira, dan Ida sudah mulai membuka salon."
"Maafkan aku, Tan. Kita jadi kehilangan pelanggan karena aku ketiduran," ucap Vanessa.
"Tidak apa apa, ca," Tante Ayu menangkap raut berbeda dari wajah Vanessa. Ia tahu bahwa sesuatu telah terjadi, hanya saja Vanessa belum berani bercerita padanya.
*****
Kamu terus menghindariku, apakah aku begitu buruk di matamu. Kamu yang sudah membuatku seperti ini. Kamu membuatku malu, membuat hatiku penuh dengan kebencian, membuatku berbuat jahat, dan sekarang kamu jugalah yang membenciku. Aku sudah merendahkan diriku untuk datang padamu dan dengan tulus meminta maaf, tapi kamu malah pergi, mengabaikanku.
"Aku sudah menemukanmu. Aku harus mencari cara untuk membuatmu tergila gila padaku, mencintaiku. Kemudian saat itu tiba, aku akan mencampakkanmu tanpa perasaan," ucap Axelle.
"Blue, ayo kita kembali. Aku akan mempersiapkan semua untuk menyambutnya nanti. Aku akan mempermalukannya seperti ia mempermalukanku, dan saat ia ingin meminta maaf atas semua kesalahannya padaku, aku akan meninggalkannya," gumam Axelle.
"Jangan sampai itu semua berbalik kepadamu. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padamu, tapi aku yakin kamu akan menyesal suatu saat nanti," batin Blue.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Ita rahmawati
muter² dong jdinya xel xel klo niatmu bgtu mah 🤣🤣
2024-05-27
0
rusidah siti
Ayo Vanessa jangan tergoda ma pesona Axelle. Dia mau mempermainkan perasaanmu. waspadalah
2022-12-24
1