8. Sejak saat ini

"Saya Calon Suami Stef!" sontak saja ucapan Max itu membuat Lie melototkan matanya. "Apa?" tanyanya langsung dengan nada yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.

"Ya, saya akan menikahi Stef!" ucap Max lagi memperjelas, membuat Lie benar benar terkejut mendengar pernyataan Max.

"Apa kalian melakukan hal yang tidak wajar?" tanya Lie menatap Max dan Stef bergantian dengan raut wajah tidak dapat terbaca mencari kebohongan diantara keduanya, tapi dia tidak menemukan itu.

"Bukan ibu, bukan seperti itu," sela Stef cepat sebelum ibunya itu berfikiran yang tidak—tidak.

"Lalu bagaimana? Apa kau bisa menjelaskan!" tanya Lie yang menginginkan jawaban lebih.

"Karena saya mencintai putri anda." ucap Max menjawab pertanyaan Lie. Sontak saja Stef langsung menatap Max lama dengan wajah yang memerah menahan malu dan juga debaran di dadanya, dan ia melihat keseriusan diraut wajah Max saat mengatakan itu. Apa benar pria ini menyukainya?, begitu pikir Stef.

"Benarkah?" tanya Lie lagi.

"Iya!" jawab Max singkat dan yakin.

"Sejak kapan?" tanya Lie penasaran, karena ia tahu bahwa anak perempuannya ini tidak pernah dekat dengan lelaki manapun, dan kini mereka datang mengatakan akan menikah.

"Sejak hari ini dan juga saat ini."

*****

Saat ini Stef dan Lie sedang berada didalam mobil Max yang dikendarai oleh Thomas. Mereka akan pergi ke rumah sakit untuk mengecek kondisi penyakit Lie. Sebenarnya Lie sudah melarang tapi Max tetap bersikeras untuk membawa calon ibu mertuanya itu untuk periksa ke dokter.

Di rumah sakit dokter menjelaskan bahwa ibu Stef harus menjalani cuci darah seminggu dua kali karena gagal ginjal yang di deritanya. Dan itu membuat Stef tampak sedih sekali.

Dan untuk menjaga kondisi Lie, Max memutuskan untuk membawa Lie dan Stef pulang ke mansionnya. Sontak saja keduanya langsung menolak, akhirnya Max meminta untuk tinggal di salah satu apartemennya yang ada di pusat kota Frankfurt, mereka masih menolak tapi apa daya, siapa yang berani menolak kehendak lelaki berkuasa seperti Max ini.

Max juga menyewa seorang perawat untuk menjaga Lie, ia menyuruh Thomas untuk mengurus semuanya selagi David saat ini masih berada di kota Hamburg mengurus semua masalah yang terjadi disana.

****

Mobil yang dinaiki oleh Stef dan Lie berhenti di parkiran basement apartemen. Mereka turun lalu berjalan kearah loby dan berlalu menuju lift. Mereka naik ke lantai 20 nomor kamar apartemen Max berada.

Max menekan beberapa digit angka dan ia perlihatkan kepada Stef untuk diingat. Setelah terdengar bunyi Bip mereka termasuk Thomas segera masuk kedalam. Stef memperhatikan setiap sudut apartemen Max dengan mata yang tak berkedip.

Kata yang tepat untuk menggambarkan apartemen Max adalah SANGAT MEWAH.

Ruang apartemen yang dominan berwarna abu-abu itu berdesain modern yang terkesan maskulin.Televisi besar tergantung di dinding, sofa yang terlihat sangat empuk dan lembut, lemari pendingin yang tinggi dan besar, meja makan dan juga kitchen set yang sangat lengkap dan juga luas.

Stef kembali dibuat ternganga melihat kamar yang ditunjukkan Max untuk dirinya. Setelah mengantarkan Lie ke kamarnya barulah Max menunjukkan kamar Stef. Sedangkan Thomas menunggu Max diluar karena akan menyampaikan laporannya tentang ayah tiri Stef.

Stef jadi berpikir, jika ini apartemen kenapa sangat luas seperti ini?

Max menutup pintu kamar membuat Stef berjalan mundur kebelakang. Max terus mendekat ke arah Stef hingga punggung Stef bersentuhan dengan dinding membuat Stef ketakutan.

Hembusan nafas Max yang beraroma mint membuat tubuh Stef menegang dan wajah yang memanas dengan detak jantung tak beraturan.

"Kaa ... kaauu .. Maa..maaauu appaaa?" tanya Stef terbata-bata.

"Menurutmu?" tanya Max tersenyum mesum.

"Menjauh dariku!" ucap Stef dengan wajah memerah menyembunyikan kegugupannya. Oh ayolah, siapa yang tidak akan gugup saat berdekatan dengan lelaki tampan dengan pesona mematikan ini, Stef rasa tidak ada bahkan termasuk dirinya. Karena saat pertama bertemu dengan Max, ia merasa seperti pernah bertemu sebelumnya tapi ia tidak ingat dimana.

"Apa kau tidak ingin memberiku hadiah?" ucap Max tersenyum jahil, ia sudah memiliki rencana untuk Stef.

"Hadiah? Hadiah untuk apa?" tanya Stef bertanya dengan bingung. Hadiah apa yang dimaksud oleh Max ini, dan ia juga tidak mempunyai sesuatu untuk dijadikan hadiah kepada Max, karena pasti lelaki itu sudah memiliki segalanya.

"Hadiah untuk kebaikanku hari ini." ucap Max membuat Stef merenggut kesal.

"Ck, jika kau tidak ikhlas membantuku kenapa kau memaksaku untuk tinggal disini, dan aku juga tidak memintanya padamu kan?" ucap Stef berdecak kesal.

"Karena aku menginginkan nya,"

"Kau kan tau aku tidak punya apa-apa!"

"Aku tidak meminta uang mu, uangku saja aku tidak sanggup menghabiskan nya," ujar Max dengan sombong.

"Ck, sombong sekali kau ini," ucap Stef berdecak kesal. Sungguh dibalik sifat dingin dan kejamnya Max adalah seseorang yang menyebalkan menurut Stef.

"Jadi kau mau memberiku hadiah?" tanya Max lagi.

"Apa yang kau ingin kan?" ucap Stef akhirnya.

"Ciuman Dari Mu!"

.

.

.

TBC.

Love❤️❤️❤️ EgaSri

Terpopuler

Comments

Ratna_1729

Ratna_1729

katanya ska tapi belum cinta kok pas di tanya ibunya jawabanya kareana saya mencintai putri anda

2021-06-29

1

Lilis Effendi

Lilis Effendi

jangan stef donk thor. stefi apa fani gitu

2021-02-11

0

Yuli Herawati

Yuli Herawati

uwuuuuuuw🥰🥰

2020-11-21

1

lihat semua
Episodes
1 1. Maxim
2 2. Menikah denganku
3 3. Baiklah, aku mau
4 4. Kenapa
5 5. Tertarik
6 6. Kerena aku menyukaimu
7 7. Calon suami
8 8. Sejak saat ini
9 9. Ciuman darimu
10 10. Menantu Momy
11 11. Ck, ceroboh
12 12. Panggil aku momy
13 13. Rose ku
14 14. Ciuman pertemuan
15 15. Justin Hill
16 16. Ingin jalan-jalan?
17 17. Cemburu
18 18. Dia menyukai Rose
19 19. Baru mulai mencintai
20 20. Kau sedang menggodaku?
21 21. Bertemu Justin
22 22. Telepon
23 23. Nyawa dibalas nyawa
24 24. Jatuh cinta berkali-kali
25 25. Sesuatu yang penting
26 26. Meet
27 27. Melamarmu
28 28. Penuh rahasia
29 29. Pesonanya
30 30. Kelly
31 31. I love you
32 32. Menikah
33 33. Kanguru
34 34. Jangan menggodaku
35 35. Mesum
36 36. Revenge
37 37. Mandi bersamaku
38 38. Jadi dia...
39 39. Ingin mengungkap rahasia
40 40. Terbongkar
41 41. Ayah
42 42. Liburan
43 Visual pemain
44 43. Ternyata dia
45 44. Bodyguard
46 45. Satu atau tidak sama sekali
47 Eps 46
48 Eps 47
49 Eps 48
50 Eps 49
51 Eps 50
52 Eps 51
53 Eps 52
54 Eps 53
55 Eps 54
56 Eps 55
57 56. Max aneh
58 57. Pulang
59 58. Kau kenapa Max?
60 59. Mual
61 60. Ke kampus
62 61. Buah Ceri
63 62. Kau seperti wanita hamil Max!
64 63. Menunggu pulang
65 64. Mau iga bakar
66 65. Iga bakar
67 66. Bos yang menyebalkan
68 67. Ke dokter.
69 68. Jenna
70 69. Oh tuhan
71 70. Akan melahirkan
72 71. Dua malaikat kecil
73 72. Matteo Mattea
74 73. Where Momy?
75 74. Obat nyamuk
76 75. Kebahagiaan
77 Season 2. Awal baru si kembar 1
78 Season 2. Lihat aku uncle
79 Season 2. Bagaimana jika itu uncle?
80 Season 2. Itu tidak mungkin Max!
81 Season 2. Dia temanku Uncle
82 Season 2. Kau yang harusnya mengerti aku!
83 Season 2. Aku tidak mau pulang
84 Season 2. Pasti kau sudah gila Thomas!
85 Season 2. Kenapa tidak langsung menikah saja?
86 Season 2. Mari kita berkenalan lagi!
87 Season 2. Kau cemburu uncle?
88 Season 2. Karena yang menjadi milikku, tetap milikku!
89 Season 2. Apa kau tidak lelah mengawasi ku Max?!
90 Season 2. Makan malam
91 Season 2. Diculik
92 Season 2. Tidak seperti diculik
93 Season 2. Tentu saja Kau!
94 Season 2. Menikah?!
95 Season 2. Menantu kurang ajar kau!
96 Season 2. Austin Adelardo Halmington
97 Season 2. Pesta
98 Season 2. Basa-basi MP
99 Season 2. Menggoda
100 Season 2. Aku menginginkanmu lagi sayang!
101 Season 2. Sayang, kau tidak mencintai aku lagi ya?
102 Season 2. Mattea menyebalkan!
103 Season 2. MatteNa
104 Season 2. Aku sangat mencintaimu. End
105 MatteNa: Prolog
106 MatteNa: Perjuangan kedua
107 MatteNa: Cemburu kah?
108 MatteNa: Aku memang mencintaimu!
109 MatteNa: Rasanya di cintai --
110 MatteNa: Kau tidak boleh dekat dengannya!
111 MatteNa; Bocah mesum!
112 MatteNa: Benci ini
113 MatteNa: Kecelakaan dan melahirkan
114 MatteNa: Sabotase?
115 MatteNa: Pelakunya
116 MatteNa: Sadar
117 MatteNa: Aku ingin melihatnya
118 MatteNa: Sadar 2
119 MatteNa: Cepatlah sembuh
120 MatteNa: Pergi
121 MatteNa: Jangan panggil aku Teo, An!
122 MatteNa: James
123 MatteNa: Ingat kembali
124 MatteNa: Adik bayi
125 MatteNa: Aku membencimu!
126 MatteNa: Stella-Arthur
127 MatteNa: Pernikahan, taruhan.
128 MatteNa: Mattea
129 MatteNa: Ceroboh
130 MatteNa: Apa salahku?
131 Akhir. End
132 Exp. Honeymoon katanya?
133 Exp. Aku semakin tua saja!
134 Exp. Sadisnya kau ini!
135 Exp. Wanita-_-
136 Exp. Drama calon orang tua baru
137 Exp. Minta maaf ala Stella
138 Exp. Bingung aku teh
139 Exp. Mau ngintip, syaalala—lala
140 Exp. Kemarahan Thomas
141 Exp. Mendebarkan
142 Exp. Ketemu
143 Exp. Melahirkan, Mp, Pergi
144 Exp. Judul yang pas
145 Exp. Sampai jumpa
146 Exp. Telepon perubah mood
147 Exp. Natal
148 Exp. Kau ... datang?
149 Exp. Menjadi adikmu?
150 Exp. Makan siang ala-ala
151 Exp. Quality time
152 Exp. Belanja bersama
153 Exp. Ulang tahun
154 Exp. Mendebarkan lagi
155 Exp. Welcome to the world Atha
156 Exp. Goodbye world
157 Exp. New life
158 Exp. Atha
159 Exp. Aku bahagia
160 Terimakasih
Episodes

Updated 160 Episodes

1
1. Maxim
2
2. Menikah denganku
3
3. Baiklah, aku mau
4
4. Kenapa
5
5. Tertarik
6
6. Kerena aku menyukaimu
7
7. Calon suami
8
8. Sejak saat ini
9
9. Ciuman darimu
10
10. Menantu Momy
11
11. Ck, ceroboh
12
12. Panggil aku momy
13
13. Rose ku
14
14. Ciuman pertemuan
15
15. Justin Hill
16
16. Ingin jalan-jalan?
17
17. Cemburu
18
18. Dia menyukai Rose
19
19. Baru mulai mencintai
20
20. Kau sedang menggodaku?
21
21. Bertemu Justin
22
22. Telepon
23
23. Nyawa dibalas nyawa
24
24. Jatuh cinta berkali-kali
25
25. Sesuatu yang penting
26
26. Meet
27
27. Melamarmu
28
28. Penuh rahasia
29
29. Pesonanya
30
30. Kelly
31
31. I love you
32
32. Menikah
33
33. Kanguru
34
34. Jangan menggodaku
35
35. Mesum
36
36. Revenge
37
37. Mandi bersamaku
38
38. Jadi dia...
39
39. Ingin mengungkap rahasia
40
40. Terbongkar
41
41. Ayah
42
42. Liburan
43
Visual pemain
44
43. Ternyata dia
45
44. Bodyguard
46
45. Satu atau tidak sama sekali
47
Eps 46
48
Eps 47
49
Eps 48
50
Eps 49
51
Eps 50
52
Eps 51
53
Eps 52
54
Eps 53
55
Eps 54
56
Eps 55
57
56. Max aneh
58
57. Pulang
59
58. Kau kenapa Max?
60
59. Mual
61
60. Ke kampus
62
61. Buah Ceri
63
62. Kau seperti wanita hamil Max!
64
63. Menunggu pulang
65
64. Mau iga bakar
66
65. Iga bakar
67
66. Bos yang menyebalkan
68
67. Ke dokter.
69
68. Jenna
70
69. Oh tuhan
71
70. Akan melahirkan
72
71. Dua malaikat kecil
73
72. Matteo Mattea
74
73. Where Momy?
75
74. Obat nyamuk
76
75. Kebahagiaan
77
Season 2. Awal baru si kembar 1
78
Season 2. Lihat aku uncle
79
Season 2. Bagaimana jika itu uncle?
80
Season 2. Itu tidak mungkin Max!
81
Season 2. Dia temanku Uncle
82
Season 2. Kau yang harusnya mengerti aku!
83
Season 2. Aku tidak mau pulang
84
Season 2. Pasti kau sudah gila Thomas!
85
Season 2. Kenapa tidak langsung menikah saja?
86
Season 2. Mari kita berkenalan lagi!
87
Season 2. Kau cemburu uncle?
88
Season 2. Karena yang menjadi milikku, tetap milikku!
89
Season 2. Apa kau tidak lelah mengawasi ku Max?!
90
Season 2. Makan malam
91
Season 2. Diculik
92
Season 2. Tidak seperti diculik
93
Season 2. Tentu saja Kau!
94
Season 2. Menikah?!
95
Season 2. Menantu kurang ajar kau!
96
Season 2. Austin Adelardo Halmington
97
Season 2. Pesta
98
Season 2. Basa-basi MP
99
Season 2. Menggoda
100
Season 2. Aku menginginkanmu lagi sayang!
101
Season 2. Sayang, kau tidak mencintai aku lagi ya?
102
Season 2. Mattea menyebalkan!
103
Season 2. MatteNa
104
Season 2. Aku sangat mencintaimu. End
105
MatteNa: Prolog
106
MatteNa: Perjuangan kedua
107
MatteNa: Cemburu kah?
108
MatteNa: Aku memang mencintaimu!
109
MatteNa: Rasanya di cintai --
110
MatteNa: Kau tidak boleh dekat dengannya!
111
MatteNa; Bocah mesum!
112
MatteNa: Benci ini
113
MatteNa: Kecelakaan dan melahirkan
114
MatteNa: Sabotase?
115
MatteNa: Pelakunya
116
MatteNa: Sadar
117
MatteNa: Aku ingin melihatnya
118
MatteNa: Sadar 2
119
MatteNa: Cepatlah sembuh
120
MatteNa: Pergi
121
MatteNa: Jangan panggil aku Teo, An!
122
MatteNa: James
123
MatteNa: Ingat kembali
124
MatteNa: Adik bayi
125
MatteNa: Aku membencimu!
126
MatteNa: Stella-Arthur
127
MatteNa: Pernikahan, taruhan.
128
MatteNa: Mattea
129
MatteNa: Ceroboh
130
MatteNa: Apa salahku?
131
Akhir. End
132
Exp. Honeymoon katanya?
133
Exp. Aku semakin tua saja!
134
Exp. Sadisnya kau ini!
135
Exp. Wanita-_-
136
Exp. Drama calon orang tua baru
137
Exp. Minta maaf ala Stella
138
Exp. Bingung aku teh
139
Exp. Mau ngintip, syaalala—lala
140
Exp. Kemarahan Thomas
141
Exp. Mendebarkan
142
Exp. Ketemu
143
Exp. Melahirkan, Mp, Pergi
144
Exp. Judul yang pas
145
Exp. Sampai jumpa
146
Exp. Telepon perubah mood
147
Exp. Natal
148
Exp. Kau ... datang?
149
Exp. Menjadi adikmu?
150
Exp. Makan siang ala-ala
151
Exp. Quality time
152
Exp. Belanja bersama
153
Exp. Ulang tahun
154
Exp. Mendebarkan lagi
155
Exp. Welcome to the world Atha
156
Exp. Goodbye world
157
Exp. New life
158
Exp. Atha
159
Exp. Aku bahagia
160
Terimakasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!