BAB 10

Beberapa lama kemudian, kini ke-5 orang itu berhenti berlari. Mereka ber-5 terlihat bersembunyi di balik pohon. Disisi Sean, ia juga bersembunyi di dahan pohon yang besar.

Setelah ia lihat lebih jelas, 5 petualang itu masih muda, 2 laki-laki, dan 3 perempuan. Dari mereka ber-5, ada 2 yang memiliki telinga yang berbeda. Yang 1 bertelinga hewan kucing yang memiliki ekor, dan yang 1-nya lagi bertelinga lancip.

Rupanya mereka semua sudah berada di dekat sebuah desa kecil. Di desa itu terlihat ramai. Banyak sekali orang-orang dikumpulkan dan berlutut di tanah, sambil memohon.

Dan terlihat juga ada beberapa gadis muda diseret-seret paksa oleh beberapa laki-laki berbadan besar dan sangar. Total laki-laki itu mungkin ada 10. Sudah sangat jelas, ke-10 orang itu adalah bandit.

Penduduk desa memohon-mohon agar Putri mereka untuk tidak dibawa oleh para bandit itu. Mereka akan memberikan apapun asal Putri tidak dibawa.

Ya, para bandit tak hanya merampas harta para warga, tetapi menjadikan gadis muda di desa itu untuk kesenangan mereka. Setelahnya mereka akan menjualnya menjadikannya budak.

Memang di dunia itu, perbudakan masih ada. Padahal Sang Raja Kerajaan Erlang sudah menyatakan penjualan budak sudah di'ilegalkan. Tapi tetap saja ada yang diam-diam menjalankannya.

Disisi ke-5 petualang.

"Ayo kita bergerak."

Keempat temannya mengangguk kepalanya. Mereka ada yang berlari, dan melompat keluar dari persembunyiannya. Mereka langsung muncul tiba-tiba untuk masuk area desa dan menyerang para bandit.

Sementara Disisi Sean, ia memutar bola mata. Menurutnya, ke-5 petualang itu terlalu terburu-buru menyerang secara terang-terangan, tidak memikirkan rencana.

Memang, dari ke-5 petualang itu ada dua yang memegang senjata busur panah. Setidaknya, dari persembunyiannya, menyerang menggunakan busur dan anak panahnya untuk mengurangi jumlah.

Di dahan pohon tempat ia sembunyi, Sean mengeluarkan senapan BARRETT M82 miliknya dari cincin penyimpanannya.

Krek-krek !!

Sean melihat semua orang melalui teropong senapannya. Ia siap untuk menembak, ia tinggal menunggu keadaan.

.....

"Lihatlah, apa mereka bodoh ingin menyerang secara terang-terangan ?" ucap salah satu bandit mengejek.

Wusss !!

Salah satu bandit terkena anak panah yang dilancarkan oleh salah satu petualang laki-laki. Bandit itu berlutut di tanah, sambil memegang lukanya.

Bandit masih mampu menahan rasa sakitnya, karena anak panah yang menyerangnya hanya mengenai bahunya. Tapi baginya itu bukanlah luka yang serius.

Wusss !!

Tiang !!

Anak panah yang kedua datang padanya, namun temannya datang dan menangkisnya dengan menggunakan pedangnya.

Ke-5 Petualang itu maju menyerang bersamaan. Sedangkan para bandit, mereka hanya maju 5 orang saja. Sisanya berjaga agar penduduk yang terkumpul tidak kabur.

Mereka saling bertarung, menangkis, dan menghindar. Saat sedang sedang saling bertarung, tiba-tiba terdengar suara teriakan.

"Kalian para petualang, berhenti !! Atau kubunuh anak ini." Ucap salah satu bandit menyandera anak kecil dengan mendekatkan bilah pedangnya di lehernya.

Bahkan ada gadis muda, dan seorang pria tua dijadikan sandra oleh 2 bandit lainnya. Ke-5 Petualang akhirnya menghentikan pertarungannya.

Lalu salah satu bandit bersuara. "Jatuhkan senjata kalian !!"

Mereka berlima terpaksa menjatuhkan senjata mereka ke tanah. Mereka semua mengangkat kedua tangannya.

Ke-5 bandit yang sebelumnya bertarung dengan ke-5 petualang itu, berjalan mendekati mereka. Masing-masing dari ke-5 bandit itu mengikat ke-5 petualang itu.

Kini ke-5 petualang itu ikut menjadi tahanan para bandit. Sungguh cara licik, menggunakan penduduk desa menjadi sanderanya dan ancamannya.

Para bandit tertawa puas, tak hanya mendapat gadis muda dari desa itu. Tetapi mereka juga akan mendapat satu perempuan Ras Elf dan satu perempuan Ras Demi Human, yang tak lain anggota petualang.

Para bandit itu benar-benar puas. Mereka berkata, mereka akan datang kembali untuk kembali merampas harta para penduduk. Mereka mengejek para warga desa, karena tak mampu memberikan apa yang mereka mau.

Saat mereka menyeret gadis-gadis tahanannya menuju kereta-kereta kuda mereka, tiba-tiba..

Dor !!

Brukk !!

Salah satu bandit terjatuh, dan tergeletak di tanah. Temannya mendekatinya. Saat ia periksa, seketika ia terkejut melihat temannya mendapat luka di dahinya dan mengeluarkan darah.

Dor !!

Brukk !!

Bandit yang memeriksa keadaan temannya barusan, juga ikut tergeletak, dan ia juga mendapat luka sama di dahinya dan mengeluarkan darah.

Bukan hanya para warga desa dan petualang yang terkejut. Para bandit yang tersisa yang juga terkejut bukan main. Ke-8 bandit terkejut bukan main melihay ke-2 teman mereka mendapat luka yang sama dan mati.

Dor !!

Bruukk !!

Salah satu bandit lagi terjatuh. Dia mendapat luka di belakang kepalanya. Semua terkejut lagi, teman mereka yang mati mulai bertambah satu.

Mereka ber-7 menyadari mendengar suara yang kejut dan seketika teman mereka langsung mati. Berarti ada serangan dari jarak jauh.

Dipikirkan mereka, jenis Sihir apa yang bisa menyerang dari jarak jauh. Pasalnya serangnya tidak terlihat. Jika ada serangan sihir, seharusnya mereka melihatnya.

Mereka segera meningkatkan kewaspadaan mereka. Salah satu bandit menarik salah satu tahanannya yang merupakan warga desa dan ia menjadikannya sandera, lalu ia berteriak. "Keluar !! Atau orang tua ini kutebas lehernya !!"

Dor !!

Brukk !!

Baru saja selesai berteriak, bandit itu langsung mati dan geletak di tanah setelah ia mendapat luka di dahinya. Semua kembali terkejut melihatnya.

Salah satu bandit menarik pedangnya dari sarungnya, ia akan langsung membunuh salah satu penduduk desa. Saat akan berjalan...

Dor !!

Bruukk !!

Bandit itu terjatuh, dan tergeletak. Ya, dia mati. Kini tersisa 5 bandit. Mereka be-5 semakin panik bukan main. Mereka harus bertindak agar mereka tidak mati.

Tiba-tiba telihat seorang laki-laki berjubah hitam dan penutup kepalanya. Wajah Laki-laki itu tidak jelas karena sebagian bawah wajahnya tertutup. Dia layaknya seorang assassin.

Semua orang bertanya-bertanya, siapa orang itu. Tapi 2 orang petualang tahu orang itu. Karena sebelumnya mereka berdua pernah melihat orang itu saat di Guild.

Orang serba hitam itu berjalan mendekati salah satu bandit yang di dekatnya. Dari samping ada bandit yang berteriak sambil menyandera salah satu warga. "Jangan macam-macam kau !! Kubunuh orang ini !!"

Dor !!

Bruukk !!

Tanpa menoleh, Sean menembaki bandit itu dengan pistol DESERT EAGLE-nya. Tatapannya tetap ke arah bandit yang ada di depannya. Sedangkan bandit yang ia tembak, telah mati kerena dadanya terkena peluru yang di tembakinya.

Tersisa 4 bandit, termasuk yang ada di depannya. Ke-4 bandit itu sudah tak bisa berfikir jernih. Mereka menganggap Sean adalah orsng berbahaya.

Mereka berfikir, percuma kalau mengandalkan sandera percuma, karena mereka melihat sendiri teman mereka langsung mati dalam sekejap.

Mereka ber-4 maju untuk menyerang Sean. Sean melompat mundur sambil meyimpan pistol DESERT EAGLE miliknya ke dalam cincin penyimpanannya.

Setelah mendaratkan kakinya, Sean kembali melompat maju untuk menyerang salah satu bandit yang ada di dekatnya.

Sean langsung mencengkram leher bandit itu dengan tangan logam kirinya. Ia langsung melemparnya ke arah teman bandit lainnya.

Tiba-tiba, dari belakang...

JLEB !!

Dari belakang, salah satu bandit menusuk tubuh Sean dengan pedangnya hingga tembus ke depan dadanya.

Terpopuler

Comments

EMIYA ALL VERSION

EMIYA ALL VERSION

"Up Thor!.."
“Well then, do it in a gaudy manner!"
"Let's go! You have brought it on yourself!"
"Die in reverse!!"
"Verg avesta!!!"

avanger (angra mainyu)

2021-07-05

3

XiaoYan

XiaoYan

MC nya dpt mnggukan elemen langka gak thor.. klao bisa sean bisa memiliki sluruh elemen ae thor kikiki

2021-07-05

2

Ali Topan

Ali Topan

aishhhh....instingx kok gak tajam seh..kan dia prajurit..seharusx peka donk jika ada bahaya di dekatx... piye to...

2021-07-05

3

lihat semua
Episodes
1 BAB 01
2 BAB 02
3 BAB 03
4 BAB 04
5 BAB 05
6 BAB 06
7 BAB 07
8 BAB 08
9 BAB 09
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 NAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108 | END
109 PEMBERITAHUAN
110 PEMBERITAHUAN 2
111 PEMBERITAHUAN 3
112 PEMBERITAHUAN 4
113 PEMBERITAHUAN 5
114 PEMBERITAHUAN 6
Episodes

Updated 114 Episodes

1
BAB 01
2
BAB 02
3
BAB 03
4
BAB 04
5
BAB 05
6
BAB 06
7
BAB 07
8
BAB 08
9
BAB 09
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
NAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108 | END
109
PEMBERITAHUAN
110
PEMBERITAHUAN 2
111
PEMBERITAHUAN 3
112
PEMBERITAHUAN 4
113
PEMBERITAHUAN 5
114
PEMBERITAHUAN 6

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!