BAB 09

"Baiklah, aku mau." balas Sean,menerima tawaran Richard.

Richard segera bangkit dari duduknya. Ia mengambil salah satu kunci kamar dari meja kerjanya. Richard segera mengajak Sean keluar dari ruangannya.

Bangunan Guild itu terdapat 5 lantai. Lantai 1 sampai lantai 3, tempat para petualang berkumpul untuk makan, mengambil misi, dan rapat. Lantai 4 sampai lantai 5, tempat kamar-kamar inap jika para petualang ingin menyewanya.

Sean dan Richard sudah berada di lantai 5. Mereka berdua menulusuri lorong panjang di dalam bangunan itu. Benar saja. Kanan kiri lorong itu terdapat banyak pintu, tepatnya kamar penginapan.

Sean mendapat salah satu kamar sewa di lantai 5, karena di Lantai 4 sudah penuh, tinggal Lantai 5 saja.

Setelah sampai di depan salah satu pintu kamar. Richard memberikan kunci kamarnya. "Ini kamar sewamu."

Sean menerimanya, lalu Richard berkata. "Wanita itu juga menyewa kamar inap di Guild-ku."

Sean memutar bola matanya. Ia benar-benar bosan mendengar cerita Richard yang terus membahas wanita yang katanya dari dunia lain.

"Ahh.., aku lupa mengatakannya. Nama Wanita itu.." ucap Richard terpotong.

"Berapa harga sewanya ?" tanya Sean memotong ucapan Richard.

"2 minggu, 1 Koin Emas saja." jawab Richard. Sean pun memberi 1 Koin Emasnya. Setelah menerima pembayaran, Richard pamit undur diri.

Sean pun membuka kunci pintu kamar inap yang baru ia sewa. Lalu ia masuk ke dalam dan menutup pintu kamarnya, dan kembali menguncinya.

Sean ingin segera tidur dan istirahat. Meski memiliki kekuatan regenerasi, fisik yang hebat, dan stamina ia juga butuh stamina penuh untuk esok dan seterusnya.

.....

Keesokan Harinya.

Hari telah pagi, Sean baru bangun bangun dari tidurnya. Ia ingin membersihkan dirinya, lalu ia berjalan ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar sewanya.

Setelah mandi, Sean mengeluarkan pakaian serba hitamnya dari cincin penyimpanannya. Lalu ia mengenakan jubah hitam berlengan panjang dengan penutup kepala.

Setelah ia menutupi sebagain bawah wajahnya, Sean keluar dari kamar sewanya, tak lupa ia mengunci kembali pintunya. Ia berjalan di lorong menuju ke lantai bawah.

Banyak sekali orang-orang keluar dari kamar mereka untuk menjalani tugas mereka setiap harinya sebagai petualang. Bahkan ada manusia bertelinga hewan, dan bertelinga lancip.

Manusia bertelinga hewan adalah Ras Demi Human. Dan manusia bertelinga Lancip adalah Ras Elf. Sebenarnya di dunia yang ia tempati saat ini, ada benyak jenis Ras.

Sean belum tau itu karena ia belum bertanya tentang Ras selain Ras manusia. Ia memilih diam dan pura-pura tidak kaget. Karena jika dilihat-lihat, manusia yang ada di dunia itu, menganggap hal yang biasa-biasa saja.

Sean kini telah sampai di lantai satu. Ingin sekali sarapan. Tapi ia urungkan, karena ia menjadi pusat perhatian. Mungkin karena ia orang baru.

Sean memilih berjalan mendekati resepsionis. Disana hanya ada Lucy yang tidak sibuk. Sean mendekatinya. Lucy bertanya dengan senyumannya. "Ada yang bisa dibantu ?"

"Aku ingin mengambil misi." jawab Sean dingin.

Lucy menghela nafasnya pelannya "Dingin sekali." batin Lucy, tapi ia harus profesional dalam bekerja.

Lucy mengambil sebuah buku. Lalu ia membaca isi buku itu. Buku itu adalah salinan misi yang sudah ia catat sebelum dipasang di papan pengumuman.

"Bagaimana kalau misi menghancurkan kelompok-kelompok bandit yang tersebar. Mereka selalu mengganggu perjalanan para pedagang, terkadang mereka selalu mengganggu di desa-desa kecil." tawar Lucy.

"Bukankah misi ini sudah diselesaikan kemarin kelompok party-nya Brian ?" tanya Sean teringat.

Lucy menjawab. "Sebenarnya, jumlah bandit sangat banyak. Mereka membuat kelompok-kelompok untuk menyebar dan memperluas keberadaan mereka di dekat desa-desa kecil yang berada di dalam wilayah Kerajaan Erlang. Jika semakin banyak kelompok yang kamu hancurkan, semakin banyak bayaran yang kamu dapat."

"Keberadaan mereka bisa dibilang cukuo sulit di temukan. Saat ini, banyak sekali Petualang Tingkat Perak sampai Tingkat Emas yang menjalankan misi ini. Tapi ada juga beberapa Petualang Tingkat Platinum yang ikut misi ini."

Sean mengangguk kepalanya. "Hm.. Baiklah, aku mengambil misi ini."

Lucy mengangguk kepalanya. Lalu ia mengambil kertas kecil, dan menulis sesuatu. Beberapa kemudian, diberikan kepada Sean. "Jika kamu berhasil menghancurkan satu kelompok bandit, mintalah cap stempel kepada kepala desa, pedagang, atau korbat yang bersangkutan."

Sean menerimanya. Lalu ia berjalan menjauh dari tempat resepsionis. Setelah melihat Sean yang sudah keluar dari Guild, Lucy hanya beguman. "Orang itu dingin sekali."

Diluar Guild, disisi Sean, ia berjalan dalam kota Kerajaan Erlang. Jarak ke pintu gerbang, mungkin ada 1 kilometer. Beberapa saat Ia berjalan, ia melihat pintu gerbang kota Kerajaan yang dijaga beberap penjaga.

Setelah Sean melewati pintu gerbang, Sean memakai pentutup kepalanya. Kini ia benar-benar berada di luar kota Kerajaan. Sekarang, ia harus berusaha untuk menjalankan misi.

Meski sendiri, ia tidak masalah. Justru ia sangat menyukai tantangan, mengingat kalau dirinya dulu adalah seorang prajurit.

.....

Sudah sekian lama Sean berjalan. Hari pun juga telah siang. Kini ia berada di dalam hutan. Namun hutan itu masih di dalam wilayah Kerajaan Erlang.

Kini Sean ingin membakar daging kelinci yang ia tangkap kemarin. Ia ingin makan karena ia tidak sarapan, setidaknya ia punya tenaga untuk menjalankan misi.

Ia mengumpulkan kayu secukupnya. Setelah tekumpul, ia mencari tempat yang pas untuk tempat ia memasak. Sean menemukan sungai bersih di dekat terjun, ia berencana ingin memasak di pinggir sungai itu.

Sean mengeluarkan satu ekor kelinci dan korek api gas dari cincin penyimpanannya. Lalu ia memulai memasak, tak lupa ia mencuci daging kelinci itu di air sungai itu.

Setelahnya ia memulai menyalakan api, dan membakar daging kelincinya. Setelah matang, ia memakannya daging kelinci bakarnya. Beberapa lama kemudian, ia telah habis memakannya. Ia meminum air terjun, karena air itu telah ia panaskan.

Selesai sudah mengisi tenaganya, Sean melanjutkan perjalanannya. Beberapa lama ia berjalan, ia mendengar suara langkah kaki mendekat. Sean segera meloncat tinggi ke dahan pohon besar untuk bersembunyi.

Dari tempat Sean bersembunyi, ia melihat 5 orang berlarian. Dari pakaian 5 orang itu, Sean menebak kalau mereka ber-5 adalah sekelompok petualang.

"Mereka mau pergi kemana ?" batin Sean.

Dengan hati-hati, Sean mengikuti ke-5 orang itu. Sean melompat-lompat dari pohon kepohon agar tidak ketahuan. Sean benar-benar penasaran arah tujuan ke-5 orang itu pergi.

"Kita harus cepat !!"

"Jangan sampai terlambat !!"

"Apa kau yakin ?"

"Ya, Sihir Cahayaku mendeteksi keberadaan sekelompok bandit di salah desa kecil."

"Jika bilang begitu, kita harus bergegas !!"

Itulah percakapan mereka ber-5. Sean yang juga mendengar dan penasaran, akhirnya Sean tetap terus mengikuti mereka.

Terpopuler

Comments

X_Shadow

X_Shadow

"Ia meminum air dari air terjun" / " ia minum dari air terjun"

2022-12-28

1

ו...xan...•×

ו...xan...•×

gw tebak petualan wanita dari dunia lain ibu nya

2021-07-16

0

XiaoYan

XiaoYan

lanjut thor.. Semangat crazy up

2021-07-05

3

lihat semua
Episodes
1 BAB 01
2 BAB 02
3 BAB 03
4 BAB 04
5 BAB 05
6 BAB 06
7 BAB 07
8 BAB 08
9 BAB 09
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 NAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108 | END
109 PEMBERITAHUAN
110 PEMBERITAHUAN 2
111 PEMBERITAHUAN 3
112 PEMBERITAHUAN 4
113 PEMBERITAHUAN 5
114 PEMBERITAHUAN 6
Episodes

Updated 114 Episodes

1
BAB 01
2
BAB 02
3
BAB 03
4
BAB 04
5
BAB 05
6
BAB 06
7
BAB 07
8
BAB 08
9
BAB 09
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
NAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108 | END
109
PEMBERITAHUAN
110
PEMBERITAHUAN 2
111
PEMBERITAHUAN 3
112
PEMBERITAHUAN 4
113
PEMBERITAHUAN 5
114
PEMBERITAHUAN 6

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!