BAB 20

Melihat Goro dan orangnya sedang berbicara, Sean memasukan kembali pistolnya. Tanpa berbasa-basi lagi, Sean langsung melompat maju ke arah Goro dan orang itu yang sedang berbicara. Mereka berdua yang menyadari Sean yang datang ke mendekat, mereka segera melompat mundur.

Goro dan orang itu saling mengucap bersamaan. "Semburan Api Naga !!" (2x)

Woosssss

Serangan sihir Api yang mereka kerahkan untuk menyerang Sean. Sean tak menghindar, melainkan ia tetap maju dan menerima serangan Api mereka berdua. Goro dan orang itu terkejut melihat Sean yang benar-benar gila tanpa ragu yang maju menerima serangan Api mereka berdua.

Sean mendapat luka bakar, tapi itu tidak mengendurkan niatnya untuk berhenti, secara lukanya malah sembuh dengan cepat, hanya pakaian dan jubahnya yang sedikit rusak karena terkena Sihir Api dari dua orang itu.

Sean maju mendekat ke arah Goro, dengan tangan logam kirinya, ia langsung mencekik leher pria berambut aneh itu. "Aku tidak keberatan jika kamu mendapat bantuan dari orang asing untuk melawanku. Tetapi aku merasa tertarik dengan percakapan kalian berdua."

Goro terus berusaha berontak. "Tangannya keras ?" kedua tangannya menyentuh tangan Sean dan mencoba untuk mencengkram balik agar Sean melepaskan cekikannya.

Seketika Goro terdiam setelah menyentuh tangan Sean, rasanya keras, bukan seperti kulit. Dibalik penutup sebagian bawah wajahnya, Sean tersenyum melihat Goro seperti itu, lalu perlahan ia memperkuat cekikkanya.

JLEB !!

Tiba-tiba ada sebuah pedang menusuk Sean dari belakang hingga tembus ke depan dada, ternyata orang berpakaian sangar itu yang melakukannya.

DUGH !!

Orang itu terdorong beberapa meter dan terjatuh di tanah setelah menerima sebuah hantaman yang sangat kuat. Rupanya Sean menendangnya setelah melakukan gerakan memutar tubuhnya.

Tangan kanannya menarik dan mengeluarkan pedang yang menusuk tubuhnya, lalu Sean melemparnya dan jatuh di hadapan orang itu yang sudah berdiri. Orang berpakaian sangar itu terkejut melihat Sean dengan mudahnya mencabut pedangnya tanpa rasa sakit.

"Ku kembalikan pedangmu." ucap Sean.

Tangan kirinya masih mencekik leher Goro, Sean tidak akan melepasnya, karena ia merasa harus menahan Goro yang sepertinya menyembunyikan sesuatu. Tangan kanannya langsung meraih pistolnya lagi, dan mengarahkannya ke orang itu

Dor..!! Dor..!!

Kedua paha orang itu tertembak. Seketika orang itu rubuh dan terjatuh lagi dan duduk di tanah, lalu ia mencoba menggerakan kedua kakinya, namun rasanya sangat sakit, dan ia merasa ada benda kecil di setiap kedua pahanya. Lalu ia melihat benda yang dipegang oleh Sean. "Benda apa itu ?"

"Kamu tidak akan bisa melarikan diri dari sini." ucap Sean.

Sean melempar Goro ke arah orang itu. Bruukk !! Kedua orang itu saling bertabrakan. Sena berjalam mendekati mereka. Terlihat Goro terbatuk-batuk, dan sakit di lehernya.

Kini Sean sudah berdiri di depan mereka berdua. "Aku sangat penasaran dengan percakapan kalian berdua tadi. Bisakah kalian berbagi denganku ? Dari penampilanmu, sepertinya kamu seorang bandit."

"Aku tidak akan memberitahumu, meskipun kamu mengancamku !!" ucap orang itu sambil menyingkirkan tubuh Goro.

"Benarkah ?" sahut Sean.

Goro berusaha bangun dan duduk di sebelah orangnya. Ia memegang lehernya yang sakit, ia benar-benar tak menyangka akan berhadapan Petualang Tingkat Platinum.

Tatapan Sean beralih ke arah Goro. "Hei rambut aneh, bisakah kamu kasih tau apa yang kamu bicarakan dengannya tadi ?"

Goro menatap tajam ke arah Sean, ia tak terima sebutan yang dilontarkan Sean padanya. Orang yang duduk di sebelahnya berbicara lagi. "Goro tidak akan semudah itu berbicara, hahahahaha !!"

JLEB...!!

Orang itu seketika berhenti tertawa, dibalik penutup wajahnya, Sean tersenyum, dan Goro terbelalak. Dada Orang itu tertusuk tangan logam kirinya Sean, sehingga orang itu menghembus nafas terakhirnya.

Sean menarik tangannya, setelah ditarik, tangan logamnya sudah menggenggam jantung dan penuh dengan darah. Goro bergetar ketakutan.

Mungkin Goro sering membunuh monster yang ia temui. Tapi entah kenapa, melihat apa yang dilakukan Sean, ia merasa rasa takut yang luar biasa. Dibalik penutupnya.

Sean tersenyum, ia menunjukan jantung yang di genggamannya ke arah Goro, lalu ia berbicara. "Bisa kamu kasih tau tentang apa yang dibahas dengan orang dari pemilik jantung ini ?"

Pistolnya yang masih digenggam Sean, ia arahkan ke bagian ************ milik pria berambut aneh itu. Sudah bisa di tebak, Sean menodongkan pistolnya ke bagian mana.

.....

Sean telah pergi dari desa itu, setelah mendapat cap stempel Kepala Desa. Sebelumnya saat ia akan pergi, tanpa meminta, kepala desa mendekatinya dan berterima kasih dan memberikan cap stempelnya. Kini Sean berjalan tak sendiri, ia bersama Goro. Hanya mereka berdua.

Kelima anggota party Goro telah Sean bunuh semua. Awalnya masih ada yang hidup, namun sebelum pergi dari desa tadi, Sean membunuh mereka, dan tinggallah Goro.

Ditambah orang berpakaian asing, jadi semuanya 6 orang. Sean meminta bantuan kepada Kepala Desa dan warganya untuk menguburi mereka ber-6. Permintaan Sean dituruti tanpa bantahan.

Kondisi Goro kini, kedua tangannya terikat, dan berjalan. Dibelakangnya ada Sean yang memengang tali ujung yang mengikat Goro. Tangan satunya, menodongkan pistolnya dan menyentuh punggung pria berambut aneh itu.

Semua sudah terungkap, Goro membuka mulutnya, dan memberitahu kalau dirinya melakukan kerja sama dengan salah satu petinggi Kerajaan. Ternyata sebelumnya petinggi Kerajaan itu telah bekerja sama dengan markas bandit terbesar, dan tujuannya adalah ingin merebut kekuasaan Kerajaan Erlang.

Yang membuat Sean semakin penasaran adalah rupanya Goro masih satu keluarga dengan petinggi itu meskipun kerabat jauh. Karena itu, Goro memanfaatkan untuk bertindak seenaknya di desa-desa kecil. Goro terpaksa memberitahunya dari pada ia kehilangan barang berharganya.

"Yang benar jalannnya, orang jelek !!" ucap Sean membentak dari belakang dan sambil menendang bokong Goro.

Goro hanya bisa menahan marahnya. Ia tak bisa berbuat apa-apa. Ingin sekali melakukan Sihir, tetapi, ia masih mengingat benda yang digenggam oleh Sean yang mampu membunub dalam sekejap.

"Aku heran, kenapa kamu bisa memiliki rambut dengan gaya seperti itu ? kaya J••••• saja !!" ucap Sean mengejek.

(*** \= disensor)

Goro hanya diam, ia tak membalas. Percuma melawan baginya, Sean bukanlah tandingannya. Sean bersuara mengeluarkan kata-kata mutiaranya. "Dasar orang G0bl0k, sudah rambutnya kaya J•••••, berwajahnya tua, jelek, hidup lagi !!"

Goro berhenti berjalan dan langsung membalikan tubuhnya. "Bisakah kamu berhenti menjelek-jelekanku !?!?"

DUGH !!

"Aggrrhhh !!"

Goro langsung terduduk di tanah. Kedua tangannya yang terikat memegang barang berharganya setelah Sean menendangnya.

"Kamu masih berani melawanku ?" tanya Sean dan menatap dingin kearah Goro yang tengah duduk kesakitan. "Mungkin aku tidak membunuhmu, tapi sepertinya aku harus menghancurkan alat kelaminmu jika kamu masih berani denganku."

Sean menarik paksa ujung tali yang mengikat kedua tangan Goro. Goro yang masih duduk, langsung terseret kasar. Goro pun berdiri meski rasa sakitnya belum hilang, hingga jalannya terlihat aneh.

.....

Beberapa lama kemudian, Hari sudah sore. Sean dan Goro telah sampai di Kota Kerajaan Erlang. Dari awal masuk, mereka berdua menjadi pusat perhatian, ditambah penampilan Goro seperti tahanan. Kini mereka berdua telah sampai di Guild Petualang.

Setelah masuk, Sean langsung menarik ujung talinya dan menendang tubuh Goro hingga terdorong dan jatuh di tengah-tengah dalam ruangan Guild. Semua penghuni yang ada di dalam ruangan itu terbelalak.

Mereka benar tidak menduga kalau seorang Goro seperti tahanan. Mereka semua mulai bertanya-tanya di dalam pikiran mereka, entah apa yang dilakukan Goro sehingga diperlakukan oleh Sean seperti itu.

Terpopuler

Comments

----prince.''of_night

----prince.''of_night

ngomong JAB LAY aja ga bisa kwkk

2021-08-14

1

NaNa♡

NaNa♡

lanjut thor, semangat...

2021-07-13

2

Jino roy

Jino roy

Ra... rambut... mo...model J•••••!🤣, usaha dulu selesaikan baru sombong, ini namanya sombong setengah-setengah😂.

dah lah greget sama Goro😂, next Thor 👍, tetap semangat 💪

2021-07-13

4

lihat semua
Episodes
1 BAB 01
2 BAB 02
3 BAB 03
4 BAB 04
5 BAB 05
6 BAB 06
7 BAB 07
8 BAB 08
9 BAB 09
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 NAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108 | END
109 PEMBERITAHUAN
110 PEMBERITAHUAN 2
111 PEMBERITAHUAN 3
112 PEMBERITAHUAN 4
113 PEMBERITAHUAN 5
114 PEMBERITAHUAN 6
Episodes

Updated 114 Episodes

1
BAB 01
2
BAB 02
3
BAB 03
4
BAB 04
5
BAB 05
6
BAB 06
7
BAB 07
8
BAB 08
9
BAB 09
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
NAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108 | END
109
PEMBERITAHUAN
110
PEMBERITAHUAN 2
111
PEMBERITAHUAN 3
112
PEMBERITAHUAN 4
113
PEMBERITAHUAN 5
114
PEMBERITAHUAN 6

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!