BAB 02

"Dimana ini ?!"

Sean terkejut bukan main melihat sekelilingnya. Semua berubah, padahal belum ada satu jam ia melewati tempat itu kini berubah total.

Semua tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohon yang ia lihat sungguh berbeda. Perasaan hutan yang ia lewati tidak selebat sekarang. Perlahan ia berjalan menjauhi goa.

Sean berjalan sambil melihat-lihat. Hutannya memang lebat dan banyak sekali buah-buah bergantungan. Ia pun mengambul salah satu buah apel. Rasanya pun juga sama seperti pada umumnya.

Bruukk !!

Dari belakang ada yang menghantamnya hingga membuatnya terdorong dan mengantam sebuah pohon, hingga pohon itu rubuh. Sean terbangun, ia mendapat luka pertamanya setelah keluar dari goa.

Tapi dengan kekuatan regenerasinya, tidakada dua detik, lukanya hilang dan sembuh kembali. Sean berdiri, ia melihat seekor badak, dan membuatnya mengerut dahinya.

"Badak apaan itu ? Kenapa memiliki tanduk ?" guman Sean.

Pasalnya badak yang ia lihat bukan hanya memiliki cula satu, melainkan juga memiliki tanduk di samping kanan kiri kepalanya.

Badak itu berlari ke arahnya. Sean tidak pergi beranjak dari tempatnya, ia tetap berdiri. Ia memasang kuda-kuda, dan lengan kiri siap untuk menyerang.

BUGH !!

BOOM !!

Kepala badak itu terkena pukulan oleh lengan logamnya, hingga membuat badak itu terdorong beberapa meter. Pukulan tangan logam kirinya memang bukan main.

Badak itu masih hidup, hanya saja, tidak berani untuk bangun. Mungkun karena tengkoraknya pecah akibat pukulan Sean barusan.

Sean melompat ke atas tubuh badak itu. "Inilah akibatnya jika kamu tiba-tiba menyerangku."

JLEB !!

Dengan menggunakan tangan logamnya, Sean menusuk tubuh badak itu. Kulit hewan itu memang keras, tapi lengan logamnya mampu mematahkannya.

Sean menarik tangan kirinya. Di dalam telapaknya, ia menggenggam jantung badak itu. Tentu saja, itu membuat hewan itu mati seketika. Sean membuang jantung itu. Sean pergi meninggalkan mayat badak itu begitu saja.

Ia berjalan mencari jalan keluar dari hutan. Sudah hampir satu jam ia berjalan, tiba-tiba ia teringat kotak kecil pemberian ayahnya. Sean segera mengambilnya dari saku celananya.

Kotak kecil itu kini dalam genggamannya. Sean membukanya. Terlihat ada cincin dan sebuah kertas. Kertas itu tulisan ayahnya. Sean pun membacanya.

.

.

.

Sean, Jika kamu membaca surat ini. Berarti ayah sudah tidak bersamamu dan menjagamu. Perlu kau tau, kau adalah putra ayah satu-satunya. Ayah memiliki rahasia yang belum disampaikan kepadamu. Ibumu masih hidup.

Mungkin kamu tidak akan percaya, jika mendengar kata 'Dunia Lain'. Ya, ibu kandung berasal dari dunia lain, tepatnya dimensi lain yang tidak sama seperti dunia kita.

Sebelum ibumu pergi, ibumu berpesan kepada ayah agar selalu menjagamu. Alasan Ayah dan ibumu berpisah, itu demi keselamatanmu.

Apakah kamu penasaran wajah ibumu ? Benar kamu belum pernah melihat wajah ibumu semenjak dirimu lahir. Ayah hanya memiliki foto ibumu, dan sudah ayah selipkan di dalam kotak bersama surat ini.

Apa kau juga lihat, ada sebuah cincin ? Itulah cincin pemberian ibumu. Cincin itu bukanlah cincin biasa. Cincin itu adalah cincin ruang penyimpanan tak terbatas. Ayah juga sudah menyimpan persiapan semuanya di dalam cincin itu untukmu kelak.

Ayah harap, setelah kamu membaca surat ini, kamu bisa pergi sejauh mungkin agar bahaya atau perang tidak mendekatimu. Meski kamu memiliki kemampuan luar biasa, tapi tetap saja, seorang ayah akan selalu khawatir terdapat anaknya.

Dan ayah juga berharap, kamu bisa pergi ke dunia lain tempat ibumu berasal dan menemuinya, atau ibumu datang ke dunia asal kita untuk menjemputmu. Katakan padanya jika kamu bertemu dengan ibumu, kalau ayah sangat mecintainya.

Mungkin itu saja yang bisa ayah sampaikan kepadamu. Kamu jaga diri baik-baik. Ayah selalu menyayangimu.

Ayahmu,

Alexander.

.

.

.

Sean memenjam kedua matanya setelah membaca isi surat itu. Ia terduduk lemas. Ia masih tidak percaya isi surat itu. "Ibuku masih hidup ?"

Lalu ia teringat kembali isi surat itu tentang dunia lain. "Dunia lain ?"

Sean tertawa kecil, membacanya. "Mana mungkin ada dunia lain."

Beberapa saat kemudian, Sean menghentikan tawanya. Lalu ia melihat sekelilingnya. Dan ia kembali teringat semenjak dirinya keluar dari dalam goa.

Dan ia kembali teringat saat ia bertarung dengan hewan badak bercula satu dan bertanduk. "Apa ini di dunia lain ?" Lalu ia melihat dan kembali isi surat ayahnya.

Setelah beberapa menit kemudian, ia telah selesai membaca. Sean membaca ulang isi surat itu berkali-kali agar ia lebih paham. Di dalam kotak kecil itu ternyata ada sebuah foto sepasang pria dan wanita.

Pria di foto itu sudah pasti ayahnya saat masih muda, dan tampan. Lalu ia melihat wajah wanita muda, dan cantik yang bersanding dengan ayahnya. "Apa ini ibuku ?"

Lalu Sean melihat ada sebuah cincin dengan satu permata kecil. "Cincin penyimpanan ?"

Karena penasaran, ia mengarahkan permata kecil pada cincin itu ke tanah. Seketika mata Sean terbelalak tak percaya yang ia lihat. Cincin dalam genggamannya mengeluarkan sebuah senjata.

Ya, cincin itu mengeluarkan senapan BARRETT M82. Tak hanya itu, bahkan ada ratusan, tidak !! Beribu-ribuan peluru di dalamnya. Lalu keluar juga senapan AK-47 dan Pistol DESERT EAGLE. Melihat ketiga senjata andalannya bisa tersimpan di dalam cincin, Sean melotot tak percaya.

Tidak hanya ketiga senjatanya saja, hampir semua peralatan perang dan pakaiannya juga ada di dalamnya. Sungguh diluar logika, sebuah cincin bisa menyimpan barang-barang. Sean segera memasukannya kembali ke dalam cincin penyimpanannya.

Ia tak menyangka, kalau ayahnya telah menyiapkannya semua untuknya. Kini ia melihat kembali sekelilingnya. Setelah dipikir-pikir, memang benar suasana hutan sungguh asing baginya.

Tidak ingin ambil pusing, Sean langsung memakai cincin penyimpanannya di jari tangan kanannya. Setelahnya, ia berjalan dan mencari jalan keluar dari hutan. Dibilang percaya atau tidak sekarang dirinya sudah berpindah di dunia lain, Sean memilih untuk menuruti takdir yang datang padanya.

Sean pun teringat sewaktu dirinya masih duduk di bangku sekolah. Ia pernah membaca sebuah buku tentang dunia lain. Namun tidak ada bukti, karena itu hanya sebuah teori dari para ilmuwan.

Jika dirinya memang terkirim ke dunia lain, mengingat isi surat ayahnya yang mengatakan ibunya masih hidup dan berasal dari dunia lain, maka ia harus memulai mencari ibunya.

.....

Sudah satu hari ia berjalan menusuri hutan, namun ia belum menemukan jalan untuk keluar dari hutan itu. Sudah ada beberapa hewan-hewan aneh datang menyerangnya, namun dengan mudah ia mengatasinya.

Sean masih bingung, entah ingin percaya atau tidak percaya, kalau dirinya ada di dunia lain, sudah cukup banyak ia mengalahkan moster. Terutama saat ia melawan monster ular berkaki. Awalnya ia mengira kalau monster itu adalah siluman.

Terkadang ia menemukan hewan kelinci bertanduk, lalu ia tangkap. Sudah 6 ekor ia menangkapnya, karena ia akan memakan daging kelinci itu, saat lapar.

.....

Hari memang telah siang, namun karena kondisi hutan yang sangat lebat, terlihat seperti malam, sesekali ada sorot cahaya kecil yang masuk melalui celah kecil dedaunan.

Tiba-tiba indra pendengaran tajam milik Sean, ia menangkap suara pertarungan. "Apa ada perang ? Tapi suaranya seperti suara pedang."

Sean segera menutup sebagian wajahnya. Ia segera berlari dan melompat tinggi ke arah dahan pohon yang cukup besar. Kemampuan indra pendengarannya benar-benar menangkap sumber suara pertarungan. Sean segera mencari sumber suara itu. Ia melompat dari pohon ke pohon.

Beberapa saat kemudian, ia telah sampai. Dari atas pohon, dari jarak kurang lebih 50 meter, dari tempatnya, Sean melihat 4 orang tengah melawan sekumpulan monster.

Tubuh para monster seperti manusia dan berwarna hijau. Telinganya runcing, memakai kain untuk menutupi bagian terlarangnya. Wajahnya cukup menyeramkan.

Sean terbelalak melihatnya. "Monster apaan itu ??!!"

Terpopuler

Comments

Bagus + / Jelek -

Bagus + / Jelek -

pasti yg bertarung ada cewek

2023-06-17

1

alpharo pasaribu

alpharo pasaribu

autor bocil ep ep -_

2022-01-17

0

Hadid Afrizal

Hadid Afrizal

semangat

2021-12-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 01
2 BAB 02
3 BAB 03
4 BAB 04
5 BAB 05
6 BAB 06
7 BAB 07
8 BAB 08
9 BAB 09
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 NAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108 | END
109 PEMBERITAHUAN
110 PEMBERITAHUAN 2
111 PEMBERITAHUAN 3
112 PEMBERITAHUAN 4
113 PEMBERITAHUAN 5
114 PEMBERITAHUAN 6
Episodes

Updated 114 Episodes

1
BAB 01
2
BAB 02
3
BAB 03
4
BAB 04
5
BAB 05
6
BAB 06
7
BAB 07
8
BAB 08
9
BAB 09
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
NAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108 | END
109
PEMBERITAHUAN
110
PEMBERITAHUAN 2
111
PEMBERITAHUAN 3
112
PEMBERITAHUAN 4
113
PEMBERITAHUAN 5
114
PEMBERITAHUAN 6

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!