Saat di dalam mobil ia pun bisa melihat dengan jelas dengan mata kepalanya sendiri bahwa sang bos tercinta sudah jatuh hati terhadap wanita tersebut.
Dengan memukuli setir mobil hingga secara tak sadar telah melukai kedua jarinya tersebut. Ia pun merasa gagal melindungi bosnya telah di anggap sebagai kakak kandung meskipun ia dengannya tak ada hubungan darah tapi kebersamaannya yang terjalin membuat mereka seperti sepasang kakak adik.
Meninggalkan tempat pesta pernikahan tersebut menuju arah di mana ia ingin melampiaskan semua amarah yang selama ia pendam. Mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh untuk bisa sampai di tempat tujuan yang akan ia datangi.
Beberapa menit kemudian tibalah ia di sebuah rumah sederhana dengan nuansa yang sunyi dan sepi itu tanpa banyak kata ia pun bergegas menemui seseorang yang ada di dalam rumah tersebut.
Dan kedatangannya pun di sambut oleh penghuni rumah tersebut dengan cara yang tak biasa. Namun ia pun tak peduli ia hanya ingin memperingati untuk tak terlalu membuat bosnya jatuh terlebih dalam pada wanita yang sangat ia benci sejak pertama kali menatapnya.
Kebenciannya semakin dalam saat wanita tersebut berhasil menjerat bosnya dengan pesona dari susuk yang ada di wajah wanita tersebut.
“Ada gerangan apa yang membuatmu menginjak kakimu di gubuk reyotku wahai anak muda?” sapa seorang pria paruh baya yang merupakan dukun terkenal itu sembari bertanya pada dirinya.
“Cih ...” ia pun hanya bisa meludahi tempat tersebut sambil menjawab pertanyaan dari dukun itu tanpa berbasa-basi. “Aku datang kemari untuk berbicara denganmu. Apa kau telah memasang susuk pelet itu kepada seorang wanita?” tanyanya kembali to the poin pada dukun itu yang merupakan ayah kandungnya sendiri.
“Apakah wanita itu yang telah membuatmu mau mendatangi gubuk ini?”
“Jangan bertele-tele denganku ayah! Jawab saja pertanyaanku apa benar kau yang memasang susuk pelet itu?” omelnya dengan menggerutu pada ayahnya tersebut.
“Memang benar aku yang memasangnya dengan susuk pelet itu? Apakah itu yang membuatmu marah?” tanya dukun itu kembali.
Tanpa menjawab pertanyaan dari ayahnya itu. Ia sendiri pun memberinya peringatan serta ancaman untuk sang ayah sendiri jika terjadi hal buruk yang menimpa bosnya di tempat ia bekerja sebagai asisten pribadi dari Kevin Morgan Adhitya.
“Ayah apa kau tahu aku mempunyai firasat buruk pada wanita itu. Karena aku tak ingin terjadi sesuatu hal buruk pada bos di tempatku bekerja. Aku sangat yakin wanita itu akan membawa dampak buruk besar jika sampai terjadi pada bosku. Aku tak akan pernah mau menginjakkan kakiku di gubuk ini lagi. Kau dengar itu ayah?” ancamnya pada sang ayah sembari beranjak meninggalkan gubuk tersebut dalam keadaan sunyi.
Tanpa menjawab ancaman dari putranya dukun tersebut hanya bisa pasrah saat mendengar perkataan yang terlontar dari putranya tersebut. Ia pun bisa menduga bahwa sang putra memiliki sebuah firasat yang akan terjadi jika hal tersebut berhubungan dengan bosnya tercinta. Karena keduanya memang memiliki hubungan cukup dekat.
Kebencian sang asisten pribadi itu pun semakin besar saat melihat sang bosnya tercinta menikahi wanita tersebut. Ia pun sebenarnya sangat tak setuju dengan rencana yang di lakukan oleh bosnya sendiri namun ia pun hanya bisa pasrah dengan keputusan yang di lakukan oleh bosnya. Pernikahan sederhana itu pun terjadi saat sang bos tercinta mengikat janji suci pernikahan dengan seorang wanita yang sangat ia benci.
Di depan sang suaminya wanita tersebut akan menjadi orang penurut. Namun ketika tak ada bosnya wanita itu pun menunjukkan taring aslinya dan puncaknya di mana sang wanita berambisi itu berusaha merongrong semua harta kekayaan yang di miliki oleh bosnya dengan menghilangkan nyawa dari bosnya tersebut.
Kerap kali ia memergoki istri dari bosnya yang tengah berusaha membunuhnya dengan berbagai cara sampai saat ia terkejut dengan wanita tersebut yang mendatangi gubuk sang ayah untuk meminta bantuan melenyapkan nyawa dari suaminya sendiri. Namun sebelum terlambat ia kembali mendatangi sang ayah untuk memberinya peringatan untuk tak memenuhi keinginan dari wanita berambisi itu.
“Bagaimana ayah apa aku benar bukan. Dia mendatangi gubuk ini untuk meminta bantuan darimu yang sangat ingin melenyapkan suaminya sendiri. Istri macam apa dia,” sapa putranya dengan raut wajah yang datar.
Dukun itu tak bisa berkata banyak saat mendengar suara datar yang terlontar dari putranya sendiri.
“Lalu apa yang harus ayah lakukan?” tanyanya pada sang putra.
“Apakah dia memintamu untuk melenyapkan suaminya?”
“Sekejam apa pun pekerjaan ayahmu ini. Untuk masalah ini ayah sangat tak bisa melakukannya karena menyangkut sebuah nyawa. Tapi mungkin ayah hanya bisa membuatnya lumpuh seperti terkena stroke ringan karena syarafnya itulah yang ayah buat melumpuh. Dan ayah sangat sadar wanita itu tak bisa di anggap remeh dari sekarang. Karena ayah juga di minta untuk melenyapkanmu karena menurut baginya kau membawa dampak buruk bila berdekatan dengan suaminya.”
“Sudah aku duga wanita itu memang memiliki sifat jelek bahkan sebelumnya ia sedikit pun tak menyukai keberadaanku karena aku yang memindahkan sebagian harta kekayaan suaminya itu. Lakukan apa yang di perintah olehnya jangan pernah hiraukan keberadaanku karena aku akan bersembunyi sementara di suatu tempat sampai tiba masanya ayah terbebas dari genggaman tangannya.”
Setelah mengatakan itu pada ayahnya kemudian ia yang merupakan asisten pribadi Kevin pun menghilang seorang diri setelah sang ayah melakukan tugas yang di beri oleh wanita itu yang mana membuat ke dua syaraf kaki Kevin Morgan Adhitya menjadi lumpuh seperti seseorang yang terkena stroke bahkan dunia medis tak akan mampu menyembuhkannya.
Flashback off
Hingga sampai sekarang pun Kevin hanya bisa duduk berdiam diri di atas kursi roda dengan perasaan menyesal telah yang telah mencintai wanita yang salah. Andai waktu bisa di putar ia akan menuruti perkataan yang terlontar dari asisten pribadinya yang saat ini masih sembunyi dari kejaran istrinya tersebut.
Saat ia melamun tanpa ia sadari ada sebuah bayangan hitam yang mendekatinya dan bayangan hitam itu merupakan seorang makhluk hitam yang mendapat tugas dari tuannya untuk menyembuhkan penyakit yang di derita olehnya.
Saat makhluk hitam tersebut memulai ritualnya secara tak sengaja ada sesosok lain yang memantaunya dari arah yang lain. Dan ia pun sangat mengenal sesosok tersebut tanpa harus mencari terlebih dahulu sesosok gerangan yang memantaunya.
“Apa kau akan terus mengintip pekerjaanku!” sindiran telah berhasil menarik perhatian sesosok makhluk lain yang memantaunya.
“Wah ... Wah ... Aku merasa tersanjung kau begitu cepat menyadari kehadiranku yang tengah mengintip kegiatan yang kau lakukan,” ucapnya sembari menunjukkan wujud aslinya.
“Kali ini apa kau akan menggagalkan lagi pekerjaan ...”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 210 Episodes
Comments
☠ᵏᵋᶜᶟ🔵🍾⃝ͩ⏤͟͟͞RᴇᷞᴛͧɴᷠᴏͣW⃠🦈
Marista gak takut kena karma kali ya gaes ???
2021-09-27
0
Ananda Andin Angraini
Bener2 istrinya si Kevin Morgan... semoga saja Karma menimpa tuh perempuan
2021-07-26
4
¢ᖱ'D⃤ ̐🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
lanjutkan
2021-07-09
2