“Kau ada benarnya juga. Apa yang kau rasakan itu sekarang aku juga merasakan firasat sesuatu buruk yang akan menimpa seseorang yang telah aku jaga. Tapi aku tak bisa berbuat banyak karena ini bukan urusanku untuk mencampuri hanya saja tugas di sini adalah menjaganya langsung di perintahkan oleh seseorang yang berhubungan dengan wanita yang hendak kau serang itu.”
Mereka pun sama-sama terdiam membisu bukan karena tak bisa melawan wanita tersebut. Melainkan mereka tak dapat ikut campur dari akar masalah tersebut yang bermula berasal dari seorang wanita yang sangat berambisi besar.
“Sayang sekali seharusnya dia tidak menjadi target dari seorang wanita yang berusaha untuk mencelakainya.”
Kata makhluk hitam tersebut yang membuat Albert mengangguk tanda ia menyetujui perkataan yang terlontar dari makhluk hitam itu.
Tak ingin terlarut lama kemudian Albert pun meminta bantuan yang mana suatu saat akan di minta olehnya.
“Sekarang pergilah katakan pada tuanmu untuk tetap berhati-hati pada wanita yang menyuruhnya karena aku sangat yakin dia tak akan tinggal diam setelah tuanmu gagal menjalankan perintah yang di berikan oleh wanita itu,” ucap Albert sekaligus memerintahkan makhluk hitam tersebut untuk menemui tuannya kembali dan menyampaikan pesan untuk tuan dari makhluk hitam tersebut.
Setelah Albert memberi peringatan makhluk hitam tersebut itu pun pergi meninggalkan mansion Siska dengan penuh tanda tanya di dalam benak Albert.
Entah mengapa ia pun kini mulai resah karena ia bisa melihat gelagat dari semua yang berhubungan dengan Siska. Dan saat ia melamunkan sesuatu Angel pun menegurnya dan menanyakan kepadanya tentang siapa yang tiba-tiba menyerang Siska.
“Kak,” panggil Angel. Yang di panggil itu pun hanya bisa melamun.
Sambil menghentakkan kakinya Angel pun terpaksa meninggalkan Albert yang masih diam membisu.
Sadar kalau Angel pergi dengan bersungut-sungut Albert pun memutuskan untuk menemui Siska dan memberinya peringat untuk berhati-hati agar ke depannya ia bisa selalu waspada dalam bertindak.
Saat sampai di dalam kamar Siska. Albert berusaha untuk memberanikan diri untuk membangunkan Siska yang tengah terlelap setelah ia mendapat serangan kejutan yang tiba-tiba.
Tak tega melihat Siska yang tertidur dengan lelap terpaksa Albert menunda pembicaraan penting dengannya. Lalu tak lama kemudian ia pun meninggalkan kamar tersebut dengan gontai. Masih teringat jelas di mata Albert ia tak bisa menolongnya saat tak sengaja melihat sebuah garis takdir yang terjadi pada Siska namun ia berusaha untuk kuat dan tak ikut campur tangan dalam masalah tersebut. Namun ia berjanji pada dirinya sendiri sebelum waktu tiba ia kembali ke tempat seharusnya ia berjanji segenap kepada alam untuk menjaga mereka yang selalu tak sabar untuk bertemu dengan dunia.
“Aku berjanji dengan segenap alam dan ragaku yang masih berupa ruh yang bergentayangan ini akan selalu menjaga sesuatu yang ada dalam kandunganmu sampai tiba saat aku kembali ke tempatku berada,” gumam Albert dengan penuh tekad dan keyakinan.
Dan seketika langit beserta alam itu pun mendengarkan semua tekad yang di lontarkan oleh Albert. Seolah-olah semesta alam menyetujui keinginan Albert yang sangat meyakinkan bahwa ia akan tetap berada di bumi sampai ia kembali ke tempat asalnya berada.
Sementara itu di tempat rumah sederhana tersebut terdapat makhluk hitam dengan menahan luka di tubuhnya akibat serangan brutal dari Albert. Ia tak menduga kedatangannya karena perintah dari tuannya berhasil memancing kemarahan dari seorang Albert Van Derk Wijk.
Di dalam rumah tersebut tuannya telah menunggu kedatangannya untuk melaporkan hasil yang membuatnya harus lebih waspada terhadap wanita yang berambisi tersebut. Karena telah menyuruhnya untuk membunuh seorang wanita hamil.
“Bagaimana apakah pancinganku terhadapmu berhasil menunjukkan wujudnya?” tanya dukun tersebut tanpa berbasa-basi.
“Sesuai dengan prediksi Mbah. Hamba berhasil memancingnya menunjukkan wujud aslinya yang hanya seorang arwah penasaran yang hidup selama ratusan tahun,” jawab makhluk hitam dengan meringis menahan luka di tubuhnya.
Mendengar jawaban dari makhluk hitam tersebut membuat sang dukun itu menjadi yakin bahwa wanita hamil yang sempat akan ia bunuh merupakan wanita yang sangat istimewa dengan kelebihan yang di miliki olehnya.
“Ada apa denganmu? Apakah kau terluka?”
Dengan patuh ia menghampiri dukun tersebut untuk memastikan luka yang ada di tubuhnya tersebut dengan penuh kehati-hatian sehingga ia masih dapat bisa bernafas lebih lama.
Setelah dukun tersebut berhasil mengobatinya ia pun mendapat perintah dari dukun tersebut untuk tetap memantau wanita hamil tersebut dari kejauhan dan dukun tersebut merupakan tuannya memintanya untuk menjaga bayi yang ada dalam kandungan tersebut dari segala macam bahaya yang mengintainya termasuk dari seorang wanita licik yang berambisi besar tersebut.
“Ingat baik-baik pesanku ini. Lindungilah bayi tak berdosa tersebut dari wanita yang sangat tamak dan serakah karena aku yakin ia akan sangat murka setelah kau tak bisa melukainya. Serta aku memintamu untuk melindungi bayi tersebut agar kau tak lagi di kendalikan oleh manusia-manusia yang membuatmu jadi seperti ini. Kau tak usah khawatirkan aku cukup lindungi nyawa yang berharga itu karena aku sangat yakin bayi tersebut membawa berkah untuk kedamaian dari arwah-arwah yang meminta bantuan dari bayi itu.”
Ia pun melanjutkan kembali perintah yang ia lontarkan untuk makhluk hitam tersebut. “Dan juga aku lebih baik mati daripada harus menjadi budaknya yang tak pernah habis merongrong semua harta milik suaminya. Aku punya permintaan untukmu kerahkan semua kekuatan yang kau miliki untuk menyembuhkan karena ia merupakan kartu as yang di punyai oleh wanita itu.”
Kemudian setelah dukun tersebut memberi perintah dengan gerakan cepat makhluk hitam tersebut memulai tugas yang di lakukan olehnya. Sedangkan dukun tersebut siap tak siap harus menghadapi kemurkaan dari seorang Marista Mayang yang berambisi besar untuk menyingkirkan posisi Siska dari sisi Raymond Wesley Wiratmaja.
*******
Sedangkan di tempat lain terdapat seorang pria yang duduk di sebuah kursi roda menatap langit malam dengan raut wajah yang sendu. Ia pun tak menyangka wanita yang sangat ia cintai merongrong seluruh harta miliknya yang ia bangun dari bawah.
Dan meninggalkannya dengan seorang anak perempuan yang harus ia rawat dengan sepenuh hati.
Ia pun tak mengerti mengapa wanita tersebut melakukan hal ini dengannya namun ia bisa apa?
Dengan keadaannya yang sekarang pun tak dapat memungkinkan ia bisa untuk bekerja seperti sedia kala karena ia pun hanya mampu duduk di kursi roda bahkan keinginannya untuk sembuh pun ada segala cara menyembuhkannya tak pernah lepas dari diagnosa medis mengatakannya mengalami stroke ringan yang menyebabkan syaraf di kakinya menjadi lumpuh.
Namun semua itu campur tangan dari sang istri tercinta yang meminta bantuan dari dukun untuk membuatnya menjadi lumpuh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 210 Episodes
Comments
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
d dunia nyata ada gk ya orang kyk mayang.. klo ada bner" menakutkan lbih menakutkan dr mahluk astral
2022-07-10
0
ᴍ֟፝ᴀ Odette🏁
Omo Omo 🙈🙈🙈🙈🙈
Jahat sekali itu orang
2021-08-17
1
CebReT SeMeDi
kadir
2021-07-29
2