Cemburu 2

Rafa duduk dengan tenang di kursi makan, menatap semua makanan yang sudah tersaji di atas meja. Perutnya masih kenyang karena Avram sudah mentraktir makanan kesukaannya.

Quenby duduk di kursi lain berhadapan dengan Rafa, di sampingnya Livian yang tengah asik menyantap makan malamnya.

"Kenapa kau tidak makan?" tanya Quenby menatap tajam ke arah Rafa.

"Iya Mom!" sahut Rafa lalu mengambil sendok di atas piring.

"Habiskan makan malammu." Perintah Quenby.

Quenby kembali terdiam memperhatikan Rafa, terlihat jelas kalau Rafa tidak berselera menyantap makan malamnya.

"Brakk!!"

Quenby menggebrak meja, membuat Livian dan Rafa terkejut menatap ke arahnya.

"Ada apa lagi? bisa tidak, kalian tenang?" kata Livian meletakkan sendok di atas piring lalu mengambil air mineral dalam gelas lalu meminum air itu hingga tersisa setengah gelas.

"Setiap hari kalian ribut, tidak pernah ada tenangnya." Kata Livian lagi lalu berdiri dan beranjak pergi.

"Maafkan aku, Mom..tapi aku sudah kenyang." sela Rafa kepalanya tertunduk.

"Aku yang mengandungmu selama 9 bulan, aku yang melahirkanmu, meski aku tidak merawatmu karena ketidak tahuanku yang menganggap kau telah tiada. Aku tidak minta apa apa darimu, hargai apa yang aku lakukan buatmu Rafa. Aku juga ingin kau bisa sedekat seperti kedekatanmu bersama Dady mu." Ungkap Quenby matanya berkaca kaca.

"Momy..jangan bicara seperti itu, bukan maksudku tidak menghargai. Tapi aku sudah kenyang mom.." jawab Rafa.

"Harusnya kau tahu, setiap malam aku buatkan makanan ustimewa buatmu. Kenapa kau tidak pulang secepatnya tapi kau sengaja habiskan waktu bersama Avram!!" bentak Quenby.

"Maafkan aku, Mom.." jawab Rafa lalu berdiri menghampiri Quenby, menggenggam erat tangannya namun Quenby menepisnya dengan kasar.

"Pergilah bersama Avram!"

"Momy..." ucap Rafa terisak.

"Pergi kau!" bentak Quenby lagi. Lalu ia beranjak pergi meninggalkan Rafa.

"Mom..aku tahu bagaiamana perasaanmu. Kau tidak benar benar marah padaku kan?" ucapnya dengan deraian air mata. Lalu ia berjalan dengan gontai menuju kamar pribadinya.

Sementara Quenby mencari keberadaan Livian untuk mengajaknya kembali makan. Namun Livian sudah pergi dari rumah karena kesal selalu terjadi pertengkaran antara Quenby dan Rafa.

Quenby duduk di bangku taman, menatap langit yang terlihat gelap. Angin sepoi sepoi terasa dingin menusuk ke tulang.

"Apa yang kau pikirkan?" suara berat tapi terdengar lembut mengalihkan perhatian Quenby.

"Avram? bagaimana kau bisa masuk ke sini?" tanya Quenby.

"Jangan kau tanyakan itu, jawab pertanyaanku. Apa yang membuatmu sedih?" tanya Avram lagi, tetap berdiri dengan jarak yang tidak terlalu dekat.

Quenby berdiri tegap dan berkata. "Sok tahu, siapa yang sedih?" jawab Quenby ketus.

"Apa yang tidak kuketahui tentangmu, Quen? kau selalu berpura pura tegar dan kuat." timpal Avram.

Quenby menundukkan kepalanya sesaat, "bukan urusanmu."

"Tapi ku akui kau wanita kuat, mandiri juga tegar meski kau cengeng juga kalau sudah berhadapan dengan putramu." Avram tersenyum dan berusaha menggoda Quenby supaya hatinya tenang.

"Kau tidak perlu menghiburku!" jawab Quenby ketus.

"Siapa juga yang menghiburmu, kurang kerjaan kalau aku menghibur istri orang. Lebih baik aku hibur wanita lain."

"Apa kau bilang? beraninya kau bicara seperti itu di hadapanku!" bentak Quenby.

"Apa yang salah? aku single dan tidak ada masalah bukan?" balas Avram.

Quenby terdiam, lalu tertawa kecil sambil menepuk keningnya sendiri.

"Aku lupa, kau kan bukan suamiku!"

"Dasar bodoh!" rutuk Avram.

"Maaf.." ucap Quenby tersenyum.

"Sudah malam, masuklah ke dalam. Lihatlah putramu dalam keadaan tidur, kau pasti mengerti maksudku." Kata Avram.

Quenby menganggukkan kepalanya. "Baiklah, aku masuk ke dalam."

Quenby melangkahkan kakinya meninggalkan taman. Langkahnya terhenti menoleh ke belakang, ia masih melihat Avram dalam kegelapan melambaikan tangannya. Kemuduan Quenby kembali melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah menuju kamar Rafa.

Sesampainya di depan pintu, ia buka pintu kamar lalu masuk ke dalam dan menutup kembali pintu kamar Rafa.

Ia berdiri tegap memperhatikan Rafa yang tengah tertidur pulas. Lalu ia naik ke atas tempat tidur, mengusap lembut pipi Rafa. Membenarkan rambutnya yang menghalangi wajah Rafa.

"Maafkan aku..maafkan aku yang sudah memarahimu.."

Quenby tersenyum, lalu mencium pipi Rafa cukup lama. Lalu ia membaringkan tubuhnya di samping putranya dan memeluk tubuh Rafa dengan erat.

Setiap Ibu akan menyesal sudah memarahi putranya atau putrinya saat melihat sang buah hati tertidur lelap.

Terpopuler

Comments

Ribka Margaretha Soling

Ribka Margaretha Soling

mati aja kau quen.itu karmamu

2021-10-20

1

Risma Rahmawati

Risma Rahmawati

jujur sampai seni masih belum memahami maaf kan aku author karena masih bingung dengan cerita nya, tapi tetap suka ko

2021-07-29

1

Adriana Bulan Juk Hat

Adriana Bulan Juk Hat

Quenby egois

2021-07-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Pulang
3 Di rumah
4 Senior High School
5 Buly
6 Buly 2
7 Cinta dan Benci
8 Si jenius
9 Sahabat
10 Ancaman.
11 Rencana
12 Makan malam.
13 Bayangan
14 Tantangan
15 Tantangan 2
16 Cemburu
17 Cemburu 2
18 Pertandingan 1
19 Nyatakan cinta
20 Pembalasan
21 Kabar duka
22 Jalan Jalan.
23 Senja
24 Kekaguman
25 Amarah
26 Penolakan
27 Terbongkar
28 Sandiwara
29 Makan malam
30 Pengakuan Avram
31 Pindah rumah
32 Ulang tahun.
33 Ego
34 Isyarat tubuh
35 Keguguran
36 Resmi bercerai
37 Cinta
38 Lamaran
39 Bukti.
40 2 keinginan terakhir
41 Lulus
42 Salam perkenalan.
43 Negosiasi
44 Oh Ayah.
45 Fakta mengejutkan.
46 Mr J?
47 Komedi?
48 Pesta orang bodoh
49 pesta orang bodoh 2
50 Vonis pengadilan
51 Detik detik eksekusi.
52 Psikopat
53 Sosok di masa lalu.
54 Cemburu
55 Terungkap
56 Pilihan Quenby.
57 Ayah dan Mataku
58 Terbiasa dengan luka
59 Jebakan
60 Di rumah sakit
61 Pulang
62 Kehangatan
63 Rindu
64 Usul Avram.
65 Merayu
66 Kue gosong
67 Bebas dari hukuman
68 Kecelakaan
69 Karma
70 Pov Livian Rey She Blak
71 Keinginan Elena
72 Memutuskan menikah
73 Kebohongan Elena
74 Balas dendam
75 Awal pertemuan
76 Bertemu lagi
77 Play game with me!
78 Segalanya telah hilang.
79 Happy Birthday Mom
80 Pembalasan 1
81 Pembalasan 2
82 Amnesia?
83 The Rest Of My Mom
84 Lost yourself
85 Rumah masa lalu
86 Enzi Alexi Ortama
87 Mengakhiri segalanya
88 Happy birthday Rava
89 POV AVRAM-ELENA
90 Kabar baik
91 Masih hidupkah?
92 Berjanjilah
93 Pengumuman
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Prolog
2
Pulang
3
Di rumah
4
Senior High School
5
Buly
6
Buly 2
7
Cinta dan Benci
8
Si jenius
9
Sahabat
10
Ancaman.
11
Rencana
12
Makan malam.
13
Bayangan
14
Tantangan
15
Tantangan 2
16
Cemburu
17
Cemburu 2
18
Pertandingan 1
19
Nyatakan cinta
20
Pembalasan
21
Kabar duka
22
Jalan Jalan.
23
Senja
24
Kekaguman
25
Amarah
26
Penolakan
27
Terbongkar
28
Sandiwara
29
Makan malam
30
Pengakuan Avram
31
Pindah rumah
32
Ulang tahun.
33
Ego
34
Isyarat tubuh
35
Keguguran
36
Resmi bercerai
37
Cinta
38
Lamaran
39
Bukti.
40
2 keinginan terakhir
41
Lulus
42
Salam perkenalan.
43
Negosiasi
44
Oh Ayah.
45
Fakta mengejutkan.
46
Mr J?
47
Komedi?
48
Pesta orang bodoh
49
pesta orang bodoh 2
50
Vonis pengadilan
51
Detik detik eksekusi.
52
Psikopat
53
Sosok di masa lalu.
54
Cemburu
55
Terungkap
56
Pilihan Quenby.
57
Ayah dan Mataku
58
Terbiasa dengan luka
59
Jebakan
60
Di rumah sakit
61
Pulang
62
Kehangatan
63
Rindu
64
Usul Avram.
65
Merayu
66
Kue gosong
67
Bebas dari hukuman
68
Kecelakaan
69
Karma
70
Pov Livian Rey She Blak
71
Keinginan Elena
72
Memutuskan menikah
73
Kebohongan Elena
74
Balas dendam
75
Awal pertemuan
76
Bertemu lagi
77
Play game with me!
78
Segalanya telah hilang.
79
Happy Birthday Mom
80
Pembalasan 1
81
Pembalasan 2
82
Amnesia?
83
The Rest Of My Mom
84
Lost yourself
85
Rumah masa lalu
86
Enzi Alexi Ortama
87
Mengakhiri segalanya
88
Happy birthday Rava
89
POV AVRAM-ELENA
90
Kabar baik
91
Masih hidupkah?
92
Berjanjilah
93
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!