Bel berbunyi, tanda jam istirahat. Semua murid berhamburan keluar dari ruangan kecuali Rafa dan anak perempuan yang masih terlihat santai mengemasi semua bukunya dalam tas. Anak perempuan itu melirik ke arah Rafa sambil mengupil lagi.
"Siapa namamu?" tanya anak itu.
"Rafa.." Jawab Rafa tersenyum menoleh ke arah anak itu. "Kau, siapa namamu?"
"Elena." Anak itu menyebut namanya lalu berdiri tegap menatap wajah Rafa sesaat, kemudian ia beranjak dari tempat duduknya dan melangkahkan kakinya keluar dari kelas.
Melihat teman sebangkunya pergi, Rafa berditi lalu mengikuti langkah Elena dari belakang.
"Kenapa kau mengikutiku?" tanya Elena tanpa menoleh ke belakang. Namun Rafa mengabaikan pertanyaan Elena. Kemudian Elena menghentikan langkahnya, balik badan menatap ke arah Rafa. "Kenapa kau mengikutiku?"
"Aku masih baru, dan aku tidak kenal siapa siapa selain kau, bolehkah aku ikut bersamamu?" tanya Rafa.
Elena kembali mengupil, mengangkat kedua bahunya. "Baiklah, aku mau ke kantin."
Elena kembali balik badan, lalu mensejajarkan langkahnya dengan Rafa menuju kantin. Sesampainya di kantin, anak anak yang tadi mentertawakan Rafa. Salah satu anak paling populer di sekolah itu, sengaja menghalangu langkah Rafa dengan menggeser kakinya ke depan. Otomatis Rafa yang hendak melangkah, langsung terjerembab dan jatuh ke lantai.
"Buk!!!"
"Hahahahahaha!!"
Seisi kantin mentertawakan Rafa dan mengejeknya.
"Dasar bodoh!!"
Elena yang sedari tadi hanya diam memperhatikan, mengambil gelas minuman segar yang ada di atas meja lalu ia siramkan ke wajah anak populer itu.
"Kau pikir itu keren? dasar bodoh!" maki Elena pada anak yang bernama Jean, lalu ia membantu Rafa untuk berdiri.
"Berani sekali kau!" seru Jean berdiri sambil mengusap wajahnya yang basah.
"Ada apa ini?" tanya seorang anak perempuan yang terlihat sangat cantik di antara murid perempuan lainnya. Dan anak perempuan itu kekasih Jean.
"Audrey, nasehatin kekasihmu yang bodoh itu untuk tidak melakukan hal yang memalukan!" umpat Elena menunjuk ke arah Jean.
Audrey menoleh ke arah Jean lalu melirik ke arah Rafa. Ia menatapnya cukup lama lalu tersenyum.
"Minggir kau, gak usah kecakepan!" Elena menarik tangan Rafa lalu menjauh dari mereka. Elena memesan makanan lalu ia dan Rafa kembali keluar dari kantin menuju taman samping sekolah.
"Kau tidak apa apa?" tanya Elena lalu meletakkan kotak makanan di atas rumput.
"Kau tidak perlu khawatir, luka di kaki tidak seberapa di banding-?" Rafa tidak melanjutkan kata katanya saat seseorang menyapanya.
"Rafa!"
Rafa menoleh, tengadahkan wajahnya lalu berdiri.
"Dad.." Rafa menubruk tubuh Avram lalu memeluknya dengan erat.
"Ada apa sayang? apa kau baik baik saja? katakan padaku, apa kau senang sekolah di sini? ada yang mengganggumu?" tanya Avram bertubi tubi.
Rafa hanya diam menarik napas dalam dalam, matanya berkaca kaca lalu matanya terpejam menahan air mata supaya tidak jatuh karena ia merasakan kedua bola matanya panas.
"Aku baik baik saja Dad, bahkan jauh lebih baik. Aku juga sudah dapat teman baru, Dad mau kenalan?" tanya Rafa melepas pelukannya.
"Aku sangat merindukanmu, apakah kau tidak mau ikut bersamaku?" tanya Avram.
"Belum waktunya Dad, bersabarlah. Aku juga sangat merindukanmu." Rafa tersenyum lalu menoleh ke arah Elena. "El, kenalkan Dady ku."
Elena tersenyum menganggukkan kepalanya sesaat. "Om."
Avram tersenyum lalu mengalihkan pandangannya pada Rafa. "Aku sangat mengkhawatirkanmu sayang.."
"Dad.." Rafa kembali memeluk Avram sekilas.
"Besok hari libur, aku jemput kau untuk jalan jalan bersamaku, bagaimana?" tanya Avram
"Tentu, aku mau!" sahut Rafa.
"Baiklah, aku pulang. Kau makanlah, dan jangan lupa hubungi aku kalau ada apa apa." Pesan Avram.
"Siap bos!" sahut Rafa tertawa kecil.
Avram menganggukkan kepalanya, lalu ia berlalu dari hadapan Rafa.
"Jean, lihat saja pembalasanku!" pekik Rafa dalam hati, saat melihat sosok Jean tengah berjalan dengan kekasihnya Audrey.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Salma
Thor kno disni Quenby tidak menepati janjinya sama Rafa,, pada hal dulu waktu sakitnya Rafa apapun dia akan lakukan,,😔😔😔
2021-11-14
0
❦𝓜𝓲𝓼𝓼⋆𝓟𝓻𝓲𝓷𝓬𝓮𝓼𝓼꧂
Sebenarnya raga it ank yng baik cmn krn kurang kasi syng dri seorng jdi lha dia bgtu.,,
2021-10-05
0
suli sulimah
udh psti rafa memilih dad avran dr pd Quenby.. prhatian pnuh kasih syang.. smntra quenby sbuk d bisnis ny
2021-08-16
0