Pulang

"Selamat pagi anak manis." Sapa psikiater yang selama ini merawat Rafa tersenyum bangga karena merasa telah berhasil menyembuhkan putra pewaris tunggal harta kekayaan milik Avram.

"Pagi Tante.." jawab Rafa memberikan senyum terbaiknya kepada wanita yang bernama Vanila.

"Bagaimana? apa kau sudah siap pulang?" tanya Vanila tersenyum lalu mengacak rambut Rafa sekilas.

"Tentu saja Tante!" sahut Rafa.

"Ayo kita keluar!" Vanila menggenggam erat tangan Rafa lalu mereka berjalan bersama menuju ruang pengunjung.

Di sela sela langkahnya ia terus tengadahkan wajahnya menatap Vanila dengan senyum seringai.

"Sayang? kenapa kau melihatku seperti itu?" tanya Vanila mengerutkan dahinya menatap wajah Rafa.

Rafa menggelengkan kepalanya, tersenyum tipis dan berkata. "Tante cantik."

"Aih kau sudah bisa mennggodaku." Vanila mencubit gemas hidung Rafa.

Rafa hanya tersenyum, wajahnya terus tengadah menatap Vanila. Yang ada dalam benaknya bukan memuji Vanila, tapi bagaimana dulu wanita itu pernah mencubit lengan Rafa hingga membiru hanya karena kesal.

"Kecantikanmu sebentar lagi akan pudar.." ucap Rafa dalam hati.

Sesampainya di ruangan, yang pertama kali ia lihat adalah Avram. Rafa berlari menubruk pria itu dan memeluknya.

"Dad.."

Avram jongkok lalu memeluknya dengan erat. "Sayang, akhirnya kau pulang. Aku sangat merindukanmu.."

"Dad, seberapa besar rasa rindumu padaku. Aku lebih merindukan kebebasanku." Jawab Rafa.

Avram melepaskan pelukannya, menatap dalam dalam kedua bola mata Rafa. Ia tidak melihat lagi sosok putranya yang dulu, itu yang Avram rasakan. Mungkin naluri seorang Ayah tak setajam naluri seorang Ibu. Namun Avram adalah Ibu sekaligus ayah buat Rafa. Sedikit banyak, ikatan batin telah terikat dengan kuat.

"Apakah kau baik baik saja?" tanya Avram.

"Kemarin aku baik baik saja Dad, sekarang aku jauh lebih baik lagi." Kata Rafa tersenyum melirik ke arah Livian dan Quenby yang berdiri tak jauh dari sampingnya.

"Aku mau, kau ikut bersamaku lagi, biar aku yang menjaga dan merawatmu." Pinta Avram.

"Tidak sekarang Dad..aku ikut Momy." Sahut Rafa lalu ia berlari ke arah Quenby dan memeluknya erat.

"Rafa sayang, apa kabarmu?" sapa Quenby mengangkat tubuh Rafa dan menggendongnya.

"Momy..turunkan aku, sekarang aku bukan anak kecil lagi..lihatlah kakiku!" serunya sambil melorot turun ke bawah. "Halo Om, apa kabarmu? apakah kau bahagia?" sapa Rafa.

"Kabarku baik sayang, bagaimana? kau sudah siap pulang?" tanya Livian.

"Tentu saja Om!" sahut Rafa.

"Jangan panggil aku, Om. Panggil Ayah kalau kau tidak keberatan." Pinta Livian.

"Baiklah, Ayah. Aku mau menjadi anak baik, baik sekali." Jawaban Rafa membuat Avram yang memperhatikan merasa aneh dan terdengar tidak wajar untuk seusianya.

"Terima kasih sayang."

Rafa menganggukkan kepalanya. "Iya Ayah!"

Kemudian Avram dan yang lain mengucapkan terima kasih pada Vanila yang selama ini telah membuat Rafa kembali normal. Kemudian mereka berpamitan pulang. Vanila tersenyum bangga lalu mengantarkan mereka sampai halaman rumah.

Baru saja mereka hendak masuk ke dalam mobil masing masing, tiba tiba Vanila menjerit kesakitan memegang wajahnya sendiri. Avram melihat seorang pengendara motor menyiramkan air keras ke wajah Vanila lalu kabur begitu saja.

"Aaaaaaahkkkk!" jerit Vanila.

Avram bergegas membantunya, begitu juga Livian. Namun Avram mencegahnya, dan meminta Livian untuk segera membawa Rafa pulang.

Di dalam mobil, Rafa tersenyum menyeringai memperhatikan Avram membantu Vanila membawanya ke rumah sakit.

"Adil bukan?" ucap Rafa dalam hati.

Terpopuler

Comments

Ai Nurilah

Ai Nurilah

siapa yg nyiramnya thor

2021-09-26

0

Lusiana_Oct13

Lusiana_Oct13

Yaaa tuhan ni ank sadis baget

2021-09-20

0

PengagumRahasia😍

PengagumRahasia😍

merinding 😴

2021-08-26

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Pulang
3 Di rumah
4 Senior High School
5 Buly
6 Buly 2
7 Cinta dan Benci
8 Si jenius
9 Sahabat
10 Ancaman.
11 Rencana
12 Makan malam.
13 Bayangan
14 Tantangan
15 Tantangan 2
16 Cemburu
17 Cemburu 2
18 Pertandingan 1
19 Nyatakan cinta
20 Pembalasan
21 Kabar duka
22 Jalan Jalan.
23 Senja
24 Kekaguman
25 Amarah
26 Penolakan
27 Terbongkar
28 Sandiwara
29 Makan malam
30 Pengakuan Avram
31 Pindah rumah
32 Ulang tahun.
33 Ego
34 Isyarat tubuh
35 Keguguran
36 Resmi bercerai
37 Cinta
38 Lamaran
39 Bukti.
40 2 keinginan terakhir
41 Lulus
42 Salam perkenalan.
43 Negosiasi
44 Oh Ayah.
45 Fakta mengejutkan.
46 Mr J?
47 Komedi?
48 Pesta orang bodoh
49 pesta orang bodoh 2
50 Vonis pengadilan
51 Detik detik eksekusi.
52 Psikopat
53 Sosok di masa lalu.
54 Cemburu
55 Terungkap
56 Pilihan Quenby.
57 Ayah dan Mataku
58 Terbiasa dengan luka
59 Jebakan
60 Di rumah sakit
61 Pulang
62 Kehangatan
63 Rindu
64 Usul Avram.
65 Merayu
66 Kue gosong
67 Bebas dari hukuman
68 Kecelakaan
69 Karma
70 Pov Livian Rey She Blak
71 Keinginan Elena
72 Memutuskan menikah
73 Kebohongan Elena
74 Balas dendam
75 Awal pertemuan
76 Bertemu lagi
77 Play game with me!
78 Segalanya telah hilang.
79 Happy Birthday Mom
80 Pembalasan 1
81 Pembalasan 2
82 Amnesia?
83 The Rest Of My Mom
84 Lost yourself
85 Rumah masa lalu
86 Enzi Alexi Ortama
87 Mengakhiri segalanya
88 Happy birthday Rava
89 POV AVRAM-ELENA
90 Kabar baik
91 Masih hidupkah?
92 Berjanjilah
93 Pengumuman
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Prolog
2
Pulang
3
Di rumah
4
Senior High School
5
Buly
6
Buly 2
7
Cinta dan Benci
8
Si jenius
9
Sahabat
10
Ancaman.
11
Rencana
12
Makan malam.
13
Bayangan
14
Tantangan
15
Tantangan 2
16
Cemburu
17
Cemburu 2
18
Pertandingan 1
19
Nyatakan cinta
20
Pembalasan
21
Kabar duka
22
Jalan Jalan.
23
Senja
24
Kekaguman
25
Amarah
26
Penolakan
27
Terbongkar
28
Sandiwara
29
Makan malam
30
Pengakuan Avram
31
Pindah rumah
32
Ulang tahun.
33
Ego
34
Isyarat tubuh
35
Keguguran
36
Resmi bercerai
37
Cinta
38
Lamaran
39
Bukti.
40
2 keinginan terakhir
41
Lulus
42
Salam perkenalan.
43
Negosiasi
44
Oh Ayah.
45
Fakta mengejutkan.
46
Mr J?
47
Komedi?
48
Pesta orang bodoh
49
pesta orang bodoh 2
50
Vonis pengadilan
51
Detik detik eksekusi.
52
Psikopat
53
Sosok di masa lalu.
54
Cemburu
55
Terungkap
56
Pilihan Quenby.
57
Ayah dan Mataku
58
Terbiasa dengan luka
59
Jebakan
60
Di rumah sakit
61
Pulang
62
Kehangatan
63
Rindu
64
Usul Avram.
65
Merayu
66
Kue gosong
67
Bebas dari hukuman
68
Kecelakaan
69
Karma
70
Pov Livian Rey She Blak
71
Keinginan Elena
72
Memutuskan menikah
73
Kebohongan Elena
74
Balas dendam
75
Awal pertemuan
76
Bertemu lagi
77
Play game with me!
78
Segalanya telah hilang.
79
Happy Birthday Mom
80
Pembalasan 1
81
Pembalasan 2
82
Amnesia?
83
The Rest Of My Mom
84
Lost yourself
85
Rumah masa lalu
86
Enzi Alexi Ortama
87
Mengakhiri segalanya
88
Happy birthday Rava
89
POV AVRAM-ELENA
90
Kabar baik
91
Masih hidupkah?
92
Berjanjilah
93
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!