Cha 10 - Hakikat Sebuah Pertarungan

"Guru, sebelum guru menjelaskan apa yang ingin guru sampaikan kepadaku, ada satu hal yang ingin aku tanyakan kepada Guru?"

"baiklah, apa yang ingin kau tanyakan Wei'er?"

"sebelumnya guru pernah mengatakan kalau aku tidak akan pernah merasakan kelelahan, tapi kenapa setelah bertarung tadi rasanya aku sangat lelah, bahkan aku belum pernah selelah itu sebelumnya?"

"Wei'er,,, aku lihat sedikit pun tak ada rasa lelah di tubuhmu, namun tidak demikian dengan hati dan pikiranmu."

"aku tahu, sebelumnya kau tidak pernah menjalani pertarungan hidup dan mati, atau bahkan hanya sekadar perkelahian biasa. disaat kau menerima serangan mendadak yang mematikan, sudah di pastikan saat itu kau merasa cemas, takut dan lain sebagainya. Berbagai macam pikiran-pikiran negatif merasuki jiwamu. tanpa kau sadari bahwa sebenarnya itulah yang menjadi penyebab kau merasakan lelah yang belum pernah dirasakan sebelumnya."

"dalam sebuah pertarungan, kita tidak hanya menggunakan kekuatan fisik semata. Hati dan pikiran kita pun ikut terlibat di dalamnya. Semakin kita tenang, musuh sehebat apa pun akan mampu kita kalahkan, begitu juga sebaliknya. maka jangan heran jika nanti kau menemukan musuh yang berusaha memancing amarah dan merusak ketenanganmu hanya demi meraih kemenangan dalam sebuah pertarungan."

"jika amarahmu terpancing, dan ketenanganmu telah hilang maka saat itu sejatinya kau telah kalah."

"ingatlah Wei'er, musuh terberatmu bukanlah pendekar no satu, musuh terberatmu adalah dirimu sendiri, dan ini berlaku untuk segala hal bukan hanya terjadi dalam sebuah pertarungan semata."

"karena,,,pada hakikatnya, setiap detik kehidupan yang kita jalani, sesungguhnya kita tengah berada dalam sebuah pertarungan besar, yaitu; kita bertarung melawan diri kita sendiri."

"kau mengerti maksudku Wei'er?" Tanya Lung Huo yang dibalas anggukan kepala oleh Chi Wei.

"aku mengerti guru."

"Wei'er, saat ini tepat 10 hari kau berada di sini. Dan perlu kau ketahui, satu hari di sini sama dengan satu tahun di alam nyata. Yang artinya kurang lebih 10 tahun engkau pergi meninggalkan kehidupanmu di sana."

"sudah tentu, dalam kurun waktu selama itu banyak sudah peristiwa-peristiwa yang terjadi yang menimpa keluargamu dan orang-orang yang ada di desa Teratai Putih."

"10 tahun, lalu apa yang sudah terjadi dengan mereka Guru?"

"nanti aku akan menjelaskannya kepadamu, tapi sebelumnya ada beberapa hal yang perlu kau ketahui termasuk sumber kekuatan yang engkau miliki saat ini."

Lung Huo pun mulai menjelaskan apa yang perlu Chi Wei ketahui setelah sebelumnya menarik napas panjang dan mengembuskannya secara perlahan.

"hhh..."

Ribuan tahun silam, Lung Huo adalah seorang pendekar pengelana yang berilmu tinggi. Berbagai macam ilmu bela diri ia kuasai, berbagai jenis senjata pusaka ia miliki.

Lung Huo memperdalam ilmu bela diri hanya demi kesenangan semata, ia tak akan segan membunuh siapapun yang menghalangi kesenangannya.

Tak terhitung bangsawan yang telah ia bunuh dan harta kekayaannya ia ambil tanpa sisa. Entah berapa gadis dari berbagai kalangan yang telah ia renggut kesuciannya.

Jika ada sebuah sekte yang menjalankan misi untuk membunuh Lung Huo, maka sudah dipastikan sekte tersebut akan rata dengan tanah, baik sekte itu beraliran putih, netral atau bahkan sekte beraliran hitam.

Berbagai macam tempat yang berada di tujuh kekaisaran di daratan benua bintang telah ia kunjungi. Kesenangan demi kesenangan ia lakukan tanpa henti. Tak ada satu orang pun yang mampu membendung kekuatan Lung Huo, semakin sering di membunuh seorang pendekar maka kesaktiannya semakin bertambah.

Tak ada mata yang sanggup menatap matanya, tak ada tangan yang mampu menyentuh tubuhnya, dan tak ada senjata yang mampu menggoreskan luka di kulitnya.

Hingga suatu ketika, disaat Lung Huo berada di sebuah hutan belantara yang berada di wilayah kekaisaran Han, ia bertemu dengan seorang gadis cantik yang tak ada kata umpama yang mampu mengibaratkan kesempurnaan tubuhnya.

Keindahan tubuh gadis tersebut mampu membangkitkan gairah kelelakian Lung Huo, seketika itu ia pun berhasrat untuk "menikmati" keindahan itu.

Namun tanpa ia duga, gadis tersebut bukanlah gadis biasa, gadis itu ternyata seorang pendekar yang sangat hebat. Tapi itu tidak menyurutkan niat Lung Huo untuk segera melampiaskan hasratnya yang semakin lama semakin membakar akal sehatnya.

Lung Huo pun bertarung sengit dengan gadis itu. Ribuan jurus ia kerahkan demi mengalahkan pendekar cantik tersebut.

Ada keanehan yang Lung Huo rasakan selama pertarungan berlangsung, disaat ia melesatkan atau menangkis sebuah serangan maka saat itu juga kesaktiannya menurun drastis.

Hingga akhirnya, setelah bertarung selama 99 hari tanpa henti, Lung Huo bertekuk lutut di hadapan pendekar jelita itu. Kekalahan pertama yang menyakitkan dan sungguh memalukan untuk seorang pendekar besar seperti Lung Huo. Segala kesaktiannya seakan tak berguna dihadapan seorang gadis kemarin sore yang masih bau kencur tersebut. Ia menolak untuk percaya atas apa yang menimpa, tapi dia harus bisa menerima jika itu adalah sebuah kenyataan yang terasa sangat menyakitkan.

Pertarungan dua pendekar hebat tersebut, membuat hutan belantara itu luluh lantak dan menyisakan sebuah kawah yang sangat besar. Kawah tersebut yang kelak akan berubah menjadi sebuah danau, yang di mana setiap seribu tahun sekali dari dasar danau tersebut akan muncul setangkai bunga teratai putih yang sangat cantik. Dan setiap kali bunga itu mekar, maka akan menebarkan aroma wangi yang mampu mendatangkan ketenangan jiwa.

Dengan hanya menempelkan jari telunjuknya di kening Lung Huo, pendekar cantik itu mampu melihat apa saja yang pernah dilakukan Lung Huo selama ini.

Gadis itu pun merasa sangat geram, dia beranggapan bahkan sebuah kematian pun tak akan cukup untuk membalas kejahatan-kejahatan yang telah Lung Huo lakukan.

Akhirnya, dengan kesakitannya pendekar cantik itu mencabut roh Lung Huo dan menyegelnya di sebuah tempat yang tak akan mampu di tembus oleh mahluk dari dimensi mana pun.

Sementara, jasad Lung Huo dipotong menjadi 6 bagian lalu gadis itu menyebarkannya ke seluruh kekaisaran yang ada di daratan benua bintang, kecuali kekaisaran Han.

Selama rohnya disegel, Lung Huo ditugaskan untuk mengumpulkan segala sumber daya dan energi sebagai bentuk hukuman atas apa yang telah ia lakukan.

Sumber daya dan energi tersebut nantinya akan Lung Huo berikan kepada seorang pemuda yang kelak akan menjadi suami dari pendekar yang telah mengalahkannya.

"Wei'er..." gumam Lung Huo membuyarkan lamunan Chi Wei.

"i.i.iya guru."

"kau tahu, senjata yang digunakan untuk memotong-motong jasadku adalah pedang pusaka yang saat ini telah menyatu dengan tubuhmu itu."

Chi Wei hanya mampu membuka mulutnya menanggapi apa yang disampaikan gurunya tersebut.

"Lalu, di mana pendekar wanita itu sekarang Guru, dan kalau boleh tahu, siapa nama pendekar itu?"

Rasa penasaran mulai menguasai pikiran Chi Wei, dari penuturan Lung Huo tadi, ia berkesimpulan bahwa dirinyalah yang kelak akan menjadi suami pendekar wanita tersebut.

Lung Huo tersenyum tipis menikmati reaksi muridnya tersebut.

"pendekar wanita itu bernama Lin Ling."

Terpopuler

Comments

Andy Awaludin Khusofi

Andy Awaludin Khusofi

kok terbalik ya? bukannya biasanya di dunia kecil itu perbandingan waktunya lebih banyak dari dunia asli.. misal di dunia asli goyang jam. di dunia kecil bisa berjalan satu hari. jadi utk latihan lebih efektif

2022-12-25

0

rajes salam lubis

rajes salam lubis

agak aneh sih

2021-12-21

0

Anonymous

Anonymous

lanjut

2021-12-15

0

lihat semua
Episodes
1 Cha 1 - Desa Teratai Putih
2 Cha 2 - Hutan Timur
3 Cha 3 - Chi Wei Menghilang
4 Cha 4 - Berita Yang Menggemparkan
5 Cha 5 - Menerima Kehilangan
6 Cha 6 - Alam Roh
7 Cha 7 - Mulai Berlatih
8 Cha 8 - Tiga Jiwa Yang Menyatu
9 Cha 9 - Latihan Bertarung
10 Cha 10 - Hakikat Sebuah Pertarungan
11 Cha 11 - Lin Ling (Sebuah Gambaran Masa Depan)
12 Cha 12 - Kenyataan Pahit
13 Cha 13 - Warisan Senjata Pusaka
14 Cha - 14 Kembali
15 Cha 15 - Pertemuan
16 Cha 16 - Pertemuan 2
17 Cha 17 - Pertemuan 3
18 Cha 18 - Kehadiran Sosok Pahlawan
19 Cha 19 - Titik Awal Sebuah Perubahan
20 Cha 20 - Pendekar Rambut Biru
21 Cha 21 - Nama Yang Semakin Terkenal
22 Cha 22 - Pendekar Cambuk Api
23 Cha 23 - Berlatih Di Air Terjun
24 Cha 24 - Aura Seorang Pendekar
25 Cha 25 - Penjelasan Lung Huo
26 Cha 26 - Kebangkitan Desa Teratai Putih
27 Cha 27 - Sekte Teratai Putih
28 Cha 28 - Membuat Pusaka Cincin Dimensi
29 Cha 29 - Siluman Kalajengking 1
30 Cha 30 - Siluman Kalajengking 2
31 Cha 31 - Kehidupan Yang Dirindukan
32 Cha 32 - Rahasia Seorang Gadis
33 Cha 33 - Ritual 1
34 Cha 34 - Ritual 2
35 Cha 35 - Kesedihan Penduduk Desa Teratai Putih
36 Cha 36 - Tetua Agung
37 Cha 37 - Kegaduhan di Ruang Pertemuan
38 Cha 38 - Usaha yang Gagal
39 Cha 39 - Sebuah Rencana Besar
40 Cha 40 - Pertarungan Tak Seimbang
41 Cha 41 - Hukuman Untuk Seorang Penghianat
42 Cha 42 - Masalah Baru
43 Cha 43 - Informasi Penting
44 Cha 44 - Persiapan Perang
45 Cha 45 - Sahabat Lama
46 Cha 46 - Kehebatan Wajan Pusaka
47 Cha 47 - Menjemput Sang Dewi
48 Cha 48 - Dewi Surga
49 Cha 49 - Kecantikan Yang Menggemparkan
50 Cha 50 - Dewi Yang Kelaparan
51 Cha 51 - Curahan Hati Lung Huo
52 Cha 52 - Keputusan Lin Ling
53 Cha 53 - Sosok Gadis Yang Ditunggu
54 Cha 54 - Malam Yang Mendebarkan
55 Cha 55 - Pelukan Pertama
56 Cha 56 - Dewi Teratai
57 Cha 57 - Gagak Hitam Yang Malang
58 Cha 58 - Perubahan Rencana
59 Cha 59 - Malam Ke Tiga
60 Cha 60 - Rencana Yang Berantakan
61 Cha 61 - Rahasia Kekuatan Ghuo Lan
62 Cha 62 - Kemunculan Sang Pahlawan
63 Cha 63 - Bantuan Desa Tetangga
64 Cha 64 - Gabungan Kekuatan
65 Cha 65 - Akhir Hidup Yang Mengerikan
66 Cha 66 - Kemenangan Yang Pahit
67 Cha 67 - Tangisan Lin Ling
68 Cha 68 - Rencana Selanjutnya
69 Cha 69 - Gagak Putih (Bai Wuya)
70 Cha 70 - Bantuan Para Siluman
71 Cha 71 - Mimpi Yang Sama
72 Cha 72 - Pendekar Teratai Putih
73 Cha 73 - Keajaiban Satu Malam
74 Cha 74 - Manusia Tujuh Karakter
75 Cha 75 - Rencana Lima Siluman Pelindung Desa
76 Cha 76 - Pemanasan Lin Ling
77 Cha 77 - Raksasa Mata Merah
78 Cha 78 - Disaat Chi Wei Cemburu
79 Cha 79 - Kecerdikan Ghuo Kun
80 Cha 80 - Penyamaran Yang Terbongkar
81 Cha 81 - Membebaskan Para Tahanan
82 Cha 82 - Sosok Sang Pahlawan
83 Cha 83 - Balas Budi
84 Cha 84 - Kekuatan Perisai Pertahanan Kota Embun
85 Cha 85 - Sisi Lain Seorang Pendekar
86 Cha 86 - Berburu Harta
87 Cha 87 - Siluman Penjaga Kota Embun
88 Cha 88 - Jendral King Cheng
89 Cha 89 - Kabar Bahagia
90 Cha 90 - Rindu Berat
91 Cha 91 - Jenderal Besar Guan Bin
92 Cha 92 - Siluman Lebah Hitam
93 Cha 93 - Hari Yang Berbahagia
94 Cha 94 - Rencana Selanjutnya
95 Cha 95 - Chi Wei Yang Perkasa
96 Cha 96 - Meninggalkan Kota Embun
97 Cha 97 - Petualangan Pertama
98 Cha 98 - Lin Ling Yang Sangat Menggoda
99 Cha 99 - Siluman Buaya
100 Cha 100 - Siluman Buaya 2
101 Pengumuman Penting
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Cha 1 - Desa Teratai Putih
2
Cha 2 - Hutan Timur
3
Cha 3 - Chi Wei Menghilang
4
Cha 4 - Berita Yang Menggemparkan
5
Cha 5 - Menerima Kehilangan
6
Cha 6 - Alam Roh
7
Cha 7 - Mulai Berlatih
8
Cha 8 - Tiga Jiwa Yang Menyatu
9
Cha 9 - Latihan Bertarung
10
Cha 10 - Hakikat Sebuah Pertarungan
11
Cha 11 - Lin Ling (Sebuah Gambaran Masa Depan)
12
Cha 12 - Kenyataan Pahit
13
Cha 13 - Warisan Senjata Pusaka
14
Cha - 14 Kembali
15
Cha 15 - Pertemuan
16
Cha 16 - Pertemuan 2
17
Cha 17 - Pertemuan 3
18
Cha 18 - Kehadiran Sosok Pahlawan
19
Cha 19 - Titik Awal Sebuah Perubahan
20
Cha 20 - Pendekar Rambut Biru
21
Cha 21 - Nama Yang Semakin Terkenal
22
Cha 22 - Pendekar Cambuk Api
23
Cha 23 - Berlatih Di Air Terjun
24
Cha 24 - Aura Seorang Pendekar
25
Cha 25 - Penjelasan Lung Huo
26
Cha 26 - Kebangkitan Desa Teratai Putih
27
Cha 27 - Sekte Teratai Putih
28
Cha 28 - Membuat Pusaka Cincin Dimensi
29
Cha 29 - Siluman Kalajengking 1
30
Cha 30 - Siluman Kalajengking 2
31
Cha 31 - Kehidupan Yang Dirindukan
32
Cha 32 - Rahasia Seorang Gadis
33
Cha 33 - Ritual 1
34
Cha 34 - Ritual 2
35
Cha 35 - Kesedihan Penduduk Desa Teratai Putih
36
Cha 36 - Tetua Agung
37
Cha 37 - Kegaduhan di Ruang Pertemuan
38
Cha 38 - Usaha yang Gagal
39
Cha 39 - Sebuah Rencana Besar
40
Cha 40 - Pertarungan Tak Seimbang
41
Cha 41 - Hukuman Untuk Seorang Penghianat
42
Cha 42 - Masalah Baru
43
Cha 43 - Informasi Penting
44
Cha 44 - Persiapan Perang
45
Cha 45 - Sahabat Lama
46
Cha 46 - Kehebatan Wajan Pusaka
47
Cha 47 - Menjemput Sang Dewi
48
Cha 48 - Dewi Surga
49
Cha 49 - Kecantikan Yang Menggemparkan
50
Cha 50 - Dewi Yang Kelaparan
51
Cha 51 - Curahan Hati Lung Huo
52
Cha 52 - Keputusan Lin Ling
53
Cha 53 - Sosok Gadis Yang Ditunggu
54
Cha 54 - Malam Yang Mendebarkan
55
Cha 55 - Pelukan Pertama
56
Cha 56 - Dewi Teratai
57
Cha 57 - Gagak Hitam Yang Malang
58
Cha 58 - Perubahan Rencana
59
Cha 59 - Malam Ke Tiga
60
Cha 60 - Rencana Yang Berantakan
61
Cha 61 - Rahasia Kekuatan Ghuo Lan
62
Cha 62 - Kemunculan Sang Pahlawan
63
Cha 63 - Bantuan Desa Tetangga
64
Cha 64 - Gabungan Kekuatan
65
Cha 65 - Akhir Hidup Yang Mengerikan
66
Cha 66 - Kemenangan Yang Pahit
67
Cha 67 - Tangisan Lin Ling
68
Cha 68 - Rencana Selanjutnya
69
Cha 69 - Gagak Putih (Bai Wuya)
70
Cha 70 - Bantuan Para Siluman
71
Cha 71 - Mimpi Yang Sama
72
Cha 72 - Pendekar Teratai Putih
73
Cha 73 - Keajaiban Satu Malam
74
Cha 74 - Manusia Tujuh Karakter
75
Cha 75 - Rencana Lima Siluman Pelindung Desa
76
Cha 76 - Pemanasan Lin Ling
77
Cha 77 - Raksasa Mata Merah
78
Cha 78 - Disaat Chi Wei Cemburu
79
Cha 79 - Kecerdikan Ghuo Kun
80
Cha 80 - Penyamaran Yang Terbongkar
81
Cha 81 - Membebaskan Para Tahanan
82
Cha 82 - Sosok Sang Pahlawan
83
Cha 83 - Balas Budi
84
Cha 84 - Kekuatan Perisai Pertahanan Kota Embun
85
Cha 85 - Sisi Lain Seorang Pendekar
86
Cha 86 - Berburu Harta
87
Cha 87 - Siluman Penjaga Kota Embun
88
Cha 88 - Jendral King Cheng
89
Cha 89 - Kabar Bahagia
90
Cha 90 - Rindu Berat
91
Cha 91 - Jenderal Besar Guan Bin
92
Cha 92 - Siluman Lebah Hitam
93
Cha 93 - Hari Yang Berbahagia
94
Cha 94 - Rencana Selanjutnya
95
Cha 95 - Chi Wei Yang Perkasa
96
Cha 96 - Meninggalkan Kota Embun
97
Cha 97 - Petualangan Pertama
98
Cha 98 - Lin Ling Yang Sangat Menggoda
99
Cha 99 - Siluman Buaya
100
Cha 100 - Siluman Buaya 2
101
Pengumuman Penting

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!