Cha 9 - Latihan Bertarung

"kita masih berada di tempat yang sama Wei'er." Lung Huo menjawab pertanyaan muridnya tersebut.

"Semua kekuatan yang ada di tempat ini telah habis di serap oleh tubuhmu, termasuk pusaka pedang berlian dan kitab pusaka teratai putih. keduanya telah menyatu dengan jiwamu. jadi, Kau tidak perlu heran jika sekarang ruangan ini berubah warna menjadi sebening kristal."

"apakah itu benar guru"? Chi Wei masih merasa belum yakin sepenuhnya atas apa yang dijelaskan oleh gurunya itu.

"sekarang, coba buka telapak tanganmu dan konsentrasi!... bayangkan pedang berlian ada di tanganmu."

wushhhh.....

Tiba-tiba tangan Chi Wei menggenggam erat Pusaka Pedang Berlian. Mulutnya setengah terbuka seakan merasa tak percaya namun itu sebuah kenyataan.

Chi Wei pun melakukannya secara berulang-ulang hingga dia mulai terbiasa. hanya dengan satu tarikan napas, pedang pusaka itu akan langsung ada dalam genggaman jika ia menginginkannya.

"Wei'er, segera bersiaplah. Karena sebentar lagi kau akan melanjutkan latihanmu ke tahap berikutnya. Dan mungkin ini adalah latihan terakhir yang akan kau lakukan di tempat ini sebelum kau kembali ke alam nyata."

"Latihan seperti apa lagi Guru, bukankah aku sudah menjadi seorang pendekar hebat?... apa lagi sekarang aku memiliki pedang pusaka, sepertinya itu sudah lebih dari cukup?"

"buang jauh-jauh perasaanmu itu, perasaan itu hanya akan menghancurkan dan membunuhmu bahkan sebelum engkau bertarung."

"Baiklah... Aku mohon maaf guru." Chi Wei lekas bersujud di depan gurunya tersebut.

"Wei'er, minta maaflah pada dirimu sendiri." Lung Huo menarik napas panjang dan mengembuskannya dengan perlahan.

"muridku, di mana pun kau berada selama ragamu bernyawa, kau harus terus berlatih, berlatih dan berlatih. Tak peduli sekuat dan sehebat apa pun kau saat ini."

"baik guru, aku akan selalu mengingat nasihat guru."

"bersiaplah..... latihanmu akan segera dimulai."

ctakkkk... Lung Huo menjentikkan jarinya. Tiba-tiba pandangan Chi Wei kembali menjadi gelap.

"konsentrasilah,,, sebentar lagi di hadapanmu akan muncul ribuan pendekar hebat. Lawan dan kalahkan mereka. Jangan pernah berhenti bertarung sebelum kau mampu membunuh mereka semua." Suara Lung Huo kembali menggema dalam pikiran Chi Wei.

Wushhhh...

Chi Wei merasa seolah berada di atas arena pertarungan. Di hadapannya muncul ribuan pendekar hebat dengan membawa berbagai macam jenis senjata pusaka.

Slassshhhh......wushhhh

Tiba-tiba salah satu pendekar tersebut menyerang Chi Wei dengan cepat dan membabi buta.

Boommmm.....

Pertarungan pun di mulai.

Sementara itu, Lung Huo dengan setia duduk bersila menyaksikan Chi Wei berlatih. Di hadapannya, Chi Wei melakukan gerakan yang menunjukkan kalau dia seolah-olah sedang melakukan pertarungan sengit.

Gerakan memukul, menendang dan gerakan lainnya dilakukan Chi Wei secara berulang-ulang. Tubuhnya meloncat dengan gesit ke sana ke mari. Sesekali tubuhnya melayang di udara sambil melakukan gerakan-gerakan yang sulit ditangkap oleh mata.

Diawal pertarungan, terlihat berkali-kali tubuh Chi Wei terlempar sambil meraung kesakitan. Seolah-olah saat itu dia terkena serangan yang mematikan.

Namun, seiring berjalannya waktu, kejadian itu mulai berkurang dan terus semakin berkurang. Hingga lambat laun Chi Wei nampak mendominasi pertarungan.

Dalam beberapa gerakan, Chi Wei terlihat seperti sedang menggunakan sebilah pedang sambil sesekali ditengah pertarungannya di tersenyum manis seakan menikmati pertarungan tersebut.

"jangan pernah berpikir untuk mengurangi kewaspadaanmu anak muda." suara Lung Huo menggema dalam pikiran Chi Wei yang entah untuk ke sekian kalinya dia ucapkan, terutama disaat Chi Wei nampak seperti meremehkan lawan-lawannya.

Dalam pandangan Chi Wei, para pendekar itu menyerang dengan jurus-jurus yang sangat mematikan. Mereka datang silih berganti baik secara individu ataupun kelompok.

Diawal pertarungan, Chi Wei bekali-kali terkena serangan pukulan, tendangan dan bahkan tebasan senjata tajam. Dia yang tidak memiliki pengalaman bertarung sama sekali, merasa kesulitan untuk memberikan perlawanan.

Dari rasa sakit yang ia dapatkan dari serangan lawan-lawannya tersebut, Chi Wei mulai berkonsentrasi untuk mempraktekkan apa yang telah ia serap dan pelajari dari kitab pusaka teratai putih.

Perlahan tapi pasti Chi Wei mulai mampu melakukan serangan balasan, dan mampu menangkis serangan yang datang tanpa henti.

Semakin lama dia semakin menikmati latihannya tersebut. Satu persatu lawan-lawannya itu mampu dikalahkannya. Dari setiap tubuh pendekar yang mampu ia kalahkan, akan muncul sebuah cahaya dan langsung masuk ke dalam tubuh Chi Wei.

Chi Wei berlatih selama berhari-hari tanpa henti. Selama proses latihan tersebut, tubuh Chi Wei memancarkan kilatan-kilatan petir berwarna biru keemasan. Semakin kuat serangan yang ia lancarkan, maka kilatan-kilatan petir itu semakin besar dan terang.

Hingga akhirnya tubuh Chi Wei terdiam melayang di udara dengan napas yang sedikit memburu. Perlahan-lahan penglihatannya pun kembali seperti sebelumnya. Lekas dia pun turun menghampiri Guru Huo yang telah berdiri tegap sambil mendongak menatap dirinya. Sejenak senyuman bangga terukir di bibirnya.

"guru ...." Chi Wei membungkukkan badan yang langsung disambut Lung Huo dengan tepukan lembut di pundaknya.

"Wei'er,,,Duduk lah."

Mereka berdua pun duduk bersila saling berhadapan.

Ctakkkk....

Lung Huo menjentikkan jarinya lagi, dan seketika mereka telah kembali ke tempat pertama kali Chi Wei tersadar. Namun bedanya saat ini sudah tak ada lagi kerlap kerlip cahaya yang menghiasi ruangan tersebut.

"sudah aku katakan sebelumnya Wei'er, semua yang ada di sini tercipta untuk kau miliki." Kata Lung Huo membuyarkan kebingungan Chi Wei.

"apa itu artinya aku sudah bisa kembali ke alam nyata Guru?"

"belum, ada beberapa benda yang harus kau ambil sebagai bekal kehidupanmu di masa depan."

Cling.....

Tepat di hadapan Chi Wei melayang sebuah cincin berwarna perak berhiaskan batu berlian berwarna biru yang sama dengan warna rambutnya.

"ambil dan pakailah cincin itu. itu adalah pusaka cincin dimensi. Di dalam cincin itu terdapat sebuah ruang tanpa batas yang bisa kau gunakan untuk menyimpan harta benda yang kau miliki. dan dengan cincin itu pula kau bisa pergi kemana pun kau mau."

"masih banyak kegunaan dari cincin itu, kau bisa menanyakannya kepada kitab pusaka teratai putih termasuk bagaimana cara menggunakannya."

"baik guru." balas Chi Wei sambil memasang cincin tersebut di jari manis tangan kirinya.

"Wei'er, sebelum kau kembali ke alam nyata, ada beberapa hal yang perlu kau ketahui. Termasuk sedikit gambaran tentang kehidupanmu di masa depan dan tentunya tentang siapa aku sebenarnya."

Chi Wei mengangguk pelan sambil menunggu apa yang hendak disampaikan oleh gurunya tersebut. Ada rasa penasaran yang cukup besar dalam benaknya. Namun dia tidak berani bertanya kepada Lung Huo, yang dilakukannya hanya menunggu sambil memperhatikan gurunya yang menutup mata sambil menghirup napas dalam-dalam dan mengembuskannya dengan sedikit kasar.

Terpopuler

Comments

Ardi Provision

Ardi Provision

mana tingkat kultivasi nya dan ditingkat apa mc sekarang??

2024-12-31

0

Dedy Indra Prasetya

Dedy Indra Prasetya

udah baca aja...cepet kuat biar seru

2024-04-26

0

rajes salam lubis

rajes salam lubis

kok enak bener menjadi pendekar pilih tandingnya thor

2021-12-21

0

lihat semua
Episodes
1 Cha 1 - Desa Teratai Putih
2 Cha 2 - Hutan Timur
3 Cha 3 - Chi Wei Menghilang
4 Cha 4 - Berita Yang Menggemparkan
5 Cha 5 - Menerima Kehilangan
6 Cha 6 - Alam Roh
7 Cha 7 - Mulai Berlatih
8 Cha 8 - Tiga Jiwa Yang Menyatu
9 Cha 9 - Latihan Bertarung
10 Cha 10 - Hakikat Sebuah Pertarungan
11 Cha 11 - Lin Ling (Sebuah Gambaran Masa Depan)
12 Cha 12 - Kenyataan Pahit
13 Cha 13 - Warisan Senjata Pusaka
14 Cha - 14 Kembali
15 Cha 15 - Pertemuan
16 Cha 16 - Pertemuan 2
17 Cha 17 - Pertemuan 3
18 Cha 18 - Kehadiran Sosok Pahlawan
19 Cha 19 - Titik Awal Sebuah Perubahan
20 Cha 20 - Pendekar Rambut Biru
21 Cha 21 - Nama Yang Semakin Terkenal
22 Cha 22 - Pendekar Cambuk Api
23 Cha 23 - Berlatih Di Air Terjun
24 Cha 24 - Aura Seorang Pendekar
25 Cha 25 - Penjelasan Lung Huo
26 Cha 26 - Kebangkitan Desa Teratai Putih
27 Cha 27 - Sekte Teratai Putih
28 Cha 28 - Membuat Pusaka Cincin Dimensi
29 Cha 29 - Siluman Kalajengking 1
30 Cha 30 - Siluman Kalajengking 2
31 Cha 31 - Kehidupan Yang Dirindukan
32 Cha 32 - Rahasia Seorang Gadis
33 Cha 33 - Ritual 1
34 Cha 34 - Ritual 2
35 Cha 35 - Kesedihan Penduduk Desa Teratai Putih
36 Cha 36 - Tetua Agung
37 Cha 37 - Kegaduhan di Ruang Pertemuan
38 Cha 38 - Usaha yang Gagal
39 Cha 39 - Sebuah Rencana Besar
40 Cha 40 - Pertarungan Tak Seimbang
41 Cha 41 - Hukuman Untuk Seorang Penghianat
42 Cha 42 - Masalah Baru
43 Cha 43 - Informasi Penting
44 Cha 44 - Persiapan Perang
45 Cha 45 - Sahabat Lama
46 Cha 46 - Kehebatan Wajan Pusaka
47 Cha 47 - Menjemput Sang Dewi
48 Cha 48 - Dewi Surga
49 Cha 49 - Kecantikan Yang Menggemparkan
50 Cha 50 - Dewi Yang Kelaparan
51 Cha 51 - Curahan Hati Lung Huo
52 Cha 52 - Keputusan Lin Ling
53 Cha 53 - Sosok Gadis Yang Ditunggu
54 Cha 54 - Malam Yang Mendebarkan
55 Cha 55 - Pelukan Pertama
56 Cha 56 - Dewi Teratai
57 Cha 57 - Gagak Hitam Yang Malang
58 Cha 58 - Perubahan Rencana
59 Cha 59 - Malam Ke Tiga
60 Cha 60 - Rencana Yang Berantakan
61 Cha 61 - Rahasia Kekuatan Ghuo Lan
62 Cha 62 - Kemunculan Sang Pahlawan
63 Cha 63 - Bantuan Desa Tetangga
64 Cha 64 - Gabungan Kekuatan
65 Cha 65 - Akhir Hidup Yang Mengerikan
66 Cha 66 - Kemenangan Yang Pahit
67 Cha 67 - Tangisan Lin Ling
68 Cha 68 - Rencana Selanjutnya
69 Cha 69 - Gagak Putih (Bai Wuya)
70 Cha 70 - Bantuan Para Siluman
71 Cha 71 - Mimpi Yang Sama
72 Cha 72 - Pendekar Teratai Putih
73 Cha 73 - Keajaiban Satu Malam
74 Cha 74 - Manusia Tujuh Karakter
75 Cha 75 - Rencana Lima Siluman Pelindung Desa
76 Cha 76 - Pemanasan Lin Ling
77 Cha 77 - Raksasa Mata Merah
78 Cha 78 - Disaat Chi Wei Cemburu
79 Cha 79 - Kecerdikan Ghuo Kun
80 Cha 80 - Penyamaran Yang Terbongkar
81 Cha 81 - Membebaskan Para Tahanan
82 Cha 82 - Sosok Sang Pahlawan
83 Cha 83 - Balas Budi
84 Cha 84 - Kekuatan Perisai Pertahanan Kota Embun
85 Cha 85 - Sisi Lain Seorang Pendekar
86 Cha 86 - Berburu Harta
87 Cha 87 - Siluman Penjaga Kota Embun
88 Cha 88 - Jendral King Cheng
89 Cha 89 - Kabar Bahagia
90 Cha 90 - Rindu Berat
91 Cha 91 - Jenderal Besar Guan Bin
92 Cha 92 - Siluman Lebah Hitam
93 Cha 93 - Hari Yang Berbahagia
94 Cha 94 - Rencana Selanjutnya
95 Cha 95 - Chi Wei Yang Perkasa
96 Cha 96 - Meninggalkan Kota Embun
97 Cha 97 - Petualangan Pertama
98 Cha 98 - Lin Ling Yang Sangat Menggoda
99 Cha 99 - Siluman Buaya
100 Cha 100 - Siluman Buaya 2
101 Pengumuman Penting
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Cha 1 - Desa Teratai Putih
2
Cha 2 - Hutan Timur
3
Cha 3 - Chi Wei Menghilang
4
Cha 4 - Berita Yang Menggemparkan
5
Cha 5 - Menerima Kehilangan
6
Cha 6 - Alam Roh
7
Cha 7 - Mulai Berlatih
8
Cha 8 - Tiga Jiwa Yang Menyatu
9
Cha 9 - Latihan Bertarung
10
Cha 10 - Hakikat Sebuah Pertarungan
11
Cha 11 - Lin Ling (Sebuah Gambaran Masa Depan)
12
Cha 12 - Kenyataan Pahit
13
Cha 13 - Warisan Senjata Pusaka
14
Cha - 14 Kembali
15
Cha 15 - Pertemuan
16
Cha 16 - Pertemuan 2
17
Cha 17 - Pertemuan 3
18
Cha 18 - Kehadiran Sosok Pahlawan
19
Cha 19 - Titik Awal Sebuah Perubahan
20
Cha 20 - Pendekar Rambut Biru
21
Cha 21 - Nama Yang Semakin Terkenal
22
Cha 22 - Pendekar Cambuk Api
23
Cha 23 - Berlatih Di Air Terjun
24
Cha 24 - Aura Seorang Pendekar
25
Cha 25 - Penjelasan Lung Huo
26
Cha 26 - Kebangkitan Desa Teratai Putih
27
Cha 27 - Sekte Teratai Putih
28
Cha 28 - Membuat Pusaka Cincin Dimensi
29
Cha 29 - Siluman Kalajengking 1
30
Cha 30 - Siluman Kalajengking 2
31
Cha 31 - Kehidupan Yang Dirindukan
32
Cha 32 - Rahasia Seorang Gadis
33
Cha 33 - Ritual 1
34
Cha 34 - Ritual 2
35
Cha 35 - Kesedihan Penduduk Desa Teratai Putih
36
Cha 36 - Tetua Agung
37
Cha 37 - Kegaduhan di Ruang Pertemuan
38
Cha 38 - Usaha yang Gagal
39
Cha 39 - Sebuah Rencana Besar
40
Cha 40 - Pertarungan Tak Seimbang
41
Cha 41 - Hukuman Untuk Seorang Penghianat
42
Cha 42 - Masalah Baru
43
Cha 43 - Informasi Penting
44
Cha 44 - Persiapan Perang
45
Cha 45 - Sahabat Lama
46
Cha 46 - Kehebatan Wajan Pusaka
47
Cha 47 - Menjemput Sang Dewi
48
Cha 48 - Dewi Surga
49
Cha 49 - Kecantikan Yang Menggemparkan
50
Cha 50 - Dewi Yang Kelaparan
51
Cha 51 - Curahan Hati Lung Huo
52
Cha 52 - Keputusan Lin Ling
53
Cha 53 - Sosok Gadis Yang Ditunggu
54
Cha 54 - Malam Yang Mendebarkan
55
Cha 55 - Pelukan Pertama
56
Cha 56 - Dewi Teratai
57
Cha 57 - Gagak Hitam Yang Malang
58
Cha 58 - Perubahan Rencana
59
Cha 59 - Malam Ke Tiga
60
Cha 60 - Rencana Yang Berantakan
61
Cha 61 - Rahasia Kekuatan Ghuo Lan
62
Cha 62 - Kemunculan Sang Pahlawan
63
Cha 63 - Bantuan Desa Tetangga
64
Cha 64 - Gabungan Kekuatan
65
Cha 65 - Akhir Hidup Yang Mengerikan
66
Cha 66 - Kemenangan Yang Pahit
67
Cha 67 - Tangisan Lin Ling
68
Cha 68 - Rencana Selanjutnya
69
Cha 69 - Gagak Putih (Bai Wuya)
70
Cha 70 - Bantuan Para Siluman
71
Cha 71 - Mimpi Yang Sama
72
Cha 72 - Pendekar Teratai Putih
73
Cha 73 - Keajaiban Satu Malam
74
Cha 74 - Manusia Tujuh Karakter
75
Cha 75 - Rencana Lima Siluman Pelindung Desa
76
Cha 76 - Pemanasan Lin Ling
77
Cha 77 - Raksasa Mata Merah
78
Cha 78 - Disaat Chi Wei Cemburu
79
Cha 79 - Kecerdikan Ghuo Kun
80
Cha 80 - Penyamaran Yang Terbongkar
81
Cha 81 - Membebaskan Para Tahanan
82
Cha 82 - Sosok Sang Pahlawan
83
Cha 83 - Balas Budi
84
Cha 84 - Kekuatan Perisai Pertahanan Kota Embun
85
Cha 85 - Sisi Lain Seorang Pendekar
86
Cha 86 - Berburu Harta
87
Cha 87 - Siluman Penjaga Kota Embun
88
Cha 88 - Jendral King Cheng
89
Cha 89 - Kabar Bahagia
90
Cha 90 - Rindu Berat
91
Cha 91 - Jenderal Besar Guan Bin
92
Cha 92 - Siluman Lebah Hitam
93
Cha 93 - Hari Yang Berbahagia
94
Cha 94 - Rencana Selanjutnya
95
Cha 95 - Chi Wei Yang Perkasa
96
Cha 96 - Meninggalkan Kota Embun
97
Cha 97 - Petualangan Pertama
98
Cha 98 - Lin Ling Yang Sangat Menggoda
99
Cha 99 - Siluman Buaya
100
Cha 100 - Siluman Buaya 2
101
Pengumuman Penting

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!