Waktu persiapan untuk datang ke pesta anniversary Raven Group membutuhkan waktu yang cukup banyak. Setelah pulang sekolah, Liyuna langsung dibawa untuk di make up.
"Nona, silahkan ganti baju anda diruang ganti."
Salah seorang staff yang bekerja di studio milik Sara mempersilahkan Liyuna untuk mengganti pakaiannya diruang ganti.
Biasanya studio Sara, 'Neolism' memiliki banyak pengunjung karena menyediakan jasa stylist terbaik dan gaun-gaun yang di desain oleh Sara termasuk jajaran gaun berkualitas dan terkenal. Namun untuk hari ini, studio ditutup karena harus mengurusi Liyuna untuk bersiap-siap ke pesta.
Studio tempat pembuatan desain dan produksi baju untuk fashion show letaknya cukup dekat dari studio Neolism ini. Karena apa yang dikerjakan Sara di studio itu rahasia karena untuk dipamerkan, jadi tidak bisa digabung dengan studio yang ini. Karena pemisahan itulah, hasil karya Sara tidak pernah bocor sebelum hari dipamerkan.
Liyuna memakai sebuah gaun mermaid berwarna biru muda panjang dengan motif berwarna emas, lalu di lehernya ada tali yang panjang terbuat dari sifon panjang mengikat lehernya seprti kalung. Liyuna terlihat sangat elegan memakai gaun tersebut, apalagi sepatu yang ia pakai terbuat dari butiran berlian membuatnya berkilau ketika terkena lampu. Rambutnya ditata keatas, dijepit dengan jepitan yang menyerupai daun berwarna emas dipadu dengan anting safir.
Jika diperhatikan, Liyuna terlihat seperti dewi Yunani, cantik, elegan, dan mempesona. Walau masih kecil, kecantikan Liyuna diakui oleh banyak orang. Gen ibu dan ayahnya memang melekat erat pada Liyuna.
Setelah itu, Liyuna mulai di make up oleh salah seorang make up artist yang bekerja untuk Sara, membuat Liyuna semakin bersinar.
Setelah semua persiapan usai, Liyuna dituntun masuk ke limousine yang di dalamnya sudah ada Sara dan juga Karl.
"Sayang, kamu terlihat cantik sekali." puji Sara sambil memegang wajah Liyuna.
Mendengar hal itu, Liyuna tersenyum bahagia.
"Mama juga cantik sekali malam ini."
"Hanya malam ini?"
"Tentu saja tidak, mama setiap hari juga cantik. Papa juga tampan sekali."
"Terima kasih, putriku. Nanti jika kamu merasa lelah, langsung bilang ke papa, ya."
Karl mencium kening Liyuna dan mengusap kepalanya pelan agar tidak merusak rambutnya yang sudah ditata. Mendengar apa yang Karl ucapkan, Liyuna merasa sangat berterima kasih karena Karl sudah memperhatikan perasaan dan keadaannya.
Mobil mulai berjalan perlahan, menembus kilauan lampu malam yang terlihat berkelip seperti berlian di malam hari.
Ini adalah pesta pertama yang dihadirinya sebelum mengambil alih tubuh Liyuna. Namun entah mengapa dia tidak merasa canggung, semua terasa natural layaknya hal yang sudah biasa ia lakukan. Tapi itu tidak mungkin bukan, dia dulu hanyalah gadis biasa yang bahkan tidak bisa membedakan mana barang mahal dan man barang murah.
Sesampainya di kediaman Ravenray, seorang pelayan laki-laki membukakan pintu mobil Liyuna, dia memakai pakaian rapi berwarna hitam dan putih. Melihat keluarga Castris sudah datang, banyak sekali media yang mengarahkan kamera mereka kearah Liyuna.
"Big news! Nona Castris menghadiri pesta!"
"Bukankah sebelumnya beliau tidak pernah hadir karena kondisi tubuhnya yang lemah?"
"Tuan muda Ravenray dan Nona Castris seumuran, apa jangan-jangan kedua keluarga ini..."
"Berusaha mengikat hubungan dengan pernikahan?!"
Melihat kehadiran Liyuna, banyak sekali awak media yang terkejut sekaligus bertanya-tanya terhadap kemungkinan yang terjadi. Jika benar Ravenray dan Castris berniat untuk mengikat hubungan dengan pernikahan, ini akan menjadi berita besar dalam beberapa tahun terakhir. Dua keluarga dengan kekuasaan tertinggi saling bekerjasama bukanlah berita kecil, mungkin saja jika ini terjadi ekonomi Negara akan semakin naik. Sekuat itulah kedua keluarga tersebut. Bahkan, Negara saja tidak bisa tinggal diam karena pengaruh mereka yang sangat kuat.
Sara mengapit lengan kanan Karl, sedangkan Liyuna memegang tangan kiri Karl. Mereka bertiga berjalan menuju staff yang berjaga di depan pintu untuk memastikan bahwa mereka adalah tamu undangan. Jika dilihat dari jauh, mereka bertiga terlihat seperti keluarga yang sangat bahagia dan tentu saja itu memang kebenarannya. Siapa yang tidak tahu bahwa Liyuna adalah putri kesayangan di keluarga Castris.
Setelah memasuki ruang utama, Karl dan Sara disambut hangat oleh Tuan dan Nyonya Ravenray.
"Terima kasih sudah menerima undangan kami." Ucap kepala keluarga Ravenray, Eldo.
Rambutnya berwarna hitam dan ditata rapi kebelakang, matanya abu-abu mirip sekali dengan Allen. Dilihat dari manapun, dia pasti ayah Allen. Di samping Eldo ada seorang wanita yang seumuran dengannya, ia juga memiliki rambut berwarna hitam namun matanya berwarna navy, seperti mata milik Zion.
"Nona Yuna, kami minta maaf atas insiden yang disebabkan oleh putra kami beberapa bulan yang lalu." Ibu Zion, Almera menatap Liyuna dengan sangat menyesal, begitu juga dengan Eldo.
Mereka sebagai orang tua Allen belum sempat meminta maaf secara langsung karena terlalu sibuk hingga mustahil mereka bisa bertemu, jadi mereka mengirim Zion sebagai perwakilan sebelumnya. Namun karena hari ini mereka bertemu, mereka ingin meminta maaf secara langsung.
Mengetahui niat baik Almera dan Eldo, Liyuna tidak punya pilihan lain selain memaafkan mereka. Apalagi, Liyuna memang tidak ada niat untuk memperpanjang masalah. Semakin cepat masalah ini selesai semakin jauh pula ia dari target.
"Tuan dan Nyonya Ravenray tidak perlu meminta maaf, saya selalu menganggap insiden kemarin hanyalah kecelakaan saja."
Setalah mendengar jawaban dari Liyuna, Almera dan Eldo bisa bernapas dengan lega. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi jika Liyuna tidak bermurah hati dan berniat untuk menyelesaikan insiden kemarin hingga tuntas. Untung saja, Liyuna tidak seperti rumor yang beredar dan ternyata memiliki hati yang baik.
"Karena putri kami memutuskan seperti itu, kami juga akan menganggapnya sebagai kecelakaan saja. Jadi tidak perlu meminta maaf yang berlebihan." Ucap Sara mengkonfirmasi bahwa insiden kemarin hanya akan dianggap kecelakaan saja.
"Benar, kalian sudah meminta maaf ketika kejadian berlangsung, jadi tidak perlu terlalu memusingkannya." Karl yang dulu begitu marah karena Liyuna terluka, saat ini menjadi orang yang murah hati. Itu semua karena putri kesayangannya tidak terlalu mendendam dan dia tidak ingin Allen sebagai teman sekelasnya kenapa-napa hanya karena ketidaksengajaan. Tentu saja itu hanya akal-akalan Liyuna agar dia bisa lepas hubungan dengan Allen.
Pandangan Liyuna menyusuri setiap sudut ballroom tempat diadakannya standing party. Dia berusaha mencari keberadaan Yvette yang kemarin mengajaknya datang kemari. Lagipula Liyuna setuju untuk datang meghadiri pesta ini juga karena Yvette.
Setelah menemukan apa yang dia cari, Liyuna langsung undur diri dan pergi menghampiri Yvette yang sedang berdiri di pojokan bersama dengan anak laki-laki.
"Yvette!" Liyuna memanggil Yvette dan berjalan menghampirinya.
"Yuna! Maaf aku tidak sadar bahwa kau sudah datang." Ucapnya meminta maaf.
"Tidak apa-apa." Balas Liyuna yang tidak terlalu memikirkan masalah sepele seperti itu.
"Allen, cepat sapa Yuna!"
Melihat Allen yang hanya diam saja ketika Liyuna datang, Yvette menjadi sedikit kesal dan menyuruhnya menyapa Liyuna. Jika kita membicarakan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, seharusnya Yvette tidak boleh menyuruh Allen seenaknya karena peringkat keluarga Yvette jauh dibawah Allen. Apalagi di pesta formal seperti ini kita harus memperhatikan segala ucapan san tindakan. Namun karena Allen bukan orang kaku yang mementingkan peringkat, dia tidak masalah jika ada orang yang tidak sopan dengannya.
"Selamat datang, aku tidak menyangka kau akan datang kemari." Allen menyapa Liyuna dengan nada sarkas.
Liyuna yang sadar bahwa anak laki-laki yang sedang bersama Yvette adalah Allen merasa sangat tidak beruntung. Dia tahu bahwa tidak mungkin menghindari Allen di pesta yang diadakan keluarganya, tapi tetap saja bertemu seperti ini rasanya cukup tidak menyenangkan.
TBC
[A/N : Thank you semua yang sudah baca sampai sini. Terima kasih like dan komennya❤️ siapa tahu disini ada warga wattp*ad, sekali lagi aku katakan AshidaAkane dan IvyLee adalah orang yang sama, okay👌🏻. Ditunggu kisah Liyuna selanjutnya, ya!]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
SyaSyi
mampir aku thor
bagus ceritanya
mampir juga di karyaku
kisah Aluna
My Kids My Hero
2021-10-02
2
shana 3108
lanjut lagi ya thor.
2021-07-29
3