Chapter 4 - Kepindahan Allen Yang Tiba-Tiba

Pagi ini seluruh siswa dikejutkan dengan berita mengenai pindahnya Allen. Kepala Sekolah mengumumkan bahwa mulai hari ini Allen akan pindah sekolah ke luar Negeri bersama dengan orang tuanya yang memiliki pekerjaan disana. Berita mengenai kepindahan Allen, membuat semua orang bertanya-tanya dan tentu saja banyak yang mengaitkan kepindahan Allen dengan insiden 2 minggu yang lalu. Banyak yang berspekulasi bahwa kepindahan Allen ada hubungannya denganku.

Tanpa sadar, aku menghela napas. Aku sedikit terkejut karena Kepala Sekolah mengumumkan kepindahan seorang murid. Bukankah seharusnya hal seperti ini tidak perlu diumumkan? Apalagi karena berita ini image Liyuna menjadi semakin jelek.

Semua orang juga tahu bahwa pengaruh Castris itu sangat luar biasa, jadi mereka berpikir tidak aneh jika Castris memaksa Ravenray untuk jauh-jauh dari Liyuna yang tidak sengaja dilukai putra mereka. Aku masih ragu untuk menyebutkan ketidak sengajaan, bisa saja bukan tidak sengaja tapi memang telah diatur oleh developer game. Lagi pula ini ada dunia game.

Bagi mereka, bukan hal aneh jika Castris berbuat seperti itu, namun kejadian ini membuat banyak orang semakin sadar bahwa tidak ada satu pun yang bisa menggoyahkan Castris. Bahkan Ravenray yang tak kalah dengan Castris pun memilih untuk mengalah agar hubungan mereka tidak rusak hanya karena insiden ini. Hal ini membuat banyak orang semakin takut dengan Liyuna. Mereka takut menyinggungnya dan dikeluarkan dari sekolah ini. Bagaimana pun juga reputasi sekolah ini cukup bagus dikalangan kelas atas.

Tapi sebenarnya itu semua hanya salah paham saja. Allen pindah sekolah bukan karena paksaan keluarga Castris, tetapi memang karena paksaan dari kedua orang tuanya yang tak ingin Allen berbuat seenaknya sendiri tanpa pengawasan. Tentu saja, orang lain tidak ada yang tahu mengenai alasan ini sehingga memiliki persepsi yang salah tentang Liyuna. Aku pun tahu hal ini karena Mama Sara memberitahuku.

Aku hanya bisa tertawa miris melihat orang-orang menjauh. Sepertinya Liyuna memang tidak bisa lepas dari image wanita jahatnya.

Meski begitu, Aku merasa lega karena Allen pindah sekolah. Itu artinya aku akan jauh dari target dan bisa menyusun rencana untuk bertahan hidup. Setidaknya aku tidak akan mati sebelum prolog. Itu yang aku pikirkan.

"Nona, tidak usah pikirkan pendapat orang lain. Aku tahu Allen pindah bukan karena Nona." ucap Yvette yang berusaha menyemangati ku.

Sebenarnya ada hal yang selalu membuatku penasaran. Kenapa Yvette mau mendekati Liyuna yang memiliki image buruk dan mengerikan disekolah. Dengan tatapan penasaran, aku menatap Yvette.

"Yvette, kenapa kau selalu menemaniku? Bukankah rumor tentangku tidak baik?" tanyaku langsung pada intinya.

Aku tidak ingin berbasa-basi dan ingin langsung menanyakannya karena aku benar-benar penasaran. Di game pun, sampai akhir Yvette selalu membela Liyuna. Bahkan di rute Allen, Yvette adalah satu-satunya orang yang menangisi kepergian Liyuna yang saat itu mati karena tertembak. Tentu saja, Liyuna mati tertembak menggantikan si heroine, Yuriel. Aku ingat dalam game, Yvette menangis tersedu-sedu dan menyalahkan Allen yang tidak bisa menjaga Liyuna.

Menurutku ini sedikit aneh karena Liyuna mati menggantikan Yuriel, tapi kenapa Yvette malah menyalahkan Allen, apa ini kesalahan developer game atau memang karena Yuriel itu heroine jadi halo nya terlalu kuat?

Mendengar pertanyaanku barusan, Yvette terdiam sebentar dan mentap lantai sejenak sebelum menatapku dengan tatapan yang begitu tulus.

Ah... hanya beberapa orang yang menatap Liyuna dengan tatapan tulus seperti ini. Papa Karl, Mama Sara, dan juga Yvette.

"Bagiku, Nona itu adalah penyelamat." ucap Yvette dengan tersenyum tulus.

Penyelamat? Apa Liyuna pernag menyelamatkannya? Aku tidak ingat. Aku datang ke dunia ini baru sebulanan, jadi aku tidak tahu apa yang Liyuna lakukan sebelum ini.

"Mungkin Nona tidak mengingatnya, tetapi setahun yang lalu, keluarga kami hampir bangkrut. Aku memiliki adik yang masih sangat kecil, dia sakit-sakitan dan kami hampir tidak bisa merawatnya dengan benar. Saat itu aku melihat Nona sedang berada disalah satu rumah sakit milik keluarga Nona dan aku dengan tidak tahu malu meminta Nona untuk menyelamatkan adikku. Saat ini aku tidak punya apapun, tapi Nona mau membantu kami sehingga adikku diberi pelayanan terbaik. Sejak saat itu, aku berjanji pada diriku sendiri agar selalu berada dipihak Nona,-"

Aku menatap Yvette, aku tidak pernah menyangka Liyuna pernah melakukan hal baik seperti itu.

"Setelah kejadian itu, keluarga Nona bersedia membantu keluarga kami dalam keterpurukan dan menjadikan Vlishta sebagai partner bisnis. Karena bantuan keluarga Nona, Vlistha sedikit demi sedikit bisa bangkit dari keterpurukan. Jadi, aku bisa seperti sekarang ini berkat Nona dan keluarga Nona. Selamanya, aku akan terus berterima kasih." lanjutnya dengan senyum lebar.

Melihat senyuman Yvette, membuatku berpikir. Liyuna sebenarnya bukan wanita jahat, aku pernah memiliki pemikiran seperti itu dikehidupan sebelumnya. Dia berubah menjadi jahat karena merasa Yuriel telah merebut semua kasih sayang dari ayahnya, Liyuna yang sejak awal ditakuti padahal tidak berbuat apapun menjadi sendirian karena kasih sayang ayahnya berpindah pada orang lain. Itulah penyebab utama Liyuna menjadi wanita jahat.

Jujur saja, aku tidak tahu apa yang terjadi dengan tubuhku di dunia asli. Apakah aku sudah mati atau ini hanyalah mimpi panjang saja. Namun, aku menganggap bahwa diriku yang asli sudah mati karena ini semua terasa nyata. Saat ini aku adalah Liyuna, seorang karakter yang ada dalam game yang pernah ku mainkan.

Aku masih tidak tahu ke depannya akan bagaimana, yang pasti untuk saat ini aku harus bertahan hidup setidaknya sampai prolog dimulai dan karena ini belum mencapai prolog, seharusnya aku bisa hidup sesuai keinginanku.

Dengan ini aku memutuskan untuk bertindak sesuka ku dan menjadi diriku sendiri sebelum prolog dimulai. Setelah itu, baru lah aku akan mengikuti alur cerita aslinya.

"Terima kasih telah berpikir seperti itu tentangku, Yvette." ucapku, ak tersenyum tulus pada Yvette.

Kasih sayang yang Yvette berikan untuk Liyuna tidaklah palsu, setidaknya aku tahu itu. Karena itulah, Yvette, aku juga akan memperlakukanku dengan tulus.

"Nona..." ucap Yvette lirih, aku dapat melihat matanya kini berlinang air mata.

Aku sedikit terkejut melihat hal ini dan secara spontan bertanya, "Kenapa kau menangis?"

"Saya tidak menangis," ucap Yvette sambil menyeka matanya dengan lengan seragamnya.

"Saya hanya sedikit terkejut, Nona terlihat sedikit berbeda dari biasanya."

"Apa maksudnya?"

"Tidak, hanya saja aura Nona sedikit berubah."

"Apaan itu."

Aura yang berubah ya.

Yah, aku tidak bisa mengubah hal itu. Lagipula yang sekarang ada dihadapanmu ini bukan Liyuna yang asli melainkan jiwa dari dunia lain. Jelas, sifat dan perilaku ku berbeda dari Liyuna asli. Karena sekarang Allen sudah tidak ada disini, aku rasa aku bisa menjadi sedikit bebas.

Mungkin ini adalah sebuah berkah. Hanya dua tahun, waktu untukku bisa bebas sebelum prolog dimulai.

Awalnya aku takut jika mati sebelum prolog karena bertemu dengan target sebelum waktunya. Namun sekarang aku menjadi sedikit tenang karena Allen tidak ada disekitar ku lagi.

Dua tahun lagi adalah waktu prolog dimulai dan 4 tahun kemudian aku akan bertunangan dengan Allen jika ini adalah rute Allen. Tapi jika ini rute yang lain, aku tidak akan bertunangan dengan Allen di umur 12 tahun tetapi bertunangan dengan kakak Allen di umur 17 tahun.

Ah, apa aku sudah memberitahu kalian? Kakak Allen juga seorang target, Altzion Ravenray. Player memanggilnya Zion si tangan besi. 11 tahun dari sekarang, Zion akan menjadi presdir muda Raven Group dan memiliki julukan tangan besi dikalangan para fans.

Tapi aku tidak perlu memikirkan hal itu sekarang, karena aku harus bersiap untuk prolog. Waktu pun berlalu dengan cepat, waktu yang telah dinantikan akhirnya tiba. Pertemuan pertama antara wanita jahat dan pemeran utama.

Dua tahun kemudian ...

TBC

Terpopuler

Comments

ennita

ennita

mampir Thor...salam dari''Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda",di tunggu feedback nya ya ... terimakasih

2021-09-05

1

senja

senja

kayaknya ni, dia bakal sm si Allen, padahal pengenku ma Zion, wkwk

2021-08-21

7

JW🦅MA

JW🦅MA

Situasi dan kondisi

2021-08-08

1

lihat semua
Episodes
1 Prologue
2 Chapter 1 - Aku Mengambil Alih Tubuh Liyuna?!
3 Chapter 2 - Masih Hidup
4 Chapter 3- Si Menyebalkan Allen!
5 Chapter 4 - Kepindahan Allen Yang Tiba-Tiba
6 Chapter 5 - Munculnya Karakter Baru?!
7 Chapter 6 - Orang-Orang Bersetelan Hitam
8 Chapter 7 - Lucas Obelian si Ekstra
9 Chapter 8 - Mata Monster Beracun
10 Chapter 9 - Kesan Yang Membaik
11 Chapter 10 - Pesta I
12 Chapter 11 - Pesta II
13 Chapter 12 - Pesta III
14 Chapter 13 - Musim Semi Pertama
15 Chapter 14 - Havelian Park
16 Chapter 15 - Keputusan Lucas
17 Chapter 16 - Pulang ke Rusia
18 Chapter 17 - Obelian's Circle
19 Chapter 18 - Insiden Pengeboman
20 Chapter 19 - Allen dan Victor
21 Chapter 20 - Yuda Harvenhelt
22 Chapter 21 - Liburan Musim Panas I
23 Chapter 22 - Liburan Musim Panas II
24 Chapter 23 - Kalung Kupu-Kupu
25 Chapter 24 - Pulang
26 Chapter 25 - Sleepover
27 Chapter 26 - Perasaan
28 Chapter 27 - Eksplor
29 Chapter 28 - Penghuni Rumah Matahari
30 Chapter 29 - Berita Kematian
31 Chapter 30 - Topeng Yuda
32 Chapter 31 - Menulis Ingatan
33 Spesial Q&A
34 Chapter 32 - Kedatangan Yuriel I
35 Chapter 33 - Kedatangan Yuriel II
36 Chapter 34 - Ikatan & Kepercayaan
37 Chapter 35 - Orang Itu Adalah?
38 Chapter 36 - Hidden Target
39 Chapter 37 - Hajun
40 Chapter 38 - Yuriel di Sekolah I
41 Chapter 39 - Yuriel di Sekolah II
42 Chapter 40 - Yuriel di Sekolah III
43 Chapter 41 - Mimpi
44 Chapter 42 - Menyembunyikan Sesuatu
45 Chapter 43 - Keadaan
46 Chapter 44 - Altzion Ravenray
47 Chapter 45 - Ravenray
48 Chapter 46 - Wanita dalam Lukisan
49 Chapter 47 - Luka yang Dimilikinya
50 Chapter 48 - Masa Lalu Yuda
51 Chapter 49 - Persiapan
52 Chapter 50 - Pemeran Utama
53 Chapter 51 - Kegembiraan dan Keceriaan
54 Chapter 52 - Sebuah Janji
55 Chapter 53 - Kembali
56 Chapter 54 - Musim Semi Keenam
57 Chapter 55 - Tempat Persembunyian
58 Chapter 56 - Konfrontasi
59 Chapter 57 - Mimpi yang Terlihat Nyata
60 Chapter 58 - Ketua OSIS
61 Chapter 59 - Mirror of the World
62 Chapter 60 - Munculnya Tokoh Berbahaya
63 Chapter 61 - Liyuna Asli!
64 Chapter 62 - Perkumpulan
65 Chapter 63 - Hari Pertama
66 Chapter 64 - Seperti Biasa
67 Chapter 65 - Menjadi Anggota Resmi
68 Chapter 66 - Perasaan Yuriel
69 Chapter 67 - Emosi yang Tidak Stabil
70 Chapter 68 - Liburan Bersama Allen
71 Chapter 69 - Pembunuh Bayaran
72 Chapter 70 - Liyuna dalam Bahaya
73 Chapter 71 - Menyelamatkan Diri
74 Chapter 72 - Kembali ke Vila
75 Chapter 73 - Bala Bantuan Datang!
76 Chapter 74 - Recovery
77 Chapter 75 - Malam Natal Berdarah
78 Chapter 76 - Berita Duka
79 Chapter 77 - Penyelidikan
80 Chapter 78 - Almera Menemukan Kebenaran
81 Chapter 79 - Pemakaman
82 Chapter 80 - Ketakutan Melanda
83 Chapter 81 - Belum Waktunya
84 Chapter 82 - Musim Semi Kesepuluh
85 Chapter 83 - Kembalinya Lucas
86 Chapter 84 - Lama Tidak Bertemu
87 Chapter 85 - Reuni
88 Chapter 86 - Ilusi atau Ingatan?
89 Chapter 87 - Bertemu Dengannya
90 Chapter 88 - Mimpi Atau Premonisi?
91 Chapter 89 - Kesan Pertama (Allen's POV)
92 Chapter 90 - Pesta Anniversary
93 Chapter 91 - Terima Kasih Tehnya
94 Chapter 92 - Allen dan Zion
95 Chapter 93 - Pentas Seni
96 Chapter 94 - The Romancers
97 Chapter 95 - Backstage
98 Chapter 96 - Insiden Besar Terjadi
99 Chapter 97 - Cerberus
100 Chapter 98 - Kebenaran yang Disembunyikan
101 Chapter 99 - Wanita yang Selalu Menghantui
102 Chapter 100 - Alasan (Zion's POV)
103 Chapter 101 - Aku yang Berasal Dari Dunia Lain
104 Chapter 102 - Januari
105 103 - Lucas dan Hajun
106 Chapter 104 - Istirahat Sejenak
107 Chapter 105 - General Manager
108 Chapter 106 - Hasil Dari Sebuah Pilihan
109 Chapter 107 - Insiden Frozen December
110 Chapter 108 - Tekad yang Bulat
111 109 - Awal Mulai Dari Time Loop (Allen's POV)
112 Chapter 110 - Kedatangan Victor
113 Chapter 111 - Akhir Dari Ravenray
114 Chapter 112 - Pemindahan Kekuasaan
115 Chapter 113 - Awal Dari Sebuah Cerita (Yuriel's POV)
116 Chapter 114 - Allen dan Yuriel
117 Chapter 115 - Mulai Bergerak
118 Chapter 116 - Panti Asuhan Astraea
119 Chapter 117 - Noel dan Panti Astraea
120 Chapter 118 - Tidak Kondusif
121 Chapter 119 - Bertemu Lucas
122 Chapter 120 - Tamu Tak Diundang
123 Chapter 121 - Sesuatu Terjadi Pada Lucas
124 Chapter 122 - Kita Harus Membantu Lucas
125 Chapter 123 - Menyelinap Ke Obelian's Circle
126 Chapter 124 - Pergi ke Rusia
127 Chapter 125 - Menyusun Rencana
128 Chapter 126 - Persiapan
129 Chapter 127 - Keributan
130 Chapter 128 - Irina
131 Chapter 129 - Basement
132 Chapter 130 - Ketahuan?!
133 Chapter 131 - Kakak Lucas
134 Chapter 132 - Meninggalkan Obelian's Circle
135 Chapter 133 - Kembali Elisien
136 Chapter 134 - Daun Mulai Berguguran
137 Chapter 135 - Diintai
138 Chapter 136 - Kecelakaan
139 Chapter 137 - Red Diamond
140 Chapter 138 - Pencarian
141 Chapter 139 - Kalung Kupu-Kupu II
142 Chapter 140 - Tersadar
143 Chapter 141 - Dia adalah Pamanku?
144 Chapter 142 - Gudang Penyimpanan
145 Chapter 143 - Barang Lelang
146 Chapter 144 - Identitas Pemimpin Cerberus
147 Chapter 145 - Barang Terakhir
148 Chapter 146 - Harrioth Aerian Castris
149 Chapter 147 - Pasukan Penyelamat
150 Chapter 148 - Meninggalkan Red Diamond
151 Chapter 149 - Liyuna
152 Chapter 150 - Perubahan
153 Chapter 151 - Kebenaran
154 Chapter 152 - Keluarga Castris
155 Chapter 153 - Keluarga Castris (2)
156 Chapter 154 - Keluarga Castris (3)
157 Chapter 155 – Karl dan Harry
158 Chapter 156 - Karl dan Harry (2)
159 Chapter 157 – Karl dan Harry (3)
160 Chapter 158 – Retakan
161 Chapter 159 – Retakan (2)
162 Chapter 160 - Pamanmu, Harrioth
Episodes

Updated 162 Episodes

1
Prologue
2
Chapter 1 - Aku Mengambil Alih Tubuh Liyuna?!
3
Chapter 2 - Masih Hidup
4
Chapter 3- Si Menyebalkan Allen!
5
Chapter 4 - Kepindahan Allen Yang Tiba-Tiba
6
Chapter 5 - Munculnya Karakter Baru?!
7
Chapter 6 - Orang-Orang Bersetelan Hitam
8
Chapter 7 - Lucas Obelian si Ekstra
9
Chapter 8 - Mata Monster Beracun
10
Chapter 9 - Kesan Yang Membaik
11
Chapter 10 - Pesta I
12
Chapter 11 - Pesta II
13
Chapter 12 - Pesta III
14
Chapter 13 - Musim Semi Pertama
15
Chapter 14 - Havelian Park
16
Chapter 15 - Keputusan Lucas
17
Chapter 16 - Pulang ke Rusia
18
Chapter 17 - Obelian's Circle
19
Chapter 18 - Insiden Pengeboman
20
Chapter 19 - Allen dan Victor
21
Chapter 20 - Yuda Harvenhelt
22
Chapter 21 - Liburan Musim Panas I
23
Chapter 22 - Liburan Musim Panas II
24
Chapter 23 - Kalung Kupu-Kupu
25
Chapter 24 - Pulang
26
Chapter 25 - Sleepover
27
Chapter 26 - Perasaan
28
Chapter 27 - Eksplor
29
Chapter 28 - Penghuni Rumah Matahari
30
Chapter 29 - Berita Kematian
31
Chapter 30 - Topeng Yuda
32
Chapter 31 - Menulis Ingatan
33
Spesial Q&A
34
Chapter 32 - Kedatangan Yuriel I
35
Chapter 33 - Kedatangan Yuriel II
36
Chapter 34 - Ikatan & Kepercayaan
37
Chapter 35 - Orang Itu Adalah?
38
Chapter 36 - Hidden Target
39
Chapter 37 - Hajun
40
Chapter 38 - Yuriel di Sekolah I
41
Chapter 39 - Yuriel di Sekolah II
42
Chapter 40 - Yuriel di Sekolah III
43
Chapter 41 - Mimpi
44
Chapter 42 - Menyembunyikan Sesuatu
45
Chapter 43 - Keadaan
46
Chapter 44 - Altzion Ravenray
47
Chapter 45 - Ravenray
48
Chapter 46 - Wanita dalam Lukisan
49
Chapter 47 - Luka yang Dimilikinya
50
Chapter 48 - Masa Lalu Yuda
51
Chapter 49 - Persiapan
52
Chapter 50 - Pemeran Utama
53
Chapter 51 - Kegembiraan dan Keceriaan
54
Chapter 52 - Sebuah Janji
55
Chapter 53 - Kembali
56
Chapter 54 - Musim Semi Keenam
57
Chapter 55 - Tempat Persembunyian
58
Chapter 56 - Konfrontasi
59
Chapter 57 - Mimpi yang Terlihat Nyata
60
Chapter 58 - Ketua OSIS
61
Chapter 59 - Mirror of the World
62
Chapter 60 - Munculnya Tokoh Berbahaya
63
Chapter 61 - Liyuna Asli!
64
Chapter 62 - Perkumpulan
65
Chapter 63 - Hari Pertama
66
Chapter 64 - Seperti Biasa
67
Chapter 65 - Menjadi Anggota Resmi
68
Chapter 66 - Perasaan Yuriel
69
Chapter 67 - Emosi yang Tidak Stabil
70
Chapter 68 - Liburan Bersama Allen
71
Chapter 69 - Pembunuh Bayaran
72
Chapter 70 - Liyuna dalam Bahaya
73
Chapter 71 - Menyelamatkan Diri
74
Chapter 72 - Kembali ke Vila
75
Chapter 73 - Bala Bantuan Datang!
76
Chapter 74 - Recovery
77
Chapter 75 - Malam Natal Berdarah
78
Chapter 76 - Berita Duka
79
Chapter 77 - Penyelidikan
80
Chapter 78 - Almera Menemukan Kebenaran
81
Chapter 79 - Pemakaman
82
Chapter 80 - Ketakutan Melanda
83
Chapter 81 - Belum Waktunya
84
Chapter 82 - Musim Semi Kesepuluh
85
Chapter 83 - Kembalinya Lucas
86
Chapter 84 - Lama Tidak Bertemu
87
Chapter 85 - Reuni
88
Chapter 86 - Ilusi atau Ingatan?
89
Chapter 87 - Bertemu Dengannya
90
Chapter 88 - Mimpi Atau Premonisi?
91
Chapter 89 - Kesan Pertama (Allen's POV)
92
Chapter 90 - Pesta Anniversary
93
Chapter 91 - Terima Kasih Tehnya
94
Chapter 92 - Allen dan Zion
95
Chapter 93 - Pentas Seni
96
Chapter 94 - The Romancers
97
Chapter 95 - Backstage
98
Chapter 96 - Insiden Besar Terjadi
99
Chapter 97 - Cerberus
100
Chapter 98 - Kebenaran yang Disembunyikan
101
Chapter 99 - Wanita yang Selalu Menghantui
102
Chapter 100 - Alasan (Zion's POV)
103
Chapter 101 - Aku yang Berasal Dari Dunia Lain
104
Chapter 102 - Januari
105
103 - Lucas dan Hajun
106
Chapter 104 - Istirahat Sejenak
107
Chapter 105 - General Manager
108
Chapter 106 - Hasil Dari Sebuah Pilihan
109
Chapter 107 - Insiden Frozen December
110
Chapter 108 - Tekad yang Bulat
111
109 - Awal Mulai Dari Time Loop (Allen's POV)
112
Chapter 110 - Kedatangan Victor
113
Chapter 111 - Akhir Dari Ravenray
114
Chapter 112 - Pemindahan Kekuasaan
115
Chapter 113 - Awal Dari Sebuah Cerita (Yuriel's POV)
116
Chapter 114 - Allen dan Yuriel
117
Chapter 115 - Mulai Bergerak
118
Chapter 116 - Panti Asuhan Astraea
119
Chapter 117 - Noel dan Panti Astraea
120
Chapter 118 - Tidak Kondusif
121
Chapter 119 - Bertemu Lucas
122
Chapter 120 - Tamu Tak Diundang
123
Chapter 121 - Sesuatu Terjadi Pada Lucas
124
Chapter 122 - Kita Harus Membantu Lucas
125
Chapter 123 - Menyelinap Ke Obelian's Circle
126
Chapter 124 - Pergi ke Rusia
127
Chapter 125 - Menyusun Rencana
128
Chapter 126 - Persiapan
129
Chapter 127 - Keributan
130
Chapter 128 - Irina
131
Chapter 129 - Basement
132
Chapter 130 - Ketahuan?!
133
Chapter 131 - Kakak Lucas
134
Chapter 132 - Meninggalkan Obelian's Circle
135
Chapter 133 - Kembali Elisien
136
Chapter 134 - Daun Mulai Berguguran
137
Chapter 135 - Diintai
138
Chapter 136 - Kecelakaan
139
Chapter 137 - Red Diamond
140
Chapter 138 - Pencarian
141
Chapter 139 - Kalung Kupu-Kupu II
142
Chapter 140 - Tersadar
143
Chapter 141 - Dia adalah Pamanku?
144
Chapter 142 - Gudang Penyimpanan
145
Chapter 143 - Barang Lelang
146
Chapter 144 - Identitas Pemimpin Cerberus
147
Chapter 145 - Barang Terakhir
148
Chapter 146 - Harrioth Aerian Castris
149
Chapter 147 - Pasukan Penyelamat
150
Chapter 148 - Meninggalkan Red Diamond
151
Chapter 149 - Liyuna
152
Chapter 150 - Perubahan
153
Chapter 151 - Kebenaran
154
Chapter 152 - Keluarga Castris
155
Chapter 153 - Keluarga Castris (2)
156
Chapter 154 - Keluarga Castris (3)
157
Chapter 155 – Karl dan Harry
158
Chapter 156 - Karl dan Harry (2)
159
Chapter 157 – Karl dan Harry (3)
160
Chapter 158 – Retakan
161
Chapter 159 – Retakan (2)
162
Chapter 160 - Pamanmu, Harrioth

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!