NovelToon NovelToon
Tentang Jenn

Tentang Jenn

Status: tamat
Genre:Romantis / Single Mom / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 5
Nama Author: Nona Fi

Jangan menilai seseorang hanya karena masa lalunya. Setiap orang pasti mempunyai masa lalu yang buruk.
Semua orang pasti pernah berbuat salah, hanya letak kesalahannya saja yang berbeda, dan berbeda juga cara orang menanggapinya.

Jenny adalah seorang model cantik yang sudah go Internasional. Kehadiran nyawa baru dalam rahimnya membuat Jenny memilih mundur dari pekerjaannya saat
ini.

Hamil dari seorang pria yang sama sekali tidak dicintainya ditambah lagi pria tersebut sangat membencinya, membuat Jenny yakin akan keputusannya untuk memulai kehidupan baru bersama calon Anaknya.


Bagaimana kelanjutan perjalanan hidup Jenny?

Baca kelanjutan kisahnya dengan masukan cerita ini dalam rak buku kalian atau tekan favorit. Like, komen, vote dan masukan dari kalian juga diperlukan agar kisah ini semakin menarik. Terima kasih.🙏🤗

Follow Ig: NonaFi0609

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Semua orang terdekat yang ada di pondok terutama Kiki dan mmi Nurul begitu terpukul atas kepergian Jenny. Ummi Nurul hanya mampu menatap tanpa membaca surat yang di tinggalkan oleh Jenny. Ummi seolah sudah mengerti apa arti dari surat tersebut.

Ustadzah Mariam mengambil surat dari Jenny lalu membacanya dengan suara sedikit kencang agar semua dapat mendengarnya.

Assalamualaikum...

Untuk semuanya tolong jangan bersedih apa lagi menangis. Aku minta maaf karena pergi dengan cara seperti ini. Aku sangat yakin jika aku berpamitan kepada kalian, pastinya kalian tidak akan mengizinkannya. Benar kan Ummi?

Beberapa penggal kalimat membuat Ummi Nurul menjadi terisak menangis mendengarnya.

Ummi, Ustadzah dan semuanya. Mohon maaf yang sebesar besarnya karena kehadiranku membuat ketenangan pondok menjadi terusik. Aku juga mengucapkan banyak terima kasih untuk kalian semua yang sudah menerimaku dengan sangat baik selama ini.

Jangan sedih jika tidak ada yang suka menggoda ustadzahku yang cantik ya?

Ustadzah Mariam tersenyum dengan air mata menetes di wajahnya membaca kalimat yang ia sadari di tujukan Jenny untuknya.

Seperti kalian menyayangiku. Aku juga sangat menyayangi kalian semua. Ustadz, ustadzah, ummi dan semuanya. Terima kasih juga atas bimbingan kalian selama ini yang sudah sangat banyak mengajarkanku untuk menjadi muslim yang lebih baik lagi. Aku janji tidak akan pernah menyia-nyiakan ilmu yang sudah kalian berikan.

Aku mohon kepada kalian semua tolong jangan mengkhawatirkan aku apalagi mencariku. Percayalah aku pasti akan hidup dengan baik.

Seperti yang pernah seseorang katakan. 'Setiap kehidupan dimana pun kita berada Pasti akan selalu di pertemukan dengan orang orang baru dengan berbagai macam sifat dan sikap yang berbeda beda.' Jangan pikirkan yang buruknya, percayalah bahwa dimanapun aku berada, Allah juga pasti akan mempertemukan aku dengan orang-orang baik seperti kalian. Benarkan Ustadz?

"Benar Jen, benar sekali," Jawab Ustad Maulana yang sadar bahwa itu semua adalah ucapan yang pernah diucapkannya kepada Jenny.

Oh iya. Aku sampai lupa. Buat kamu seseorang yang aku tahu diam-diam menyukaiku. Dari sini Allah sudah menunjukkan bahwa kita belum atau tidak berjodoh. Aku doakan semoga kamu menemukan jodoh yang terbaik untukmu.

Ustadz Yusuf menjawab dalam hati nya. "Aku juga mendoakan yang terbaik untukmu, Jen. Semoga Allah selalu melindungi mu."

*Sekali lagi aku ucapkan terima kasih untuk semuanya, Aku menyayangi kalian semua. Jangan sedih dan jangan berfikir aku disini sendiri, aku disini tidak sendirian. Karena Allah, calon anakku, dan doa dari kalian semua selalu bersamaku.

Aku mempunyai sedikit rejeki, semoga bermanfaat untuk pondok pesantren ini. Tolong diterima!

Salam sayang dariku, Jenny.

Wassalamualaikum*....

"Masya Allah, Ini jumlah yang sangat banyak Ustadz!" ucap salah satu ustadzah yang membuka amplop lainnya yang ditinggalkan Jenny.

Kesedihan menyelimuti suasana Pondok saat ini. Semua merasa sangat kehilangan sosok cantik yang mereka sayang dan lindungi selama ini.

"Sudahlah. Apa kalian tidak dengar

apa kata Jenny dalam suratnya. Jenny minta agar kita tidak bersedih, suatu hari nanti dia pasti akan menghubungi kita. Sekarang lebih baik kita doakan semoga Jenny selalu di lindungi dan di mudahkan rezekinya serta selalu di berikan kebahagiaan," ucap Ustadz Maulana yang di jawab 'aamiin' oleh semua orang.

Setelah semua orang bubar, Kiki kembali masuk ke dalam kamar yang biasa ditempatinya bersama Jenny. Semua kenangan indah terekam di kepalanya saat ini.

Perlahan Kiki mulai membuka satu surat lagi yang di tujukan untuknya.

Assalamualaikum.... Sahabat terbaikku.

Kalimat pertama yang dibaca Kiki mampu membuatnya kembali menangis.

Jangan menangis Ki.

Ki, Kamu adalah sahabat sekaligus sudah seperti saudaraku, aku sungguh menyayangimu.

"Aku bahkan lebih menyayangi mu Jen." Jawab Kiki terisak menangis.

Maafkan aku karena kali ini tidak bisa membawamu untuk ikut bersamaku. Kehidupan di pondok jauh lebih baik dari pada bersamaku, Ki.

"Tidak Jen, aku lebih bahagia bisa bersama mu. Kamu salah," jawab Kiki lagi di sela isak tangisnya.

Terima kasih untuk waktu 7 tahun yang sudah kita lalui bersama dalam suka dan duka. Kamu termasuk ke dalam salah satu orang yang sangat aku sayangi di dunia ini, Ki. Aku disini akan hidup dengan baik dan aku mohon kamu juga hidup dengan baik.

*Ki, Apa kamu ingat dulu kamu pernah bilang. Jika suatu hari nanti kamu tidak bekerja lagi denganku, kamu ingin membuka usaha kuliner. Masakanmu sungguh enak, aku yakin jika kamu membuka usaha seperti yang kamu pernah bilang pasti usahamu bakal di minati banyak orang. Tolong terima pemberianku ya, jangan menolaknya.

Oh iya, Satu lagi. Hampir saja aku lupa, semoga kamu berjodoh dengan pangeran impianmu ustadz Yusuf, ya. Aku selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian semua.

Salam sayang, Jenny.

Wassalamualaikum*...

"Terima kasih Jen, terima kasih banyak. Aku juga selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga Allah segera mempertemukan kita kembali," ucap Jenny menatap cek yang di berikan Jenny untuknya.

1
Rohabiyah Biya
Luar biasa
Rahmawati
bagus bgt
Atmita Gajiwi
/Drool//Determined//Kiss//Rose//Rose//Rose//Rose/
Nuryati Yati
ceritanya 👍👍
Nuryati Yati
Terimakasih thor karyamu👍
Nuryati Yati
kasihan Maria mungkin tdk berjodoh dgn Reyhan
Nuryati Yati
baby girl otw
Nuryati Yati
ada apa dgn Reyhan mungkinkah ortunya tdk setuju krn perbedaan agama???
Nuryati Yati
😭😭😭
Nuryati Yati
kamu wanita kuat Jen semangat demi anakmu
Nuryati Yati
cuma nebak ni thor sebenarnya Niko org pertama yg merawanin Jenny
Nuryati Yati
bhis baca Naura cus ke cerita Jenny
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
Senja
yah kakeknya meninggal blm smpat melihat cucu ke 2 hadir
Senja
semangat meluluhkan jeny
Senja
Luar biasa
Dila Fillah
sangat bagus 👍👍👍👍
han04
kenapa Niko tidak kasih tau saja, kalo sbnrnya dia mencari jenny kemanapun, dan saat bertemu malah dikejutkan dengan kenyataan jenny kekasih Sean sahabatnya /Shame/
Rina Anggraeni
keren cerita ny nona fi.... semangat ya aq suka bgt ceritanya🥰🥰🥰
Ann,
nangis lagi kan
Novilife novi
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!