NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Langkah di depan lawan

Besoknya aktivitas pagi seperti biasa, setelah sarapan Derina berangkat ke kampus nya dengan diantarkan oleh Thomas, Sementara Clev dan Mira langsung keruangan kerja Mira di lantai 3 karena pagi harinya Mira mendapatkan laporan dari Mario tentang pergerakan Mafia Karibia di pelabuhan tadi malam

Clev duduk santai di sofa dan Mira duduk di kursinya sambil membacakan laporan dari Mario,

"Kemarin terjadi pengintaian di gudang D&D ,mobil sedan putih keluar masuk di jalanan sekitar gudang sebanyak 4 kali" jelas Mira

Clev tetap duduk santai,

"Lalu?"

Mira melanjutkan

"seorang unit Blackbird yang menyamar sebagai pedagang di sekitar pelabuhan memberikan laporan percakapan dari kedua orang yang berada di sedan putih itu ketika mereka sedang beristirahat" jelas Mira

"Mereka sedang membaca lapangan,berapa penjaga ,pergantian shift ,dan seberapa banyak barang yang datang ke gudang kita..tujuan mereka adalah sabotase" tambah Mira lalu menatap Clev

Clev tersenyum

"Ciri khas mafia..sudah kuduga itu akan menjadi rencana mereka" ujar Clev

Mira terdiam sesaat

"jadi apa yang harus kita lakukan?" tanya Mira

Clev berdiri lalu berjalan ke arah rak buku-buku milik Mira

"kita tidak akan merespon,karena jika kita merespon mereka akan menyadari kita tahu pergerakan mereka" jelas Clev

"jika mereka ingin melakukan sabotase, biarkan mereka melakukannya" tambah Clev

Mira terkejut

"Tapi barang-barang di gudang itu adalah barang-barang kargo dari para klien kita, bagaimana jika barang-barang itu hancur?" ujar Mira dengan nada sedikit tinggi

Clev hanya tersenyum sambil mengambil salah satu buku dari rak.

"Mereka tidak akan menghancurkan barang-barang kargo klien kita" jelas Clev

"Kita akan memindahkan seluruh isi gudang di timur,ke gudang pelabuhan di Utara..lalu mengisi gudang bagian timur dengan kargo-kargo berisi barang bekas" tegas Clev sambil membaca buku dengan santai

Mira menggelengkan kepala

"Kamu gila..pantas saja kamu selalu setenang itu, ternyata dikepala mu itu selalu ada jalan keluar untuk setiap masalah" ujar Mira

"tidak heran kamu memiliki perusahaan besar dan banyak aset berharga di usia mudamu" tambah Mira mengakui visi dari Clev sambil mulai mengeser-geser layar tabletnya untuk memberikan laporan kepada Mario tentang rencana Clev.

Clev menutup buku lalu berbalik ke arah pintu

"kamu urus seluruh kepindahan kargo timur ke gudang Utara, saya ingin berjalan-jalan di kota" jelas Clev lalu keluar dari ruang kerja Mira dan turun ke lantai bawah dengan lift.

di lantai bawah Maria yang sedang membersihkan meja melihat Clev keluar dari lift.

"anda mau pergi, Clev?" tanya Maria

Clev mengangguk

"ya ..mencari udara segar di kota" jawab Clev lalu menuju tangga yang mengarah ke Basement bawah tanah dimana mobil-mobil miliknya terparkir di garasi Basement rumahnya.

"Hati-hati berkendara.." ujar Lenny yang melihat saya turun ke tangga yang menuju ke Basement rumah.

Sampai di Basement bawah tanah lampu dinyalakan dan terlihat puluhan mobil mewah koleksi milik Clev terpampang, terlihat Rolls-Royce, Bugatti, Ferrari, Lamborghini, Porsche ,Lexus ,BMW bahkan Mercedes Benz.

Namun pilihan Clev adalah Porsche 911 Turbo S warna hitam kesukaan nya saat bersantai.

Clev lalu menuju mobil Porsche nya dan menyalakan nya,membuat Basement yang tadinya sepi itu kini memantulkan suara mesin dari mobil Porsche nya.

Dan tak lama Clev menjalankan mobilnya ,keluar dari Basement menuju halaman rumah nya dan keluar dari gerbang besar pagar rumahnya menuju ke pusat kota Drep.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!