kisah ini menceritakan seorang wanita yang dulunya pernah menjadi seorang anak dan ibu 4 orang anak.1 anak kandung dan 3 anak angkat.wanita itu tinggal dengan ibu dan ke 4 anaknya .dan berjuang keras untuk mereka sehingga berhasil memberi kehidupan layak sampai punya usaha.dan bisa memenuhi janjinya memberangkat ibunya naik haji .wanita tersebut tak pernah lelah untuk membahagiakan mereka sampai dia lupa dirinya sehingga dia sakit parah.sebelum wanita itu meninggal dia menitipkan usaha ibu dan ke 4 anaknya kepada adiknya .tapi ternyata bukannya bahagia yang didapatkan malah sebaliknya
akhirnya wanita tersebut berdoa minta diberi kesempatan hidup kembali agar bisa menjemput keluarganya yang dulu untuk kembali dijaganya.
dan jiwanya itu diberi kesempatan untuk transmigrasi ketubuh wanita lain yang punya banyak masalah yang harus diselesaikannya.
kisah ini banyak tantangannya sedih lucu bahagia dan ada tekad tidak pernah menyerah
Selamat menikmati dan mohon maaf bila ada salah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rejeki rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Saat li mei menoleh .tak sengaja mata wanita itu berpapasan dengan mataku aku melihat tdk ada sedikitpun rasa takut.lalu pikiranku sedang melayang apa yg dikatakan temanku benar apa tdk .tapi aku ingin membuktikannya
"Maaf siapa anda,dan apa tujuan anda kemari sebab saya tdk kenal anda?"
Saat wanita itu bersuara ,suaranya lembut sekali meskipun nadanya tegas yg membuat hatiku deg deg kan sebentar.dulu aku tdk pernah merasakannya tp sekarang aku merasakan ketertarikan yg tdk aku tau.tp langsung aku tepis.karena aku sekarang udah punya pasangan setara dan dia juga membuktikannya dekat dengan anakku meskipun tdk ada cinta diantara kami
"Apa kau tdk mengenaliku li mei atau kau hanya pura2 lupa ingatan"sembari aku berjalan ketempat li mei lalu berhadapan langsung dengan li mei .aku hanya ingin melihat mata li mei dr dekat.karena mata tdk akan pernah bohong
Tapi yang aku lihat hanya mata kosong dingin dan datar dengan jawaban "aku memang jujur tdk mengenali anda.untuk apa aku mengingat anda kalau itu hanya menyakitiku.kalau memang anda hanya mencari masalah denganku .lebih baik anda keluar aja ,kita jalan masing2"
"kau jangan bohong.sedangkan kau itu ahli dlm menggoda laki2 dengan cepat dan memanfaatkannya .sampai 2 temanku tergoda denganmu .aku hanya tdk ingin temanku hancur dengan permainanmu li mei.kau dengar itu"
"Ya aku bisa mendengar aku tdk tuli tp anda jgn berteriak keras dihadapanku.terus teman siapa yg anda maksud yg tergoda padaku sedangkan aku tdk pernah menggoda siapapun selama aku dirumah sakit hah"
" Dia dokter vic yg memeriksamu kemarin , dia adalah temanku .kau mengerti karena aku tdk ingin kau mempermainkan perasaannya dan juga jangan kau sampai menguras hartanya sepertiku karena kau adalh wanita matre dan kau itu tdk suci.kau itu kotor "
"Oh ....dokter vic yg kau maksud .dia cuma mengantarkan aku aja kerumahku. tenang aja setelah aku keluar dr sini dan aku tau alamat rumahku .aku juga tdk berniat untuk memiliki hubungan apapun untuk saat ini.dan aku berjanji padamu tdk akan menampakkan wajahku padanya "
"Puas dengan jawabanku hah" sambil aku menentangnya
"Baiklah aku tdk memperpanjang lagi .kalau kau ingin pulang kerumahmu biar aku yg mengantarkanmu sebelum temanku datang.cuma mengantar aja dan tdk hal lain camkan juga dipikiranmu"
"Kalau anda tdk ikhlas mengantar lebih baik anda beritahu alamat rumahku gampangkan.saya bisa pulang pakai taxi sebelum dokter vic datang"
"Tidak perlu .biarkan aku antar kamu li mei.setelah itu hubungan kita selesai ,cepat" sambil berjalan dan menggandeng tanganku juga satu tangan bawa tas li mei sampai kemobil
Aku cuma bisa pasrah .capek berdebat selama berjalan aku dilihati banyak orang .kadang sampai membuat aku malu .aku cuma bisa menutup sedikit wajahku pakai tangan karena tanganku satunya digandeng sm orang gila ini.karena aku tdk ingin dilihat oleh orang2
Saat berjalan laki 2 itu cuma melirik sebentar kelakuanku cuma bisa mendengus aja.sebab li mei yg dia tau itu tdk punya rasa malu dan kalau dia menginginkan sesuatu pasti senjatanya cuma satu yaitu menangis .
Tapi sudahlah malas debat lagi yg penting aku sampai kemobilku.setelah sampai depan mobilku aku langsung memasukkan li mei dengan kasar kedlm mobilku