NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khawatir?

Eva mulai merasa tidak nyaman, ketika setiap pesan yang di kirim Byan padanya, mulai dia respon dengan baik. Ada perasaan yang Eva sendiri tahu jika seharusnya dia bisa menahan diri tentang perasaannya ini. Namun, hari-hari berlalu, membuatnya malah semakin terperangkap dalam sandiwara ini.

Pekerjaannya masih berjalan dengan baik, semuanya bisa dia selesaikan. Atasannya juga cukup baik, meski ada beberapa karyawan lain yang terlihat tidak suka padanya. Namun Eva mengabaikan mereka semua. Dia hanya fokus untuk bekerja saja disini.

Malam hari, dia baru bisa pulang untuk hari ini. Ada beberapa pekerjaan yang harus selesai besok pagi, dan Eva tidak mau membawa pekerjaan itu ke rumah, lebih baik dia pulang terlambat tapi menyelesaikan semuanya di Kantor.

Berdiri di depan gerbang Perusahaan, terus berusaha memesan taksi online yang ketika malam hari sulit sekali untuk mendapatkannya. Melihat jalanan juga cukup sepi, tidak ada taksi yang lewat pun. Akhirnya Eva menunggu beberapa saat sambil terus berusaha untuk mendapatkan taksi online yang mau menerima orderan darinya.

Tin... Suara klakson mobil membuat Eva cukup terkejut, melihat ada mobil yang mau keluar dari gerbang Perusahaan itu, Eva segera menyingkir ke samping. Hanya diam saja sambil bermain ponsel, tidak memperhatikan sama sekali mobil yang keluar itu.

"Sedang apa kau disini?"

Eva mendongak dan langsung terdiam kaget saat melihat Byan yang berada di dalam mobil itu. Kaca jendela mobil terbuka sepenuhnya. Eva terdiam, menatap ke arah gerbang yang tertutup kembali dan seorang penjaga keamanan disana.

Mas Byan keluar dari sana? Sedang apa dia disini?

"Eh, Mas Byan. Kenapa ada disini?"

"Kamu yang sedang apa disini? Sudah malam begini"

Nada suaranya sedikit tinggi, penuh penekanan dan wajahnya juga terlihat kesal. Eva memperhatikan ekspresi Byan dengan bingung, kenapa dia seperti itu.

"Em, a-aku..." Eva melirik kembali ke gedung Perusahaan tempat dia bekerja, rasanya tidak mungkin bilang jika dia bekerja disini, karena seorang Laila pastinya harus bekerja di Perusahaan Ayahnya sendiri. "Aku abis main sama teman, ini baru mau pulang tapi gak dapat taksi"

Byan tiba-tiba turun dari mobilnya, menatap penampilan Eva dengan tatapan tajam. "Main? Malam-malam begini, dan pakai rok pendek seperti ini?"

Eva tertegun saat Byan menarik ujung rok yang dia pakai. Sepertinya Eva lupa jika dia masih menggunakan setelan kerja. "Em, ta-tadi aku habis menemani Papa bekerja, terus lanjut main. Tidak sempat berganti pakaian dulu"

Ah, syukurlah aku menemukan jawaban yang tepat. Tapi kenapa tatapan matanya masih seperti itu?

Byan tidak berbicara lagi, dia menarik tangan Eva untuk mengitari mobilnya. Membukakan pintu mobil untuk Eva. "Masuk!" Suaranya dingin, penuh penekanan dan tatapan matanya itu benar-benar membuat Eva takut.

Dia kenapa? Eva hanya bisa bertanya-tanya dalam hatinya melihat sikap Byan yang seperti ini. Ketika pria itu kembali masuk ke dalam mobilnya dan duduk di balik kemudi.

"Kenapa tidak bilang jika pergi bersama temanmu? Dan dimana temanmu itu? Kau sendirian disini semalam ini"

Eva masih mencoba mencerna suasana hati pria di sampingnya ini. Ketika mobil mulai melaju membelah jalanan kota. Lampu jalanan dan beberapa lampu dari kendaraan yang masih berlalu lalang, menjadi penerang di malam yang gelap tanpa bintang hari ini.

"Mulai sekarang, mau pergi kemana pun, bersama siapa, harus bicara padaku. Kau tahu aku khawatir melihatmu sendirian disana di malah hari seperti ini!"

Eva terdiam, membeku tanpa tahu harus menjawab apa. Hanya detak jantungnya yang terdengar semakin kencang. Tangannya memegang erat tali tas miliknya. Khawatir? Byan mengkhawatirkannya? Tapi atas dasar apa? Mungkinkah tentang perjodohan ini sudah dia setujui? Jika iya, lalu dia harus bagaimana? Dia bukan Laila. Semua pertanyaan itu berseliweran di pikirannya, tanpa menemukan jawaban.

"Jika aku sedang bicara, di jawab! Bukan hanya diam seperti itu!"

Eva mengerjap, dia masih terkejut dengan ucapan Byan dan sikapnya malam ini. Membuatnya bingung harus menjawab seperti apa ucapannya tadi. Sekarang sudah tertegun lagi dengan nada suara Byan yang semakin dingin.

Dia marah hanya karena aku keluar malam? Benarkah.

"Aku minta maaf karena pergi keluar tanpa memberitahu kamu, Mas"

"Jangan mengulanginya lagi" ucap Byan sambil mengelus kepala Eva untuk ke sekian kalinya sejak pertemuan pertama mereka.

Eva hanya mengangguk saja, meski jantungnya semakin berdebar kencang, wajahnya yang mulai terasa panas.

"Laila, aku akan datang ke rumahmu akhir pekan ini"

Deg... Seketika Eva langsung menoleh, menatap Byan dengan kaget. Otaknya yang masih kosong, di paksa berpikir keras untuk mencari alasan agar Byan tidak datang langsung ke rumah Laila.

"Mas, sebaiknya jangan dulu. Kita hanya baru kenal beberapa minggu saja, masih banyak yang perlu kita pelajari dari sikap diri masing-masing. Sebaiknya bertemu diluar saja dulu"

Ya Tuhan bagaimana ini? Kenapa aku malah memberikan harapan. Seharusnya aku membuatnya pergi dan membatalkan perjodohan ini.

Eva hanya menggigit kecil bibir bawahnya saat dia sadar jika yang telah dia ucapkan adalah salah. Sepertinya sudah tidak ada kesempatan lagi untuk berharap perjodohan ini akan dibatalkan.

"Baiklah jika itu maumu, ada yang perlu aku bicarakan juga denganmu"

Eva hanya mengangguk saja, saat mobil berhenti di depan rumah Laila, Eva menghela napas pelan karena dia harus memesan taksi lagi untuk pulang ke rumahnya.

"Terima kasih sudah mengantarkan aku pulang, Mas"

Byan mengangguk, dia mengelus kepala Eva dan menyalipkan beberapa helai rambut ke belakang telinga gadis itu. "Salam saja untuk Om dan Tante"

"Iya"

Eva tersenyum pada Pak Satpam, memintanya membukakan pintu gerbang. Jika harus pulang ke rumahnya, belum tentu dia mendapatkan taksi. Jadi akhirnya Eva menelepon Laila dan memilih menginap saja di rumahnya.

"Nona, aku di depan. Sepertinya malam ini tidak bisa pulang ke rumah"

"Oke, tunggu sebentar"

Tanpa menunggu lama, Laila sudah membukakan pintu, mengajak Eva masuk ke kamarnya.

"Mandilah dulu"

Eva mengangguk, dia mulai merasa lelah, bukan hanya tentang pekerjaan saja, tapi juga tentang sandiwaranya yang semakin memberatkan.

Selesai mandi, Eva memakai pakaian tidur milik Laila. Dia menghampiri Laila yang sedang duduk bersandar di tempat tidurnya. Eva beranjak naik dan duduk disampingnya.

"Barusan aku bertemu Mas Byan, dia yang mengantarkan aku pulang. Makanya aku malah kesini. Nona, sepertinya dia tidak akan membatalkan perjodohan ini. Jadi, aku harus bagaimana?"

Laila terdiam, dia juga bingung harus bagaimana sekarang. Tidak memperkirakan jika akhirnya akan seperti ini. "Memang dia tidak membatalkannya, bahkan sudah setuju dengan perjodohan ini. Papa sudah bilang padaku. Aku juga bingung, Eva"

Keduanya menghembuskan napas kasar, bersandar di tempat tidur dengan menatap langit-langit kamar.

"KIta harus mengakhiri sandiwara ini, Nona. Jujur saja, meski mungkin akan ada kemarahan, tapi semakin dibiarkan akan semakin banyak kebohongannya"

"Tidak Eva, kita tidak bisa jujur sekarang. Ayolah bantu cari cara lain"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Anak Laila bukan anak Byan,Byan.dibohoni.Lupa ingatkan saja tidak mau menyentuh Laila apalagi masih ingat sebelum kecelakaan.Bahkan dirayu juga nggak bereaksi,mana bisa punya anak
sunaryati jarum
Kamu akan terkejut jika tahu siapa saudara papamu,sifatmu seperti ayahmu Laila, serakah dan merebut milik saudara.Kalian sudah lama menikmati harta orang tua Eva dengan licik, sekarang saatnya ayahmu menuai apa dulu ia tabur.
Les Tary
double up thor udh ditunggu lanjutannya dari kemarin🤭🙏
Yani Suryani
Laila kau sudah ketemu, bahkan kau yg membawa sepupumu bertemu dengan saudara ayah mu
minta maaf gak segampang itu, istri saudaranya di jadikan pembantu dan menjadi alat untuk mengancam saudaranya sendiri hanya untuk menguasai harta warisan 😡
Les Tary
Laila main minta maaf gampang bgt setelah keluargamu sudah menghancurkan semua terutama kamu kepada eva
Yani Suryani
ditunggu up selanjutnya
tetap semangat 🤗
Les Tary
Ayo Davin Hartanto sekeluarga nya bikin jadi gembel💪💪
Oma Gavin
saatnya balas dendam dimulai ambil semua yg menjadi milikmu pak heriyanto juga byan yg seharusnya menikahi eva kembalikan mereka ke asalnya
dika edsel
/Heart/
falea sezi
males bgt klo. ampe balikan ma byan🤣🤣 perawan dapet duda meski cm. stts kesannya g bgt apalagi keluarga byan yg matre g setuju q
Yani Suryani
semangat kak masih ada yg setia nunggu ceritanya
Oma Gavin
semoga tetap lanjut ya kak anggap saja sedekah sama para readers yg setia baca 🙏
Desy Nchie
lanjut Thor aku kasih gift
Les Tary
Lanjutin thor ceritanya bagus ringan ga muter muter 👍
Aisyah Ranni
Semangat thor💪padahal cerita bagus 🤗
Yani Suryani
double up dong kak 🤭
Yani Suryani
jika anak Laila umur 2thn berarti sebelum kejadian kecelakaan Laila sudah melahirkan, tapi jika saat kecelakaan itu Laila lagi hamil berarti anak Laila kurang lebih satu setengah tahun dong 🤔?
Les Tary
kemarin ga up mohon sekarang double up thor🤣🤣🤣
Les Tary
Laila org munafik
falea sezi
telatt klo lu uda inget eva uda minggat jauh😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!