NovelToon NovelToon
Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:60.4k
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Hana Untari seorang wanita yang baik dan cantik, diamenikah dengan laki‑laki bernama Dimas Prayoga. Hana tinggal dengan suami beserta keluarga suaminya. Namun, Dimas selama 3 tahun menjadi suami Hana tidak menafkahinya dengan layak, dia beralasan jika Hana juga mempunyai penghasilan yang cukup. Dimas menghabiskan uangnya untuk kebutuhannya sendiri, sedangkan untuk kebutuhan ibu dan kakak serta adiknya semua uang dari Hana. Perselingkuhan Dimas dengan orang terdekat Hana, membuat Hana tidak bisa memaafkan suaminya. Mampukah Hana menjalani biduk rumah tangga dengan Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Sintia Pulang

Di dalam kamar, Hana terbangun dan merasa haus. Dia lupa mengisi gelas minumnya, dengan langkah berat Hana keluar kamar sambil membawa gelas kosong. Hana menuju dapur untuk mengambil air minum, namun saat melewati kamar belakang — yang memang tidak jauh dari dapur — telinganya menangkap suara‑suara tidak asing dari dalam ruangan itu.

Jantung Hana seakan berhenti berdetak. Siapa yang sedang berbuat begitu di dalam sana?

“Mas Dimas? Sama siapa dia melakukannya? Apakah dia membawa wanita lain ke rumahku? Tidak, sepertinya mustahil Mas Dimas berbuat begitu. Dia tahu betul aku paling benci pengkhianatan. Tapi suara itu… suara siapa ya?” gumam Hana pada dirinya sendiri.

Hana mendekatkan telinganya ke daun pintu, hanya terdengar suara wanita saja. Barangkali Dimas sedang sibuk di bagian bawah tubuh wanita itu.

“Mungkin Mas Dimas sedang menonton film dewasa? Beberapa kali aku menolak melayaninya, jadi begini jadinya,” pikir Hana berusaha beralasan.

Dia mencoba mendorong pintu, namun pintu terkunci rapat. Keduanya di dalam tidak sadar Hana sudah berdiri tepat di depan pintu.

Malam semakin larut, jam dinding sudah menunjuk pukul dua belas malam. Hana pun mundur karena pintu tidak bisa dibuka, mengisi gelasnya lalu berniat kembali ke kamar.

“Ah, Dimas… ini terasa nikmat sekali,” suara jeritan itu terdengar jelas sampai ke luar kamar.

Hana terhenti kaku, mengenali suara itu dengan seketika. “Mbak Sintia? Ya, benar suara Mbak Sintia. Dia bahkan memanggil nama Mas Dimas. Kalau cuma menonton film, tidak mungkin ada yang memanggil namanya. Berarti Mas Dimas dan Mbak Sintia…”

“Bukankah ini yang kau inginkan, Sintia sayang? Bagaimana, sudah puas kau?” jawab suara Dimas dari dalam.

“Mas Dimas…?” bisik Hana, air matanya langsung jatuh berderai. Ternyata suaminya berselingkuh — dan dengan kakak iparnya sendiri — tepat di dalam rumah miliknya.

" Tega kamu, mas. Kamu tahu jika aku selama ini sudah cukup mengalah denganmu, tapi apakah ini balasan kamu, Mas Dimas. Aku tidak akan pernah memaafkan mu mas."Ucap Hana.

Saat ini Hana membiarkan mereka menikmati permainannya. Hana tidak akan mendobrak pintu untuk menangkap basah mereka. Akan tetapi Hana akan membalas perbuatan mereka dengan cara yang elegan. Jika dia mendobrak pintu pun percuma, dia sendirian dan tentunya dia tidak akan mampu.

" Tunggu pembalasanku, aku akan buat kalian malu."Ucap Hana dengan tangan mengepal.

Pagi hari, Hana sudah bangun lebih dulu. Dia membuat sarapan untuk dirinya sendiri, hanya roti bakar dan teh manis saja yang dia buat. Saat dia sedang merebus air untuk membuat teh, tiba‑tiba Sintia datang menghampirinya dengan wajah yang sudah lengkap dandanannya dan rambut basah sehabis keramas.

" Keramas mbak? Memang semalam habis main ya?."Pertanyaan Hana membuat Sintia salah tingkah.

" Memangnya kalau aku keramas harus karena habis main itu saja. Aku keramas agar rambutku wangi dan lebih segar, karena pagi ini mas Bayu pulang. Aku ingin menyambut kepulangan suamiku dengan penampilan cantikku. Memangnya kamu, punya suami tidak diurus dan dianggurin terus, awas loh cari yang lain."Seru Sintia percaya diri.

" Mbak mau ngurus mas Dimas? Ohh.. silahkan mbak urus saja dia, sepertinya mbak lebih tahu soal mas Dimas ya."Ucap Hana tersenyum sinis.

Sintia tidak menjawab, tapi dia lebih memilih menjauh dari dapur. Dia takut salah bicara dan Hana akan tahu soal perselingkuhannya dengan Dimas.

Hana hanya menggelengkan kepalanya, dia menuangkan air yang sudah mendidih ke dalam gelasnya. Setelah itu dia membawa roti bakar serta teh ke teras belakang, dia ingin menikmati sarapannya di sana. Dia tidak masuk kerja, dia mengajukan cuti selama 3 hari. Semua itu demi kewarasannya, tidak mungkin dia bekerja dengan hati dan pikiran yang sedih.

Saat ini Hana memang menunjukan senyum biasa, namun siapa tahu di dalam hatinya saat ini sangat hancur. Semalaman dia menangisi perbuatan Dimas, dengan teganya dia menghianatinya dan lebih parah nya orang yang menjadi selingkuhan adalah Sintia, kakak iparnya sendiri.

" Bagaimana jika mas Bayu tahu perselingkuhan mereka? Kasihan sekali mas Bayu, jauh‑jauh dia bekerja malah istrinya berselingkuh dengan adiknya sendiri."Ucap Hana bicara sendiri.

Dimas bersiap‑siap hendak pergi ke kantor. Dengan bersiul‑siul kecil dia memakai sepatu kerjanya di ruang keluarga.

" Dimas, ibu minta uang. Hari ini ibu ada arisan, malu kalau ibu tidak bayar."Seru ibu Sundari.

" Berapa bu?."Tanya Dimas cepat.

" Arisannya 300 ribu, terus biaya makannya 200 ribu."Jawab ibu Sundari.

" Hah ? Jadi semuanya 500 ribu? Arisan apa itu bu, sampai ada uang makannya juga 200 ribu. Dimas kira cuma arisan 50 ribuan bu."Seru Dimas kaget dengan nominal arisan ibunya.

" Memang arisan ibu biasanya segitu, yang 200 ribu itu untuk makan ibu di sana. Ibu kan Arisannya di restoran, sudah pasti makanannya mahal dong. Biasanya juga Hana yang kasih uang untuk arisan."Ucap ibu Sundari membuat Dimas semakin lemas.

Baru juga gajian 3 hari yang lalu, sekarang uangnya sudah semakin menipis. Padahal ibunya sudah dikasih 300 ribu dan Lastri 200 ribu, tapi sekarang sudah minta lagi untuk arisan. Bingung kan, Dimas?. Baru tahu rasanya, bagaimana menanggung kebutuhan ibu dan adiknya.

" Hana, tolong kasih ibu uang arisannya. Selama ini kan kamu yang kasih ibu uang arisan dan kamu juga yang setuju ibu ikut arisan seperti itu. Jadi arisan itu tetap tanggung jawab mu."Seru Dimas tidak tahu malu.

Hana yang hendak ke kamar pun langsung menghentikan langkah kakinya.

Aku tidak ada uang, uangku sudah habis untuk bayar hutang."Jawab Hana ketus.

" Pelit !!."Seru ibu Sundari.

Mau tidak mau Dimas mengeluarkan 5 lembar uang merah dari dalam dompetnya dan memberikannya kepada ibu Sundari.

Mas Bayu."Seru Sintia berteriak menyambut kedatangan Bayu di teras rumah.

" Sayang, kamu cantik banget sih. Kalau seperti ini rasa lelah mas jadi hilang."Seru Bayu menyambut pelukan Sintia.

Bayu tipe pria yang pendiam dan Setia, dia sangat mencintai dan menyayangi Sintia. Sampai Sintia belum mau punya anakpun dia tidak mempermasalahkannya. Selama 5 tahun pernikahannya dengan Sintia, Sintia memang menunda kehamilannya. Dia beralasan akan hamil saat Bayu sudah tidak di luar kota lagi.

Iya dong, aku kan istri yang mengutamakan penampilan. Masuk yuk mas, aku kangen loh sama kamu."Seru Sintia dengan manja sambil memeluk lengan Bayu

Dimas sengaja berdehem, dia tidak suka melihat Sintia bermesraan dengan Bayu. Melihat Dimas yang datang, dengan cepat Sintia melepaskan tangannya dari lengan Bayu.

" Ehh Dimas, mau berangkat kerja?."Tanya Bayu dengan ramah.

" Iya mas, ya sudah aku berangkat dulu ya. Mas masuk saja, ada ibu dan yang lainnya di dalam."Seru Dimas.

" Hana mana?."Tanya Bayu justru menanyakan Hana, adik iparnya.

Hana? Kenapa aku bisa melupakan Hana? Tadi dia belum siap‑siap, apa mungkin dia tidak bekerja?.*Gumam Dimas melupakan keberadaan Istrinya sendiri.

1
Heni Setiyaningsih
yg ada Kamu nanti malah dimanfaatkan,jgn bodoh sekar
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat Thor 😍💪
Heni Setiyaningsih
dekar,jgn sampai kamu cinta buta sama suami mu ya masa demua tagihan Ardi kamu ug byrin semua lama lama bs keenakan Ardi apalagi ibunya suka menghina mu sekar. Makanya gk enakny menyembunyikan identitas mu mendatang kan masalah utk dirimu sendiri
Heni Setiyaningsih
terimakasih crazy up nya Thor t👍👍👍
tetap sehat dan semangat Thor 😍😍💪💪
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat
Heni Setiyaningsih
semoga rumah tangga sekar tidak mengulang kisah masa lalu Hana
Heni Setiyaningsih
/Doubt//Doubt//Doubt//Sleep/
Heni Setiyaningsih
lama lama sebel sama dimas, emang nya semua orang sama seperti dirinya dulu, merasa kali ya jadinya curigaan mulu.lama lama muak rastri sama kamu dim/Frown/
sutiasih kasih
suami mokondo tak tau diri.... mnding km buang han....
😅😅
Heni Setiyaningsih
gengsi gk akan buat anak istri mu kenyang Dimas, biarpun dibantu Aldo yg tetap krj kan kamu
Heni Setiyaningsih
nah ... gitu dong Dim
Ayunda
dari semua novel yg prnh ku baca g jauh dari laki mokkndo klrg benalu selingkuhan
Heni Setiyaningsih
maunya Dimas itu apa sih dah tau gajinya kecil dibantu istrinya krj kok begitu /Smug//Smug//Smug/
Wega Luna: dia itu GK enak sama mertua nya sudah dibelikan rumah ,istri ikut kerja,walau Dimas Rasti bilang baik baik saja,pasti ada saat rumah tangga kalo diuji ada mertua mengungkit ungkit ,banyak di dunia nyata, mending kontrak atau ngekost berdua dulu baru buat rumah , jangan sampai lah rumah tangga anak diatur orang tua, kecuali mertua yg paham rumah tangga.intinya si Dimas ini minder jadi suami( efek dia menyakiti Hana dulu) 😌😌😌, kecuali pasangan seperti aldo dan Hana itu udah level beda, tinggal beli apa gesek GK ada mertua yg atur kecuali bibit pelakor datang,🤣🤣🤣,
total 1 replies
Wega Luna
GK ada kapok kapoknya si Sintia ini😌
Heni Setiyaningsih
bagus Dimas,kamubs berpikir jernih gk cemburu buta yg akan merugikan diri sendiri 👍👍
Wega Luna
jujur aja dim ,,,GK papa daripada orang lain yg ngomong
Heni Setiyaningsih
siapa itu...... mudah mudahan si Danu alias Maryadi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dilla Fadilla
kpn karma Shintia Thor masa Dimas aja yg menuai kehancuran kutunggu thor😡
Dilla Fadilla
kapan karma Sinta thor
Lee Mba Young
Tara jng mau ma Rasti. wanita murahan ngejar laki smp bgitu berani nginep di rumah laki tanpa ikatan itu sdh bukti nyata Rasti bukan wanita baik. sundal wanita bgitu itu. naudzubillah moga Tara dpt wanita baik.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!