NovelToon NovelToon
Queenara Sheva

Queenara Sheva

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Idola sekolah
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Alih-alih menikmati fasilitas orang tuanya Sheeva memilih menepi dan hidup di panti asuhan sejak duduk di bangku kelas 8 menengah atas. Banyak hal membuatnya memutuskan demikian
lantas apa yang mendorong gadis sekecil itu menjauh dari dekapan hangat keluarganya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duduk bersama

     Hari ini sampai beberapa hari kedepan sekolah Sheeva menjadi tuan rumah turnamen bola Volli antar sekolah. Ada lebih dari dua belas sekolah yang ikut ambil bagian. Namun sebagai wakil ketua osis, kali ini Sheeva tidak ikut ambil bagian. Bukan tanpa sebab, bulan ni begitu banyak kegiatan osis yang ada dalam tangung jawabnya.

   Dalam riuhnya suasana di sekolah Sheeva memilih menepi ke perpustakaan usai menyelesaikan salah satu tugasnya sebagai wakil ketua osis. Kali ini dia tidak bersama Nindy yang sedang heboh menjadi suporter pacarnya. Kadang Sheeva heran, kok bisa seorang Yongki yang begitu cool, jatuh cinta sama seorang Nindy yang mulutnya tidak berhenti bicara.

   Hampir satu jam Sheeva berkuta dengan kertas dan pensil. Ada beberapa desain yang harus segera dia serahkan ke team quality control perusahaan. Selama satu jam Sheeva berhasil mendesain tiga gambar sekaligus, rencana mau membuat satu lagi sayang, cacing di perutnya demo. Terlebih pagi tadi dia hanya sarapan secangkir kopi dan dua lembar roti tawar tanpa toping.

  Hari ini sekolah harapan bangsa benar-benar ramai sudah dapat di pastikan pula kalau kantin sekolah mereka juga bakalan penuh. Sheeva malas sebenarnya mau melangkah ke kantin tapi, mau bagaimana lagi. Mau pulang motornya juga belum jadi. sementara kalau mau naik angkutan umum juga pasti lama nunggunya. Apa tidak semakin demo cacing di perutnya.

  Benar saja kanti sangat ramai, hampir semua meja penuh. Beruntung masih ada satu meja yang berada di paling ujung yang masih kosong. Usai membayar pesanannya, Sheeva segera duduk di meja dan menikmati makan siangnya.

  " Sheev, aku duduk di sini ya. Soalnya yang lain penuh " Hampir saja Sheeva tersedak batagor yang baru saja kunyah.

 " Silahkan kak " jawab Sheeva usai menelan batagor yang dia kunyah.

  " Tumben sendiri ?" Sheeva menatap tak percaya ke arah kay.

  " Lha dianya sendiri apa kabar. Kemana para dayangnya coba ?" Ucap Sheeva dalam hati.

  " Nindy sedang jadi team horenya kak Yongki kan ?"

  " Kak Kay sendiri tumben anaknya nggak ada yang ngikut " Kay Terbahak.

  " Itu " Kay menunjuk Rama sama Faris yang sedang antri makanan.

   Sheeva menghela nafas setelah menoleh kearah Faris dan Rama. Tanpa sengaja saat dia menoleh tadi melihat segerombolan siswi yang duduk tak jauh darinya terkesan sedang membicarakannya.

  " Kenapa ?" Rupanya memang sepeka itu seorang Zalindra Kay Aditama.

  " Kayaknya bakalan ramai nih kak " Kay Mengeryitkan dahinya.

  " Maksudnya ?"

  " Ogh..soal kita duduk satu meja ?" Sheeva mengangguk.

  " Biarin aja !" jawab Kay santai.

  " Idih kenapa bisa sesantai ini sih " Runtuk Sheeva dalam hati.

  Tak berselang lama Faris dan Rama mendekat kearah mereka sembari membawa nampan berisi makanan dan minuman.

  " Hay Sheev !" Rama menyapa Sheeva dengan santainya tanpa takut di amuk oleh pak ketuanya.

  " Hai Kak "

   " Ikut duduk disini ya ?"

   " Silahkan "

  " Cek..pindah sini Ram ?"

  " Ya elah Kay, timbang tempat duduk doang jadi masalah " Rama mengalah.

  " Sorry ya Sheev, lain kali aja kita duduk barengnya. Ada yang lagi tantrum bahaya kalau nggak di turutin " Sheeva hanya menjawab dengan senyuman.

  " Auhg.. Sakit B3go..." Sheeva terkekeh melihat Rama kesakitan karena di lempar sendok es teh oleh Kay.

  " Loe tumben nggak di Venue Sheev ?" Sheeva menoleh ke arah Faris.

  " Nggak kak, aku nggak ambil bagian jadi panitia kali ini "

  " Why ?"

  " Aneh ya, wakil ketua osis tapi, tidak terlibat dalam even sebesar ini ?" Faris mengangguk.

  " Banyak agenda osis yang musti aku tangani bulan ini kak. Jadi bagi tugas sama Bisma "

  " Capek pasti ya ?" Kay tiba-tiba nyeletuk.

  " Lumayan kak " Jawab Sheeva usai menyeruput jeruk hanggat miliknya.

  " Kok kamu mau sih ?" Tanpa permisi Kay mengambil satu buah batagor dari piring Sheeva dan memakannya dengan garpu yang bekas di pakai Sheeva pula. Bukan hanya Sheeva yang terkejut, Rama dan Bisma pun sama terkejutnya.

  Sheeva melotot tak percaya ke Arah Kay, namum Kay justru terkekeh di buatnya.

  " Minta satu doang Sheev, entar aku ganti " Sheeva menghela nafas. Bukan masalah gantinya tapi, tindakan kay sudah terlanjur di lihat banyak orang. Pasti akan terjadi huru hara setelah ini.

  " Kenapa kamu mau ?" Kay justru mengulang pertanyaanya yang belum di jawab oleh Sheeva. Sheva menatap bingung kearah Kay, namum sejurus kemudian dia sadar kemana arah pertanyaan yang di lontarkan Kay

  " Kenapa aku mau di tunjuk sebagai ketua osis gitu kak ?" Kay mengangguk, lagi-lagi pria yang biasa coll melebihi kutub utara itu dengan santainya menyomot batagor di piring Sheeva.

 " Karena di tunjuk, mau bagaimana lagi ?"

  " Kan bisa menolak ?"

  " Tiak semudah itu kak. Sebagai siswa beasiswa aku harus patuh dengan sekolah. Awalnya malah aku di minta jadi ketua osis kak. Hanya aku merasa tidak sekompeten itu, makanya aku tolak. Dan mau tidak mau harus menerima mandat jadi wakil ketua osis "

  " Tunggu, kamu ini Queenara Sheeva siswa beasiswa yang langsung masuk kelas unggulan itu ?" Sheeva memganguk, namum bukan bermaksud untuk menyombongkan diri.

" Keren kita duduk sama siswi paling briliannya Harapan bangsa dong ini " Faris terlihat begitu heboh.

" Mana ada begitu kak, kalau sudah sehebat itu aku nggak disini buat jadi murid dong kak "

" Wah ternyata loe asyik jua di ajak ngobrol Sheev "

" Padahal gosipnya aku judes dan susah di ajak bergaul begitu ?"

" Hehehe meraka yang ngomong bukan aku lho Sheev " Imbuh Faris.

" Nyatanya banyak yang bilang begitu kan ?" Sheeva mengangguki ucapan Kay.

" Why ?"

" Bukan apa-apa sih kak. Cuma merasa unfaedah saja. " Jawab Sheeva santai.

" Kebanyakan mereka itu lebih penasaran kehidupan pribadiku dan aku tidak suka itu kak. Terlebih jika mereka datang hanya di saat butuh aku dan pergi seolah aku bukan manusia yang punya rasa kecewa ketika mereka pergi begitu saja saat aku tidak bermanfaat untuk mereka." Kay dan dua kawannya saling pandang.

" Aku sedang belajar membentengi diri saja."

" Tak mau waktuku sia-sia dengan bermain yang tidak ada manfaatnya. Sebagai siswa beasiswa dan anak yang berasal dari panti asuhan membuatku harus menjaga prestasiku kak agar beasiswaku tidak di cabut."

" Selain mengejar prestasi, kita juga harus berfikir keras besok kehidupan finansia kita bagaimana. Ya masak sudah sebesar ini masih mau mengandalkan ibu panti terus, nggak mungkin kan ?"

" Jadi alih-alih sibuk bergaul mendingan aku belajar dan bekerja kak. akan sia-sia waktu kita bukan, jika lebih condong pada pergaulan anak muda jaman sekarang yang lebih banyak nongkrongnya daripada memilih melakukan kegiatan positif lainnya."

" Dengan kata lain menurutmu gaul itu sesuatu yang tidak bermanfaat begitu ?" Sheeva menangapi dengan senyuman pertanyaan dari Rama.

" Tergantung gaul yang seperti apa dulu kak ?"

" Ya elah Sheev, pusing aku. Pada intinya kamu introvert gitu " Sheeva lagi-lagi tersenyum.

" Begitu juga boleh kak "

1
Lisa
Segera pulih y Sheeva..
Lisa
Puji Tuhan Sheeva udh sadar..cpt pulih y Sheeva & beraktivitas kembali juga utk Bunda Aya cpt pulih.
𝐈𝐬𝐭𝐲
bangun sheeva banyak yg menunggu dan menyayangi mu...
Lisa
Cepat sadar y Sheeva..banyak yg masih sayang sama kamu.
Lisa
Moga Sheeva cpt sadar kembali..
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga sheeva lekas bangun dan baik2 saja...
terlalu berat beban hidup sheeva..
Lisa
Bpk macam apa itu..udh Sheeva anggap kmu g punya bpk..semangat y msh byk yg menyayangimu..
Sustika Ekawati
iiisssshhh....bener² ya...bapak g ada akhlak....semangat neng sheva💪💪💪
𝐈𝐬𝐭𝐲
masa² remaja adl masa² paling indah😂
𝐈𝐬𝐭𝐲: iya jadi pingin balik lagi ke jaman muda yg bisanya cuma happy² aja belum mengenal beban hidup😂😂
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Pepet terus si sheeva, Kay🤣🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
cieee Kay gak mau kalah dari Yongki😂😂
Lisa
Makin seru aj nih ceritanya 👍👍
Erni Kusumawati
cara berfikir sheeva bagus nih,harus di tiru☺
Lisa
Sukses terus y utk tokonya Sheeva..👍😊
𝐈𝐬𝐭𝐲
aku juga mau kok kalo di traktir 😂😂
𝐈𝐬𝐭𝐲
toko sheeva jadi makin laris manis nih😂😂
Lisa
Sukses y utk toko sembakonya Sheeva
Lisa
Puji Tuhan tokonya Sheeva laris manis👍👍 semangat y Sheeva..
𝐈𝐬𝐭𝐲
up yg banyak thor....
Mayra Zahra: siap kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus aku suka😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!