NovelToon NovelToon
Menikahi Sistem Ajaib

Menikahi Sistem Ajaib

Status: tamat
Genre:Mafia / Time Travel / Sistem / Tamat
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Caramel Willem, cucu mafia terbesar di dunia mengalami transmigrasi ke dalam buku novel.

Ding!

"Selamat datang di dunia paralel, saya sistem 014 akan menemani perjalanan anda."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi anak kandung?

"Tapi...

"Oke, kamu pasti minder karena merasa dulu kamu cuma anak miskin yang gapunya apa-apa kan? kamu takut salah dan ngerasa numpang di rumah ini. Kalau begitu gimana kalau kamu jadi anak kandung kami aja?." Tawar Arga.

"Hah?." Erlangga merasa bodoh.

"Aku memiliki uang yang sangat banyak, aku bisa mengubah DNA milikmu jadi anak kandung kami secara permanen." Ucap Arga.

"Emang ada yang begitu?." Heran Erlangga.

"Ada, mau tidak? setelah jadi anak kandung kamu tidak perlu lagi merasa sungkan seperti orang asing." Ucap Arga.

"Mau." Jawab Erlangga, sebenarnya dia tidak percaya.

Arga berdiri dan mendekat pada Erlangga, dengan cepat tangannya menusuk sebuah jarum yang cukup panjang di ubun-ubun Erlangga. Erlangga berteriak sakit lalu pingsan begitu saja.

Arga membiarkan Erlangga tertidur setelah menyabotase ingatan nya. Seakan dia sudah menjalani tindakan medis, bukannya di tusuk jarum tiba-tiba di kepalanya.

"Menjadi anak dari manusia dan sistem, mungkin kau akan jadi anak yang aneh." Gumam Arga, dia malah ekperimen.

Arga turun ke bawah membiarkan Erlangga tidur nyenyak. Caramel yang sudah menyiapkan makan malam jadi heran, kenapa Arga turun sendirian.

"Kenapa Erlan ga ikut turun?." Heran Caramel.

Arga menceritakan apa yang baru saja terjadi di kamar Erlangga. Caramel sendiri terkejut tapi cukup senang dengan keputusan Arga, dengan begini jika orangtua asli Erlangga datang pun tidak akan bisa berkutik karena DNA Erlangga telah menjadi anak Caramel dan Argantara.

Caramel dan Arga makan malam berdua saja, seperti dinner romantis dan minum alkohol sedikit untuk menenangkan pikiran. Caramel melihat Arga seperti mahluk yang sangat perfect. Dari segi fisik, sifat dan uang semuanya sangat sempurna sekali.

"Arga, aku ingin jadi cantik supaya lebih pantas menjadi istrimu." Rengek Caramel, dia mabuk.

"Katakan semua yang kamu mau, aku akan berikan semuanya." Arga tersenyum.

"Aku ingin cantik, ingin bodygoals, pokoknya perfect buat jadi seorang wanita." Ucap Caramel.

"Kamu akan bangun dengan semua keinginan mu itu, istriku." Arga menatap aneh ke arah Caramel.

Seketika Caramel jatuh tidak sadarkan diri di meja makan, Arga menggendong Caramel ke kamar dan diam menatapnya dalam. Pancaran mata obsesif, tapi ada kelembutan dan cinta yang sama besarnya.

"Ini aneh, perasaan manusia yang menggebu-gebu. Apa ini yang dinamakan cinta? aku bersumpah akan memberikan segala yang ada di dunia ini untuk mu Caramel." Bisik Arga dengan suara boriton nya yang menggoda.

Makan malam keluarga gagal karena Erlangga ketiduran. Pagi hari berikutnya Erlangga terbangun dengan kepala nyut-nyutan dan seluruh tubuh merasa ngilu. Dia berpikir karena efek tawuran kemarin sore, jadi langsung bergegas mandi karena dia harus berangkat sekolah.

AARRRGGHHHHHHHHH

Erlangga berteriak keras saat melihat pantulan dirinya di kaca kamar mandi. Wajahnya masih sama tapi kenapa perutnya tiba-tiba berotot sempurna? dia memang gym tapi belum sampai pembentukan otot se bagus ini.

"Apa ini... anjir... ganteng banget gue." Erlangga mengagumi badan sendiri.

Karena otot yang terbentuk, seragam Erlangga jadi ngepas dan menjiplak tubuhnya. Terlihat jadi jauh lebih tampan dan berkharisma, Caramel sendiri yang melihat itu tercengang.

Tinggi badan Erlangga mungkin masih sama, tapi karena bentuk otot berubah membuatnya jadi terlihat lebih gagah dan besar. Arga yang melihat itu tersenyum bangga, ternyata DNA miliknya bisa mengubah otot.

"Mama, hari ini bawa bekal udang telur lagi?." Tanya Erlangga.

"Iya, kamu bosen?." Tanya Caramel.

"Ngga, minta tambahin lagi boleh?." Erlangga takut Kevin minta, nanti dia kurang.

Caramel tentu saja dengan senang hati mengangguk. Erlangga berangkat sekolah naik motor seperti kemarin, Arga yang sudah memakai stelan jas lengkap ternyata tidak pergi kemana-mana. Hanya menjaga image di depan Erlangga supaya tidak terlihat pengangguran.

"Gimana kalau kita belanja aja?." Ajak Caramel.

"Setuju." Arga mengangguk.

Akhirnya Caramel dan Arga memilih pergi belanja supaya ada kegiatan. Erlangga berangkat ke sekolah dengan aman dan nyaman, meskipun belum memiliki teman dekat tapi setidaknya dia belum memiliki musuh.

"Woi." Panggil Kevin, saat Erlangga melewati parkiran.

"Kenapa?." Tanya Erlangga.

"Hah? perasaan dia kemarin badannya ngga se gede itu. Apa karena pake jaket?." Batin Kevin kaget.

"Yang kemarin itu siapa?." Tanya Kevin.

"Kemarin? oh bokap gue." Jawab Erlangga.

"Kok lo kaya ngga kenal." Kevin curiga.

"Ya gimana gue ngga lupa orang bokap gue aja di luar negri sejak gue masih kecil." Bohong Erlangga.

"Masa__

"Sorry gue pen boker." Erlangga kabur karena malas di interogasi.

Kevin menatap Erlangga dengan tatapan rumit, dia sudah banyak melihat penjilat dan anak-anak orang kaya. Tapi Erlangga terlihat berbeda, dia terlihat unik dan memiliki sifat khas orang miskin.

"Kevin." Suara perempuan membuat Kevin menoleh.

"Apa lagi sih Rin, gue lagi gamau debat." Kevin melengos, dia malas bicara dengan Karina.

"Kok lo gitu sih sama gue, gue gamau ungkit masalah kemarin tapi kenapa__

"Karina. Gue sama lo itu udah temenan sejak TK, harusnya lo tau gimana sifat gue. Jadi stop berisik atau kita gausah temenan lagi." Ucap Kevin.

Deg.

Karina tidak menyangka jika masalah kemarin bisa membuat Kevin sampai ingin memutus pertemanan. Karina jadi semakin tidak suka dengan Juwita, bibit-bibit antagonis mulai masuk dalam diri Karina.

Karina berada di kelas 10-A, Kevin dan Erlangga di kelas 10-B dan Juwita berada di kelas 10-D. Memang Juwita tidak terlalu pintar karena dia terlambat belajar karena sakit leukimia, seluruh hidupnya di habiskan untuk pengobatan.

Di kelas 10-B Kevin dan Erlangga duduk tenang mendengarkan pelajaran di jam pertama. Erlangga terlihat tidak fokus, dia mengantuk dan malas belajar sedangkan Kevin ini anak yang rajin dan pintar. Berbeda dengan Erlangga yang standar-standar saja, tidak pintar tapi juga tidak bodoh.

Saking bosan nya, Erlangga diam-diam membuka kotak bekal dan memakan udang telur dengan santai. Kevin yang di sebelahnya tentu saja jadi hilang fokus dan ikutan lapar, ingin meminta pun gengsi karena mereka bukan teman dekat.

"Nih makan." Bisik Erlangga.

"Masih jam pelajaran, gila." Bisik Kevin, tapi dia aslinya ingin di paksa.

"Yaelah kalo laper otak gabisa mikir, mau ngga?." Erlangga berdecak kesal.

Kevin akhirnya join makan di jam pelajaran, lucu sekali karena keduanya duduk di pojok jadi bisa makan dengan santuy tanpa terlihat. Perut kenyang dan hati senang, itu lah moto hidup Erlangga.

Kriiingggg~~

Tidak terasa bel istirahat pertama sudah berbunyi. Erlangga belum pernah ke kantin, jadi dia akan ke kantin hari ini sekalian melihat ada makanan apa saja di kantin sekolah elite seperti ini.

"Lo mau ke kantin? bareng aja." Ajak Kevin.

"Hah lo ngajak gue pacaran?." Ucap Erlangga keras.

"Brengsek gue ngajak lo ke kantin." Kevin merasa malu.

"Sorry gue bukan gay, ajak yang lain aja." Erlangga pergi begitu saja, setelah membuat huru hara.

Kevin menggeram kesal, dia akan memukul kepala Erlangga saat di kelas nanti. Bisa-bisanya manusia jahanam seperti itu lahir ke dunia ini, membuat kalender di rumah nya hitam semua.

"Jadi lo gay?."

Deg.

1
zhuyan 🙊🙊
lanjut season 2
Mellisa Gottardo: udah di buku baru, gas baca
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
semangat erlan
Mellisa Gottardo: 🤟🏻🤟🏻🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
gas sesi 2 thor
Mellisa Gottardo: udah up, gas mampir di buku baru
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah emang keluarga gila
Mellisa Gottardo: hahahha
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkwwkwk mereke emang keluarga gila super,yohan😂
Mellisa Gottardo: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Evi Marena
kirain othorrrr Budiman GK bakal up lagi....thanks thorrr sudah lanjut up😘😘 lanjut y thorrr....moga othornya sehat selalu😘
Mellisa Gottardo: haiiii makasih yaaaa🥰
total 1 replies
vianty
terima kasih KK sdh up LG...
Mellisa Gottardo: hehehe makasih udah sty🥹
total 1 replies
falea sezi
lanjutt
falea sezi
bner q punya anak cowok SMP umur 14 tahun neehh gengsi. nya setinggi langit/Drowsy/
falea sezi
q kira mirip YOLA sky gk sih hehehehe
Ridwani
👍👍👍👍
aria
lanjut
Evi Marena
hmmmm berarti masih banyak kejutan kedepannya ya thorrr...ok lanjut thorrr😘
vianty
sukses selalu kk
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
prihatin sih kalo gini, kirain ibu nya belain gak tau nya malah laporin ke polisi
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lahh, dikira anak nya robot kali ya
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
terkadang apa yang kita lihat di luar belum tentu sesuai dengan kenyataan
zhuyan 🙊🙊
loh jadi ibunya yg laporin kevin
aneh ga sih 🤔🤔🤔
JasmineA
gue heran sm emaknya si kevin2 itu...udah dipukulin udah diselingkuhin tetap aja bego...malah laporin anaknya sendri....gila kocak emaknya...apa dia ngak pernah kasian apa sm si kevin itu?
aria
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!