NovelToon NovelToon
Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:45.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Naffia Inthan

Harap bijak dalam membaca.
IG. Ar_Inthan99
FB. Fia than.

Pernikahan yang dilakukan atas perjodohan kedua orang tua mereka.
Membuat persahabatan yang sudah lama mereka lalui berubah seketika menjadi hancur..
Arka yang dulu baik,ramah perhatian saat masih menjadi sahabat Afifah.
kini berumah menjadi arogan,egois dan dingin ketika mereka sudah menikah.
Dan Arka menggagap Afifah hanya sebagai "Istri Diatas Kertas"nya
Bagaimana kah Nasib pernikahan mereka . .
apakah Afifah akan bertahan dengan perlakuan Arka yang terus menyakitinya dengan sikapnya terhadap Afifah..?
atau Afifah akan meninggalkan Arka?
Akan kah takdir mengubah mereka..?

Ikuti Kelanjutannya.
Jangan lupa dukung karyaku.
Like,comen dan Vote.
Terimakasih.

By.Naffia Inthan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naffia Inthan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

Ke esokan hari nya....

04.30 ..

Afifah sudah bangun dari tidurnya,seperti biasa Afifah membersihkan diri .Kemudian menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim, yaitu solat subuh.

Setelah semuanya selesai...

Afifah membaringkan tubuhnya kembali ke atas ketempat tidurnya...

Dan kebetulan hari ini hari Minggu...

Afifah memutuskan untuk tidak datang ke butik...

Entah mengapa rasa nya dia malas sekali untuk beraktivitas...

Padahal biasa walau pun hari wekkend Afifah selalu datang ke butiknya,karna hari wekkend biasanya pengunjung butik nya lebih ramai.

Sebelum nya dia sudah menghubungi asistennya Dini..Bahwa dia hari ini tidak akan datang kebutik...

Afifah meresakan tubuhnya begitu lemas..

Ditambah lagi dengan masalah yang iya hadapi sekarang ini,yang menjadi pikirannya tidak tenang dan hatinya begitu gelisah..

"Huuuuufff...!!"Afifah menghelas napas panjang. Kemudian dia menarik selimut nya ,mencoba memejamkan matanya kembali dan tak lama dia pun terlelap..

08.00 WIB

Terlihat Bu Aisah yang dibantu Bu Ina,sedang menata sarapan dimeja makan...

Setelah selesai Bu Aisah pun duduk disalah satu kursi tersebut...

"Tumben Afifah belum turun...!" Ucap nya sambil melirik jam ding-ding yang ada diruangan tersebut.

Sudah hampir 20 menit Bu Aisah menunggu Afifah di meja makan. Tapi Afifah tak kunjung datang...

Karna khawatir Bu Aisah memutuskan ke kamar Afifah.

"Tok...tok...tok..Afifah...?"

Sudah beberapa kali Bu Aisah mengetuk pintu dan memanggil Afifah..

Tapi tidak ada jawaban sama sekali ...

Bu Aisah pun mencoba membuka pintu tersebut, dan pintu tersebut pun terbuka. Karna memang sepertinya tidak dikunci...

Bu Aisah pun masuk kedalam kamar tersebut..

Bu Afifah menggelengkan kepalanya,karna iya lihat Afifah masih tertidur...

"Ayah....Ayah...Ayah...Jangan tinggalin Afifah yah....

Ayah ..Ayah...!!" Ucap Afifah mengigau...

Bu Aisah pun sontak langsung menghampiri Afifah.."Astagfirullah Fi,Afifah bangun Nak.."Lirih Bu Aisah.

Kemudian dia menempelkan telapak tangannya ke kening Afifah...

"Ya Allah kamu panas sekali nak,kamu demam Afifah..."

Dengan segara Bu Aisah bergegas mengambil air dan handuk kecil...

Kemudian dia memanggil ART..

''Bi Ina..."

"Iya Bu...!!"

"Tolong telpon dokter...Afifah badannya panas sekali,sepertinya dia demam.."

"Baik Bu..''

"Terus satu lagi tolong buat kan bubur untuk Afifah.."

Bi Ina pun mengganguk lalu dia beranjak pergi dari kamar Afifah untuk menelpon dokter. Setelah itu dia bergegas ke dapur membuat bubur...

Bu Aisah terlihat sangat panik campur khawatir...Kemudian Bu Aisah mengompres Afifah dengan lembut...

Tak lama kemudian Afifah pun terbangun,karna merasakan ada benda yang menempel di atas keningnya.

Perlahan Afifah membuka mata nya.

"Ibu..." Ucap nya sambil berusa duduk.

Bu Aisah tersenyum..

"Sudah nak kamu tidur saja,kamu demam sayang.Ada yang kerasa sakit lagi gak sayang...?"

"Hanya lemas dan sedikit pusing saja Bu. Ibu gak usah khawatir.." Ucap afifah.

"Sebentar lagi dokter datang kesini..." Ucap Bu Aisah.

Afifah hanya mengangguk.

Tak lama dokter pun datang.

''Selamat pagi Tante....!!'' Ucap dokter tersebut, dokter tersebut kebetulan keponakannya Bu Aisah, iya Dokter Bima...

Bu Aisah hanya tersenyum..

"Bim tolong periksa Afifah badan nya panas.." Ucap Bu Aisah.

Bima mengganguk kemudian mendekat ke sebelah Afifah, dan dia mulai memeriksa Afifah.Setelah selesai.Bima menulis resep obat ,dan memberikan ke pada Bu Aisah.

"Afifah sakit apa Bim..?"Ucap Bu Aisah terlihat kekuatiran diwajahnya..

Bima tersenyum.."Tidak ada yang serius kok Tante. Afifah hanya kecapean,biarkan dia istrihat saja Tante dan jangan lupa berikan obat dan vitaminnya.." Ucap dokter Bima.

''Syukurlah.." Ucap Bu Aisah..

" Oh iya Fi, dan satu lagi kamu jangan banyak pikiran.Jangan terlalu memikirkan hal-hal yang berat,karna itu akan memperlambat kesembuhanmu..." Ucap dokter Bima.

Afifah menggangguk...

"Terima kasih ka.." Ucap Afifah.

"Yaudah Tante , Afifah. Bima gak bisa lama disini masih banyak kerjaan di RS.."Ucap nya..

"Oh yasudah ..Terimakasih ya Bim.." Ucap Bu Aisah.

"Yaudah Bin Tante antar kamu kedepan. Fi ibu anter Bima dulu kedepan ya.."

Afifah pun mengganguk..

Kemudian Bu Aisah dan Bima pun meninggalkan Afifah dikamarnya..

Tak lama kemudian..Bu Aisah terlihat kembali ke kamar Afifah dengan membawa nampan berisi bubur ,air ,obat dan vitamin untuk Afifah...

Afifah pun menyandarkan tubuhnya kepala ranjang tempat tidur nya .

"Sayang,kamu sarapan dulu ya.Terus minum obat."

Afifah hanya mengganguk.

Kemudian Bu Aisah menyuapi Afifah. Setelah bubur tersebut habis.Bu Aisah memberikan obat dan Vitamin ...

"Sudah kamu istrihat ya..'' Ucap nya .

Afifah pun membaringkan lagi tubuhnya diatas kasur...

Bu Aisah membantu menyelimuti tubuh Afifah,kemudian dia mengelus puncak kepala Afifah dan mencium kening sang anak.

Afifah pun tersenyum dan memejamkan matanya..

Tak lama dia pun terlelap,mungkin karena efek dari obat yang iya minum ...

Bu Aisah keluar dari kamar sang anak . Kemudian dia melanjutkan aktifitasnya.

******

Rumah Arka..

Arka terlihat sudah rapih..

Iya menggunakan celana jeans dan kaos yang dibalut dengan jaket..

Kemudian dia turun kebawah menuju meja makan untuk sarapan.

Terlihat papah dan Mamah nya sudah berada dimeja makan..

"Pagi...!!" Sapa Arka.

Papah Atta hanya menoleh sekilas,kemudian dia melanjutkan sarapannya..

"Pagi juga sayang.." Ucap Mamah Arka.

Kemudian Arka pun memulai sarapannya,tak ada pembicaraan saat itu.

Setelah beberap saat mereka pun selesai..

Arka berdiri dan beranjak meninggalkan meja makan tersebut...

"Mau kemana kamu..?" Ucap papah Atta..

Langkah Arka pun terhenti,kemudian dia membalikan tubuh nya,melirik Papah nya.

"Arka mau ketemu Vina pah.." Ucapnya santai.

Ya memang hari ini rencana Arka dan Vina akan wekkend bareng.Sekedar Jalan-jalan ke mall atau nonton .

Terlihat wajah Papah Arka berubah.Papah Atta menatap sang anak dengan tajam ..

"Sudah Papah bilang jangan berhubungan lagi dengan wanita itu,Arka kamu sudah tunangan dengan Afifah dan sebentar lagi kalian akan menikah dan sekarang kamu temui Afifah.Dia sakit kamu Jenguk calon istrimu..."

"Tapi pah..!!" Ucap Arka.

"Arka...!! " Bentak Papah Atta..

Arka pun tidak bisa membantah sang Papah. Karna dia tau apa akibatnya kalau iya menolak keinginan Papahnya tersebut..

"Baiklah Arka akan kerumah Afifah.."Ucap nya kemudian dia berlalu meninggalkan rumahnya.Melajukan mobilnya menuju kediaman Afifah..

Saat Arka tengah mengendarai mobilnya.Terdengar suara ponselnya ..

Dreetrrd....Dreetdddd.....Dreetrrd...

V**ina sayang**.

Kemudian Arka menghangat telpon tersebut..

Arka. "Hallo..."

Vina. "Hallo sayang,kamu udah berangkat belum,jadikan kita jalan hari ini ...

Arka. " Vin, maaf ya aku gak bisa . Soalnya ada urusan penting,gak papah kan lain kali aja kita jalannya.."

Vina. " Arka memang nya gak bisa ditunda,ini kan hari Minggu,kamu kan udah janji.Kamu nyebelin banget,aku udah dandan cantik-cantik nungguin kamu. Tapi kamu malah begini.

Arka. "Maaf Vin aku...." Belum saja Arka melanjutkan ucapannya...

Tuuuut...tuuttt...tuuuut..Panggilan telpon tersebut sudah mati.Vina mematikan telpon tersebut sepihak.

Arka pun terlihat kesal dan prustasi,beberapa kali dia memukul-mukul setir mobilnya..

***

Vina terlihat sangat kesal karena tidak jadi wekennd dengan Arka...

"Dasar Arka nyebelin .."Lirihnya.

"Huuuhhh. Pasti ini sangat membosankan,

gak ada kegiatan.Apa aku ajak Afifah aja ya buat jalan-jalan.Hari ini kan wekeend pasti dia gak terlalu sibuk..."Lirih Vina.

Kemudian Vina menghubungi Afifah.

Tapi sudah beberapa kali ia menghubungi nomer Afifah tapi tidak ada jawaban sama sekali. Kemana sih nih anak,telpon gw gak diangkat.Apa dia sudah dibutik,yaudahlah aku langsung ke butiknya saja..

Vina melajukan mobilnya menuju butik milik Afifah.Sekitar 30 menit ia sampai dibutik tersebut.Kemudian dia masuk..

Terlihat Dini menghampirinya..

"Mau ketemu mbak Afifah ya mbak..?"Ucap Dini ramah..

"Iya Din,Afifah ada diruangannya gak tadi aku telpon dia gak angkat-angkat.."

"Emm ...Mbak Afifah tidak ada diruangannya mbak,kebetulan hari ini dia tidak datang.."

"Oh begitu , kira-kira Afifah ada dirumahnya gak ya Din ? kamu bisa telponin orang rumahnya gak,saya minta tolong..? "Ucap Vina memohon..

Dini tersenyum melihat tingkah Vina.

baiklah mbak..saya akan coba telpon.."

dini pun mengambil telpon genggamnya..

Dini menghubungi nomer rumah Afifah..

Tak lama telpon tersebut pun tersambung..

" Hallo...!" Ucap Dini..

"Mbak Afifahnya ada gak bi..?"

"Oh begitu,oh iya terimakasih Bi.."

Kemudian telpon tersebut terputus..

"Gimana Din..?" Ucap Afifah..

"Jadi gini mbak..Bi Ani bilang mbak Afifah sakit dan dia sedang beristirahat..."

Terlihat muka Vina panik ..

"Ya sudah makasih ya Din,aku pergi dulu mau menjenguk Afifah.."

Dini pun menggangguk. "Hati-hati mbak.." Ucap dini sembari melambaikan tangannya..

Vina pun bergegas meninggalkan butik tersebut dan menuju ke rumah Afifah.

Terlihat wanita itu sangat khawatir.

****

Jangan lupa dukung Author..💓

dengan Like comen dan Vote.🤗

Dan maaf sepertinya author ...

akan sedikit telat up karna aku lagi kena musibah di dunia nyata..😢

Semoga kalian sehat selalu💓💓💓

1
Rahmawati Amma
salah yg benar thor yg bisa membolak balikan ceritanya
Yuda Hasna
semoga afifah gk balikan sama arka..
wlo udh jd saudra tiri.tpi masih bisa nikah kok.
kan gk ada hub darah.
ya semoga afifah klo gk sama angga ya sama indra.
SisAzalea
customer
Nuryati Yati
Vina omong kosong msih tetep jahat
Nuryati Yati
👍👍
msih bnyak typo yg harus di benahi semangat berkarya thor
Nuryati Yati
Baru lihat aja Arka udh tegang
Wina Ningsih
berlebihan ga si thor,masa slama 6 tahun 3 laki2 nungguin afifah smua,kan kasian yg dptin cma 1 orang,trus cowo2 itu juga kynya penampilannya psti ganteng2 smua
Panji Dnugroho
semoga cacat lah dia. benci gw sama Arka.
zahra ou
harta, tahta, n wanita
zahra ou
bingung ama karakter visualnya. sebentar A sbentar B
zahra ou
sodaraan sma afifah ini
Lina Ina
angga bersama nisa
Lina Ina
satukan tiara dengan anga
Tiwik Firdaus
afifah minta yang aneh2 udah tau hamil tua malah pingin naik motor ngak mikir bahaya apa bener arka biarin aja
Tiwik Firdaus
jangan sampai kenapa2 dong thor afifah ya kadian arka dan lainnya
Tiwik Firdaus
itu bagus tiara prinsip kamu
Tiwik Firdaus
sama tiara aja angga kelihatannya tiar baik
Tiwik Firdaus
apa emang mereka nasih berjodoh arka dan afifah kalau dipertemukan kembali
Tiwik Firdaus
dasar vino udah bejat dari dulu arka kamu aja yang gobkok mana ada wanita baik2 hamil dengan pacarnya dulu sebelum menikah dengan kamu udah ngak perawan kan waktu kamu bobol udah dol kan
Tiwik Firdaus
kok hidup kembali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!